medikasi kdm

  • View
    221

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of medikasi kdm

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    1/25

    NS.DINI PRASTYO.W,S.KEP

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    2/25

     

    PENGERTIAN

    Obat Adalah Zat atau substansi yang diberikan kepada manusia atau binatang dengan tujuan :

    -Menentukan diagnsa

    -Mengbati!menyembuhkan

    -Mengurangi penderitaan -Pen"egahan penyakit

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    3/25

    Nama Obat :

    1.Kimia : as.asetil salisilat

    2.Generik : aspirin, parasetamol

    3.Pabrik/Dagang/paten : panadol 

    #armaklgi klinik :Ilmu yang mempelaari e!ek obat ter"adap proses ke"idupan.

    #armakgnsi :Ilmu yg m#pelaari sumber2 obat.

    $% : tumbu"-tumbu"an, mineral,

    "e&an, sintetis.

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    4/25

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    5/25

    A$%I O&AT : kemampuan obat

    Waktu Paruh : Interval waktu yang

    dibutuhkan utk proses eliminasi tubuh utk

    mengurangi konsentrasi obat didalam tubuh

    separuhnya.

    Ex : waktu paruh 8 jam, awalnya 100 %.

    Setelah 8 jam : 50 %

      Setelah 16 jam : 25 %   Setelah 24 jam : 12,5 %

      Setelah 32 jam : 6,25 %

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    6/25

    #aktr ' (aktr yg mempengaruhi aksi bat :

    1. 'sia

    2.(aktu pemberian

    3.)erat badan

    *.+enis kelamin

    .ingkungan

    .aktor genetik

    0.Kondisi Indiidu

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    7/25

    E(ek O&AT ))

    *+ E(ek terapeutik : e(ek yang diinginkan, e(ek utama

      E- :. Mr(in sulphat : analgesia

      . /ia0epam : penenang,mengurangi

    ke"emasan 1+ E(ek samping : e(ek sekunder, e(ek yg

    tidak diinginkan, dapat diprediksi

      E- : /igitalis : meningkatkan knstraksi

    mikard

      E% : mual, muntah

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    8/25

    3. Toksisitas efek obat yang merusak

    disebabkan oleh :

    - overdosis - obat eksternal : ditelan

    - Gangguan metabolisme / ekskresi :

    ggn.hepar, ggn.ginjal

    4. lergi reaksi imunologi terhadap obat pada orang yang sudah pernah kontak dengan

    obat tersebut sebelumnya

    e!: alergi -" penisilin

    Terpapar pertama kali dengan 0at!bat shg tubuh memprduksi anti bdy

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    9/25

    5. Toleransi Obat: terjadi pada orang yang

    respon fisiologi terhadap obat rendah dan membutuhkan peningkatan dosis utk mempertahankan efek terapeutik.

    - opiat : menghilangkan nyeri

    - barbiturat 6. Interaksi Obat : terjadi pada pemberian obat sebelum, bersamaan atau sesudah obat lain merubah efek satu obat atau keduanya.

    Efeknya : - meningkat

      - menurun/menghambat

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    10/25

     Aspek legal pemberian obat: a. Obat yang diberikan ke pasien atas order/permintaan dokter (penulisan

    resep) b. Perawat bertanggung jawab atas sampainya obat ke pasien

    c. Hak asasi pasien harus diperhatikan.

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    11/25

    RIWAYAT PENGOBATAN

    1. Obat apa yang diterima saat ini / terakhirkali.

    - Obat dokter (dengan resep dokter) ?

    - Obat bebas / warung ?

    - Obat terlarang ? 2. Riwayat alergi obat

    - Tanyakan pada pasien, apakah ada riwayat

    alergi terhadap obat tertentu.

    - Kemungkinannya : pasien mengetahui/ tdk 3. Kaji kemungkinan ketergantungan obat

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    12/25

    #al$ yg perlu diperhatikan dalam

    pemberian obat %& benar' :(. )asien :

      - )astikan pasien yg akan menerima obat

      - )apan nama

      - *edi+al re+ord number 

      - Tanya nama klien

    $. bat : pastikan obat yang akan diberikan

    % nama obat, label obat'

    3. osis : pastikan dosis yang harus diterima

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    13/25

    *. etode pemberian/route - oral

    - parenteral : I, I, 45,I5

    - topikal : kulit. (aktu Pemberian - 3 % 2* am - 2 % 2* am

    - 1 % 2* am

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    14/25

    )erhitungan osis :

     osis nak

    (. ody surfa+e area %' nomogram : T. 

