of 38/38
1

MANAJEMEN PEMASARAN DI INDONESIA MASA …staff.ui.ac.id/.../users/erlinda.muslim/material/8-sistempemasaran.pdf · MANAJEMEN PEMASARAN DI INDONESIA MASA LAMPAU, KINI DAN MASA MENDATANG

  • View
    223

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of MANAJEMEN PEMASARAN DI INDONESIA MASA...

  • 1

  • 2

    MANAJEMEN PEMASARAN DI INDONESIA MASA LAMPAU, KINI DAN MASA MENDATANG

    LINGKUNGANUSAHA

    PANDANGANAKADEMISI

    PANDANGANEKSEKUTIF/

    PRAKTISI

    - Ancangan PerdaganganDan Tradisional- Keputusan Dari AtasKe Bawah Yang HirarkiBirokratis- Operasi Stabil- Pemikiran OperasionalJangka Pendek- Rutinisasi BerdasarkanOada Padasr Yang Ada- Pemasaran Massa

    -Orientasi Ke Dalam-Produk dan Penjualan-Terpusat Pada SatuProduk-Sasaran Tunggal(Perusahaan, Industri,Nasional)-Proses, Produk, Material-Seluruh Pasar(Undifferentiated)

    Operasional Dengan Penekanan Pada

    Bauran Pemasaran-Bottom-up Dengan

    Gaya Partisipatif-Perancangan Jangka

    Panjang Yang DidukungMIS

    -Unsur KewirausahaanDalam Penciptaan

    Pasar Baru-Perhatian Pada

    Stratejik Pemasaran-Pemasaran Langsung

    Sosial , dan Internasiona

    -Fokus KeluarYang Holistik

    -Fokus Pada ManusiaDalam Organisasi

    Pemasaran-Orientasi pasar dan

    Pelanggan-Multi-Product Dengan

    Network-Pasar Sasaran (Differentiated)-Fokus Dampak

    Sosial dan Global

    -Disiplin Manajemen Pemasaran Penting

    -Eksekutif Pemasaran Yang Canggih Dan

    EntrepreneurialDengan Gaya Partisipatif

    -Penilaian Dan PerencanaanStrategi Pemasaran

    -Komitmen Internasional-Kritis Pada Sukses

    Bisnis MelaluiPemasaran

    -Pemasaran Khusus UntukPasar Nasional dan Global

    -Fokus Holistik-Fokus Stratejik Pelanggan

    Dan Teknologi-Perspektif Global

    -Multi-sentra DenganNetwork

    -Fokus Pada PengembanganManusia dan Dampak sosial

    Manajemen Pemasaran

    UNSUR PENENTU MANAJEMEN PEMASARAN

    Perspektif

    ArahPerkembangan

    MASA LAMPAU KINI MENDATANG

  • 3

    TIGA JENIS PEMASARAN DALAM JASAKotler (1997)

    PERUSAHAAN

    KARYAWAN PELANGGAN

    PEMASARANEKSTERNAL

    PEMASARANINTERNAL

    PEMASARANINTERAKTIF

  • 4

    SEGITIGA JASA (SERVICE TRIANGLE)

    CUSTOMER

    SERVICE STRATEGY

    SYSTEM PEOPLE

    KEEMPAT UNSUR DALAM SEGITIGA JASA ADALAH PELANGGAN (CUSTOMER) yang

    merupakan pusat dari orientasi pelayanan

    MANUSIA (PEOPLE) yang merupakan sumberdayaManusia dari perusahaan jasa

    SISTEM adalah fasilitas atau prosedur yang digunakan

    STRATEGI LAYANAN(SERVICE STRATEGY)Yang menrupakan kebijakan dasar dan tujuan yang ingin dicapai

  • 5

    TARGET MARKET

    Long termProfitFokus

    CUSTOMER ORIENTATION

    COMPETITOR

    ORIENTATIONIN

    TERF

    UNCT

    IONA

    L

    COOR

    DINA

    TION

  • 6

    Marketing Mix Untuk Jasa (7 P)(Booms & Bitner, 1992)

