Click here to load reader

Metode Pelaksanaan Gedung

  • View
    773

  • Download
    201

Embed Size (px)

DESCRIPTION

petunjuk teknis

Text of Metode Pelaksanaan Gedung

  • 1. DATA ADMINISTRASI

    2. SITE LAYOUT

    3. METODE PELAKSANAAN

    4. QUALITY PLAN

    5. SAFETY PLAN

    DAFTAR ISI

  • 1. NAMA PROYEK : PEMBANGUNAN GEDUNG PUSAT KEGIATAN MAHASISWA POLITEKNIK

    NEGERI MALANG

    2. LOKASI : JL. SOEKARNO-HATTA NO.9 KOTA MALANG

    JAWA TIMUR

    3. PEMBERI TUGAS : POLITEKNIK NEGERI MALANG

    4. KONSULTAN PERENCANA : PT. ADHIKA KARSA PRATAMA

    5. PAGU : RP. 35.835.000.000,00

    6. WAKTU PELAKSANAAN : 140 HARI KALENDER

    7. SUMBER DANA : DIPA TAHUN ANGGARAN 2011

    8. JENIS KONTRAK : LUMPSUM

    RINGKASAN ADMINISTRASI KONTRAK

  • LOKASI PEKERJAAN

  • KONDISI EXISTING

  • Perencanaan lapangan kerja (site planning) dibuat untuk mengatur penempatan peralatan, stok material dan sarana

    penunjang lainnya yang akan digunakan dalam pelaksanaan proyek, misalnya: direksi keet, gudang stok material, dan lain-lain.

    Melihat ketersediaan lapangan, pengaturan site installation sangat mempengaruhi operasional proyek, kenyamanan

    lingkungan sekitarnya. Dalam menempatkan barang dan material kebutuhan pelaksanaan baik digudang maupun dihalaman

    terbuka akan diatur sedemikian rupa sehingga:

    Tidak mengganggu kelancaran dan keamanan lingkungan

    Memudahkan pemeriksaan dan penelitian bahan-bahan oleh konsultan pengawas

    Tidak menyumbat saluran air

    Keamanan terjamin

    Memudahkan pelaksanaan

    Tidak menimbulkan masalah kesehatan dan keselamatan kerja

    Terjamin kebersihannya

    Penerangan lokasi kerja akan digunakan daya listrik genset. Lalu lintas keluar masuk kendaraan proyek atau jalan

    kerja akan diproteksi / dibatasi dengan menggunakan pagar seng sehingga tertutup kemungkinan terhadap keamanan,

    ketertiban maupun gangguan di sekitar area proyek. Disamping tersebut diatas, proyek juga dilengkapi dengan fasilitas:

    Tempat cuci roda kendaraan pengangkut tanah

    Pekerjaan rutin / tetap untuk menjaga kebersihan dan lalu lintas kendaraan proyek

    Urinoir pekerja

    PENJELASAN

  • Semua manajemen proyek akan ditempatkan secara terpusat tepat berada di samping site.

    SITE LAYOUT

    Keterangan : 1 = Pintu pagar 2 = Pos jaga 3 = Stock material dan Los kerja besi 4 = Los kerja kayu 5 = Gudang 6 = Keet kontraktor 7 = Keet MK & Owner 8 = Jalan Kerja (Platform) 9 = Rumah Genset = Pagar Proyek = Arah masuk alat berat = Arah keluar alat berat

    8

  • Mobilisasi alat berat menggunakan truck trailler

    Pada pintu masuk maupun keluar proyek di pasang lampu rotary tanda peringatan

    HATI-HATI KELUAR MASUK KENDARAAN PROYEK

    Agar lalu lintas tetap terkendali ada petugas flagman yang mengatur lalu lintas keluar masuk kendaraan proyek.

