makalah isi pisces

  • View
    6.158

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of makalah isi pisces

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Dikenal 4 kelas ikan dan vertebrata sejenis ikan, antara lain kelas Agnatha atau vertebrata tidak berahang yang diwakili Ostrachodermi (punah) dan yang masih ada adalah Cyclostomata (lamprey dan hag fishes), ikan purba berahang keras Placodermi (punah), kelas Chondrichthyes atau ikan tulang rawan (ikan hiu, pari dan chimaera) dan kelas Osteichthyes atau ikan tulang sejati. Dua kelas terakhir dikelompokkan dalam superkelas pisces. (Sukiya, 2005) Yang termasuk klas Chondrichthyes, misalnya ikan hiu dan ikan pari. Hampir semuanya hidup di laut, hanya sedikit sekali yang hidup di air tawar. Mempunyai rahang yang kuat, pasangan sirip dan kerangka yang tersusun atas tulang rawan. Celah insang tampak karena tidak berpenutup insang. Ikan hiu merupakan jenis ikan karnivor yang bisa menyerang manusia. Semua hewan yang termasuk klas Osteichthyes mempunyai kerangka yang tersusun atas tulang biasa. Jumlah jenis beribu-ribu, habitat air tawar atau laut. Yang termasuk klas ini, misalnya : ikan mas, ikan lele, ikan salem. Celah insang tidak tampak karena ditutup oleh operkulum (penutup insang). Siripnya ada yang berpasangan dan ada yang tunggal. Sirip yang berpasangan misalnya sirip dada dan sirip perut. Sirip tunggal misalnya: sirip punggung, sirip ekor dan sirip belakang. Mempunyai gelembung renang yang berfungsi sebagai alat hidrostatik. (Zander,2009)

1.2 Rumusan Masalah Bagaimanakah ciri-ciri umum ikan? Bagaimana habitat dan kebiasaan ikan? Bagaimanakah klasifikasi dari ikan? Bagaimana anatomi tubuh pada ikan? Apa saja yang merupakan ciri khusus pada ikan? Apa sajakah manfaat yang didapat dari ikan?

1

1.3 Tujuan Mengetahui ciri-ciri umum dari ikan. Mengetahui habitat dan kebiasaan ikan. Mengetahui klasifikasi dari filum ikan. Mengetahui anatomi tubuh dari ikan. Mengetahui ciri khusus yang terdapat pada ikan. Mengetahui manfaat dari ikan.

2

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Ciri-Ciri Umum Ciri-ciri umum hewan ini adalah: a. Ikan Tulang Rawan o o o o o o o o o o o o Kerangka tubuh bertulang rawan Memiliki rahang Respirasi melalui insang Pembuahan internal Dapat bertelur atau melahirkan anak Memiliki indra yang tajam Memiliki gurat sisi

b. Ikan Tulang Sejati Kerangka dan rahang bertulang Sebagian besar spesies melakukan pembuahan eksternal dan mengeluarkan telur dalam jumlah banyak Pernapasan terutama melalui insang Banyak yang memiliki kantung renang Hidup di laut atau di air tawar

(Campbell III, 2003)

2.2 Penyebaran Dan Habitat Diantara semua kelas vertebrata,ikan bertulang keras adalah yang paling banyak jumlahnya, baik dalam hal jumlah individu maupun dalam jumlah spesies (sekitar 30.000).Berukuran antara 1 cm dan lebih dari 6 m,ikan bertulang keras sangat melimpah di laut dan di hampir setiap habitat air tawar (Campbell III,2003). Ikan Hiu misalnya: Habitat Ikan hiu umumnya adalah di laut. Hiu umumnya ditemukan di perairan dalam berkarang dengan dasar yang tidak terlalu terjal (Anonim,2010).

