6
Makalah Seminar Kerja Praktek MEC III Di Packing Area Plant 9 PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Jezzy Dwi Puspo (21060110141022), Wahyudi, ST.MT (196906121994031001) Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Jalan Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang Kode Pos 50275 Telp. (024) 7460053, 7460055 Fax. (024) 746055 [email protected] ABSTRAK Mesin HAVER Stationary-Packer digunakan di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk plant 9, mempunyai kapasitas pengisian 2000–2200 kantong/jam dengan berat sekitar 40–50 kg/kantong. Mesin HAVER Stationary- Packer sudah terpadu dengan Server dan Packer Weigh. Di Plant 9 pengontrolan ini dilakukan oleh kontrol MEC III. MEC III adalah kontrol elektris generasi ke 6 dari HAVER electronic weighers. MEC III dibagi menjadi 3 bagian yaitu digital analog converter module, CPU module, dan digital input-output module. Kalibrasi dilakukan secara periodik setiap 3 bulan atau ketika mesin dalam kondisi setelah perbaikan. Tujuan dari dilakukannya kalibrasi adalah agar unjuk kerja dari mesin tetap baik dan akurasi dari sistem penimbangannya pun tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Kata kunci : server, packer weigh, MEC III I.PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, tentunya didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas, handal dan profesional. Untuk membawa Indonesia berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan negara-negara maju lainya, maka diperlukanlah sumber daya manusia Indonesia yang unggul yang mampu berkarya, profesional, berdedikasi tinggi dan tenaga kerja siap pakai untuk kepentingan banyak pihak dan kemajuan Indonesia. Untuk mewujudkan itu, maka dunia pendidikan adalah salah satu wadah untuk mengembangkan potensi dari manusia itu sendiri agar menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas. Pembentukan tenaga kerja yang siap pakai dan profesional merupakan tanggung jawab bersama antara dunia pendidikan dan dunia industri maupun dunia usaha, sehingga dalam upaya pembentukan tenaga kerja yang siap pakai dan berkualitas tersebut, Konsentrasi Kontrol dan Instrumentasi, Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro mewajibkan mahasiswanya untuk mengikuti Kerja Praktek sebagai salah satu syarat dan penilaian untuk memenuhi studi sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Kerja Praktek merupakan wadah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan

MEC III Di Packing Area Plant 9 PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Packer

Citation preview

Page 1: MEC III Di Packing Area Plant 9 PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

Makalah Seminar Kerja Praktek

MEC III Di Packing Area Plant 9 PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

Jezzy Dwi Puspo (21060110141022), Wahyudi, ST.MT (196906121994031001)

Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Jalan Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang Kode Pos 50275 Telp. (024) 7460053, 7460055

Fax. (024) 746055

[email protected]

ABSTRAK

Mesin HAVER Stationary-Packer digunakan di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk plant 9, mempunyai kapasitas pengisian 2000–2200 kantong/jam dengan berat sekitar 40–50 kg/kantong. Mesin HAVER Stationary-Packer sudah terpadu dengan Server dan Packer Weigh. Di Plant 9 pengontrolan ini dilakukan oleh kontrol MEC III.

MEC III adalah kontrol elektris generasi ke 6 dari HAVER electronic weighers. MEC III dibagi menjadi 3 bagian yaitu digital analog converter module, CPU module, dan digital input-output module.

Kalibrasi dilakukan secara periodik setiap 3 bulan atau ketika mesin dalam kondisi setelah perbaikan. Tujuan dari dilakukannya kalibrasi adalah agar unjuk kerja dari mesin tetap baik dan akurasi dari sistem penimbangannya pun tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

Kata kunci : server, packer weigh, MEC III

I.PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Seiring dengan perkembangan ilmu

pengetahuan dan teknologi yang semakin

pesat, tentunya didukung oleh sumber daya

manusia yang berkualitas, handal dan

profesional. Untuk membawa Indonesia

berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah

dengan negara-negara maju lainya, maka

diperlukanlah sumber daya manusia Indonesia

yang unggul yang mampu berkarya,

profesional, berdedikasi tinggi dan tenaga

kerja siap pakai untuk kepentingan banyak

pihak dan kemajuan Indonesia.