    MOBILISASI ALAT BERAT

  • Pada Proyek ini direncanakan pagar proyek menggunakan pagar corrugated metal yang dicat sesuai standar perusahaan. Seperti terlihat dalam visualisasi berikut dibawah:

    Pagar proyek di sekeliling proyek Pagar proyek di sekeliling proyek

    RENCANA PAGAR SEMENTARA

  • Pada pintu masuk maupun keluar proyek di pasang lampu rotary tanda peringatan HATI-HATI KELUAR MASUK KENDARAAN PROYEK

    Agar lalu lintas tetap terkendali ada petugas flagman yang mengatur lalu lintas keluar masuk kendaraan proyek.

    Pos Keamanan di Pintu Masuk & Keluar

    PENGATURAN LALU LINTAS

  • Site Office Interior Site office Meeting Room Canteen

    Fabrikasi bekisting Gudang kayu Kebersihan fabrikasi

    bekisting

    Bekisting tertata rapi

    Fabrikasi besi Stock besi tertata rapi Stock besi dipisahkan menurut diameter masing-masing

    Besi yang telah dipabrikasi Ditata secara rapi

    STANDAR FASILITAS SEMENTARA

  • Dalam pelaksanaan pekerjaan gedung pusat kegiatan mahasiswa politeknik negeri malang ini pekeraan akan dimulai dari sisi barat , hal ini dilakukan untuk memudahkan manuver alat.

    START FINISH

    KESESUAIAN METODE TERHADAP SITE

  • Shop Drawing adalah detail gambar konstruksi dan harus dipersiapkan sebelum pekerjaan yang bersangkutan dilaksanakan. Shop Drawing digunakan sebagai acuan bagi pelaksana di lapangan.

    Pemeriksaan Shop Drawing

    Kontraktor (PT. PP)

    Evaluasi & Koreksi Shop Drawing

    Pengawas

    Revisi ?

    Persetujuan SD Dikirim kembali ke PP

    Pengawas

    Selesai

    Ya Tidak

    Revisi Shop Drawing Kontraktor (PT. PP)

    1 day

    2 days

    1 days

    Mulai

    PEMBUATAN DAN PERSETUJUAN SHOP DRAWING

  • Start

    Persetujuan Material

    Kontraktor (PT. PP)

    Evaluasi Material

    Pengawas

    Disetujui ?

    Material yang disetujui Dikembalikan ke PT.PP

    Pengawas

    Finish

    Tidak

    Tidak

    Memeriksa Daftar Vendor terseleksi

    Kontraktor

    Pemesanan ke Vendor Kontraktor

    Produksi Vendor

    Repair / Reject Vendor

    Check ?

    Dikirim ke lokasi Vendor

    Standar Penyimpanan Contractor

    Ok

    Ok

    A

    A

    PERSETUJUAN DAN PENDATANGAN MATERIAL

  • MULAI

    ALAT YANG AKAN DIGUNAKAN:

    1. THEODOLITH 3. STATIF

    2. WATERPASS 4. ROLL METER

    UKUR JARAK ATAU LEVEL YANG DIMINTA OLEH SHOP DRAWING YANG TELAH DISETUJUI

    BERI TANDA PADA HASIL PENGUKURAN (CAT PERMANEN)

    PERIKSA HASIL PENGUKURAN

    SELESAI

    No

    OK

    SETTING OUT/ METODE PENGUKURAN

  • Proyek Pembangunan Politeknik Negeri Malang ini merupakan paket pekerjaan Struktur dimana pekerjaan struktur

    terbagi menjadi :

    1. Struktur Basement

    2. Struktur Lantai Dasar

    3. Struktur Lantai 2 (Tribun)

    Pelaksaan Proyek ini bertujuan menambah fasilitas kampus untuk meningkatkan kenyamanan mahasiswa Politeknik

    Negeri Malang.

    Agar proyek ini dapat berjalan lancar, tepat waktu dan sesuai dengan kualitas yang diharapkan, maka adanya

    koordinasi, pelaksanaan dan metode yang tepat merupakan hal yang sangat diperlukan untuk pelaksanaan proyek ini.

