MAKALAH jadi deh

  • View
    231

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of MAKALAH jadi deh

  • 8/8/2019 MAKALAH jadi deh

    1/22

    MAKALAH

    MOTIVASI MANAJEMEN

    Diajukan untuk memenuhi salah satu mata kuliah Pengantar Manajemen

    Disusun Oleh:

    Fani Garina Prilian (BOO100072)

    Wina Widiawati (BOO100073)

    Suci Pratiwi (BOO100074)

    Destiana (BOO100075)

    Riza Rinoviati (BOO100076)

    SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI EKUITAS-BANDUNG

    YPKP BANK JABAR BANTEN

  • 8/8/2019 MAKALAH jadi deh

    2/22

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Alloh SWT, yang atas rahmat-Nya maka

    penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul Motivasi Manajemen.

    Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan

    tugas mata kuliah Pengantar Manajemen.

    Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan

    baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki

    penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi

    penyempurnaan pembuatan makalah ini.

    Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang takterhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini,

    khususnya kepada :

    1. Bapak Yudi Wahyudin Suwandi selaku Dosen Wali sekaligus dosen pengajar matakuliah Pengantar Manajemen, yang telah memberikan dorongan dan bantuan kepada

    penulis dalam menyelesaikan makalah ini.

    2. Secara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada keluarga tercinta yangtelah memberikan dorongan dan bantuan serta pengertian yang besar kepada penulis,

    baik selama mengikuti perkuliahan maupun dalam menyelesaikan makalah ini.3. Dan kepada rekan-rekan yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah

    ini.

    Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Akhirnya penulis berharap

    semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikanbantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah.

    Bandung, 14 Desember 2010

    Penyusun

  • 8/8/2019 MAKALAH jadi deh

    3/22

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Ruang Lingkup Materi

    Dalam ilmu manajemen, motivasi bukanlah hal yang tabu untuk di bicarakan.

    Seorang manajer harus memberikan motivasi kepada bawahannya dengan hal-hal yang

    tertentu jika ingin organisasi yang diembannya menghasilkan sesuatu yang menjadi

    harapannya. Sebelum bagian pengembangan organisasi di laksanakan, motivasi harus di

    laksanakan terlebih dahulu oleh manajer. Mengapa demikian? Karena para manejer tidak

    dapat mengarahkan para bawahannya kecuali jika mereka di motivasi untuk bersedia

    mengikutinya. Lalu, apakah yang di sebut dengan motivasi itu? Motivasi adalah suatu

    kegiatan seseorang yang dalam hal ini seorang manejer yang dapat mengakibatkan

    perubahan pada diri manusia (karyawan) menjadi lebih baik prestasinya.

    Dengan motivasi yang baik maka para karyawan akan merasa senang dan

    bersemangat dalam bekerja sehingga mengakibatkan perkembangan dan partumbuhan

    yang signifikan pada diri organisasi yang di pegang oleh manejer tersebut. Motivasi di

    laksanakan bukan dari manejer saja, tetapi juga dari diri sendiri yang mana motivasi

    tersebut diartikan sebagai keadaan dalam diri pribadi seseorang yang mendorong

    keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai tujuan

    yang di harapkan. Motivasi tidak atau bukan satu-satunya faktor yang mempengarhi

    tingkat prestasi seorang karyawan. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi diantaranya

    adalah kemampuan individu dan pemahaman tentang prilaku yang diperlukan untuk

    ,mencapai prestasi. Misalnya seeorang ingin menjadi karyawan yang berprestasi akan

    tetapi dia enggan untuk melakukan perubahan-perubahan (usaha-usaha yang berarti)

    terhadap dirinya. Mana mungkin dia akan jadi karyawan yang berprestasi jika tidak

    terjadi perubahan terhadap dirinya? Maka dari itulah mengapa motivasi itu sangat di

    perlukan dalam bermanejemen dan berprestasi.

  • 8/8/2019 MAKALAH jadi deh

    4/22

    1.2 Permasalahan

    Pengertian Istilah motivasi (motivation) sering kali kita dengar. Motivasi dalam

    suatu konteks organisatoris merupakan proses dengan apa seorang manajer merangsang

    pihak lain untuk bekerja dalam rangka upaya untuk mencapai sasaran-sasaranorganitoris, sebagi alat untuk memuaskan keinginan-keinginan pribadi mereka sendiri.

    Dalam ilmu manajemen, motivasi bukanlah hal yang tabu untuk di bicarakan. Seorang

    manajer harus memberikan motivasi kepada bawahannya dengan hal-hal yang tertentu

    jika ingin organisasi yang diembannya menghasilkan sesuatu yang menjadi harapannya.

