Click here to load reader

MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA - fmb9. · PDF fileRubella (Sindrom Rubella Kongenital/CRS) Rp 2.680.000,-per pasien Rp 12.890.700,-per pasien Rp 11.719.300,-per pasien Rp 395.000.000,-per

  • View
    238

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA - fmb9. · PDF fileRubella (Sindrom Rubella...

Jakarta, 18 September 20181

MENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

PENYAKIT CAMPAK, RUBELLA DAN CACAT BAWAAN AKIBAT RUBELLA

2

Total kasuscampak

5 tahun terakhir: 57.056 kasus

Kasus CRS diIndonesia tahun 2017

sejumlah960 kasus

(0,2 dari 1000 kelahiran hidup)

MENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

SITUASI GLOBAL PENCAPAIAN TARGET ELIMINASI CAMPAK DAN PENGENDALIAN RUBELLA/CRS

2020

Indonesia masuk ke dalam 10 besar negara di dunia

dengan jumlah Kasus Campak Terbesar Tahun 2015

Indonesia masuk ke dalam 2 regional terakhir di dunia

yang akan mencapai target pada 2020

MENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

4

Campak TanpaKomplikasi

Campak denganKomplikasi Radang Paru

Campak denganKomplikasi Radang Otak

Cacat Bawaan AkibatRubella (Sindrom

Rubella Kongenital/CRS)

Rp 2.680.000,-per pasien

Rp 12.890.700,-per pasien

Rp 11.719.300,-per pasien

Rp 395.000.000,-per pasien

(untuk penanamankoklear di telinga, operasi

jantung dan mata)

Studi cost benefit analysis 2015:Kerugian makro ekonomi Sindrom Rubella Kongenital

Rp. 1.09 Triliun

MENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

UPAYA MEWUJUDKAN ELIMINASI CAMPAK DAN PENGENDALIAN RUBELLA/CRS

DI INDONESIA

REKOMENDASI KOMITE PENASIHAT AHLI IMUNISASI NASIONAL (ITAGI) DAN WHO :1. Imunisasi rutin MR yang harus

didahului dengan Imunisasi Massal MR

2. Sasaran imunisasi massal : 9 bulan s.d < 15 tahun denganjumlah hampir 70 juta anak

3. Target cakupan minimal 95%

5

MENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

6

sudah mendapat izin edar dariBPOM nomor DKI740300244A1

satu-satunya vaksin MR yang telah mendapat rekomendasi Badan Kesehatan Dunia

sudah digunakan di lebih dari 141 negara

VAKSIN MR YANG DIGUNAKANMENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

*Source: Measles Lab Information System (MLIS) monthly data Data s.d Agustus 2018

PENURUNAN KASUS SETELAH PELAKSANAAN IMUNISASI MASSAL (KAMPANYE) MR FASE 1

DI PULAU JAWA

8099

2535

15491045

38 1760

1000

2000

3000

4000

5000

6000

7000

8000

9000

Suspek Campak Confirmed Campak Confirmed Rubella

Jan-Jul 2017

Jan-Jul 2018

MENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

8

MENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

Capaian Imunisasi Massal MR per Provinsi s.d 12 September 2018

Nasional = 41,53%

MENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

MASALAH KEHALALAN VAKSINMENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

PEMBERITAAN KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI

MENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGATIF/ HOAX TENTANG KONSPIRASI IMUNISASI, KANDUNGAN VAKSIN DAN LAINNYA

MENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

KONDISI GEOGRAFIS SULIT, KEKURANGAN TENAGA DAN BIAYAMENTERI KESEHATAN

REPUBLIK INDONESIA

UPAYA YANG TELAH DILAKUKAN

Bekerja sama dengan MUI serta PT. Biofarma untuk secara aktif melakukanadvokasi dan sosialisasi ulang kepada seluruh pihak terkait beserta jajaranmereka di daerah-daerah, termasuk MUI tingkat Kabupaten/Kota mengenaiFatwa Majelis Ulama Indonesia Pusat Nomor 33 Tahun 2018

Bekerja sama dengan KOMNAS dan KOMDA PP KIPI untuk menindaklanjutilaporan-laporan KIPI sehingga dapat ditentukan hubungan kausalitasnya danmelakukan press conference jika dibutuhkan.

Menyebarluaskan pesan-pesan positif mengenai imunisasi melalui semuasaluran komunikasi yang tersedia, termasuk medsos.

Bekerja sama dengan organisasi profesi (IDI, IDAI, IBI dan PPNI) terkaitpenyediaan SDM untuk membantu pelaksanaan kampanye imunisasi MR.

MENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA

15

MENTERI KESEHATANREPUBLIK INDONESIA