Makalah Kasus e d9

  • Published on
    16-Jan-2016

  • View
    222

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

makalah

Transcript

Proses Mitosis Melibatkan Regenerasi Sel Dalam Penyembuhan Luka

Siti Azliyana Azura binti Adzhar, Albertus Varian Limandau, Taridha Vania Christhy Emmanuella Sibarani, Anggi stefanus gultom, Jessica Tiffani Novaria Sinaga, Mawar Makmaker, Elisabeth Janice Rusli, Amelinda Mannuela Santoso, Thomas Aquinas Michi Alviyanto, Muhammad Syafiq Sohaimi.Kelompok D9Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida WacanaAlamat korespondensi Alamat Jl.Arjuna Utara No.6 Jakarta Barat 11510Telp. (021) 5657867 AbstrakPertumbuhan dan perkembangan pada tubuh manusia terjadi karena adanya reproduksi sel. Reproduksi sel dapat terjadi karena peristiwa pembelahan sel. Pembelahan sel ini diawali dengan adanya pembelahan dalam beberapa tahap pembelahan. Pembelahan sel dibedakan menjadi dua macam yaitu pembelahan sel secara langsung dan pembelahan sel secara tidak langsung. Proses pembelahan secara langsung disebut juga pembelahan amitosis atau pembelahan biner. Pembelahan biner merupakan proses pembelahan dari 1 sel menjadi 2 sel tanpa melalui fase-fase atau tahap-tahap pembelahan sel. Setiap terjadi pembelahan biner satu sel akan membelah menjadi dua sel yang identik. Dua sel ini akan membelah lagi menjadi empat, dan akan begitu seterusnya. Pembelahan biner dimulai dengan pembelahan inti sel menjadi duam kemudian diikuti pembelahan sitoplasma. Proses pembelahan secara tidak langsung merupakan proses pembelahan yang melalaui tahapan-tahapan tertentu. Setiap pembelahan ditandai dengan penampakan kromosom yang berbeda-beda. Proses pembelahan secara tidak langsung terbagi dua yaitu pembelahan mitosisdanpembelahan meiosis. Pembelahan Mitosis adalah peristiwa pembelahan sel yang terjadi pada sel-sel somatis (sangat aktif pada jaringan meristem) yang menghasilkan dua sel anak yang memiliki genotip sama dan identik dengan sel induknya. SedangkanPembelahan Meiosis, terjadi pada sel-sel germinal (gamet) dengan hasil akhir empat buah sel anak yang haploid dengan komposisi genotip yang mungkin berbeda dengan sel induknya.Kata kunci : pembelahan sel, pembelahan amitosis, pembelahan mitosis, pembelahan meiosis.AbstractGrowth and development in the human body occurs because of cell reproduction. Reproductive cells may occur due to the events of cell division. Cell division begins with the division in several stages of division. Cell division is divided into two kinds of cell division directly and indirectly cell division. The division process called cleavage directly amitosis or binary fission. Binary fission is the division of one cell into two cells without going through the phases or stages of cell division. Each binary fission occurs one cell will split into two identical cells. Two of these cells will divide into four, and so on will. Binary fission begins with a cell nucleus division followed duam cytoplasmic cleavage. The division process implicit in the division process that melalaui certain stages. Each division is marked by the appearance of different chromosomes. The process of indirect division is two mitotic and meiotic division. Cleavage Mitosis is the cell division events that occur in somatic cells (very active in meristem tissue) resulting in two daughter cells have the same genotype identical to the parent cell. While the division Meiosis, occurs in the germ cells (gametes) with the final result four haploid daughter cells with different possible genotype composition as the parent cell.Keywords: cell division, amitosis cleavage, cleavage mitosis, meiosis.