Untuk mewujudkan itu, maka dunia

pendidikan adalah salah satu wadah untuk

mengembangkan potensi dari manusia itu

sendiri agar menghasilkan sumber daya

manusia yang unggul dan berkualitas.

Pembentukan tenaga kerja yang siap pakai dan

profesional merupakan tanggung jawab

bersama antara dunia pendidikan dan dunia

industri maupun dunia usaha, sehingga dalam

upaya pembentukan tenaga kerja yang siap

pakai dan berkualitas tersebut, Konsentrasi

Kontrol dan Instrumentasi, Jurusan Teknik

Elektro, Universitas Diponegoro mewajibkan

mahasiswanya untuk mengikuti Kerja Praktek

sebagai salah satu syarat dan penilaian untuk

memenuhi studi sesuai dengan kurikulum yang

berlaku. Kerja Praktek merupakan wadah

untuk mengembangkan ilmu pengetahuan

Page 2: MEC III Di Packing Area Plant 9 PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

yang diperoleh dibangku perkuliahan serta

melatih sikap dan etos kerja dalam

mengahadapi dunia kerja yang sesungguhnya.

Untuk memenuhi kebutuhan semen di

Indonesia, PT Indocement Tunggal Prakarsa

Tbk telah menerapkan teknologi canggih agar

kebutuhan produksi semen lebih cepat

terpenuhi. Proses pembuatan semen dimulai

dari penambangan bahan baku (mining)

sampai proses pengepakan semen (packing)

sudah terpantau secara komputerisasi. Proses

pengepakan semen (packing) untuk plant 9

menggunakan sistem instrumentasi industri

dengan tiga komponen pokok, yaitu Stationary

Packer dan Server yang bekerja secara

berurutan dan saling berkaitan antara yang

satu dan yang lainnya (interlock).

1.2 Tujuan

Tujuan dari Kerja Praktek di PT. Indocement

Tunggal Prakarsa Tbk adalah:

1. Dapat menjelaskan fungsi dan bagian dari

MEC III.

2. Dapat mengetahui fungsi-fungsi dari

parameter sort dan weigher.

3. Dapat mengetahui Standard Operational

Procedure (SOP) kalibrasi MEC III.

1.3 Batasan Masalah

Dalam makalah ini agar penulis terarah,

penulis membatasi kajian mengenai masalah

yang dibahas yakni meliputi bagian dari MEC

III dan fungsi-fungsi kalibrasi parameter-

parameternya.

II.DASAR TEORI

2.1 Kontroler MEC III

MEC III adalah kontrol elektris generasi

ke 6 dari HAVER electronic weighers.

Gambar 1 Modul control MEC III

2.2 Load Cell

Load cell adalah suatu alat sensor untuk

mendeteksi besaran gaya tekan mekanis

menjadi output sinyal listrik. Load cell dapat

dilihat pada Gambar 3.

Spesifikasi load cell di kontrol packer P9

adalah :

Merk/Type : Shenk Z6F-C3

Kapasitas : 200 kg

Output : 2mv/V

Input : 5 V DC

Gambar 2 Load Cell

Page 3: MEC III Di Packing Area Plant 9 PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

III. MEC III

1.1 Bagian-bagian Dari MEC III

Kontroler ini terdiri dari 3 bagian yang saling

terkait yaitu :

1. Digital Analog converter Module :

berfungsi menerima informasi analog dari

sensor berat load cell yang akan

diteruskan ke CPU module.

2. CPU module : berfungsi mengolah data

digital dari Digital Analog converter dan

Digital Input – output sesuai dengan yang

diharapkan oleh pengguna, dan akan

diumpankan kembali ke Digital input –

output modul . CPU module terhubung

dengan MEC III control terminal display.

