Makalah Kimia Pangan Kelompok 2 ( BTP)

  • View
    50

  • Download
    5

Embed Size (px)

DESCRIPTION

teknologi hasil pertanian

Text of Makalah Kimia Pangan Kelompok 2 ( BTP)

  • i

    MAKALAH

    KIMIA PANGAN

    BAHAN TAMBAHAN PANGAN (FOOD ADDITIVES)

    Disusun oleh

    Uswatun Hasanah (13031011)

    Ika Nugraheni (13031013)

    Indah Puspita Dewi (13031016)

    PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN

    FAKULTAS AGROINDUSTRI

    UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA

    2014

  • ii

    KATA PENGANTAR

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-

    Nya sehingga makalah Bahan Tambahan Pangan ini dapat diselesaikan dengan

    baik untuk melengkapi tugas Kimia Pangan.

    Pangan pada hakikatnya merupakan kebutuhan dasar yang penting untuk

    kehidupan manusia dan yang paling hakiki untuk mempertahankan hidupnnya.

    Pada umumnya dalam pengolahan pangan diberikan beberapa perlakuan dengan

    berbagai cara antara lain dengan penambahan bahan tambahan dengan tujuan

    untuk memperpanjang umur simpan, memperbaiki tekstur, kelezatan atau

    kenampakan. Kesalahan teknologi dan penggunaan bahan tambahan yang

    diterapkan, baik sengaja maupun tidak disengaja dapat menyebabkan gangguan

    pada kesehatan atau keamanan konsumen

    Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh

    dari kesempurnaan. Untuk itu penulis menerima masukan berupa kritik dan saran

    yang bersifat membangun dari pembaca supaya dapat lebih baik lagi dalam

    penyusunan selanjutnya.

    Harapan kami semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca untuk

    memperdalam ilmu dan wawasan dalam bidang kimia pangan dan teknologi

    pertanian.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

    Yogyakarta, Oktober 2014

    Penyusun

  • iii

    DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL ................................................................................... i

    KATA PENGANTAR ................................................................................ ii

    DAFTAR ISI ............................................................................................... iii

    I. PENDAHULUAN .......................................................................... 1

    A. Latar Belakang ......................................................................... 1

    B. Rumusan Masalah .................................................................... 2

    C. Tujuan .............................................................................. 2

    D. Manfaat .............................................................................. 2

    II. PEMBAHASAN ............................................................................ 4

    A. Definisi Bahan Tambahan Pangan (BTP) ................................ 4

    B. Tujuan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) ............. 5

    C. Jenis Bahan Tambahan Pangan (BTP) dan kegunaannya ........ 6

    D. Ketentuan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) ........ 12

    E. Dampak dari pemakaian Bahan Tambahan Pangan (BTP) ...... 17

    III. PENUTUP ...................................................................................... 22

    A. Kesimpulan .............................................................................. 22

    B. Saran .............................................................................. 22

    DAFTAR PUSTAKA ................................................................................ 23

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang

    Kita hidup dalam masyarakat menjadi sadar akan pangan dan gizi serta sadar

    untuk menjadi konsumen yang baik. Dewasa ini, masyakat bukan hanya

    tertarik pada aspek apakah bahan pangan membarikan cita rasa enak, apakah

    anak-anak mau menikmati pangan yang disajikan, tetapi lebih dari itu masyarakat

    telah tertarik pada hal-hal apakah bahan pangan itu baik untuk dikonsumsi dan

    komponen apa saja yang terdapat didalamnya.

    Pangan pada hakikatnya merupakan kebutuhan dasar yang penting untuk

    kehidupan manusia dan yang paling hakiki untuk mempertahankan hidupnnya.

    Pada umumnya dalam pengolahan pangan diberikan beberapa perlakuan dengan

    berbagai cara antara lain dengan penambahan bahan tambahan dengan tujuan

    untuk memperpanjang umur simpan, memperbaiki tekstur, kelezatan atau

    kenampakan.

    Teknologi pengolahan pangan di Indonesia sekarang berkembang cukup

    pesat,diiringi dengan penggunaan bahan tambahan pangan yang juga makin

    meningkat. Berkembangnya produk pangan awet saat ini, hanya mungkin terjadi

    karena semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap berbagai jenis makanan

    yang praktis dan awet. Kesalahan teknologi dan penggunaan bahan tambahan

    yang diterapkan, baik sengaja maupun tidak disengaja dapat menyebabkan

    gangguan pada kesehatan atau keamanan konsumen. (Anggraini, 2008).

    Munculnya masalah keamanan pangan salah satu penyebabnya adalah adanya

    bahan kimia berbahaya yang masuk ke dalam tubuh manusia yang berasal dari

    bahan tambahan dan kontaminan. Penggunaan bahan tambahan pangan yang baik

  • 2

    dan sesuaidengan ketentuan, menjadi harapan para konsumen. Oleh karena itu,

    penulis inginmengetahui lebih lanjut mengenai bahan tambahan pangan (BTP).

