Meningkatkan Kemampuan Siswa Dalam Menulis Karangan Proposal Gambar Seri

  • View
    1.767

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Meningkatkan Kemampuan Siswa Dalam Menulis Karangan Proposal Gambar Seri

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI SISWA KELAS V SDN 2 PEJANGGIK KECAMATAN PRAYA TENGAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012

1. Latar Belakang Di dalam masyarakat moderen seperti sekarang ini dikenal dua macam cara berkomunikasi, yaitu komunikasi secara langsung dan komunikasi secara tidak langsung. Kegiatan berbicara dan mendengarkan (menyimak), merupakan

komunikasi secara langsung, sedangkan kegiatan menulis dan membaca merupakan komunikasi tidak langsung. Keterampilan menulis sebagai salah satu cara dari empat keterampilan berbahasa, mempunyai peranan yang penting didalam kehidupan manusia. Dengan menulis seseorang dapat mengungkapkan pikiran dan gagasan untuk mencapai maksud dan tujuannya. Seperti yang dikatakan oleh H.G. Tarigan (dalam Suriamiharja dkk. 1983:52) bahwa : Menulis adalah menurunkan atau melukiskan lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang sehingga orang lain dapat membaca lambing-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan gambar grafik tersebut. Mengarang pada perinsipnya adalah bercerita tentang sesuatu yang ada pada angan-angan. Penceritaan itu dapat dituangkan dalam bentuk lisan maupun tulisan. Setiap manusia semuanya diciptakan sebagai pengarang. Namun, menuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi kedalam tulisan tidak muda. Banyak orang yang pandai berbicara atau berpidato, tetapi mereka masih kurang mampu

1

menuangkan gagasanya kedalam bentuk bahasa tulisan. Maka untuk bisa mengarang dengan baik, seseorang harus mempunyai kemampuan untuk menulis. Kemampuan menulis dapan dicapai melalui proses belajar dan berlatih. Permasalahan pun muncul seperti yang penulis alami ketika melakukan

observasi di kelas V SDN 2 Pejanggik Kec. Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah. Dari hasil observasi itu penulis menemukan masalah yaitu masih banyak siswa yang mengalami kesulitan ketika mengarang. Kesulitan yang dihadapi oleh guru kelas V SDN 2 Pejanggik, ketika dalam mengajarkan mengarang antara lain : 1.Siswa kurang mampu menggunakan dan memilih kata dalam menuangkan buah pikirnya, sering mengulang kata lalu dan terus. 2.Isi kalimat relatif tidak menggambarkan topik. 3.Kalimat yang satu dengan kalimat yang lain tidak sinambung. 4.Paragraf yang satu dengan paragraf yang lain tidak koheren. Dalam penyampaian pembelajaran dengan menggunakan media untuk meningkatkan kemampuan atau kreatif siswa dalam membuat suatu karangan perlu dilakukan. Cara atau tindakan sebagai berikut : Guru memggunakan media gambar seri untuk menarik perhatian siswa atau untuk mempermudah siswa dalam menyusun sebuah karangan, sehingga pembelajaran akan lebih menarik dan siswa lebih tertantang untuk membuat suatu karya tulis, atau untuk membuat suatu karangan, dan siswa dapat mudah menyusun kata-kata menjadi sebuah kalimat dan menyusun kalimat menjadi sebuah paragraf sehingga terbentuklah sebuah tulisan atau karya yang utuh. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk membuat karangan atau untuk

2

melukiskan pikirannya menjadi sebuah cerita, sehinga anak tidak merasa haknya digantikan oleh gurunya. Dan siswa akan lebih bisa menuangkan buah pikirnya, maka siswa akan mendapatkan karya yang baik. Guru memberikan semangat kepada siswa dengan menyampaikan materi pelajaran sehingga siswa merasa bahwa materi pelajaran yang disamapaikan terasa mudah dipahami siswa. Dan dapat dimengerti oleh siswa, kalau siswa sudah memahami materi pelajaran yang sedang dipalajari maka siswa akan cepat mengerti dan akan berlomba-lomba dalam menulis karangan. Dari alternatif tindakan tersebut, gambar seri merupakan cara yang cukup efektif untuk dilaksanakan, karena dalam pelaksanaan proses pembelajaran berlangsung siswa akan mudah merespon materi pelajaran dan aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Tindakan ini semula jarang digunakan oleh pengajar atau guru, oleh karena itu merasa perlu diterapkan untuk meningkatkan pemahaman atau kemampuan siswa dalam pembelajaran khususnya dalam pembelajaran mengarang untuk menarik siswa dalam membuat suatu karangan.atau membuat suatu karya yang bisa dibaca oleh siswa yang lain, sehingga akan membuat para siswa yang lainnya lebih tertantang untuk membaca atau mendengarkan karangan hasil para siswa. Dengan alasan tersebut penulis berkeyakinan tentang permasalahan siswa belum tercapainya Indikator tentang menulis karangan, yang ditemukan pada saat observasi awal pada pembelajaran bahasa Indonesia, di kelas V SDN 2 Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah. dapat terpecahkan masalah dengan menggunakan media Ganbar Seri.

