Click here to load reader

MI/PANCA SYURKANI SABTU, 5 FEBRUARI 2011 | NO.10931 ... fileberkas kasus Gayus tentang dana Rp28 miliar dan Rp74 miliar P-21 alias leng-kap. “Polri belum meme nuhi petunjuk yang

  • View
    212

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of MI/PANCA SYURKANI SABTU, 5 FEBRUARI 2011 | NO.10931 ... fileberkas kasus Gayus tentang dana Rp28...

MAYA PUSPITA SARI

PERGOLAKAN politik di Mesir kemarin me-masuki babak baru. Amerika Serikat seba-gai sekutu dekat Mesir telah me rancang skenario percepatan mundurnya Presiden Hosni Mu barak. Selanjutnya kekua-sa an akan diserahkan ke pe-me rintahan sementara sambil me nunggu pemilu tahun ini.

Menurut seorang pejabat se nior AS yang tidak mau dise-but namanya, pemerintahan ca retaker itu dirancang untuk dijalankan oleh Wakil Presiden Mesir Omar Suleiman dengan dukungan militer. Opsi itu, be-rikut skenario lainnya, tengah di godok bersama oleh rezim Mesir dan pemerintahan Presi-den AS Barack Obama.

Sekutu lainnya, yakni Uni Ero pa, akan se gera menugaskan ketua bidang kebijakan luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, ke Kairo untuk men-desak Mubarak menyerahkan kekuasaan secara damai.

Mubarak sendiri masih berku-kuh ingin terus menjalankan fungsi kepresidenan sampai masa jabatannya berakhir Sep-tember mendatang. Dalam wawancara dengan televisi ABC News di istana presiden di Kairo pada Kamis (3/2) malam, pria berusia 82 tahun itu mengaku mau mundur, tetapi khawatir akan kekacauan yang bakal timbul.

Mubarak juga menyatakan tidak akan pergi dari Mesir. Sa-ya sudah muak setelah puluhan tahun memerintah. Saya ingin mundur.

Namun, dalam wawancara per tama sejak pecahnya gerak-an revolusi massa di Mesir itu, Mubarak mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kemungkinan kelompok oposisi Ikhwanul Muslimin berkuasa di Mesir pascakemundurannya.

Dukungan militerSementara itu, ratusan ribu

demonstran antipemerintah Mesir, termasuk perempuan dan anak-anak, kemarin kembali ber-kumpul di Tahrir Square, Kairo, untuk mengikuti aksi yang

dinamai Hari Pelengseran. Mereka terus menuntut mun-

durnya Mubarak yang sudah memerintah Mesir selama 30 tahun. Massa juga terlihat tidak takut meski selama dua hari berturut-turut diserang kelom-pok pendukung Mubarak.

Sebagai isyarat dukungan ter hadap demonstran, Menteri Pertahanan Hussein Tan ta wi da tang ke Tahrir Square dan ber-

dialog dengan warga. Hadir pu-la Ketua Liga Arab Amr Moussa yang dijagokan banyak pihak sebagai pengganti Mubarak.

Sementara itu, Dewan HAM PBB kemarin menggelar sidang istimewa membahas kekerasan di Mesir. Pejabat HAM PBB, Navi Pillay, mengutuk serangan yang diduga dilakukan aparat keamanan Mesir terhadap para aktivis dan wartawan.

Pemerintah Indonesia memas-tikan evakuasi terhadap WNI di Mesir akan terus dilakukan. Di Mesir sendiri masih banyak WNI yang tidak bisa keluar dari tempat tinggal mereka dan kekurangan stok makanan.

Kami akan menjemput kem-bali 400 WNI yang sudah siap untuk dievakuasi. Mereka akan dipulangkan dengan pesawat yang sama, yaitu Garuda Indo-

nesia tipe Boeing 747-400, kata Menlu Marty Natalegawa di Kantor Presiden, kemarin.

