Makalah PKN

  • View
    914

  • Download
    17

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Makalah PKN PRESTASI DIRI SMP

Text of Makalah PKN

PRESTASI DIRI

Kelompok 4Adhika setya p / 1Phyrigian Raka A /3AMC Widhiasta B /5Salma L / 18Selma MH / 20Yutta N Putri /26

Pendahuluan

Prestasi, merupakan suatu hal yang harus kita peroleh, selain karena itu suatu hal yang bisa membanggakan, juga merupakan suatu penanda, sudah seberapa jauh kesuksesan kita di kehidupan ini, dan mampu mengharumkan nama kita, keluarga, daerah asal, hingga bangsa Indonesia. Makalah ini disusun untuk menjelaskan hal-hal mengenai prestasi, dan memotovasi kita untuk lebih berprestasi.

TTD Tim Penyusun

DAFTAR ISI

1. DAFTAR ISI3

2. PRESTASI DIRI BAGI KEUNGGULAN BANGSA43. HUBUNGAN POTENSI DIRI DAN PRESTASI DIRI UNTUK BERPRESTASI SESUAI KEMAMPUAN7

4. PERAN SERTA DALAM BERBAGAI AKTIVITAS UNTUK MEWUJUDKAN PRESTASI DIRI SESUAI KEMAMPUAN DEMI KEUNGGULAN BANGSA.10

5. POTENSI DIRI16

6. PENGERTIAN PRESTASI DIRI21

7. PENGERTIAN POTENSI DIRI22

8. MACAM-MACAM KECERDASAN23

9. KESIMPULAN26

PRESTASI DIRIPrestasi Diri bagi Keunggulan Bangsa

Semenjak merdekanya negara Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa kita telah memiliki prestasi yang tidak sedikit. Prestasi diri adalah suatu kebanggaan yang telah dimiliki/dicapai oleh suatu bangsa. Prestasi diri dapat diraih oleh individu, kelompok, atau bahkan bangsa. Seperti pada tahun 2007 kemarin, Indonesia menduduki peringkat 107 dunia di Human Development Index, itu menunjukan bahwa bangsa Indonesia telah meningkatkan prestasi dalam menangani masalah korupsi.

Foto: Presiden sedang melantik lulusan taruna

Semua orang apapun profesinya pastilah ingin memperoleh prestasi. Karena dengan berprestasi, seseorang dapat menilai apakah dia telah berhasil mencapai tujuan hidupnya, atau untuk membawa nama baik bangsa dan negara. Pengertian prestasi adalah hasil yang telah dicapai, dilakukan, diperoleh, atau dikerjakan. Prestasi tiap orang pasti tidak akan sama, ada berbagai macam prestasi yang bias diperoleh seperti: Melukis Olahraga/atletik Bermain musik Berhitung cepat Berpuisi Menulis buku Pemimpin Politikus Menyesuaikan diri Tampil menawan Menjadi ilmuwan Dan berbagai macam lainnyaManakah yang paling bagus prestasinya? Tidak mungkin terjawab, karena masing-masing peristiwa menampilkan tokoh yang memiliki kecerdasan dalam bentuk yang berbeda-beda. Prestasi antara orang satu dengan lainnya tentu tidak akan sama, dan seseorang tidak akan mungkin menjadi orang yang sama persis dengan orang yang dikagumi prestasinya. Mengapa demikian ?

Pada hakikatnya manusia adalah individu ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki potensi diri yang berbeda satu dengan yang lainnya, sehingga prestasi diri setiap orang tentu tidak akan sama. Itu sebabnya para ahli berpendapat bahwa setiap siswa adalah individu yang unik (berbeda satu dengan lainnya).