3

2. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang dan data awal yang diperoleh dari hasil observasi awal yang dilakukan peneliti dan untuk membatasi permasalahan yang telah diuraikan diatas, maka penulis merumuskan dalam bentuk pertanyaan, adalah bagaimanakah upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karangan melalui penggunaan media gambar seri di kelas V SDN 2 Pejanggik Kecamatan Praya Tengah tahun pelajarn 2011/2012? 3. Tujuan Penelitian Dengan dilaksanakannya penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karangan melalui penggunaan media gambar seri di kelas V SDN 2 Pejanggik Kecamatan Praya Tengah tahun pelajarn 2011/2012? 4. Manfaat Penelitian 4.1 Bagi Guru Guru dapat memahami hal-hal yang perlu dilakukan untuk menyampaikan pembelajaran secara aktif dan menarik siswa dalam menyampaikan materi. sehingga siswanya mampu menyimak pelajaran yang sedang diajarkan dan apa yang diharapkan guru dapat tercapai. Dalam penelitian ini dapat diambil manfaat bagi guru termasuk diantaranya guru dapat memperkaya teknik pembelajaran, guru dapat mengetahui teknik pembelajaran dan guru dapat mengetahui teknik-teknik pembelajaran dan guru dapat mengetahui permasalahan-permasalahan siswa dengan cara-cara

mengatasinya. Sehingga dapat mempermudah guru untuk mengatasi masalah-

4

masalah apa yang timbul dalam pembelajaran. Guru menjadi aktif dan kereatif dalam mempelajarkan siswa dengan menggunakan media pembelajaran dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Guru mengetahui penggunaan alat evaluasi yang sesuai untuk mengukur keterampilan menulis karangan dengan baik. 4.2 Bagi Siswa Siswa dapat lebih mudah dan semangat dalam memahami materi pelajaran. Dengan cara pembelajaran yang menarik, dan tidak akan membosankan siswa dalam menyimak pelajaran sehingga siswa akan menyimak pelajaran dengan baik, siswa akan lebih aktif belajar dan mereka bisa lebih mudah dalam memahami pelajaran. 4.3 Bagi Sekolah Sekolah dapat lebih mudah dalam memperoleh alat peraga, penggunaan alat peraga disekolah. pihak sekolah tidak harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk menyediakan alat peraga, karena alat peraga bisa dibuat dari lingkungan sekitar dan bias didapat dari siswa itu sendiri. Serta alat peraga ini dapat disimpan untuk siswa siswa tahun berikutnya. 5. Batasan Istilah 1. Meningkatkan minat adalah Memberikan dorongan atau memberikan motivasi kepada anak tentang pembelajaran menulis karangan. 2. Mengarang adalah melukiskan pikiran dan perasaan dengan cara yang teratur dan dituliskan dalam bahasa tulisan. (Poerwadarminta, 1984 : 619) 3. Media Cerita Gambar Seri adalah cerita atau daya upaya dalam menyusun

5

atau menulis karangan dangan menerjemahkan isi pesan visual (gambar seri) kedalam wujud atau bentuk bahasa lain. (Nawangwulan,2000:19) 4. Menulis adalah menempatkan simbol-simbol grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dimengerti oleh seseorang, kemudian dapat dibaca oleh orang lain yang memahami bahasa tersebut beserta simbol-simbol grafiknya,

(Tarigan,1994:42) 6. Kajian Pustaka Tujuan utama pembelajaran Bahasa Indonesia adalah meningkatkan keterampilan siswa dalam Bahasa Indonesia, pengetahuan bahasa diajarkan untuk menunjukkan siswa terampil berbahasa yakni terampil menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Keterampilan berbahasa hanya bisa dikuasai dengan latihan yang terus menerus dan sistematis yakni harus sering berlatih menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia adalah program untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan berbahasa, dan sikap positif terhadap bahasa. 6.1 Pengertian Menulis Menulis adalah menyampaikan ide atau gagasan dan pesan dengan menggunakan lambang grafik (tulisan), (Sabarti, 1997:32). Tulisan adalah suatu sistem komunikasi manusia yang menggunakan tanda-tanda yang dapat dibaca atau dilihat dengan nyata (Sabarti,1997:35) Tarigan (dalam Agus Suriamiaharja, (1996 :1) mengembangkan bahwa :

6

Menulis adalah menurunkan atau melukiskan lambing-lam bang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipakai oleh seseorang, sehinga orang lain dapat membaca lambing- lambng grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan gambaran grafik tersebut. Sedangkan Robert Lodo (dalam Suriamiaharja,1996 : 1), mengatakan bahwa: Menulis adalah menempatkan symbol-simbol grafik yang menggam barkan suatu bahasa yang dimengerti oleh seseorang, kemudian dapat dibaca oleh orang lain yang memahami bahasa tersebut beserta simbol - simbol grafi knya. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa menulis adalah kemampuan seseorang dalam melukiskan lambang-lambang grafik untuk menyampaikan ide atau gagasan yang dapat dimengerti oleh orang lain . 6.2 Pengertian Mengarang Apabila seseorang menggunakan buah pikiran, gagasan, perasaan,

pengalaman atau lainya kedalam bahasa tulis, kegiatan tersebut adalah kegiatan mengarang. Untuk dapat menyampaikan suatu pikiran, gagasan, perasaan, pengalaman atau lainya, seseorang perlu memiliki perbendaharaan kata yang memadai, terampil menyusun kata-kata menjadi kalimat yang jelas, dan mahir memakai bahasa secara efektif. Sebagai mana dikemukakan oleh Gie ( 1992 : 18 ), bahwa Untuk dapat menyampaikan gagasan dan fakta secara lincah dan kuat, seseorang perlu memi

Search related