Makalah Pasar Uang, Pasar Modal, Dan Valas

  • View
    4.116

  • Download
    117

Embed Size (px)

Text of Makalah Pasar Uang, Pasar Modal, Dan Valas

MAKALAH PASAR UANG, PASAR MODAL DAN PASAR VALUTA ASINGDiselesaikan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah : Bank dan Lembaga Keuangan Non-Bank yang diberikan oleh Bpk. Drs. H. Hari Mulyadi, M.Si

Dikerjakan oleh : Renny Friska (1002115) Elsa Tiara (1006674)

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2012

BAB I PENDAHULUAN

Berbicara tentang Pasar, apalagi Pasar Uang, Pasar Modal dan Pasar Valas pastinya tidak bisa dilepaskan dari transaksi atau yang lebih umumnya kita kenal dengan jual beli. Pada jaman dahulu, jual beli dilakukan dengan sistem barter. Barter adalah perdagangan yang dilakukan dengan cara tukar menukar barang, setelah barter orang mulai menggunakan alat pembayaran yang disepakati. Sebelum menggunakan uang, orang menggunakan barang yang tertentu sebagai alat pembayaran, misalnya kulit kerang, mutiara, batu permata, tembaga, emas, perak , manik-manik, dan gigi binatang. Pada zaman modern sekarang ini, uang digunakan sebagai alat pembayaran. Dengan menggunakan uang, manusia berusaha memenuhi kebutuhannya dan mayoritas penduduk di dunia pasti mengetahui uang karna sudah menjadi kebutuhan yang sangat fundamental. Selain mengetahui tentang jual beli memakai uang, tempat untuk bertransaksi atau pasar yang akan banyak kita bahas, pasar disini bukanlah pasar tradisional yang sudah tentu kita pahami, akan tetapi pasar uang, pasar modal dan pasar valas yang harus kita ketahui hukumnya, karena beriringan dengan perkembangan zaman maka pasarpun semakin berkembang dengan adanya pasar uang, pasar modal dan valas. Tahukah kalian apa yang dimaksud dengan pasar uang? Dan produk apa saja sih yang diperjualbelikan di pasar uang tersebut? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut kami berusaha menyajikan makalah ini sebagai bentuk pemenuhan bahan pembelajaran dan diskusi bagi pembaca. TUJUAN 1. Supaya apa yang kami tulis dapat berguna untuk menambah pengetahuan mahasiswa atau pihak manapun yang ingin mengetahui tentang pasar uang, pasar modal, dan pasar valuta asing. 2. Pembaca diharapkan dapat mengenal lebih dalam mengenai berbagai hal tentang pasar uang, pasar modal dan pasar valuta asing. 3. Pembaca dapat mengambil manfaat berupa penambahan wawasan dan dapat mengembangkan ke dalam diskusi mengenai pasar uang, pasar modal, dan pasar valuta asing. 4. Untuk melengkapi tugas mata kuliah Bank dan Lembaga Keuangan Non-bank.

BAB II PEMBAHASAN

1. PASAR UANG A. Pengertian Pasar Uang Pasar uang (money market) adalah keseluruhan permintaan dan penawaran dana-dana atau surat-surat berharga yang mempunyai jangka waktu satu tahun atau kurang dari satu tahun dan dapat disalurkan melalui lembaga-lembaga perbankan.Pasar uang sering juga disebut pasar kredit jangka pendek. Pasar uang juga bisa diartikan sebagai suatu tempat pertemuan abstrak dimana para pemilik dana jangka pendek dapat menawarkan kepada calon pemakai yang membutuhkannya, baik secara langsung maupun melalui perantara. Sedangkan yang dimaksud dengan dana jangka pendek adalah dana-dana yang dihimpun dari perusahaan maupun perorangan dengan batasan waktu dari satu hari sampai satu tahun, yang dapat diperjual-belikan didalam pasar uang.

B. Ciri-ciri Pasar Uang 1) Menekankan pada pemenuhan dana jangka pendek. 2) Mekanisme pasar uang ditekankan untuk mempertemukan pihak yang mempunyai kelebihan dana dan yang membutuhkan dana. 3) Tidak terikat pada tempat tertentu seperti halnya pasar modal.

C. Fungsi Pasar Uang Pasar uang memiliki fungsi sebagai berikut: a. Mempermudah masyarakat memperoleh dana-dana jangka pendek untuk membiayai modal kerja atau keperluan jangka pendek lainnya; b. Memberikan kesempatan masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan dengan membeli Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU); c. Menunjang program pemerataan pendapatan bagi masyarakat. d. Sebagai perantara dalam perdagangan surat-surat berharga berjangka pendek. e. Sebagai penghimpun danas berupa surat-surat berharga jangka pendek. f. Sebagai sumber pembiayaan bagi perusahan untuk melakukan investasi. g. Sebagai perantara bagi investor luar negeri dalam menyalurkan kredit jangka pendek kepada perusahaan di indonesia.

D. Tujuan Pasar Uang Dari pihak yang membutuhkan dana1. Untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek 2. Untuk likuiditas. 3. Untuk memenuhi kebutuhan modal kerja. 4. Sedang mengalami kalah kliring. memenuhi kebutuhan

Dari pihak yang menanamkan dana1. Untuk memperoleh penghasilan dengan tingkat suku bunga tertentu.