    P(roduct)Jasa dan desain serta produksinya

    P(ricing)Penentuan harga jasa

    P(romoting)Sebagian terjadi pada proses dari jasa dan sebagian melalui personal selling iklan, word of mouth, dst

    P(lace)Distribusi dan tersedianya jasa termasuk penggunaan teknologi informasi

    P(articipants)Karyawan dari penyedia jasa dan pelanggan yang terlibat dalam penyerahan jasa mempengaruhi pembelian sekarang dan kemudian

    P(hysical evidence)Peralatan dan fasilitas internal maupun eksternal

    P(rocess)Prosedur, mekanisme, berbagai kegiatan dan interaksi untuk produksi jasa dan kontak dengan pelanggan

    Untuk pasar yang sangat regulated dan atau tertutup, maka perlu ditambahkan lagi 2 - P yakni :

    P(olitical) Power P(ublic) Opinion Formation

  • 7

    PERLUASAN MARKETING MIX UNTUK JASAGlynn, William J, James G. Barnes (1996)

    CUSTOMERSERVICES

    PRODUCT

    PROCESSES

    PROMOTION

    PLACE

    PRICE

    PEOPLE

  • 8

    HUBUNGAN 6 O DAN 4 P

    PRICE PRODUCT

    PROMOTION PLACE

    Segmen Pasar Yang Dituju

    (Target Market)

    -Occupants- Objects

    - Occasions- Organization- Objectives- Operations

  • 9

    SISTEM PEMASARAN JASA

    7PDesain Inovatif dan ProduksiJasa Berkualitas- Harga Jasa Yang Kompetitif- Promosi- Tersedia dan Dapat Dicapai- Karyawan- Peralatan & Fasilitas (Internal & Eksternal)- Prosedur, Mekanisme, Berbagai Kegiatan- Speed of Response

    Pelanggan Sasaran Sebagai

    Ko-Penyedia

    PelangganLainnya

    PelangganLainnya

    SISTEM PENYEDIA JASA

    SISTEM PENYERAHAN JASA SISTEM FASILITAS PEMASARAN JASA

    - Teknologi

    - Intelijen Pemasaran

    - TQM

    - Administrasi Pemasaran & Keuangan

    - Berbagai Fasilitas Lainnya

  • 10

    Kerangka Operasional Dari Strategi Pemasaran Jasa

    Identifikasi Peluang JasaPenentuan Pasar Sasaran

    Kemampuan Operasi Penyedia Jasa

    Menciptakan Kualitas Jasa

    Positioning Jasa Pengembangan Bauran Pemasaran Jasa

    Implementasi Strategi

    Evaluasi & pengendalian Kinerja

    Diperoleh Melalui Intelejen Pemasaran

    Core Competence : - Keahlian produksi, - Kepiawaian SDM- Integrasi Sistem, - Teknologi Produksi KhususCompetitive Capabilities :- Personalisasi, - Kecepatan pemasaran, - Harga Bersaing, - Kenyamanan- Akses Terhadap saluran Distribusi

    4 Prinsip Kualitas jasa- Reliability : Jasa yang akurat, dan sesuai janji- Surprise : Pelayanan ekstra- Recovery : Memperoleh kembali kepercayaan pelanggan

    jika jasa pernah tidak memuaskan- Fairness : Jasa yang etis

    Persepsi pelanggan terhadap Jasa 7 P

    Melalui struktur, teknologi dan manusia (bersaing memperoleh talenta, pengembangan kepiawaian danpenyedia jasa, teamwork, mengukur kinerja dan ganjaran.

    Menilai hasil yang dicapai(kepemimpinan jasa)

  • 11

    Kecenderungan Faktor-Faktor Kompetitif Untuk Jasa

    Fokus pada pelanggan dan kepuasan pelanggan. Penyediaan dan penyerahan jasa yang unggul secara lebih baik dari pesaing selalu harus dilandasi pada pemahaman kebutuhan pelanggan. Dengan demikian viability secara finansial dapat dipertahankan.