Sebagai Warga Negara Indonesia yang baik maka setiap orang berusaha berprestasi demi keunggulan bangsa Indonesia tercinta. Tentu sangat membanggakan jika kita dapat berprestasi seperti orang-orang berprestasi yang telah melakukannya, antara lain Taufik Hidayat, Susi Susanti, Ikhsan Juara Indonesia Idol 2006, Usman Hasan Saputra, Hermawan Kertajaya, atau Ir Ciputra, serta masih banyak lagi yang dapat dilihat dan disaksikan sendiri. Semuanya berprestasi sesuai bidangnya masing-masing. Ada yang olah raga, seni, budaya, maupun ilmu pengetahuan serta enterpreneur (wiraswasta). Mengapa mereka dapat berprestasi di bidangnya, dan mengapa kita tidak atau belum mampu berprestasi seperti mereka?

Tetapi apakah yang dimaksud dengan prestasi itu?

Menurut Kamus Bahasa Indonesia "Prestasi" dalah hasil yang telah dicapai dari yang telah dilakukan, dikerjakan dan sebagainya. Menurut Lefton, prestasi (achievement) adalah kesuksesan setelah di dahului oleh suatu usaha. Jadi prestasi yaitu dorongan untuk mengatasi kendala, melaksanakan kekuasaan, berjuang untuk melakukan sesuatu yang sulit sebaik dan secepat mungkin.

Menurut Lefton, prestasi (achievement) adalah kesuksesan setelah di dahului oleh suatu usaha. Jadi prestasi yaitu dorongan untuk mengatasi kendala, melaksanakan kekuasaan, berjuang untuk melakukan sesuatu yang sulit sebaik dan secepat mungkin.

Orang yang berprestasi adalah orang yang dianggap sukses dalam bidang tertentu, karena pada kenyataannya ia memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Menurut Robert Power, diri kita adalah people who make thing happening (pelaku yang mampu mewujudkan sesuatu).

Ukuran untuk mengetahui kesuksesan ada dua ukuran, yaitu :1. Ukuran hasil, Orang disebut sukses bila ia memiliki kekayaan, kekuasaan, ketenaran, kebahagiaan dan ketenaran2. Ukuran proses, Kesuksesan adalah mengetahui tujuan dalam hidup, berkembang untuk mencapai kekuatan dan menyebarkan hal-hal yang menguntungkan bagi orang lain.

Beberapa hal yang memungkinkan seseorang dapat meraih prestasi yaitu kemampuan berfikir, perilaku positif dan sikap yang positif (disiplin).

Adapun prinsip-prinsip yang harus dikembangkan untuk menjadi orang yang berprestasi yaitu :1. Tidak takut kalah atau gagal2. Berjuang tiada henti3. Menghargai prestasi orang lain4. Tidak merasa puas dengan prestasi sekarang

Menurut A.A. Qowiy memberikan kiat-kiat bagaimana menghadapi kesulitan hidup dalam rangka meraih prestasi melalui sepuluh sikap positif, yaitu :

a. Tegar dalam menghadapi kesulitan yang datangb. Mengambil hikmah dari kesulitan yang dihadapic. Gigih dalam mencari ilmud. Berani mengambil resikoe. Tenang dalam bertindakf. Membiasakan diri untuk senantiasa bekerja kerasg. Menikmati indahnya kesulitan yang menghadangh. Menjalin kerjasama yang saling menguntungkani. Mengembangkan sikap tawakkal