BAB IPENDAHULUANTeori mengenai asal usul kehidupan manusia di dunia ini seringkali menjadi persoalan dalam kalangan bijak pandai. Keadaan ini berterusan sehinggalah pada tahun 1665, seorang ilmuwan Inggeris, Robert Hooke, menjalankan penelitian pada suatu irisan gabus yang telah memberi persepsi baru kepada dunia sains. Dua abad kemudian, Matthias Schleiden dan Theodor Schwann pula muncul dengan teori sel sebagai unit kehidupan. A.I.Oparin dan J.B.S. Haldane kemudiannya menyatakan bahwa kehidupan pertama harus ada oleh karena senyawa-senyawa organik, sehinggalah Stanley Milley akhirnya melakukan percobaan untuk membuktikan kebenaran teori Oparin dan Haldane itu.Sel berasal dari kata cellula yang bermaksud ruang kecil.1 Sel merupakan struktur terendah yang mampu melakukan semua aktivitas kehidupan serta menjadi unit penyusun semua makhluk hidup. Dalam erti kata lain, semua bentuk kehidupan tersusun dari sel. Namun begitu, sel-sel pada organisme multiseluler tidak akan bertahan lama jika masing-masing berdiri sendiri. Sel yang sama dikelompokkan menjadi jaringan, yang membangun organ dan kemudian sistem organ yang membentuk tubuh organisme tersebut. Sementara itu, sel sendiri tersusun atas komponen-komponen yang disebut organel yang mempunyai peran masing-masing bagi menjamin kelangsungan hidup sel seterusnya kepada seluruh organism.

Gambar 1: Organisasi sel2Sel terbahagi kepada dua tipe, yaitu sel eukariotik dan prokariotik. Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki nukleus. Materi genetiknya (DNA) terkonsentrasi pada suatu daerah yang disebut nukleoid, dan tidak ada yang membran yang memisahkan daerah nukleoid ini dengan bagian sel lainnya. Sedangkan sel eukariota adalah sel yang memiliki nukleus sesungguhnya yang dibungkus oleh selubung nukleus. Yang termasuk kedalam golongan sel eukariotik adalah makhluk tingkat tinggi seperti golongan protista, fungi, tumbuhan, hewan, dan manusia.

Gambar 2: Tipe sel3Justeru, makalah ini akan membahaskan tentang proses pembelahan sel serta fungsinya kepada tubuh manusia. Selain itu, makalah turut membahaskan tentang proses komunikasi sel bagi menjelaskan bagaimana sel berinteraksi antara satu sama lain sehingga membawa kepada terjadinya sesuatu respon.

BAB IIISI2.1. PEMBAHASAN SKENARIOSkenario E: Seorang laki-laki 45 tahun, datang ke poliklinik karena daerah pipi kiri di samping cuping hidung ada luka yang tidak sembuh-sembuh lebih dari 2 bulan. Luka makin lama makin melebar dan dalam. Sudah diobati dengan obat luka tapi tidak ada perbaikan. 2.1.1 Identifikasi istilah yang tidak diketahuiCuping hidung = bagian hidung pada kanan kiri lubang hidung.4 2.1.2 Rumusan Masalah1. Seorang laki-laki berusia 45 tahun mengalami luka yang tidak sembuh-sembuh lebih dari 2 bulan meskipun sudah diobati.