    Jasa dibeli dan dijual berdasarkan nilai, yakni pelanggan menginginkan manfaat yang makin besar dari uang, waktu dan usaha yang dikorbankan

    TQM dan kualitas jasa menjadi faktor kompetitif yang utama

    Jasa menjadi diferensiator utama dalam perusahaan industri

    Sistem pengukuran yang berbeda yang menghubungkan kepuasan pelanggan dengan

    tujuan finansial dan operasi

    Teknologi yang muncul meningkatkan kualitas jasa. Unsur teknologi menurunkan biaya, melipatgandakan produktivitas, memperbaiki penyerahan jasa, jasa menjadi personalized, menciptakan nilai tambah untuk pelanggan, diferensiasi jasa, dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan

    Regionalisasi dan internasionalisasi dari jasa dalam rangka AFTA dan APEC. Pemasaran jasa regional dan global dengan jasa yang baku cenderung menjadi customized karena unsur lokal dari pasar/negara sasaran.

  • 12

    Pengelolaan Sistem Pemasaran Jasa

    S = Situasi sekarang dan masa mendatang mengenai faktor-faktor kompetitif, perilaku faktor-faktor kompetitif, perilaku pelanggan, prasarana usaha jasa, fasilitas jasa, unsur penyedia jasa, dan unsur penyerahan jasa.

    O = Objektif yang ingin dicapai ialah menjadi pemimpin jasa melalui keunggulan jasa dan kualitas jasa yang diukur terutama dari keandalannya

    S = Strategi yang harus dianut untuk mencapai kepemimpinan jasa

  • 13

    MATRIKS PROSES OPERASI JASA

    QUASI MANUFACTURING-Jasa Pos/Pengiriman Barang-Proses Check-Pergudangan Otomatis

    MASS SERVICES-Pendidikan/Sekolah-Live Entertainment-Cafetaria

    PROFESSIONAL SERVICES-Konsultan-Nedical Diagnosis-Kursus/Training

    CUSTOM SHOP SERVICES-Jasa Perjalanan Carter-Jasa Telepon Jarak Jauh-Pengobatan Medis

    Intensif Modal

    Intensif Tenaga Kerja

    Hubungan DenganPelanggan Rendah

    Hubungan DenganPelanggan Tinggi

  • 14

    PENEKANAN STRATEGI PEMASARAN PADA KONDISI KRISIS

    Keahlian khusus atauKekuatan apa saja yang

    Dapat mendukung strategiPerusahaan dan

    Pencapaian sasaran

    Misi Dan Strategi Pemasaran Apa

    Yang Cocok DenganLingkungan Seperti

    Saat Ini ?

    BagaimanakahLingkungan Bisnis(Pemasaran) Pada

    Kondisi Krisis

    MengenalCore

    Competencies

    Merumuskan Kembali Misi

    Pemasaran danStrategi

    Pemasaran yanglainnya

    MengasumsikanLingkungan

    Pemasaran PadaMasa Krisis

    Market Oriented MissionHigh-Value Perception Strategy

    Cost Effectiveness and Cost Efficiency StrategyReputation Management Strategy

  • 15

    KOMPONEN THE THEORY OF THE BUSINESS

    CoreCompetencies

    MissionStatement

    AssumptionsAbout

    Environment

  • 16

    Resources-Based Approach vs Market-Based Approach

    RESOURCESAVAILABLES

    CAPABILITIES

    DISTINCTIVECOMPETITIVE

    COMPETITIVEADVANTAGE

    COMPETITIVESTRATEGY

    RESOURCES-BASEDAPPROACH

    WINNING STRATEGIES

    VALUE CREATION

    MARKETATTRACTIVENESS

    COMPETITIVEPOSITION

    GENERICSTRATEGY

    COMPETITIVEADVANTAGE

    COMPETITIVESTRATEGY

    MARKET-BASED APPROACH

  • 17

    TRANSACTIONAL MARKETING vs ONE-TO-ONE MARKETING

    FAKTOR PEMBANDING

    TRANSACTIONAL MARKETING ONE-TO-ONE MARKETING

    Orientasi Jangka pendek

    Penjualan yang besar atau pencapaian target yang diinginkan

    Jangka panjang

    Kepuasan kedua belah pihakPencapaianLaba Optimal Dicapai dengan penjualan sebesar-

    besarnya

    Kemampulabaan jangka pendek

    Dicapai melalui kepuasan pelanggan dan hubungan yang baik

    Kemampulabaan jangka panjangTerjadinyaHubungan

    Pembeli mendatangi penjual Manajemen pemasaran yang proaktif dan pemeliharaan hubungan secara terus menerus