Ketua Satgas Evakuasi Has-san Wirajuda mengatakan prio-ritas evakuasi gelombang ketiga adalah WNI yang berada di luar Kairo. (Tim/AP/Reuters/I-1)

[email protected] terkait hlm 9

PENYELESAIAN kasus mafia pajak yang diduga melibatkan mantan pega-wai pajak Gayus Tambunan dan 151 perusahaan wajib pajak diperkirakan bakal suram. Pasalnya, hingga kini Polri masih kesulitan mencari bukti kasus tersebut. Hal itu diakui Kapolri Jenderal Timur Pradopo saat me-laporkan perkembang-an kasus mafi a pajak ke Wakil Presiden Boedio-no, Kamis (3/2).

Membuat suatu pro ses pembuktian itu tidak mudah. Kapolri ingin semua alat bukti lengkap. Itu yang juga disampaikan da lam laporan kepada Bapak Wakil Pre siden (Boediono). Itu yang mungkin membuat penuntasan kasus Gayus ber-jalan lambat, kata Menko Polhukam Djoko Suyanto sebelum mengikuti rapat membahas revisi Perpres Kompolnas dan Komisi Kejaksaan di Kantor Presi-den, Jakarta, kemarin.

Soal bukti juga yang menyebabkan Kejaksaan Agung belum menyatakan berkas kasus Gayus tentang dana Rp28

miliar dan Rp74 miliar P-21 alias leng-kap. Polri belum meme nuhi petunjuk yang diberikan jaksa, kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus M Amari.

Sebelumnya, berkas dua kasus itu beberapa kali bolak-balik dari penyidik Polri ke Ke-jaksaan Agung.

Polisi menyita uang Gayus dalam dua pa-ket. Pertama, reke ning senilai Rp28 miliar yang diakui Gayus berasal dari ti ga peru-sahaan Grup Bakrie. Kedua, reke ning Rp74 miliar yang asalnya

be lum diketahui polisi.Secara terpisah, Gayus kembali dipe-

riksa KPK, kemarin. Gayus menjelaskan semua modus akal bulus pegawai pajak. Apa yang ditanyakan penyidik KPK, saya sudah jawab, bagaimana modus-modus di pajak, dari kelas teri, kakap, hiu, dan paus, jelasnya.

Terkait data 151 wajib pajak, KPK mengatakan segera mengirimkan surat permintaan ke Kementerian Keuangan. (Nav/ED/Din/*/X-6)

Polri Kesulitan Cari Bukti Kasus Mafi a Pajak

Djoko SuyantoMenko Polhukam

MI/SUSANTO

Mubarak kian Tersudut

KOMISI III DPR adalah komisi hukum. Namun, inilah komisi hukum yang tidak mengindahkan pim-pinan KPK sebagai penegak hukum. Bahkan, juga tidak menghormati undang-undang yang memberi kewenangan hukum kepada Jaksa Agung untuk me lakukan pendeponiran.

Hal itu terjadi dalam rapat dengar pendapat pada 31 Januari 2011. Komisi III menolak kehadiran pim-pinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah dengan alasan status tersangka masih melekat pada Bibit-Chandra, meski Jaksa Agung telah mendeponir perkara mereka.

Hujan interupsi yang terjadi saat itu lebih merupa-kan kegaduhan yang sarat dendam dan kepentingan. Rapat menolak Bibit-Chandra itu berlangsung ha-nya tiga hari setelah KPK menjebloskan ke dalam tahanan 19 politikus, anggota/mantan anggota DPR, terkait kasus dugaan suap cek pelawat Bank In donesia.

Mendeponir adalah menyampingkan perkara de mi kepentingan umum, yang merupakan tugas dan wewenang Jaksa Agung sebagaimana di atur dalam Undang-Undang Nomor 16 Ta-hun 2004 tentang Ke-jak saan.

Mendeponir perkara Bibit-Chandra dilaku-kan Jaksa Agung yang defi nitif. Jadi, itu me-miliki kekuatan hukum yang kuat dan tetap.

Lagi pula, Bibit dan Chandra bukan pim-pin an KPK palsu, liar, atau gadungan. Kedua-nya pimpinan KPK yang resmi dan sah. Keppres No 101/P/2009 yang mengangkat mereka menjadi pimpinan KPK belum pernah dicabut Presiden. Dari sudut pandang itu, Komisi III sebenarnya juga tidak mengindahkan keppres tersebut.

