Materi Penulisan Berita Olahraga Dan Budaya

  • Published on
    09-Jul-2015

  • View
    912

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

MATERI PENULISAN BERITA OLAHRAGA DAN BUDAYA 1. Berita Olahraga a. Prinsip dasar Penulisan Berita Olahraga: Pada penulisan berita olahraga, reporter diperkenankan menulis berita dengan memasukkan improvisasinya. Contoh: gol bunuh diri, menelan kekalahan, secara tragis, dewa penolong, dll. Namun demikian, improvisasi reporter tetap berdasarkan fakta yang ada. Dalam jenis berita lain, improvisasi reporter tidak boleh ditulis. b. Kualifikasi reporter berita olahraga: harus memahami jenis olahraga ya

Transcript

MATERI PENULISAN BERITA OLAHRAGA DAN BUDAYA 1. Berita Olahraga a. Prinsip dasar Penulisan Berita Olahraga: Pada penulisan berita olahraga, reporter diperkenankan menulis berita dengan memasukkan improvisasinya. Contoh: gol bunuh diri, menelan kekalahan, secara tragis, dewa penolong, dll. Namun demikian, improvisasi reporter tetap berdasarkan fakta yang ada. Dalam jenis berita lain, improvisasi reporter tidak boleh ditulis. b. Kualifikasi reporter berita olahraga: harus memahami jenis olahraga yang akan ditulis, termasuk istilah-istilah pada setiap cabang olahraga. c. Cara menulis berita olahraga yang baik dan benar: menulis berita berdasarkan fakta dan menggunakan bahasa dan istilah yang lazim untuk bidang olahraga. Selain itu, reporter menulis berita olahraga dalam bentuk reportase faktual atau reportase mendalam. d. Sumber berita olahraga: semua peristiwa/pertandingan olahraga yang disaksikan reporter dan semua orang yang terkait dengan peristiwa/ pertandingan olahraga, seperti: atlet, pelatih, manager, panitia, penonton, dll. 2. Berita Seni dan Budaya a. Berita seni dan budaya meliputi semua peristiwa atau pendapat sumber berita yang berkaitan dengan seni dan budaya, seperti: tari, musik, lukisan, patung, teater, kebudayaan, film, fotografi, dsb. b. Kualifikasi reporter berita seni dan budaya: harus memahami secara mendalam setiap jenis seni dan budaya yang akan ditulis. Selain itu, reporter harus punya critical attitute. c. Berita seni dan budaya ditulis dalam bentuk reportase komprehensif. d. Sumber berita seni dan budaya: semua peristiwa yang disaksikan reporter dan semua orang yang terkait dengan masalah seni dan budaya. 3. Berita Agama a. Berita agama meliputi semua hal yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah umat beragama di Indonesia dan luar negeri, kerukunan atau konflik antar umat beragama, peringatan hari besar agama, tentang organisasi keagamaan, dll. b. Kualifikasi reporter berita agama: mengacu pada 10 pedoman penulisan bidang agama yang ada di Kode Etik Jurnalistik PWI serta yang tercantum di KEWI dan Kode Etik AJI. c. Sumber berita agama: semua yang terkait dengan persoalan yang diberitakan, seperti: masyarakat, tokoh agama, termasuk menteri agama atau presiden. d. Berita agama dibuat dalam bentuk depth news.

