Makalah biokimia

  • View
    71

  • Download
    9

Embed Size (px)

DESCRIPTION

FKG Unair semester 3

Transcript

  • Tugas Mandiri Biokimia II

    PENGARUH OBAT-OBATAN TERHADAP PROSES TRANSLASI RNA

    Penyusun :

    1. Putrinadia Farisqaghina P. 021211131067

    2. Yeni Puspitasari 021211131072

    3. Felicia Lesmana 021211132001

    4. Ariane Carissa W. 021211132003

    5. Frida Chusna A. 021211132004

    BIOKIMIA II DEPARTEMEN BIOLOGI ORAL

    FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNAIR

    Semester Gasal 2013/2014

  • i

    Tugas Mandiri Biokimia II

    PENGARUH OBAT-OBATAN TERHADAP PROSES TRANSLASI RNA

    Penyusun :

    1. Putrinadia Farisqaghina P. 021211131067

    2. Yeni Puspitasari 021211131072

    3. Felicia Lesmana 021211132001

    4. Ariane Carissa W. 021211132003

    5. Frida Chusna A. 021211132004

    BIOKIMIA II DEPARTEMEN BIOLOGI ORAL

    FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNAIR

    Semester Gasal 2013/2014

  • ii

    KATA PENGANTAR

    Puji Syukur penulis panjatkan kepada Tuhan YME karena atas berkat

    Rahmat dan Kasih Karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas makalah

    berjudul Pengaruh Obat-obatan Terhadap Proses Translasi RNA dengan tepat

    waktu.

    Makalah ini penulis susun untuk memenuhi tugas mandiri seminar mata

    kuliah Biokimia II Semester Gasal. Pada makalah ini, penulis mendeskripsikan

    tentang sintesis protein dan bagaimana beberapa obat dapat mempengaruhi proses

    translasi RNA. Penulis juga ingin menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak

    yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini, antara lain:

    1. Indeswati Diyatri, drg., M. S. selaku pembimbing dan juga dosen mata kuliah

    ilmu Biokimia II Universitas Airlangga Surabaya.

    2. Seluruh dosen pengajar mata kuliah ilmu Biokimia Universitas Airlangga

    Surabaya.

    3. Orang tua penulis, yang telah memberikan kasih sayang dan dukungan hingga

    terselesaikannya makalah ini.

    4. Teman-teman khususnya di FKG Universitas Airlangga angkatan 2012.

    5. Pihak-pihak lain yang telah membantu menyelesaikan makalah ini.

    Penulis menyadari masih banyak terdapat kesalahan dalam penulisan

    makalah ini, baik dalam tutur kata maupun isi. Dan oleh karena itu penulis

    memohon maaf yang sebesar-besarnya. Untuk selanjutnya penulis berharap

    makalah ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang membaca makalah

    ini, dan sedianya memberikan kritik dan saran yang membangun sebagai

    perbaikan penulis pada kesempatan lainnya.

    Surabaya, 21 Desember 2013

    Penulis

  • iii

    DAFTAR ISI

    COVER DALAM i

    KATA PENGANTAR .. ii

    DAFTAR ISI .............. iii

    DAFTAR GAMBAR .. v

    BAB I PENDAHULUAN

    1.1 Latar belakang .. 1

    1.2 Tujuan penulisan .. 2

    1.3 Manfaat penulisan 2

    BAB II TINJAUAN PUSTAKA

    2.1 Protein ...... 3

    2.1.1 Komposisi kimia dan klasifikasi protein ........... 3

    2.1.2 Sumber protein .......................... 4

    2.1.3 Penggolongan dan struktur protein ................4

    2.1.3.1 Penggolongan protein berdasarkan bentuk ........................... 4

    2.1.3.2 Penggolongan protein berdasarkan struktur .......................................5

    2.1.4 Fungsi protein ................................................................................................7

    2.2 RNA ................. 8

    2.3 Kodon .......................................... 9

    2.4 Sintesis protein ................................................10

    2.4.1 Transkripsi ................................12

    2.4.2 Translasi ...................................................... 15

    2.5 Perbedaan proses transkripsi dan translasi pada prokariotik dan eukariotik ..1

  • iv

    BAB III PEMBAHASAN

    BAB IV RINGKASAN

    DAFTAR PUSTAKA

  • v

    DAFTAR GAMBAR

    Gambar 1. Struktur protein, 1) struktur primer, 2) struktur sekunder, 3) struktur

