Makalah Kasus 2 CNP

  • View
    160

  • Download
    7

Embed Size (px)

DESCRIPTION

konsep dasar keluarga

Text of Makalah Kasus 2 CNP

KONSEP DASAR KELUARGAMAKALAH Tugas ini disusun untuk memenuhi salah satu nilai mata kuliah Community Nursing Program II

Disusun Oleh :Siti Rohani 220110110040Nabila S F B 220110110041Asti Nurhalimah 220110110042Melda Iskawati 220110110043Fitria Rachmi 220110110044Hilma Nurjanah 220110110045Isna Nurfianti 220110110046Lusiyanti 220110110047Ika Setyawati220110110048Anggun Tobing 220110110049 Margaretha Lumban Gaol 220110110050Gusti Ayu Radhitia Octavia 220110110051Yunita Persiyawati 220110110052

FAKULTAS ILMU KEPERAWATANUNIVERSITAS PADJADJARAN2013-2014

KONSEP DASAR KELUARGAMAKALAH Tugas ini disusun untuk memenuhi salah satu nilai mata kuliah Community Nursing Program II

Disusun Oleh :Siti Rohani Scriber 1Nabila S F B AnggotaAsti Nurhalimah AnggotaMelda Iskawati Scriber 2Fitria Rachmi AnggotaHilma Nurjanah ChairIsna Nurfianti AnggotaLusiyanti AnggotaIka SetyawatiAnggotaAnggun Tobing AnggotaMargaretha Lumban Gaol AnggotaGusti Ayu Radhitia Octavia AnggotaYunita Persiyawati Anggota

FAKULTAS ILMU KEPERAWATANUNIVERSITAS PADJADJARAN2013-2014

KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan pembuatan makalah ini sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Makalah ini membahas tentang Community Nursing II khususnya mengenai Konsep Dasar Keluarga.Dalam penulisan makalah ini, penulis menemui beberapa kendala, tetapi dapat teratasi berkat bantuan berbagai pihak. Penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. Ibu Dessy Indra Yani, MNS selaku dosen koordinator mata pelajaran CNP II2. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak yang sifatnya membangun demi penyempurnaan makalah ini di waktu yang akan datang. Akhirnya, penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat, khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada kita. Amin. Jatinangor, 16 Desember 2013

Penulis

DAFTAR ISIBAB I PENDAHULUAN21.1 Uraian Kasus21.2 Laporan SGD 3BAB II ISI62.1 Pengertian Keluarga62.2 Tipe atau Jenis Keluarga62.3 Fungsi Keluarga102.4 Struktur Keluarga162.5 Peran Keluarga162.6 Siklus Kehidupan Keluarga172.7 Tahap Perkembengan Keluarga222.8 Pengkajian302.9 Genogram362.10 Perawatan Kesehatan Keluarga372.11Peran Perawat Keluarga37BAB III PENUTUP423.1 Kesimpulan423.2 Implikasi Keperawatan 43DAFTAR PUSTAKA44

i

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Uraian Kasus

Keluarga Tn A (40 tahun) terdiri dari istri (Ny B-33 tahun), dua anak perempuan (An C-15 tahun & An D-4 tahun), dua anak lelaki (An E-8 tahun & An F-7 tahun) telah dikunjungi oleh perawat komunitas Y. Dalam family folder di sentra keperawatan, keluarga ini memiliki masalah stress marital, kesulitan keuangan, nutrisi keluarga yang kurang, anak yang sering bolos sekolah, dan seringnya kejadian penyakit infeksi pada anak. An C dan An E adalah bukan anak kandung Ny B, tetapi mereka adalah hasil perkawinan Tn A dengan istri sebelumnya (Ny. H-35 tahun). An C dan An E akan tinggal bersama dengan Ny H hanya pada saat liburan sekolah. Masalah yang dialami keluarga saat ini kemungkinan disebabkan oleh tidak terpenuhinya tugas perkembangan keluaga Tn A dan lumrah terjadi pada jenis keluarga ini. Keluarga ini memang terhubung oleh ikatan darah dan perkawinan, tetapi struktur keluarga Tn A cukup unik dalam hal pola komunikasi, struktur kekuasaan, struktur peran, dan nilai keluarga. Perawat komunitas akan melakukan pengkajian mendalam untuk fungsi keluarga, stress dan koping keluarga, dan tidak lupa untuk membuat genogram keluarga. Dengan pengkajian yang lengkap akan membantu perawat komunitas dalam memberikan asuhan keperawatan keluarga yang optimal.