    B. Rumusan Masalah

    Rumusan masalah dari makalah ini adalah sebagai berikut :

    1. Apa definisi Bahan Tambahan Pangan (BTP)?

    2. Apa tujuan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP)?

    3. Apa saja jenis Bahan Tambahan Pangan (BTP) beserta kegunaannya?

    4. Bagaimana ketentuan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP)?

    5. Apa dampak yang ditimbulkan dari penggunaan Bahan Tambahan

    Pangan (BTP) bagi kesehatan?

    C. Tujuan

    Tujuan dari makalah ini adalah sebagai berikut :

    1. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan Bahan Tambahan Pangan

    (BTP).

    2. Antuk mengetahui tujuan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP)

    3. Untuk mengetahui jenis dari Bahan Tambahan Pangan (BTP) beserta

    fungsinya.

    4. Untuk mengetahui ketentuan penggunaan Bahan Tambahan Pangan

    (BTP)?

    5. Untuk mengetahui dampak yang timbul sebagai akibat dari penggunaan

    Bahan Tambahan Pangan (BTP)

    D. Manfaat

    Dengan penulisan makalah yang berjudul Bahan Tambahan Pangan

    (BTP) diharapkan dapat menambah wawasan penulis dan pembaca tentang

  • 3

    Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang didalamnya menakup definisi, tujuan, jenis,

    fungsi, ketentuan penggunaan dan dampak dari pemakaian Bahan Tambahan

    Pangan (BTP) itu sendiri. Sehingga kita dapat melakukan pengolahan pangan

    untuk mengasilkan produk pangan yang aman dan layak dikonsumsi.

  • 4

    BAB II

    ISI DAN PEMBAHASAN

    A. Definisi Bahan Tambahan Pangan (BTP)

    Definisi bahan tambahan pangan dalam peraturan menteri kesehatan RI

    No.772/ MENKES/ PER / IX/ 88 NO. 1168/ MENKES / PER / X / 1999 secara

    umum adalah bahan yang biasanya tidak digunakan sebagai makanan dan

    biasanya bukan merupakan komponen khas makanan, mempunyai atau tidak

    mempunyai nilai gizi, yang dengan sengaja ditambahkan kedalam bahan

    makanan untuk maksud teknologi pada pembuatan, pengolahan, penyiapan,

    perlakuan, pengepakan, pengemasan, dan penyimpanan.

    Bahan Tambahan Makanan (BTM) atau sering pula disebut Bahan Tambahan

    Pangan (BTP) adalah bahan yang ditambahkan ke dalam makanan untuk

    mempengaruhi sifat ataupun bentuk makanan (Yuliarti, 2007). Penambahan

    bahantambahan pada makanan memiliki dosis tertentu karena bahan tambahan

    makanan dapat menyebabkan bahaya kesehatan.

    Peraturan pemerintah nomor 28 tahun 2004 tentang keamanan, mutu, dan gizi

    pangan pada bab 1 pasal 1 menyebutkan, yang dimaksud dengan bahantambahan pangan

    adalah bahan yang ditambahkan kedalam makanan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk

    pangan atau produk pangan.

    Menurut FAO di dalam Furia (1980), bahan tambahan pangan adalah senyawa

    yang sengaja ditambahkan kedalam makanan dengan jumlah dan ukuran tertentu

    danterlibat dalam proses pengolahan, pengemasan, dan atau penyimpanan. Bahan

    ini berfungsi untuk memperbaiki warna, bentuk, cita rasa, dan tekstur,

  • 5

    serta memperpanjang masa simpan, dan bukan merupakan bahan (ingredient)

    utama.

    Menurut Codex, bahan tambahan pangan adalah bahan yang tidak lazim

    dikonsumsi sebagai makanan, yang dicampurkan secara sengaja pada proses

    pengolahan makanan. Bahan ini ada yang memiliki nilai gizi dan ada yang tidak

    (Saparinto, 2006).

    Sejak pertengahan abad ke-20 ini, peranan bahan tambahan pangan (BTP)

    khususnya bahan pengawet menjadi semakin penting sejalan dengan kemajuan

    teknologi produksi bahan tambahan pangan sintesis. Banyaknya bahan tambahan

    pangan dalam bentuk lebih murni dan tersedia secara komersil dengan harga yang

    relative murah akan mendorong meningkatnya pemakaian bahan tambahan

    pangan yang berarti meningkatkan konsumsi bahan tersebut bagi setiap individu.

    Penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) dalam proses produksi pangan

    perlu diwaspadai bersama, baik oleh produsen maupun oleh konsumen. Dampak

    penggunaanya dapat berakibat positif maupun negative bagi mastyarakat.

    Penyimpangan penggunaanya dapat membahayakan penggunanya, khususnya

    generasi muda sebagai penerus pembangun bangsa. Bidang pangan diharapka

    dapat memberikan sesuatu yang lebih baik untuk masa yang akan datang yang

    aman dan layak untuk dikonsumsi, bergizi serta mampu bersaing dalam pasar

    global.

    B. Tujuan Penggunaan BTP

    Tujuan penggunaan bahan tambahan pa