Melanoma Maligna Aries

  • Published on
    26-Jul-2015

  • View
    68

  • Download
    6

Embed Size (px)

Transcript

<p>MELANOMA MALIGNAOleh: Aries Rahman Hakim, S.Ked 082011101017 Pembimbing: dr. Gunawan Hostiadi, Sp.KK SMF KULIT DAN KELAMIN RSD DR. SOEBANDI JEMBR FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JEMBER 2012</p> <p>dEFINISI</p> <p>Adalah suatu keganasan yang terjadi pada sel melanosit Stratum Korneum Stratum Lusidum</p> <p>Stratum GranulosumStratum Spinosum Stratum Basale</p> <p>MelanositCompany name</p> <p>Epidemiologi Di Amerika tahun 2008 dilaporkan sebesar 62.480 kasus. Pada tahun 1930 resiko melanoma maligna 1:11.500,tahun 2000 1:74 Laki-laki : perempuan = 0.97:1</p> <p>Company name</p> <p>Faktor Resiko</p> <p>Nevus Riwayat Keluarga Pajanan sinar UV yang berlebihan Usia Supresi sistem imun</p> <p>Company name</p> <p>Patofisiologi</p> <p>Belum diketahui dengan jelas Multifaktor Terjadinya mutasi genetik melalui percepatan terhadap proliferasi, diferensiasi dan kematian serta pengaruh efek karsinogenik radiasi ultraviolet.</p> <p>Company name</p> <p>Manifestasi klinisSuperficial Spreading Melanoma70% dari kasus Lebih sering pada usia 30-50 tahun</p> <p>Nodular Melanoma15-30% kasus Lebih sering pada usia &gt;60 tahun</p> <p>Lentigo Maligna Melanoma4-10% kasus Tumbuh sangat lambat 5-20 tahun</p> <p>Acral Lentigineous MelanomaSering pada kulit hitam dan Asia Tanda Hutchinson (pigmen berkembang dari arah proksimal menuju arah lateral kuku) Company name</p> <p>Stage</p> <p>TNM Classification</p> <p>Histologic/Clinical Features</p> <p>0</p> <p>Tis N0 M0</p> <p>Intraepithelial/in situ melanoma</p> <p>IA</p> <p>T1a N0 M0</p> <p>1 mm without ulceration and level II/III</p> <p>IB</p> <p>T1b N0 M0 T2a N0 M0</p> <p>1 mm with ulceration or level IV/V 1.01-2 mm without ulceration</p> <p>IIA</p> <p>T2b N0 M0 T3a N0 M0</p> <p>1.01-2 mm with ulceration 2.01-4 mm without ulceration</p> <p>IIB</p> <p>T3b N0 M0 T4a N0 M0</p> <p>2.01-4 mm with ulceration &gt;4 mm without ulceration</p> <p>IIC</p> <p>T4b N0 M0</p> <p>&gt;4 mm with ulceration</p> <p>Company name</p> <p>IIIA</p> <p>T1-4a N1a M0 T1-4a N2a M0</p> <p>Single regional nodal micrometastasis, nonulcerated primary 2-3 microscopic positive regional nodes, nonulcerated primary</p> <p>IIIB</p> <p>T1-4bN1a M0 T1-4bN2a M0 T1-4a N1b M0 T1-4a N2b M0 T1-4a/b N2c M0</p> <p>Single regional nodal micrometastasis, ulcerated primary 2-3 microscopic regional nodes, nonulcerated primary Single regional nodal macrometastasis, nonulcerated primary 2-3 macroscopic regional nodes, no ulceration of primary In-transit met(s)* and/or satellite lesion(s) without metastatic lymph nodes</p> <p>IIIC</p> <p>T1-4b N2a M0 T1-4b N2b M0 Any T N3 M0</p> <p>Single macroscopic regional node, ulcerated primary 2-3 macroscopic metastatic regional nodes, ulcerated primary 4 or more metastatic nodes, matted nodes/gross extracapsular extension, or intransit met(s)/satellite lesion(s) and metastatic nodes</p> <p>IV</p> <p>Any T any N M1a Any T any N M1b Any T any N M1c</p> <p>Distant skin, subcutaneous, or nodal mets with normal LDH levels Lung mets with normal LDH All other visceral mets with normal LDH or any distant mets with elevated LDH</p> <p>Company name</p> <p>Diagnosis</p> <p>Anamnesis ABCDE (Asimetry, Border, Color, Diameter, Envolving) Pemeriksaan Fisik Lesi Kelenjar limfe regional Pemeriksaan Penunjang PA Histologi biopsi eksisi Darah faal hpar paru, LDH (laktat dehidrogenase) Radiologi</p> <p>Company name</p> <p>Differensial diagnosis</p> <p>Nevus pigmentosus Karsinoma sel basal Karsinoma sel skuamous Blue nervus Keratosis seboroik</p> <p>Company name</p> <p>Penatalaksanaan</p> <p>Pembedahan Wide Eksisi Elective Lymphonode dissection (ELND) Adjuvant Interferon alpha Kemoterapi Interleukin Edukasi Hindari pajanan sinar UV secara langsung</p> <p>Company name</p> <p>Prognosis</p> <p>StageStage I dan II </p> <p>Survival rate selama 5 tahun(1mm) sebesar 91-95%, (1,01-4mm) sebesar 63-89%, (&gt;4mm) sebesar 67% ulserasi -, dan 45% ulserasi +. Metastase lymphonodi sebesar 13-69%, Pada lesi satelit sebesar 30-50%.</p> <p>Stage III</p> <p>Stage IV</p> <p>Median survival hanya 6-9 bulan dan ketahanan hidup selama 5 tahun sekitar 7-19%Company name</p> <p>Laporan Kasus</p> <p>Identitas Nama : Tn. M Umur : 63th Alamat : Gumukmas Pekerjaan : Petani</p> <p>Autoanamnesis KU: Bercak Hitam seperti tahi lalat di wajah RPS : Seorang laki-laki 63th datang ke poli kulit dengan keluhan bercak seperti tahi lalat di pipi kiri yang semakin lama semakin membesar, terasa gatal, bila digaruk mudah berdarah dan berubah warnanya. Pasien mengatakan bahwa tahi lalat muncul sejak 1 tahun yang lalu, namun semakin berat sejak 2 bulan. RPK: ayah kandung penderita pernah mengalami hal yang serupa. RPO : Company name</p> <p>Pemeriksaan fisik</p> <p> Status generalis : Kesadaran : CM KU : baik Kepala/leher : dalam batas normal, tidak terapa pembesaran KGB regional Cor/Pulmo : dbn Status lokalis : Regio Facialis: makula berwarna coklat kehitaman, warna tidak homogen, bentuk tidak teratur (simetris), tidak berbatas tegas, ukuran 2cm.Diagnosis Kerja Suspek Melanoma MalignaCompany name</p> <p>Superficial Spreading Melanoma</p> <p>Company name</p> <p>Diagnosis Banding Karsinoma sel basal Nevus pigmentosus Penatalaksanaan Planning diagnostik : FNA-B Planning therapi: Eksisi Luas Planning Edukasi: batasi pajanan sinar UV Cari tempat teduh jika berada diluar gedung Memakai topi Prognosis DubiaCompany name</p> <p>TERIMAKASIHCompany name</p>