Luka yang tidak sembuh2.1.3 Analisis Masalah

Komunikasi selPembelahan sel

Mitosis regenerasi selPensinyalan

2.1.4 Hipotesis1. Tidak terjadi regenerasi sel pada daerah luka.

2.1.5 Menentukan sasaran pembelajaran1. Pembelahan sel2. Mitosis3. Regenerasi sel3.Komunikasi sel

2.2 ISI PEMBAHASAN

2.2.1 Siklus SelSiklus sel merupakan suatu putaran hidup bagi sesebuah sel daripada melakukan persiapan untuk membelah sehinggalah sampainya waktu untuk sel itu membelah.Ia juga merupakan siklus pertumbuhan sel, proses replikasi bahan-bahan genetik di dalam sel dan pembelahan nuklear serta sitoplasmik.5Siklus sel seperti yang ditunjukkan di dalam Gambar 3 terbagi kepada dua bagian besar yaitu interfase yang merupakan tiada pembelahan sel yang berlaku dan mitosis yang merupakan fasa pembelahan sel aktif. Interfase terdapatnya fase G1, fase sintesis Deoxyribonucleic acid (DNA) dan fase G2.Interfase merupakan suatu saat di mana sel menambahkan berat serta saiznya, mereplikasi DNA dan melakukan aktivitas sel yang normal.Panjang interfase tergantung kepada tugas sel tersebut. Contohnya, pada sel hati di mana sel-sel hati akan membelah sekali setiap satu atau dua tahun dikarenakan fase G1 yang dipanjangkan. Sesetengah sel seperti sel saraf atau sel otot tidak akan membelah lagi dan kekal dalam kondisi yang tidak mungkin akan membelah.Fase S terletak di antara G1 dan G2. Pada fase S, DNA akan disintesis untuk menggandakan jumlahnya sebelum melakukan pembelahan. Pada saat ini, DNA akan terurai dan proses replikasi DNA berlangsung. Ini membolehkan protein-protein baru dapat dihasilkan. Selain menghasilkan protein yang mencukupi untuk dua sel baru, DNA juga akan diduplikasi agar dua sel baru memiliki struktur dan jumlah bahan genetikyang sama.Pada fase G2, organel-organel dan protein-protein mengganda agar ianya mencukupi untuk dibagikan kepada dua sel baru. Setelah kesemua bahan-bahan di dalam sel mencukupi, barulah sel itu masuk ke fase pembelahan sel.3Setiap perkembangan sel daripada satu fase ke fase lainnya adalah tergantung kepada beberapa sinyal kimia yang mengawal aktivitasnya.Pengontrol kimia ini merupakan protein-protein kecil yang dipanggil cyclins. Protein ini akan terbentuk dan melekat pada enzim yang dikenali sebagai cyclin-dependent kinase (CDKs). CDKs inilah yang akan menjadi sinyal kepada sel untuk bergerak ke fase seterusnya di dalam siklus sel.7 Gambar 3: Menunjukkan ringkasan siklus sel. 7

Fase Siklus SelHuraian

Fase SFase S adalah fase sintesis. Ia merupakan tahap terjadinya replikasi DNA. Pada umumnya, sel tubuh manusia membutuhkan waktu sekitar lapan jam unutk menyelesaikan tahap ini. Hasil replikasi kromosom yang telah utuh, segera dipilah bersama dengan dua nuklei masing-masing menggunakan proses mitosis pada fasa M.

Fase MFase M ialah fasa mitosis. Waktu interval fase ini kurang lebih satu jam. Pada tahap ini terjadinya beberapa jenjang fase yaitu; profase, metafase, anafase dan telofase. Pada mitosis, sel membelah dirinya membentuk dua sel anak yang terpisah.

Fase GFase g adalah fase gap. Ia merupakan fase pertumbuhan sel. Bilangan sel pada waktu ini tidak bertambah. Tetapi, saiz sel sahaja yang bertambah. Ia terbahagi kepada fase G1,G2 dan G0.

G1Sel eukariot mendapatkan sinyal untuk tumbuh. Terjadi antara proses sitokinesis dan sintesis.

G2Pertumbuhan sel eukariot antara proses sintesis dan mitosis.

G0Terjadi pada sel yang baru menjalani pembelahan. Sel berada dalam keadaan diam atau sel tidak melakukan pertumbuhan maupun pengembangan. Kondisi ini bergantung pada ransangan atau sinyal dari luar atau dalam sel. Terjadi pada sel dewasa. Setelah beberapa lama, sel tidak melanjutkan pembesaran dan akan mati.