3

2.3 Klasifikasi Klasifikasi yang dimaksudkan dalam tabel berikut ini adalah khusus untuk Chondrichthyes dan Osteichthyes (Superkelas Pisces), sehingga untuk kelas Agnatha dan kelas Placodermi tidak termasuk didalamnya. Klasifikasi Superkelas Pisces 1. Kelas Chondrichthyes Anggota ikan bertulang rawan (850 spesies) meliputi hiu dan ikan pari. Kedua jenis ikan tersebut memiliki endoskeleton berupa tulang rawan. Kelas Chondrichthyes Xenacanthiformes, Chimaeriformes. a. Ordo Cladoselachiformes (ancestor ikan hiu laut) b. Ordo Xenacanthiformes (anasestor ikan hiu air tawar) c. Ordo Selachiformes Subordo Hexanchoidei (ikan hiu sapi) Subordo Heterodontoidei (ikan hiu bertanduk) Subordo Selachoidei (ikan hiu modern) Subordo Batoidei (ikan pari dan skate) memiliki 4 ordo yaitu: Cladoselachiformes, dan

Selachiformes,

Chondrenchhelyiformes,

d. Ordo Chondrenchhelyiformes (nenek moyang holocephali) e. Ordo Chimaeriformes

Hydrolagus collei 2. Kelas Osteichthyes Lebih kurang 20.000 spesies ikan bertulang sejati memiliki endoskeleton dari tulang sejati. Ikan bertulang sejati merupakan kelompok vertebrata yang paling sukses dan beragam. Sifat dan cara hidupnya bermacam-macam, antara lain sebagai penyaring makanan ataupun predator (Sudjadi,2007).

4

a. Subkelas Actinopterygii Ciri-ciri: Tanpa lubang hidung yang bermuara ke mulut. Tulang-tulang Radius yang berada di dalam Bonggol Sirip yang berpasangan tidak tersusun dalam dua Deret (Uly,2003) Hampir semua ikan yang kita kenal adalah ikan bersirip duri subkelas Actinopterygii.Bahasa Yunani aktin : berkas dan pteryg : sayap atau sirip. Berbagai spesies tuna dan heriing adalah beberapa contohnya. Sirip yang terutama didukung oleh duri panjang dan lentur, termodifikasi untuk mengendalikan arah, pertahanan, dan fungsi-fungsi lain. Ikan bersirip duri menyebar dari air tawar sampai ke laut dalam sejarahnya yang panjang. Berbagai spesies ikan bersirip duri kembali ke air tawar pada suatu saat dalam sejarah evolusinya. Beberapa diantaranya, termasuk salmon, masih berpindah dari air tawar ke laut kemudian kembali lagi ke air tawar selama siklus hidupnya. 1) Superordo Polypteri 2) Superordo Chondrostei a. Ordo Acipenceriformes Ciri-ciri: Tubuh tertutup oleh lima baris kepingan tulang, moncong memanjang dan sirip ekor heteroserkal 3) Superordo Holostei a. Ordo Amiliformes Ciri-ciri: Sirip ekor Heteroserkal pendek, tulang radius berlekatan dengan 5 capulo-capulo berupa tulang rawan dan terbagi atas 2 Family yaitu: Lepisoteidae dan Amiidae b. Ordo Lepisosteiformes (ikan gars) Gars adalah salah satu dari ikan tertua yang hidup sampai saat ini, jika ditelusuri kembali ke masa Cretaceous, jenis ikan predator ini memiliki sisik yang tebal, ditemukan di Amerika selatan, utara dan timur Meksiko, menjadi ikan air tawar terbesar di Amerika Utara

5

(meskipun

kadang-kadang

mengembara

ke

laut).

Dapat

berkembang biak hingga 4 meter panjangnya dan memiliki berat sampai 200 kg. Alligator Gar yang disebut demikian karena penampilan mereka mirip reptil buaya dan rahang yang panjang, memiliki 2 sisi gigi yang tajam. Alligator Gar adalah predator yang rakus dan telah dikenal berbahaya untuk manusia, meskipun belum dikonfirmasi kematian karena Alligator Gar sampai saat ini. Gar adalah salah satu dari ikan tertua yang hidup sampai sekarang (Anonim 3,2001)

Lepisostus osseus 4) Superordo Teleostei a. Ordo Clufeiformes Terbagi atas Family : Clupeidae Ciri-ciri: Memiliki satu sirip punggung dan anus yang bertulang lembut, sirip punggung terletak di pertengnahna tubuh, perut memiliki lunas yang yang bergerigi tajam dari leher anus, rahang bawah pendek, rahang atas memiliki lempengan yang terbuka jika mulut terbuka, sisik mudah mengelupas, kantong renang ke 8 memiliki Bullae