Komisi III DPR juga layak dinilai tidak pernah mem buka Pasal 21 ayat 2 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Di situ disebutkan ke-pemimpinan KPK bersifat kolektif. Menolak seorang saja pemimpin KPK sama artinya dengan menolak seluruh pemimpin KPK.

Begitulah, Komisi III DPR telah melawan tiga aturan hukum sekaligus. Pertama, melawan keppres yang mengangkat Bibit-Chandra. Kedua, melawan Undang-Undang Kejaksaan yang mengatur tugas dan wewenang Jaksa Agung untuk menyampingkan perkara. Ketiga, melawan Undang-Undang KPK yang mengatur pimpinan KPK bersifat kolektif. Padahal, undang-undang itu dibuat DPR dan Bibit-Chandra juga hasil seleksi DPR.

Yang tidak kalah penting untuk ditegaskan, Komisi III tidak hanya melawan hukum, tetapi juga hipokrit. Ada anggota Komisi III yang berstatus tersangka, te tapi Komisi III tidak menyuruh keluar orang itu da ri rapat-rapat Komisi III.

Bahkan, sekali lagi perlu digarisbawahi, DPR pun pernah dipimpin seorang terdakwa. Semua itu telah menjadi sejarah yang sepertinya pura-pura dilupa-kan Komisi III.

Celakalah negeri ini bila komisi hukum di DPR ber kelakuan melawan hukum, hipokrit, dan berpura-pura lupa akan sejarah sendiri.

EDITORIAL

Komisi HukumMelawan Hukum

ILMUWAN makanan dari Universitas British Columbia menemukan rahasia senyawa kimia di balik kopi yang me-lewati proses pembakaran se-cara merata. Ber dasarkan peneliti an yang di pim-pin Yazheng Liu, kopi dengan cara itu menghasilkan kan dungan anti-oksidan yang baik untuk kesehatan.

Liu menganalisis cam puran antara kan-dung an senyawa kimia yang diproduksi selama proses pembakaran biji kopi yang disebut dengan reaksi maillard. Suhu api atau panas memengaruhi kandungan dalam makanan sehingga kan-dungan dalam kopi keluar semua, ujar Liu.

Antioksidan dipercaya dapat membantu metabolisme tubuh dan mengurangi senyawa radikal. Antioksidan yang keluar saat pembakaran akan melebur dengan kan-dungan kafein atau asam klorojenic yang ada dalam biji kopi. Antioksidan ini yang nantinya bisa menunda penu-aan kulit seseorang, jelas Liu. (Sciencedaily/*/X-5)

Kopi dan Penuaan DiniPAUSE

ANTARA/ANIS EFIZUDINMI/PANCA SYURKANI

SABTU, 5 FEBRUARI 2011 | NO.10931 | TAHUN XLI I | 24 HALAMAN

Silakan tanggapiEditorial ini melalui:mediaindonesia.com

Celakalah negeri ini bila

komisi hukum di DPR berkelakuan melawan hukum, hipokrit, dan berpura-pura lupa akan sejarah sendiri.

PATA AREADI

Amerika Serikat merancang skenario percepatan lengsernya Hosni Mubarak dari kursi presiden.

SALAT JUMAT: Para pengunjuk rasa antipemerintah menunaikan salat Jumat di depan tentara yang bersiaga di Tahrir Square, Kairo, Mesir, kemarin. Hingga hari kesebelas unjuk rasa Presiden Hosni Mubarak masih belum bersedia mundur.

Pemasangan Iklan & Customer

ServiceNo Bebas Pulsa:

08001990990 e-mail:

[email protected]

Rp2.900/eks(di luar P. Jawa Rp3.100/eks)

Rp67.000/bulan(di luar P.Jawa

+ ongkos kirim)

ESTETIKATERARIUMSelain menyegarkan suasana, tanaman dalam wadah juga

memberikan sentuhan estetika dalam ruang.

Home & Living, Hlm 13

LAGI, KALI PUTIH MELUAPBanjir lahar dingin di Kali Putih kembali meluap ke jalanan. Akibatnya, jalan nasional Magelang-Yogyakarta di Km 18,4, Magelang, kembali ditutup.

Nusantara, Hlm 8

MELAMBUNGNYA harga minyak ment

Search related