    Hubungan Intensitas rendah

    Sekedar hubungan transaksi, kalau sudah terjadi berarti hubungan selesai

    Intensitas tinggi

    Mengusahakan hubungan jangka panjang yang saling menguntungkanPenawaran Menawarkan apa yang bias dijual oleh

    organisasi Menawarkan apa yang diinginkan oleh pelanggan

    Pengukuran Prestasi

    Laba dari penjualan yang sebesar-besarnya

    Kepuasan pelanggan dan terjadinya hubungan yang baik dengan pelanggan

    Taktis Pemasaran

    Mengandalkan promosi besar-besaran Mementingkan nilai-nilai pelayanan

    AspekKualitas

    Mementingkan kualitas yang kelihatan (tangible)

    Kualitas dilihat dari semua aspek (product as a bundle of service)

  • 18

    ONE-TO-ONE MARKETING MODEL

    POTENSIALCUSTOMERS

    OUTINCOMING PROCESSING MAINTAINING

    Informasi yang dibutuhkan

    Dimana (WHERE) pelanggan potensial organisasi ?

    Siapa (WHO) sebenarnya pelanggan yang dating ?

    Apa (WHAT) yang sebenarnya diinginkan oleh pelanggan dan kapan (WHERE) diinginkan ?

    Bagaimana (HOW) menjalin hubungan jangka panjang dengan setiap pelanggan?

    Mengapa (WHY) pelanggan keluar dari sistem

    Informasi detail yang dibutuhkan

    Luas segmen pasar

    Pelanggan potensial yang belum dilayani

    Umur, Jenis kelamin

    Kebiasaan

    Status ekonomi & social

    Lokasi

    Waktu

    Selera

    Produk apa yang disukai

    Mengapa mereka memilih produk tertentu

    Waktu tertentu untuk tetap dating

    Periode diskon

    Tanggal-tanggal tertentu

    Keinginan-keinginan pelanggan

    Strategi pesaing

    Pengembangan produk pesaing

    Keputusan yang diambil

    Bagaimana menarik pelanggan potensial

    Apa yang dilakukan untuk setiap pelanggan sehubungan dengan kebutuhan (need) dan keinginan (wants) pelanggan

    Apa bauran pemasaran yang memberikan value yang sesuai ?4 P atau7 P

    Bagaimana mengantisipasi perubahan

    Pengembangan produk

    Menyesuaikan pergeseran persepsi vakue

    R & D

    Bagaimana menarik pelanggan masuk kembali ke sistem

    PERLU PENGINGAT UNTUK SETIAP PELANGGAN SECARA DETAIL

  • 19

    PRINSIP-PRINSIP RELATIONSHIP MARKETINGMcKenna (1991)

    Pemasaran adalah bagaikan perjalankan ke bulan

    Pemasaran berkenaan dengan penciptaan pasar (market creation) bukan market sharing

    Pemasaran adalah masalah proses, bukan taktik-taktik promotional

    Pemasaran adalah kualitatif, bukan kuantitatif

    Pemasaran adalah tugas atau pekerjaan setiap orang

  • 20

    MANFAAT DARI RELATIONSHIP MARKETING

    Adanya penerimaan dan profit margin dari penjualan di masa depan dari konsumen yang loyal.

    Adanya peluang untuk penjualan produk-produk lain kepada pelanggan yang sama. Ini mencerminkan konsep brand equity

    Ada berita dari mulut ke mulut (word-of-mouth) yang positif dari pelanggan yang terpuaskan.