    Mengingat lokasi proyek berada di dalam kota, maka harus diperhatikan dan diminimalisir gangguan terhadap

    lingkungan sekitar atau kegiatan operasional Kampus Politeknik Negeri Malang, terutama gangguan suara, getaran, dan

    lalu lintas.

    Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan ini adalah 140 hari kalender.

    PENJELASAN

  • Berikut ini adalah penjelasan metode pelaksaan untuk proyek Politeknik Negeri Malang, pekerjaan yang

    dilaksanakan adalah :

    1. PEKERJAAN PERSIAPAN

    2. PEKERJAAN PONDASI BORE PILE

    3. PEKERJAAN TANAH

    4. PEKERJAAN STRUKTUR BETON

    PENJELASAN

  • LAYOUT GALIAN

  • ZONA 1 ZONA 2

    ANALISA WAKTU PELAKSANAAN

    Pekerjaan galian dimulai pada zone 1 dilanjutkan dengan

    zone galian ke 2, kedalaman galian pada elevasi top

    pondasi bore pile,.

    Jumlah Galian : 14,940.19 m3

    Waktu Pelaksanaan : 35 Hari Kalender

    (2 zona)

    Produksi Galian Perhari : (14,940.19 : 35 : 2 )

    = 426,86 m3

    Kapasitas Produksi PC-200 : 225 m3 / Hari

    (Dengan Kondisi tanah Normal)

    Jumlah Excavator PC-200 : (426,86 : 225 )

    = 1,9 2 Unit

    Digunakan Dump Truck 8 m3

    Pengangangkutan : 15 km ; 8 rit

    Kapasitas Produksi : 8 x 8 Rit

    (Dengan Kondisi Pengangkutan Sejauh 15 km)

    : 64 m3/Hari

    Jumlah Galian Perhari : (426,86 : 64)

    = 7 Unit

    KESIMPULAN :

    Alat yang diperlukan :

    2 Unit Excavator 0,8 m3

    7 Unit Dump Truck 8 Ton

    RAMP GALIAN

    ARAH GALIAN

    RAMP GALIAN

    RAMP GALIAN

  • Tanah digali open cut kemudian dibuat kemiringan 1 : 1 lalu digali lagi sesuai elevasi top pondasi

    Batas galian

    1

    El.- 3.600

    Pekerjaan dilanjutkan dengan pekerjaan galian bore pile

    Batas galian

    2

    El. -1000

    a

    a

    a

    a

    PEKERJAAN GALIAN

    El.- 3.600

  • POSISI ALAT BERAT & DUMP TRUCK UNTUK MENGHASILKAN PRODUKSI GALIAN YANG OPTIMAL

    Sebelum proses penggalian dilaksanakan hal-

    hal yang perlu diperhatikan :

    1. Kedalaman galian

    ~ Cek stabilitas lereng, apakah dapat digali

    secara open cut dengan

    membentuk slope (cek tinggi kritis &

    kemiringan slope)

    - Untuk lahan yang sempit apakah diperlukan

    dinding penahan tanah ~ Temporary (sheet

    pile, sheet pile+Anchor, dll)

    ~ Permanent (soldier pile, diafragma wall,

    dll)

    2. Pengaturan arah manuver alat berat dan

    dump truck yang baik dengan

    memperhatikan site installation yang ada.

    3. Pemilihan, jumlah dan komposisi alat gali

    yang digunakan berdasarkan waktu

    pelaksanaan dan lokasi proyek.

    4. Jalan kerja yang memenuhi syarat.

    5. Pemeliharaan lingkungan sekitar proyek

    (debu, lumpur bekas material galian, dll)

    PEKERJAAN GALIAN

  • Flow Chart Pembuangan Tanah

    Start

    Mobil Masuk Bak Cuci

    Keringkan Dengan Kompressor

    Semprot dgn Air bertekanan

    Inspeksi

    Kembali

    Selesai

    Bersih / Tidak

    Management Transportasi

    1. Dibuat area khusus untuk Mencuci Ban truck

    (cleaning pi

Search related