    Untuk itu, perlu adanya penjelasan dan penjabaran dari pendekatan-pendekatan studi

    tentang motivasi yang meliputi sejarah motivasi, jenis-jenis motivasi, dan teori-teori

    yang dikemukakan oleh para tokoh manajemen mengenai motivasi. Penjelasan dan

    penjabaran dari permasalahan tersebut, akan kami jelaskan dalam bab selanjutnya

  • 8/8/2019 MAKALAH jadi deh

    5/22

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    Dalam pembuatan makalah ini, penulis menggunakan acuan dari buku

    Manajemen Edisi 2 karya T. Hani Handoko, beliau seorang dosen di Fakultas Ekonomi

    Universitas Gadjah Mada. Dalam bukunya, beliau telah menjelaskan ruang lingkup studi

    tentang Motivasi yang mencakup tentang pengertian motivasi, pengertian motivasi menurut

    para ahli, teori motivasi, manfaat motivasi, dan jenis-jenis motivasi. Namun, dalam

    penjelasannya masih belum ada penjabaran dari teori-teori motivasi yang telah lama ada dan

    dianalisis oleh para peneliti manajemen. Untuk itu, dalam penulisan makalah ini penulis akan

    menjelaskan lebih rinci mengenai ruang lingkup studi tentang teori motivasi. Karena pada

    dasarnya, untuk dapat memahami faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi

    seseorang, maka dibutuhkan pemahaman mengenai Teori-teori Tentang Motivasi. Kekuatan

    terbesar sebuah teori terletak pada manfaatnya sebagi sebuah model umum nutuk

    menghadapi aneka macam persoalan dan problem. Walaupun teori-teori tentang motivasi,

    tidak dapat memberikan petunjuk bagaimana seorang manajer harus berprilaku dalam situasi

    tertetu, mereka merupakan petunjuk-petunjuk tentang persoalan-persoalan yang perlu

    dipertimbangkan dalam hal penganbilan keputusan, dan mereka menunjukan proses mana

    kiranya paling mungkin menghasilkan hasil-hasil yang diinginkan.

    Pengertian Istilah motivasi (motivation) sering kali kita dengar. Kemudian apakah

    yang di sebut dengan MOTIVASI? Motivasi dalam suatu konteks organisatoris merupakan

    proses dengan apa seorang manajer merangsang pihak lain untuk bekerja dalam rangka upaya

    untuk mencapai sasaran-sasaran organitoris, sebagi alat untuk memuaskan keinginan-

    keinginan pribadi mereka sendiri. Pengertian yang lain tentang motivasi adalah suatu

    kegiatan dari seorang manajer yang dapat mengakibatkan, menyalurkan, dan memelihara

    prilaku manusia (karyawan) menjadi lebih baik. Maka, Motivasi merupakan hasil (outcome)

    proses tersebut dalam praktek, cukup banyak manajer menafsirkan keliru sifat proses

    motivasional yang bersifat sangat pribadi. Mereka beranggapan bahwa tindakan-tindakan

    mereka sebagai model-model peranan, sebagai pemompa semangat perusahaan (company

    cheerleaders), sebagai pihak yang menetapkan tujuan-tujuan, sebagi penguasa tugas-tugas,

    atau sebagi pendisiplin ketat akan menginspirasi atau merangsang para bawahan mereka

    untuk bertindak sesuai dengan ekspektasi-ekspektasi manajerial.

  • 8/8/2019 MAKALAH jadi deh

    6/22

    BAB III

    PEMBAHASAN

    3.1 Sejarah Teori Motivasi Tahun 1950-an merupakan periode perkembangan konsep-konsep motivasi.Teori-

    teori yang berkembang pada masa ini adalah hierarki teori kebutuhan, teori X dan Y, dan

    teori dua faktor. Teori-teori kuno dikenal karena merupakan dasar berkembangnya teori

    yang ada hingga saat ini yang digunakan oleh manajer pelaksana di organisasi-organisasi

    di dunia dalam menjelaskan motivasi karyawan.

    Salah satu aspek memanfaatkan pegawai ialah pemberian motivasi (daya

    perangsang) kepada pegawai, dengan istilah populer sekarang pemberian kegairahan

    bekerja kepada pegawai. Telah dibatasi bahwa memanfaatkan pegawai yang memberi

    manfaat kepada perusahaan. Ini juga berarti bahwa setiap pegawai yang memberi

    kemungkinan bermanfaat ke dalam perusahaan, diusahakan oleh pimimpin agar

    kemungkinan itu menjadi kenyataan. Usaha untuk merealisasi kemungkinan tersebut ialah

    dengan jalan memberikan motivasi. Motivasi ini dimaksudkan untuk memberikan daya

    perangsang kepada pegawai yang bersangkutan agar pegawai tersebut bekerja dengan

    segala daya dan upayanya (Manulang , 2002).

    3.2Pengertian Motivasi

    Motivasi berasal dari motive atau dengan prakata bahasa latinnya, yaitu movere, yang

    berarti mengerahkan. Seperti yang dikatakan Liang Gie dalam bukunya Martoyo

    (2000) motive atau dorongan adalah suatu dorongan yang menjadi pangkal seseorang

    melakukan sesuatu atau bekerja dalam mencapai hasil yang terbaik. Seseorang yang

    sangat termotivasi, yaitu orang yang melaksanakan upaya substansial, guna menunjang

    tujuan-tujuan produksi kesatuan kerjanya, dan organisasi dimana ia bekerja. Seseorang

    yang tidak termotivasi, hanya memberikan upaya minimum dalam hal bekerja. Konsep

    motivasi, merupakan sebuah konsep penting studi tentang kinerja individual. Dengan

    demikian motivasi atau