    Pendekatan ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan produk

    Hubungan baik jangka panjang

    Jalinan kerjasama jangka panjang

    Pendekatan ini berpotensi untuk mengembangkan pelanggan

  • 21

    LANGKAH-LANGKAH DALAM RELATIONSHIP MARKETING

    Mengidentifikasi Pelanggan Utama

    Mengoleksi dan Menggunakan Informasi Pelanggan

    Mengukur Nilai Relasi Dan Program Relationship Marketing

    Memanajemeni dan Memotivasi Organisasi

    Marketing Sebagai Himpunan Pikiran Terhadap Fungsi

    Meningkatkan dan Memantapkan

  • 22

    ORIENTASI RELATIONSHIP MARKETING MENYATUKAN : QUALITY, CUSTOMER SERVICE

    dan MARKETING

    RELATIONSHIP MARKETING

    Customer Service

    Quality

    Marketing

  • 23

    Transaction Marketing vs Relationship Marketing

    Transaction Marketing Relationship Marketing

    Focus Transaksi tunggal Mampertahankan konsumen

    Orientasi Product feature Product benefits

    Waktu Jangka pendek Jangka panjang

    Customer service Minim Sangat tinggi

    Komitmen Komitmen terbatas Komintmen tinggiterhadap konsumen terhadap komsumen

    Interaktif Biasa Sangat tinggi

    Kualitas Kualitas terutama Kualitas totaluntuk produksi untuk semua aspek

  • 24

    RANGKAIAN PENJUALAN UMUM RANGKAIAN PENJUALAN YANG

    TEPAT

    PEMBUKAAN

    DIALOG

    PENUTUP

    PENUTUP

    DIALOG ATAUTANYA JAWAB

    PEMBICARAAN PENDAHULUANKUPASAN URAIAN PERHITUNGANDAN PENENTUAN TUJUAN

    PERKENALAN ATAU PEMBUKAAN

    TENTUKAN TUJUAN DAN ATURSIASAT PENJUALAN SEBELUMPEMBICARAAN YANG AKTUALPERISTIWA TERBESAR DALAM PENJUALAN

  • 25

    ANALISIS SITUASI PASAR Analisis situasi pasar merupakan analisis pemasaran yang meliputi beberapa

    tahapan, dimana tahapan tersebut sangat bergantung kepada variabel dan faktor yang secara dominan mempengaruhi proses pemasaran. Adapun tahapan dalam

    analisis pemasaran sebagai berikut

    1. Analisis lingkungan

    2. Analisis perilaku konsumen

    3. Analisis segmentasi

    4. Analisis target pasar

    5. Analisis penempatan produk

    6. Analisis strategi

    7. Analisis taktik

    8. Analisis organisasi

    9. Analisis pelaksanaan

    10. Analisis pengendalian

    KESEPULUH LANGKAH ANALISIS PEMASARAN ADALAH MERUPAKANSISTEM PEMASARAN

    YANG UTUH DANHARUS DIPAHAMI OLEH

    SEORANG PEMASAR

  • 26

    ANALISIS PERSAINGAN PASAR

    Manajemen perlu menganalisis persaingan pasar yang harus dipantau dan dipahami jika usaha ingin mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

    Setiap usaha harus dievaluasi kekuatan dan kelemahannya secara periodik.

    Analisis ini memberikan kesimpulan bahwa meskipun suatu usaha memilikikekuatan yang tinggi pada faktor tertentu, kekuatan ini tidak langsung merupakan keunggulan bersaing.

    Pertama, barangkali kompetensi itu tidak begitu penting bagi para pelanggan di pasar

    Kedua, meskipun kompetensi diperlukan, mungkin saja para pesaing lain

    memiliki kekuatan sederajat. Oleh karena itu, yang paling penting bagi suatu usaha adalah memiliki kekuatan

    yang relatif lebih besar dibandingkan dengan para pesaingnya. Dalam menganalisis pola kekuatan dan kelemahan, unit usaha tidak harus

    mengoreksi semua kelemahannya atau memanfaatkan semua kekuatannya.