Menurut Abdullah Gymnastiar ada lima hal yang memacu seseorang menjadi pribadi prestatif, yaitu :1. Percepatan diri.2. Sistem yang kondusif.3. Berdaya saing positif.4. Mampu bersinergi.5. Manajemen kalbu (hati)HUBUNGAN POTENSI DIRI DAN PRESTASI DIRI UNTUK BERPRESTASI SESUAI KEMAMPUAN Salah satu aturan main dalam permainan hidup (thegame of life) Kenyataan ini menunjukkan bahwa semua orang memiliki keinginan umum yang sama: ingin menang, ingin kaya, ingin dihormati, atau ingin bahagia sejahtera tetapi tidak diberi alat (personal strength/weakness) yang sama dalam hal kadar dan jenis, yang mana kemudian Kesamaan dalam perbedaan inilah bagian yang memicu hukum kompetisiSecara harfiah, kompetisi (to compete) adalah ikut andil dalam sebuah permainan (game/ exam). Kompetisi berasal dari bahasa Latin (To competere) yang kalau di-inggris-kan menjadi To seek together(mencari bersama), To agree(menyetujui) atau To coincide(menyepakati). Kalau dikembalikan kepada gramatika bahasa, kompetisi adalah kata kerjaIntransitiveyang berarti tidak membutuhkan objek sebagai korban atau sasaran, kecuali ditambah dengan pasangan kata lain sepertiAgainst(melawan),Over(atas), atauWith(dengan), yang mana tambahan itu adalah pilihan hidup dan bisa disesuaikan dengan kepentingan dan keadaan tertentu.Akan tetapi tidak semuanya dapat mencapai apa yangdiinginkannya. Mengapa demikian? Hal ini karena masing-masing individu memilikipotensi diri yang berbeda dengan lainnya. Setiap individu mempunyai potensi dirinya masing masing yang berbeda. Ada kekuatan tetapi juga ada kelemahan. Manusia sebagai mahluk berpotensi yang selalu bertumbuh menuju aktualisasidirinya, harus mampu mengenali ke dua sisi tersebutdengan baik. Aktualisasi diriadalahkebutuhan naluriahpadamanusiauntuk melakukan yang terbaik dari yang dia bisa. Tahap aktualisasi diri merupakan proses realisasi potensi diri setelah kita mampu melakukan tindakan-tindakan cepat, berani ambil risiko, dan mampu mengambil pelajaran atas keberhasilan dan kegagalan kita. Dalam proses perwujudan inilah kita dituntut untuk melakukan segala sesuatunya secara profesional, efektif, dan efisien. Sebab, ini sangat berkaitan dengan peluang atau kesempatan yang kita peroleh. Berikutnya, pengembangan diri tidak bisa terlepas dari kekuatan ketahanan mental.Cara lain yang penting untuk menempa ketahanan mental kita adalah dengan selalu berdoa, selalu mengucap syukur, dan bermeditasi. Kesuksesan harus dicapai, diwujudkan, dan diterima dengan doa, rasa syukur, dan pendalaman batin melalui meditasi. Ini merupakan penyeimbang antara tarikan-tarikan energi fisik-material dengan energi mental-spiritual. Ketiganya menjadi sebuah mekanisme pembaharuan diri terus-menerus menuju kepada kedalaman atau kesejatian diri kita.Potensi merupakan suatu daya yang dimiliki oleh manusia, tetapi daya tersebut masih terpendam dalam diri yang bersangkutan. Potensi itu meliputi: potensi jasmani (fisik), ruhani (spiritual), dan akal (mind). Ketiga potensi ini akan memberikan kemampuan kepada manusia untuk menentukan dan memilih jalan hidupnya sendiri. Potensi dirimerupakan kemampuan, kekuatan, baik yang belum terwujud maupun yang telah terwujud, yang dimiliki seseorang, tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal. Potensi diri ada yang positif dan ada yang negative:

1. Memiliki idealismSebagai generasi muda kita harus memiliki ide yang kita yakini kebenarannya dengan didukung fakta dan berusaha untuk mewujudkannya dalam tujuan hidup kita.2. Dinamis dan kreatif Sifat dinamis dan kreatif dalam arti selalu berkembang mengikuti perkembangan jaman tanpa berhenti untuk berkreasi dalam mencapai tujuan tanpa mengabaikan norma-norma yang ada dalam kehidupan sehari-hari, baik norma agama, norma hukum, norma kesusilaan dan norma kesopanan.3. Keberanian mengambil resiko Setiap tindakan yang dilakukan bukan tanpa resiko, karena jika ada sebab pasti akan ada akibat. Untuk itu sebelum bertindak harus selalu mempertimbangkan masak-masak resiko yang akan timbul dan berusaha menghadapi serta mengatasinya dengan baik.4. Optimis dan kegairahan semangatManusia yang hidup di era globalisasi sekarang ini tidak boleh pesi