Tabel 1: menerangkan fase-fase dalam siklus sel 82.2.2 Pembelahan Sel.Pada akhir interfase, sel sudah mempunyai cukup sitoplasma, oraganel dan DNA untuk menbentuk dua sel baru. Fase seterusnya adalah saat pembelahan sel di mana sel akan berkongsi DNA danisi sitoplasmanya kepada setiap sel barunya yang selepas ini akan berfungsi dengan sendirinya. Pada saat sel membelah, terdapat dua bagian yang dinamakan pembelahan nuklear dan pembelahan sitoplasmik. DNA akan membagi dua pada saat pembelahan nuklear dan diiukuti oleh pembagian sitoplasma pada saat pembelahan sitoplasmik. Pembelahan sel berlaku secara kontinyu di mana satu sel yang memiliki dua kali ganda isi dalamnya daripada jumlah biasa membelah menjadi dua sel. Terdapat dua jenis pembelahan sel yaitu mitosis dan meiosis.Proses pembelahan nuklear sel ini dibagi kepada 4 fase berdasarkan pergerakan kromosom dan perbedaan struktur lain di dalam sel.62.2.3 MitosisMitosis adalah suatu proses penghasilan dua sel baru yang setiap sel mengandungi bahan gentika yang sama antara satu sama lain dan juga sama dengan sel induknya. Di dalam tubuh manusia, mitosis penting untuk pertumbuhan badan.Kepentingan utama mitosis adalah dapat menjamin konsistensi genetik karena setiap sel baru yang dihasilkan adalah sama identiti genetiknya dengan sel induk.5 Seperti yang kita tahu, manusia mempunyai 46 kromosom. Jadi, setiap sel tubuh manusia yang melakukan mitosis, jumlah kromosomnya pada sel yang baru kekal sama yaitu 46 kromosom. Jika dibandingkan jumlah kromosom dengan orang tua, teman sejawat dan pelancong, jumlah kromosom masih sama yaitu 46. Dan hanya manusia yang memiliki 46 kromosom.Inilah contoh yang dapat dilihat dalam menjelaskan konsistensi genetik.Selain itu, ia juga penting untuk perkembangan organ-organ tubuh. Mitosis juga membolehkan perbaikan sel-sel yang rusak atau mati diganti kepada sel yang sehat.Dengan adanya mitosis, tubuh manusia dapat membesar dan organ-organ di dalam tubuh juga dapat berkembang dan berfungsi dengan baik dan dianggap organ yang matang.Luka-luka pada kulit juga dapat disembuhkan dengan adanya mitosis.Seperti yang kita tahu, bayi mempunyai organ yang kecil sesuai saiznya. Sekiranya tiada proses mitosis, saiz organ dan tubuh manusia kekal seperti saiz bayi. Kebanyakan sel pada organ tubuh manusia mengalami mitosis seperti kuku, rambut, kulit, tulang dan jantung.Mitosis tidak berlaku secara berterusan sampai manusia itu tua.Pada sesetengah sel seperti pada sel hepar, mitosis terhenti pabila hepar itu matang dan sesuai dengan umur manusia. Namun, pabila adanya sinyal seperti berlaku kerusakan pada sel tersebut yang mengarahkan pembelahan sel berlaku, mitosis akan berfungsi kembali.Terdapat 4 fase dalam mitosis yang berlangsung secara berterusan tanpa henti dan tanpa sinyal kimia yang mengarahkan.Fase-fase dalam mitosis adalah profase, metafase, anafase dan telofase. 1.ProfaseKetika terjadinya profase, kromosom memadat, memendek, dan menebal dengan setiap kromosom terbentuk menjadi dua untai yang dikenali sebagai kromatid.Sekiranya tidak berlaku sebarang mutasi ketika saat replikasi DNA, kedua-dua untai kromatid ini adalah identik.Kedua kromosom ini tercantum pada satu titik yang dikenali sebagai sentromer.Pada saat profase juga, mikrotubul di dalam sitoplasma membentuk struktur 3 dimensi yang dipanggil gelendung. Sentriol akan bergerak ke kutub berlawanan sel tersebut dan membentuk dua punca gelendung. Gelendung-gelendung yang terbentuk akan memanjang dan menjadikan dirinya sebagai serat gelendung. Posisi yang paling luas antara serat gelendung disebut ekuator. Pabila membran nuklear mulai menghilang, ia menandakan akhir profase dan sel akan melangkah ke fase seterusnya.92 MetafasePabila membrane nuklear hilang dari pandangan, metafase bermula. Pada fase ini, kromosom akan menyusun dirinya pada ekuator. Sentromer pada kromosom akan melekat pada gelendung serat di ekuator. Pabila kesemua kromosom berada pada ekuator dan sentromernya melekat pada serat gelendung, berakhirlah metafase dan sel siap untuk melangkah ke fase yang selanjutnya.93. AnafasePada fase ini, dapat kelihatan sentromer pada kromosom membelah kepada dua. Gelendung serat yang melekat dengan sentromer tadi akan memendek dan membawa setengah dari kromosom yang dipanggil kromatid, ke kutub yang berlawanan. Pada waktu yang sama, gelendung yang tidak melekat pada sentomer akan memanjang dan menolak kedua-dua ujung sel menyebabkan saiz sel membesar dari saiz normal sel. Pabila kromatid tiba di ujung kutub masing-masing, gelendung serat memecah dan menghilang.Ini menandankan akhir anafase dan sel bersedia untuk ke fase terakhir dalam mitosis.9

4. TelofaseFase terakhir dalam mitosis ini terjadi pabila kromatid mengurai kembali seperti saat sebelum masuk fase profase yaitu dalam bentuk kromatin.Pada fase ini juga, membran nuklear mulai membentuk kembali. Justru, dua set informasi genetik dilindungi d...