    Pertanyaan yang penting adalah apakah bisnis itu harus membatasi diri terhadap peluang yang ada, yang bisa diraih dengan kekuatan yang dimiliki, atau harus mempertimbangkan peluang yang lebih baik untuk diraih dengan memanfaatkan atau mengembangkan kekuatan-kekuatan tertentu

  • 27

    PERANCANGAN STRATEGI PEMASARAN

    Merupakan suatu rencana keseluruhan dengan apa sesuatu organisasi bertujuan mencapai tujuannya dalam bidang pemasaran.

    Strategi pemasaran dilakukan untuk membuat 3 macam keputusan, yaitu :

    Konsumem manakah yang akan dituju ? Kepuasan seperti apakah yang diinginkan oleh konsumen tersebut ? Marketing mix seperti apakah yang dipakai untuk memberikan

    kepuasan kepada konsumen tersebut ?

    Ketiga elemen ini sangat menentukan arah dari strategi pemasaran perusahaan.

    Strategi tersebut merupakan rencana jangka panjang yang digunakan sebagai pedoman bagi kegiatan pemasaran.

  • 28

    ELEMEN-ELEMEN STRATEGI PEMASARAN

    Faktor Lingkungan

    Organisasi

    Riset Pemasaran Pasar

    Memilih Konsumen Yang Dituju

    Mengidentifikasi Keinginan Konsumen

    Menentukan Marketing Mixnya

    Produk

    Distribusi

    Harga

    Promosi

    FAKTOR-FAKTOR PERTIMBANGAN DALAM MEMILIH MENETAPKAN STRATEGI PEMASARAN

    Sumber daya perusahaan Homogenitas produk Tahapan produk dalam daur hidup Homogenitas pasarStrategi pemasaran yang dilakukan pesaing

  • 29

    COMPETITIVE INTELLIGENCE PROGRAM (CIP)

    CIP adalah proses secara terus menerus, sistematis untuk mengumpulkan dan menganalisis kecenderungan-kecenderungan bisnis (trend politik, ekonomi, teknologi) untuk mewujudkan tujuan perusahaan.

    Secara khusus proses terus menerus mulai dari perencanaan dan pengarahan, pengumpulan informasi tentang aktivitas pesaing dan kecenderungan bisnis umum, evaluasi dan analisis (pengubahan informasi menjadi intelejen) dan penyajian hasil analisis.

    Dasar dari CIP adalah mengetahui perbedaan informasi dan intelejen.

    Informasi adalah berdasarkan fakta yang berupa angka, statistik, data-data tentang orang dan perusahaan.

    Intelejen adalah mengumpulkan informasi yang telah disaring, dievaluasi dan dianalisis.

  • 30

    PERKEMBANGAN CIP

    PEMESINANTh. 1940-an

    MODAL & BURUH

    Th.1950-an s/d

    Th. 1960-an

    INFORMASITh. 1980-an

    INTELEJENTh. 1990-an

    Teknologi Penanaman Informasi CIP

  • 31

    LATAR BELAKANG DIBUTUHKANNYA CIP

    1. Laju bisnis bertambah cepat

    2. Terlalu banyak informasi

    3. Persaingan global

    4. Persaingan yang telah ada menjadi lebih agresif

    5. Perubahan politik yang cepat dan kuat mempengaruhi perusahaan

    6. Perubahan teknologi yang cepat

  • 32

    KEGUNAAN/MANFAAT CIP

    1. Mengantisipasi perubahan di pasar2. Mengantisipasi kegiatan para pesaing3. Menemukan pesaing yang baru dan potensial4. Menambah jumlah dan mutu sasaran akuisi5. Mempelajari tentang teknologi, produk dan proses

    baru yang mempengaruhi bisnis perusahaan6. Mempelajari perubahan politik, legislatif atau