1.2 Laporan SGD 1.2.1 Step 1Tidak ada 1.2.2 Step 21. Apakah tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi? (Ika)2. Apakah data yang harus dikaji?(Nabila)3. Apakah jenis keluarga dalam kasus ini? (Asti)4. Apakah struktur keluarga dalam kasus ini? (Fitria)5. Bagaimana koping keluarga dalam kasus ini?(Lusiyanti)6. Bagaimana fungsi keluarga dalam kasus ini? (Melda)7. Bagaimana nilai keluarga dalam kasus ini? (Margaretha)8. Bagaimana aturan membuat genogram? (Fitria)9. Apakah yang dimaksud dengan family folder? (Yunita)10. Apakah fungsi dari genogram?(Asti)11. Apa saja tahap-tahap pembentukan keluarga?(Isna)12. Apakah masalah utama yang harus diintervensi?(Yunita)13. Bagaimana batasan intervensi antara perawat dan psikiater? (Ika)

1.2.3 Step 31. LO2. Data yang harus dikaji meliputi nama kepala keluarga, jumlah anggota keluarga, riwayat pernikahan, struktur keluarga, kondisi kesehatan anak dan keluarga, tugas perkembangan keluarga, karakteristik rumah, lingkungan sekitar rumah, Faktor ekonomi, komunikasi antar keluarga (Fitria, Ika, Margaretha)3. Jenis-jenis keluarga diantaranya terbagi menjadi 2 yaitu keluarga tradisional dan keluarga non tradisional. Keluarga tradisional terbagi menjadi 2 yakni keluarga inti dan keluarga besar. Jenis keluarga yang lainnya adalah keluarga inti adalah keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan anak keluarga berantai adalah keluarga dengan hasil pernikahan lebih dari satu kali komposit adalah kleuarga dari hasil poligami kohabitasi adalah keluarga yang berkumpul tanpa ikatan perkawinan inses adalah yaitu keluarga yang berkumpul dalam satu rumah (Homo atau lesbi) kleuarga ini merupakan keluarga yang tidak lazim di negara Indonesia (Melda, Anggun)4. Struktur keluarga terdiri atas: Ayah : berperan sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah Ibu: menjalankan peran sebagai ibu seperti merawat anak Anak: menjalankan fungsi sebagai anakStruktur keluarga lain adalah Patrilineal : keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi, dimana hubungan itu disusun melalui jalur ayah Matrilineal : keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ibu Matrilokal : sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah ibu Patrilokal : sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah suami (Lusiyanti, Isna)5. Setiap anggota keluarga memahami perannya masing-masing, fungsi yang belum terpenuhi dikembalikan pada fungsi yang semula, luangkan waktu untuk bersama keluarga untuk memahami karakter masing-masing (Yunita, Melda, Hilma)6. Fungsi keluarga terbagi atas: Fungsi Afektif Fungsi Sosialisasi: hubungan interaksi dengan orang lain Fungsi perawatan kesehatan: mengajarkan kesehatan pada anak Fungsi reproduksi: melanjutkan keturunan Fungsi agama:memperkenalkan kepercayaan kepada anak Fungsi norma Fungsi melindungi Fungsi ekonomi:pengadaan sumber dana bagi keluarga Asah: keluarga mampu menyediakan pendidikan norma Asih: memberikan kasih sayang terhadap anak Asuh: menyediakan perawatan yang memadai seperti kesehatan7. LO8. Dalam membuat genogram perlu memperhatikan garis-garis jangan sampai salah menempatkan garis, membuat keterangan simbol yang digunakan (Lusi, Melda)9. Family Folder adalah catatan rekam medis anggota keluarga (Dita)10. Fungsi genogram adalah memperjelas ikatan darah, mendeteksi penyakit genetik, menyatakan karakter psikologi yang dikaji (Anggun, Ika, Nabila)11. LO12. Masalah utama yang harus diintervensi: Stress marital : permasalahan perkawinan, hubungan suami istri diperbaiki Longgarnya pengawasan kesehatan sehingga muncul penyakit infeksi Kesulitan keungan keluarga menjadi faktor pemicu Hubungan antar keluarga yang belum harmonis Perceraian berpengaruh pada psikologi anak maka psikologis anak yang harus diintervensi Intervensi terhadap maslah keluarga tersebut adalah mengembalikan fungsi keluarga ke semula (Asti, Isna, Hilma, Yunita, Dita, Anggun)13. LO

1.2.4 Step 4Tahap Perkembangan Keluarga

Keluarga

Jenis

FungsiPeranStrukturNilai

Masalah di keluarga

Kesehatan

EkonomiPola komunikasi keluargaNutrisi

Pengkajian

Family FolderGenogram

1.2.5 Step 5

1. Apakah tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi?2. Bagaimana nilai keluarga dalam kasus ini?3. Bagaimana batasan intervensi antara perawat dan tenaga medis lain?BAB IIISI2.1 Pengertian KeluargaKeluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dan keadaan saling ketergantungan (Departemen Kesehatan, 1988). Keluarga adalah dua orang atau lebih yang di satukan oleh ikatan-ikatan kebersamaan, ikatan emosional dan yang mengidentifikasi diri mereka sebagai bagian dari keluarga (Marilynn M. Friedman, 1998). Keluarga adalah dua orang atau lebih dari dua individu yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidup dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing menciptakan serta mempertahankan kebudayaan (Salvicion G Balion dan Aracelis Maglaya, 1989).Keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari tiap anggota keluarga (Duval, 1986)2.2 Tipe Atau Jenis Keluarga Tradisionala. The nuclear family (keluarga inti)Keluarga yang terdiri dari suami, istri dan anak.b. The dyad familyKeluarga yang terdiri dari suami dan istri (tanpa anak) yang hidup bersama dalam satu rumahc. Keluarga usilaKeluarga yang terdiri dari suami istri yang sudah tua dengan anak sudah memisahkan dirid. The childless familyKeluarga tanpa anak karena terlambat menikah dan untuk mendapatkan anak terlambat waktunya, yang disebabkan karena mengejar karir/pendid