3. Digital Input – Output module : berfungsi

menerima signal digital dari mesin packer

dan mengeluarkan kembali ke mesin

packer untuk perintah perintah operasi.

Modul control MEC III dapat dilihat pada

Gambar 2.

1.2 Kalibrasi MEC III

MEC III control unit terhubung dengan

MEC III control terminal display guna

menampilkan semua operasional dan

informasi yaitu :

1. Weight values.

2. Weigher settings.

3. Dialogs.

4. Status information.

5. Error massage.

Operasional dilakukan lewat menu atau

keypad dengan program actual, Teks dan

angka di input menggunakan kombinasi

keypad huruf dan angka. Salah satunya adalah

proses kalibrasi berat semen dalam kantong.

Display MEC III dapat dilihat pada Gambar 4.

Gambar 3 Display MEC III

Informasi Display :

1. Status control yang sedang di pakai

2. Status pictogram

3. Informasi berat aktual

4. Informasi pesan operasional dalam bentuk

teks.

5. Petunjuk function keys

6. Function keys

7. Kombinasi Input setting huruf dan angka

A. Merubah setting Correction Value

1. Onkan kunci Dialog Lock out dengan

kunci 455

2. Tekan keypad

maka di informasi pesan operasional akan

muncul informasi Weigher On

3. Tekan 1 x

4. Tampil Informasi Enter Sort kemudian

tekan

5. Tampil informasi Sort Number

6. Tekan 7 x

7. Tampil informasi Correction Value

8. Tekan

9. Ubah nilai correction yang sedang di pakai

menjadi 0.000 Kg

10. Tekan ESC. Tampil pesan Weigher On

1 2 3

Page 4: MEC III Di Packing Area Plant 9 PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

B. Melakukan Kalibrasi Zero

1. Bersihkan area Tipper saddle dengan angin

dari material semen yang mungkin

mengganggu, sampai didapatkan indikator

tanda standstill di display tidak berkedip.

2. Dari menu Weigher On tekan 4 x

3. Tampil Pesan Calibration MEC III V26.36

4. Tekan

5. Masukan Code 159

6. Tampil pesan Calibration Ok dan unit

satuan yang dipakai yaitu Kg

7. Tekan 1 x

8. Tampil pesan Zero Calibration

9. Tunggu dan pastikan Indikator tanda

Standstill stabil atau tidak berkedip

10. Catat nilai Kg di informasi

pesan pada form kalibrasi ( Lampiran A )

sebagi data sebelum kalibrasi zero

11. Tekan

12. Catat nilai Kg di informasi

pesan pada form kalibrasi ( Lampiran A )

sebagai data setelah kalibrasi zero

13. Kalibrasi zero telah selesai dan

angka nominal berat di informasi display

menjadi 0 Kg

C. Melakukan kalibrasi Span

1. Mulai dari menu Zero Calibration tekan

4x

2. Tampil pesan Target Weight 60 Kg

3. Tekan

4. Ubah Target Weight menjadi 50 Kg.

Karena kita menggunakan standar weight

50 Kg

5. Naikan Test Weight 50 Kg ke Tipper

Saddle

6. Tekan 1x

7. Tampil pesan Range Calibration

8. Catat nilai Kg di informasi pesan pada

form kalibrasi ( Lampiran A ) sebagai data

sebelum kalibrasi span

9. Tekan display berat akan menjadi 50

Kg

10. Catat nilai Kg di informasi pesan pada

form kalibrasi (Lampiran A ) sebagi data

setelah kalibrasi span

11. Tekan ESC. Hasil kalibrasi secara otomatis

akan tersimpan di EEPROM

12. Tekan ESC

13. Keluarkan Test Weight dari Tipper Saddle

14. Kalibrasi Span selesai

IV.Kesimpulan

1. MEC III sudah terintegrasi dengan

packer weigh dan server yang mana

antara satu dan yang lainnya dapat saling

berkorespondensi untuk mengetahui

faktor koreksi dari bobot kantong semen

yang sudah terisi dalam proses

pengepakan.