    peraturan yang dapat mempengaruhi bisnis perusahaan

    7. Memasuki bisnis baru8. Melihat praktek bisnis perusahaan sendiri dengan

    pikiran yang terbuka9. Membantu menerapkan sarana manajemen yang

    mutakhir10.Membantu proses Benchmarking

  • 33

    METODOLOGI / SIKLUS CIP

    1. Perencanaan dan pengarahan2. Pengumpulan3. Evaluasi dan analisis4. Penyebaran/Penyajian

    PENYEBARAN

    PERENCANAAN& PENGARAHAN

    EVALUASI DAN ANALISIS

    PENGUMPULAN

  • 34

    PERENCANAAN DAN PENGARAHAN Pengertian yang jelas tentang kebutuhan pemakai, yaitu

    menentukan untuk apa CIP dipakai, mengapa CIP dibutuhkan, siapa yang memerlukan

    Meninjau ulang (audit) kegiatan perusahaan untuk mencari informasi yang telah ada diperusahaan

    Menetapkan rencana pengumpulan dan analisis, meliputi :

    - Merencanakan waktu- Menentukan jenis persaingan : persaingan dalam produk,

    persaingan dalam bidang keuangan, persaingan dalam teknologi, persaingan dalam organisasi, persaingan dalam

    aliansi strategis dengan perusahaan lain, persaingan dalam pembuatan di pabrik, persaingan dalam poemasaran,

    persaingan dalam reputasi.- Menentukan jenis sumber informasi : berdasarkan sumber,

    berdasarkan bidang, berdasarkan sifat- Menentukan jenis analisis yang akan digunakan

  • 35

    PENGUMPULAN INFORMASI

    Langkah ini merupakan kegiatan pengumpulan informasi mentah yang akan diolah menjadi intelejen yang dapat digunakan oleh manajemen

    Informasi diperoleh dari sumber informasi yang dapat digunakan oleh perusahaan.

    Informasi yang telah dikumpulkan diorganisasi, artinya informasi tsb harus dapat diakses oleh setiap orang dalam perusahaan utnuk digunakan dalam sebagai perencanaan taktis, membuat keputusan sederhana atau hanya sekedar mempelajari informasi tsb.

  • 36

    EVALUASI DAN ANALISIS

    Setelah data-data/informasi dikumpulkan melalui sumber informasi langkah selanjutnya adalah melakukan evaluasi terhadap informasi tsb. Artinya melakukan validitas dan reliabilitas informasi.

    Validitas (kesahihan) adalah keakuratan dan kelengkapan informasi

    Reliabilitas (keandalan) adalah kepercayaan sumber-sumber informasi atas dasar performansi tsb.

    Analisis yang digunakan tergantung kepada masalah yang akan diselesaikan dan kemampuan perusahaan seperti : SWOT, QFD, Optimasi, dll

    Dari hasil analisis tsb, akan diperoleh suatu temuan, pengetahuan (intelejen) yang merupakan suatu keputusan strategis perusahaan dalam menghadapi kegiatan pesaing

  • 37

    PENYEBARLUASAN/PENYAJIAN HASIL ANALISIS (INTELEJEN)

    Langkah terakhir yaitu pelaporan jawaban atas pertanyaan/kebutuhan eksekutif seperti :- Apa yang akan dilakukan oleh pesaing- Bagaimana pesaing B menanggapi kenaikan harga kami- Kapan pesaing C akan meluncurkan produk baru

    Dalam melakukan penyajian harus memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut :- Responsif terhadap kebutuhan pimpinan- Terfokus (tidak umum)- Tepat waktu- Tingkat kepercayaan tinggi- Bentuk penyajian terbaik

  • 38

    This is the end of the PRESENTATIONThis is the end of the PRESENTATION

    Slide 1Slide 2Slide 3Slide 4Slide 5Slide 6Slide 7Slide 8SISTEM PEMASARAN JASAKerangka Operasional Dari Strategi Pemasaran JasaKecenderungan Faktor-Faktor Kompetitif Untuk Jasa Pengelolaan Sistem Pemasaran Jasa Slide 13Slide 14Slide 15Slide 16Slide 17Slide 18Slide 19Slide 20Slide 21Slide 22Slide 23Slide 24Slide 25Slide 26Slide 27Slide 28Slide 29Slide 30Slide 31Slide 32Slide 33Slide 34Slide 35Slide 36Slide 37Slide 38