2. Membantu pihak-pihak yang mengalami kesulitan keuangan. 3. Spekulasi.

E. Peserta Pasar Uang 1. Bank-bank 2. Yayasan 3. Dana pensiun 4. Perusahaan auransi 5. Perusahaan-perusahaan besar 6. Lembaga pemerintah 7. Lembaga keuangan lain 8. Individu masyarakat

F. Instrumen Pasar Uang Instrumen atau surat-surat berharga yang diperjualbelikan dalam pasar uang jenisnya cukup bervariasi termasuk surat-surat berharga yang diterbitkan oleh badan-badan usaha swasta dan negara serta lembaga-lembaga pemerintah. Instrumen pasar uang antara lain: 1. Sertfikat Bank Indonesia (SBI) Instrumen utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau bank sentral atas unjuk dengan jumlah tertentu yang akan dibayarkan kepada pemegang pada tanggal yang telah ditetapkan. Instrumen ini berjangka waktu jaruh tempo satu tahun atau kurang. 2. Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) Surat - surat berharga berjangka pendek yang dapat diperjualbelikan secara diskonto dengan Bank Indonesia atau lembaga diskonto yang ditunjuk oleh BI.

3. Sertifikat Deposito Instrumen keuangan yang diterbitkan oleh suatu bank atas unjuk dan dinyatakan dalam suatu jumlah, jangka waktu dan tingkat bunga tertentu. Sertifikat Deposito adalah deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat diperdagangkan. Ciri pokok yang membedakaimya dengan deposito berjangka terletak pada sifat yang dapat dipindahtangankan atau diperjualbelikan sebelum jangka waktu jatuli temponya melalui lembaga - lembaga keuangan lainnya. 4. Commercial Paper Promes yang tidak disertai dengan jaminan yang diterbitkan oleh perusahaan untuk memperoleh dana jangka pendek dan dijual kepada investor dalam pasar uang. 5. Call Money Kegiatan pinjam meminjam dana antara satu bank dengan bank lainnya untuk jangka waktu pendek. 6. Repurchase Agreement Transaksi jual beli surat-surat berharga disertai dengan perjanjian bahwa penjual akan membeli kcmbali surat-surat berharga yang dijual tersebut pada tanggal dan dengan harga yang telah ditetapkan lebih dahulu 7. Banker's Acceptence Suatu instrumen pasar uang yang digunakan untuk memberikan kredit pada eksportir atau importir untuk membayar sejumlah barang atau untuk membeli valuta asing. 8. Treasury Bills Treasury Bills adalah surat utang yang diterbitkan oleh negara dengan jangka waktu 90 hari - 1 tahun. 9. Promissory Notes Promissory Notes adalah surat sanggup bayar yang membuktikan adanya utang piutang jangka pendek antara kreditur dan debitur.

G. Indikator Pasar Uang Indikator pasar uaing sangat diperlukan untuk mengukur atau paling tidak mengamati perkembangan pasar uang, Indikator pasar uang meliputi: 1. Suku Bunga Antar Bank (Rp)

Tingkat bunga yang dikenakan oleh bank terhadap bank lain dalam hal pinjam meminjam danadalam bentuk rupiah.

2.

Volume transaksi Pasar Uang Antar Bank (Rp)

Jumlah transaksi antar bank dalam hal pinjam meminjam dalam bentuk rupiah. 3. Suku bunga Pasar Uang Antar Bank (US$)

Tingkat bunga yang dikenakan oleh bank terhadap bank lain dalam hal pinjam meminjam danadalam bentuk US $. 4. Volume transaksi Pasar Uang Antar Bank (US$)

Jumlah transaksi antar bank dalam hal pinjam meminjam dalam bentuk US $. 5. J1BOR (Jakarta Interbank Offered)

Suku bunga yang ditawarkan untuk transaksi pinjam meminjam antar bank. 6. Suku bunga deposito Rupiah (%/Th)

Tingkat bunga yang diberikan para deposan yang mendepositokan uangnya dalam bentuk Rupiah. 7. Suku bunga deposito US$ (%/Th)

Tingkat bunga yang diberikan para deposan yang mendepositokan uangnya dalam bentuk US $. 8. Nilai Tukar Rupiah (Kurs)

Harga suatu mata uang terhadap mata uang lainnya atau nilai dari suatu mata uang terhadap mata uang lainnya 9. Suku bunga kredit

Tingkat bunga kredit yang dikenakan bank atau lembaga keuangan lainnya kepada para kreditor 10. Inflasi

Kenaikan tingkat harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus suatu waktu tertentu. 11. Indeks Harga Konsumen (IHK)

Angka indeks yang menunjukkan tingkat harga barang dan jasa yang harus dibeli konsumen dalam suatu periode tertentu. 12. Sertifikat Bank Indonesi (SBI)

Instrumen investasijangka pendek yang bebas resiko.

H. Jenis-jenis Pasar Keuangan Pasar keuangan dapat dibagi kedalam beberapa sub jenis seperti : Pasar modal yang terdiri dari pasar primer dan pasar sekunder yang terbagi lagi menjadi :

Pasar saham, yang merupakan sarana pembiayaan melalui penerbitan saham, dan merupakan sarana perdagangan saham. Pasar obligasi, yang merupakan sarana pembiayaan melalui penerbitan obligasi dan merupakan sarana perdagangan obligasi. Pasar komoditi, yang memfasilitasi perdagangan komoditi. Pasar keuangan, yang merupakan sarana pembiayaan utang jangka pendek dan investasi. Pasar derivatif, yang merupakan sarana yang menyediakan instrumen untuk mengelola risiko keuangan. Pasar berjangka, yang merupakan sarana yang menyediakan stadarisasi kontrak berjangka bagi perdagangan suatu produk pada suatu tanggal dimasa mendatang. Pasar asuransi, yang memfasilitasi redistribusi dari berbagai risiko. pasar valuta asing, yang memfasilitasi perdagangan valuta asing.

I.

Kelebihan dan Kelemahan Pasar Uang Kelebihan Pasar Uang 1. Sarana untuk mencari pinjaman dana jangka pendek bagi perusahaan yang mengalami kesulitan likuiditas. 2. Sarana untuk menempatkan kelebihan dan