2. Load cell merupakan sensor pendeteksi

berat yang ada pada packer weigh MEC

III.

3. Parameter weigher berpengaruh untuk

proses kalibrasi selain dari pengaturan

komponen fisik kalibrasi.

4. Selain parameter weigher, parameter sort

juga berpengaruh untuk proses kalibrasi.

Page 5: MEC III Di Packing Area Plant 9 PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

5. Kalibrasi diperlukan untuk mengetahui

kelayakan suatu instrumen untuk tetap

digunakan dalam proses pengukuran. Di

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk,

sudah memiliki SOP untuk kalibrasi

MEC III.

DAFTAR PUSTAKA

Al Riza., Dimas Firmanda. (2012). Sistem

Kontrol DFA 11. [Online]. Tersedia :

http://dimasfirmanda.lecture.ub.ac.id/

files/2012/05/Sistem-Kontrol-DFA-

11.pdf (diakses pada tanggal 21

November 2013)

Anizar., Juliza Hidayati., dan Poerwanto.

(2008). Instrumentasi dan Alat Ukur.

Yogyakarta : Graha Ilmu

Iwan Sugriwan., Melania Suweni Muntini.,

Yono Hadi Pramono. (2011). Desain

dan Karakterisasi Load Cell Tipe

CZL601 sebagai Sensor Massa untuk

Mengukur Derajat Layu pada

Pengolahan Teh Hitam. [Online].

Tersedia :

http://digilib.its.ac.id/public/ITS-

Master-13351-Paper.pdf (diakses pada

tanggal 28 November 2013)

Samadikun., Samaun, S. Reka Rio, Tati

Mengko. (1989). Bahan Pengajaran

(Course Material) : Sistem

Instrumentasi Elektronika ("Electronic

Instrumentation Systems"). ITB : Tidak

diterbitkan

Somantri., Yoyo. (2011). Modul : Sensor dan

Tranduser. JPTE FPTK UPI : Tidak

diterbitkan

Somantri., Yoyo. (2011). Modul : Sistem

Instrumentasi Industri. JPTE FPTK

UPI : Tidak diterbitkan

Sutanto. (2006). Teknik Instrumentasi. Jakarta

: UI-PRESS

........ (1995). P9 Project Packing Equipment.

Japan : Kawasaki Heavy Industries,

Ltd.

........ (1996). Quality System Document File

(Standard Operation Procedur

Instrument Section, Level III

Document). PT Indocement Tunggal

Prakarsa Tbk : Tidak diterbitkan

........ (2011). Load Cell Handbook. [Online].

Tersedia :

http://loadcellteori.wordpress.com/

(diakses pada tanggal 12 November

2013)

........ (2012). Sustainability Report 2012.

[Online]. Tersedia :

http://www.indocement.co.id/userfile

s/file/Sustainability%20Report/2012/2

012_INTP.pdf (diakses pada tanggal 14

November 2013)

........ (2013). Welcome to Indocement

Corporate Website.htm. [Online].

Tersedia : www.indocement.co.id

(diakses pada tanggal 12 November

2013)

........ (2013). Sensor Berat di Dunia Industri.

[Online]. Tersedia :

http://www.meriwardanaku.com/201

Page 6: MEC III Di Packing Area Plant 9 PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

3/01/sensor-berat-di-dunia-industri

(diakses pada tanggal 12 November

2013)

BIODATA

Jezzy Dwi Puspo (21060110141022). Lahir di

Cirebon, Jawa Barat pada tanggal 29 Juni

1992. Telah menempuh studi mulai dari TK

Kartika III/6 Cirebon, SD Kartika III/6

Cirebon, SMP Negeri 6 Cirebon, SMA Negeri

2 Cirebon. Dan saat ini melanjutkan study di

jurusan Teknik Elektro Universitas

Diponegoro.

Semarang, Desember 2013

Menyetujui

Dosen Pembimbing

Wahyudi, ST.MT

NIP. 196906121994031001