     rata$ de0asa : (,1 m $

    osis anak :

    ik :  anak : 2,4 m $

    osis de0asa : $&2 mg

    osis anak : 2,4/(,1 ! $&2  &, mg

     nak/(,1 m $ ! dosis de0asa

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    15/25

     

    $ebutuhan 2AIRAN$. 5lark6s rule osis anak :  anak/(&2 7b ! dosis de0asa

    (&2 lb : berat rata-rata de0asa.

    membagi dosis 8ial dan ampul

    3. 8ial : 9  /# ! 

     : dosis yang diperlukan

     # : dosis yang ada   : ;uantitas

     9 : jml yang diberikan.

     

    multidose vial 2 mg/$ml. erapa jml yg   diperlukan =

    9  42/2 ! $ ml  ( ml

    4. mpul  8ial

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    16/25

    Dosis dewasa :  1. Jml yg diberikan = dosis order/dosis yg tersedia

    x jml yg tersedia Ex : digoxin 0,25 mg/tablet yg ada, diorderkan 0,125 mg/hari

      jml yg diberikan = 0,125/0,25 x 1 tablet

     = 0,5 tablet

    2. Vial : Penisilin (3 gr = 3 jt unit)

    Brp jumlah yg diberikan jika dosis order 1,2 jt unit ?

    Penisilin diencerkan 10 ml

     X = 1,2 jt/3 jt x 10 ml

     = 4 ml

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    17/25

    3. Insulin

     Syringe : 1 ml = 40 unit

     Brp ml insulin yg dibutuhkan jika

    order 20 unit ?

     X = 20/40 unit x 1 ml  = 0,5 ml

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    18/25

    CARA PEMBERIAN OBAT (ROUTE)

    1. Oral

    Indikasi :

    - Pasien harus dapat menelan

    - obat dapat bertahan dalam lambung

    Kontra indikasi:

    - muntah-muntah

    - Kuras/bilas lambung/usus

    - pasien tidak sadar

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    19/25

    2. Parenteral

    - diabsorbsi cepat

    - tak dapat ditarik/diurungkan bila sdh

    diinjeksikan hati-hatiPerlengkapan  Syringe : - plastik (disposible)

     - kaca (re-use)

      - Jenis (hypodermia, insulin &

    tuberkulin)  Jarum : - disposible/re-use harus tajam

     - ukuran/nomer ssi dgn kebutuhan

      (1 ml : IC, SC) 

     Ampul/Vial Kemasan obat parenteral steril

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    20/25

    a. Intra cutan (IC)

    Memasukkan obat pada lap.kulit -Skin test alergi

    -Mantoux tes

    - Vaksinasi -Melalui kapiler diarea penyuntikan

    -Tdk boleh di masase

    -Diabsorbsi scr lambat

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    21/25

    b. Sub cutan (SC) 45o 

    Memasukkan obat dibawah kulit - Vaksin

    -Pre operasi medication

    -Insulin/heparin -Lokasi: deltoid, rectus femoris,

    abdomen bawah

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    22/25

    c. Intra muskular (IM) 45 o

     - 90 o

      dimasukkan sampai ke otot.

    Diabsorbsi cepat daripada Sc karena

    suplay darah >>besar di otot. Otot

    dapat menampung volume obat >>banyak dr pd SC.

     Lokasi : dorso gluteal, ventro gluteal,

    rectus femoris, vactus lateralis,

    deltoid, post tricep

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    23/25

    d. Intra Vena (IV)

    bila diperlukan efek yg cepat pada emergency

    bila obat dapat mengiritasi jaringan

    lokasi : Vena, Cephalic, Vena-Vena Accessory Cephalic, Vena radial, Vena Medial Antebrachial, basilic vein, Vena Medican cubital, Vena Basilic, Vena Cephalic, vena dorsal metacarpal.

    Karena efeknya cepat :

    - berikan secara perlahan

    - amati reaksi pasien selama pemberian obat - stop segera bila tumbuh reaksi yang tdk diinginkan

    Jenis :

    - Continus infusion

    - Additional container - Intravenaus push/bolus

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    24/25

    SEBELUM DAPAT MEMBERIKAN

  • 8/18/2019 medikasi kdm

    25/25

    Selamat Belajar !!TERIMA KASIH