4. Berita Pariwisata a. Berita pariwisata meliputi tempat wisata, musium, tempat bersejarah, hotel, restoran, dsb. b. Kualifikasi reporter berita pariwisata: mempunyai jiwa petualangan. Sumber berita pariwisata: semua yang terkait dengan bidang pariwisata seperti: kegiatan di tempat wisata, pengelola, pengunjung/masyarakat, pemerintah, dsb. c. Beritanya dalam bentuk reportase mendalam. 5. Berita Pendidikan a. Berita pendidikan meliputi semua peristiwa atau pendapat sumber berita yang berkaitan dengan bidang pendidikan, seperti: sistem pendidikan, UU Sistem Pendidikan, bangunan sekolah, kurikulum, prestasi siswa, kualitas pengajar, dsb. b. Kualifikasi reporter berita pendidikan: harus memahami secara mendalam semua hal yang berkaitan dengan pendidikan. c. Berita pendidikan ditulis dalam bentuk depth news. d. Sumber berita pendidikan: semua peristiwa dan sumber berita yang terkait dengan bidang pendidikan. 6. Berita Ilmu Pengetahuan dan Teknologi a. Berita ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) meliputi semua peristiwa atau pendapat sumber berita yang berkaitan dengan bidang iptek, seperti: temuan baru, teknologi baru, hasil penelitian, dsb. b. Kualifikasi reporter berita iptek: harus memahami secara mendalam semua hal tentang iptek. c. Berita iptek ditulis dalam bentuk depth news. d. Sumber berita iptek: semua peristiwa dan sumber berita yang terkait dengan bidang iptek. 7. Berita Kesehatan a. Berita kesehatan meliputi semua peristiwa atau pendapat sumber berita yang berkaitan dengan bidang kesehatan, seperti: penyakit, tim medis, pengobatan, obat-obatan, dsb. b. Kualifikasi reporter berita kesehatan: harus memahami secara mendalam semua hal yang berkaitan dengan bidang kesehatan. c. Berita kesehatan ditulis dalam bentuk depth news. d. Sumber berita kesehatan: semua peristiwa dan sumber berita yang terkait dengan bidang kesehatan. 8. Berita Pertanian a. Berita pertanian meliputi semua hal yang berkaitan dengan bidang pertanian, seperti: petani, hasil pertanian, cuaca, musim, panen, harga, pupuk, teknologi, dll. b. Kualifikasi reporter berita pertanian: harus memahami semua hal tentang bidang pertanian yang akan ditulis. c. Berita pertanian ditulis dalam bentuk depth news. d. Sumber berita pertanian: petani, pemerintah, pengusaha, masyarakat, dan semua orang yang terkait dengan masalah yang diberitakan.

MATERI REPORTASE DAN PUBLIC AFFAIR REPORTING Reportase merupakan salah satu bentuk tulisan dalam penulisan berita di media massa yang bahan beritanya dicari oleh reporter dengan cara observasi, wawancara, dan dari literatur. Public Affair Reporting merupakan berita-berita di media massa yang berkaitan dengan kepentingan umum atau masyarakat luas. Materi matakuliah Reportase dan Public Affair Reporting: 1. Reportase a. Pengertian reportase b. Landasan reportase c. Jenis-jenis reportase: reportase faktual, reportase mendalam, reportase komprehensif d. Struktur reportase e. Praktik menulis reportase faktual, mendalam, dan komprehensif 2. Berita investigasi (berita selidik) Kualifikasi reporter, sumber berita, tahap-tahap penulisan berita selidik, cara menulis berita selidik 3. Berita Ekonomi a. Berita ekonomi meliputi bidang keuangan, bisnis, perbankan, industri, perdagangan, bursa efek, koperasi, dll. b. Kualifikasi reporter berita ekonomi: mengikuti perkembangan ekonomi Indonesia dan luar negeri, memahami istilah-istilah ekonomi, dan ada semangat rintisan spesialisasi. c. Sumber berita ekonomi: semua kegiatan ekonomi dan pernyataan sumber berita di bidang ekonomi. d. Bentuk tulisan: depth news 4. Berita Hukum dan Peradilan a. Berita hukum dan peradilan meliputi semua peristiwa atau pendapat yang bekaitan dengan masalah hukum, baik perdata, pidana, maupun tata negara. Contoh: berita tentang sidang pengadilan, dsb. b. Kualifikasi reporter berita hukum dan peradilan: Harus berani melacak fakta di lapangan dan tidak boleh bosan. Penulisannya mengacu pada 10 pedoman penulisan bidang hukum yang ada di Kode Etik Jurnalistik PWI dan yang tercantum di KEWI Kode Etik AJI. c. Sumber berita hukum dan peradilan: semua peristiwa hukum dan pernyataan sumber berita yang berkaitan dengan bidang hukum dan peradilan. d. Bentuk tulisan: depth news