Clupea harengus b. Ordo Scopeliformes c. Ordo Saccopharyngiformes d. Ordo Galaxiiformes (ikan galaxii) e. Ordo Esociformes

6

f. Ordo Mormyriformes Ciri-ciri: Moncong memanjang dan turun ke bawah mirip belalai gajah dengan mulut kecil pada ujungnya, tetapi ada yang hanya bibir bawah yang memanjang dan moncongnya embulat dan tidak memanjang, tubuh berwarna kelabu kecoklatan, hidup di air keruh, penglihatan nya tampak kurang baik, habitat di sungai Nil Terbagi atas 2 family: Gymnarcidae dan Mormyridae

Gnathonemus petersi g. Ordo Cypriniformes h. Ordo Anguilliformes (ikan belut) Ciri-ciri: Habitat pada ait tawar dan payau, tubuh panjang dan ramping, sirip dada, pinggul tidak ada, sirip pinggul berubah menjadi hubungan berdaging, insang sering mengecil, lubang insang di bawah tenggorokan.

i. Ordo Cyprinodontiformes j. Ordo Beloniformes k. Ordo Gadiformes Ciri-ciri: Mempunyai sirip yang berkerangka halus dengan satu atau dua sirip anus, sisik-sisiknya kecil, sisik pinggul jauh ke depan, sisik dada di bawah leher, hati besar dan berminyak. Terdiri atas 4 Family yaitu: Gadidae, Merlucciidae, Moridae, dan Bregmacrolidae

7

Gavus morhua l. Ordo Macruriformes (ikan deep sea) m. Ordo Percopsiformes (ikan pirateperch) n. Ordo Beryciformes (ikan squirrel) o. Ordo Perciformes (ikan perchlike, ikan kerapu) Ciri-ciri: Bentuk badan agak sisik lebar yang dan besar, pipih sirip

(Torpedo/memanjang),

mempunyai

punggung 2 ada juga yang satu, sirip ventral di dada, jari-jari sirip tidak lebih dari 6, merupakan ordo terbesar

Osphronemus goramy p. Ordo Echeneiformes (ikan remora) q. Ordo Zeiformes (Ikan Jhon Dorys) r. Ordo Pleironectiformes (ikan pipih, ikan sebelah) Ciri-ciri: Mata dikepala pada sisi sama, pada family sisip punggung sangat panjang, sirip anus juga sangat panjang, merupakan ikan terbesar dengan panjang 2,7 Meter.

Hiplogossus hiplogosssus

8

s. Ordo Gesterosteiformes (ikan tubenose) t. Ordo Syngnathiformes (ikan mulut pipa) u. Ordo Ophiocephaliformes (ikan kepala ular) v. Ordo Muligiformes (ikan barakuda, mullet) w. Ordo Phallostethiformes (ikan phallosteti) x. Ordo Lophiiformes (ikan nona) Lophiiformes (bahasa Inggris: Monkfish, Goosefish, Anglerfish) atau Ikan Sungut Ganda adalah ordo ikan bertulang sejati yang umumnya hidup di laut dalam. Habitatnya di Samudra Arktik, Samudra Pasifik, Samudra Hindia, Samudra Atlantik, dan Laut Mediterania. Ikan dari ordo Lophiiformes terlihat mencolok dengan bagian kepala yang besar dan lebar. Lophiiformes adalah ikan karnivora, mulutnya besar dan bergigi. Ikan dari ordo Lophiiformes ini menyelam hingga ke dasar laut dan agar bisa menyerang ikan lain, mulutnya sedikit menghadap ke atas. Di bagian atas mulut terdapat antena yang bisa digerakgerakkan sebagai umpan untuk menarik perhatian mangsa. Lophiiformes sering juga naik ke permukaan laut untuk menyerang burung laut (Wikipedia,2011)

Melanocetus johnsonii y. Ordo Tetraodontiformes (ikan trigger, dan puffer)