5. Berita Politik a. Berita politik meliputi semua peristiwa atau pendapat yang berkaitan dengan masalah politik, misalnya tentang partai politik, organisasi politik, kampanye pemilu, pemilu, kegiatan partai politik, dsb. b. Kualifikasi reporter berita politik: harus memahami situasi dan perkembangan polik dalam dan luar negeri. Harus menjalin hubungan baik dengan politikus, pengamat politik, dan harus menulis dengan objektif. c. Sumber berita politik: semua peristiwa/kegiatan politik dan pernyataan sumber berita yang berkaitan dengan bidang politik. d. Bentuk tulisan: depth news 6. Berita Pemerintahan a. Berita pemerintahan meliputi semua peristiwa atau pendapat yang berkaitan dengan pelaksanaan pemerintahan, misalnya tentang pembangunan kota/ desa, transportasi, kesejahteraan masyarakat, keamanan, dsb. b. Kualifikasi reporter berita pemerintahan: harus memahami semua hal yang berkaitan dengan kegiatan pemerintahan. c. Sumber berita pemerintahan: semua peristiwa/kegiatan politik dan pernyataan sumber berita seperti presiden, wakil presiden, menteri, gubernur, walikota, dsb. d. Bentuk tulisan: depth news 7. Berita Kegiatan DPR/DPD/DPRD a. Berita kegiatan DPR/DPD/DPRD meliputi semua peristiwa atau pendapat yang berkaitan dengan kegiatan anggota DPR/DPD/DPRD. b. Kualifikasi reporter berita DPR/DPD/DPRD: harus memahami semua hal yang berkaitan dengan kegiatan anggota DPR/DPD/DPRD. c. Sumber berita kegiatan DPR/DPD/DPRD: semua anggota DPR/DPD/DPRD serta yang terkait dan semua kegiatan di Gedung DPR/DPD/DPRD, maupun di tempat lain. d. Bentuk tulisan: depth news 8. Berita Lingkungan Hidup a. Berita lingkungan hidup meliputi semua peristiwa atau pendapat yang berkaitan dengan pencemaran lingkungan, perusakan lingkungan, dan pelestarian lingkungan. b. Kualifikasi reporter berita lingkungan hidup: harus memahami tentang realitas lingkungan hidup. c. Sumber berita pemerintahan: semua peristiwa/kegiatan yang berkaitan dengan perusakan, pencemaran, atau pelestarian lingkungan hidup. d. Bentuk tulisan: reportase atau depth news *****

MATERI PENULISAN BERITA Pada matakuliah Penulisan Berita diberikan materi dasar tentang bagaimana cara menulis berita yang baik dan benar, khususnya untuk suatkabar. Bentuk beritanya adalah spot news/berita lempang. Materi Penulisan Berita: a. Definisi berita b. Faktor-faktor yang menentukan nilai berita: aktualitas, faktual, proximity, kepentingan pembaca, daya tarik. c. Jenis berita berdasarkan kadar fakta yang dikandungnya: berita mengenai fakta, fakta ditambah penjelasan mengenai fakta, fakta bercampur pendapat wartawan, dan berita bohong. d. Struktur berita: piramida terbalik e. Unsur-unsur berita: judul, dateline, lead, body, inisial reporter f. Bahasa berita g. Pengertian spot news/berita lempang: salah satu bentuk berita yang ditulis reporter berdasarkan fakta yang didapat saat itu saja, tanpa merujuk pada fakta masa lalu dan fakta masa mendatang. h. Berita kriminal: kualifikasi reporter, sumber berita, dan praktik menulis berita kriminal. i. Berita bencana: kualifikasi reporter, sumber berita, dan praktik menulis berita bencana. j. Berita kecelakaan: kualifikasi reporter, sumber berita, dan praktik menulis berita kecelakaan. k. Berita kebakaran: kualifikasi reporter, sumber berita, dan praktik menulis berita kebakaran. *****