    tersier, 4) struktur kuartener ..... 5

    Gambar 2. Pasangan basa pada rantai DNA ......... 9

    Gambar 3. Proses pembawaan basa oleh RNA yang kemudian

    berpasangan....................................... 10

    Gambar 4. Proses splicing dari pematangan mRNA 11

    Gambar 5. Tahapan transkripsi RNA ......15

    Gambar 6. Tahapan inisiasi translasi ..................... 16

    Gambar 7. Tahap elongasi translasi ....... 17

    Gambar 8. Proses terminasi translasi ..... 18

    Gambar 9. Proses sintesis protein pada prokariota ..... 19

    Gambar 10. Daerah regulasi gen, exon, intron, dan signal akhir proses Transkripsi

    dari gen prokariota dan eukaryota ........................................................................ 20

    Gambar 11. Syntesis protein pathway ......................... 21

    Gambar 12. Inhibisi RNA ribosom 30 S .............................................................. 24

  • vi

  • vii

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar belakang

    Protein adalah molekul makro yang mempunyai berat molekul antara lima

    ribu hingga beberapa juta. Protein terdiri atas rantai-rantai panjang asam amino yang

    terikat satu sama lain dalam ikatan peptida. Protein yang tersusun dari rantai asam

    amino akan memiliki berbagai macam struktur yang khas pada masing-masing

    protein. Adapun struktur protein meliputi struktur primer, struktur sekunder, struktur

    tersier, dan struktur kuartener.

    Proses sintesis protein terbagi atas transkripsi dan translasi. Seperti kita

    ketahui DNA sebagai media untuk proses transkripsi suatu gen berada di kromosom

    dan terikat oleh protein histon. Saat menjelang proses transkripsi berjalan, biasanya

    didahului signal dari luar akan kebutuhan suatu protein atau molekul lain yang

    dibutuhkan untuk proses pertumbuhan, perkembangan, metabolisme, dan fungsi lain

    di tingkat sel maupun jaringan. Transkripsi adalah sintesis RNA dibawah arahan

    DNA. Kedua asam nukleat menggunakan bahasa yang sama, dan informasi hanya

    ditranskripsi, atau disalin, dari satu molekul menjadi molekul lain. Translasi adalah

    sintesis polipeptida yang terjadi dibawah arahan mRNA. Selama tahap ini terjadi

    perubahan bahasa. Sel harus menerjemahkan alias menstranslasikan sekuens basa

    molekul mRNA menjadi sekuens asam amino polipeptida.

    Perkembangan dari segi kesehatan tergolong maju, dari pengolahan bahan

    obat sampai kemajuan segi obat-obatan yang terbuat dari alam, sintetik, maupun

    semisintetik. Adapula obat-obatan yang mekanismenya menggunakan kerja translasi

    sel pada tubuh manusia. Banyaknya obat yang bekerja pada system translasi ini

    membuat suatu mekanisme kerja obat yang berbeda-beda sehingga menghasilkan

    efek yang berbeda-beda pula, yang dapat dilihat dari beberapa contoh obat seperti

    halnya entromisin, streptomisin, puromisin, tetrasiklin, dan kloramfenikol.

  • 2

    1.2 Tujuan

    Tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut.

    1. Memberi pengetahuan mengenai protein secara umum beserta fungsinya bagi

    tubuh.

    2. Mengetahui secara lebih dalam mengenai proses sintesis protein.

    3. Mengetahui bagaimana pengaruh beberapa obat terhadap proses translasi.

    1.3 Manfaat

    Manfaat yang diharapkan dari penulisan makalah ini adalah agar pembaca

    lebih mengerti tentang protein, secara khususnya tentang proses sintesis protein

    beserta pengaruh beberapa obat terhadap proses translasi.

  • 3

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    2.1 Protein

    Protein secara kimia lebih kompleks lagi, tetapi seperti karbohidrat dan lipid,

    protein juga tersusun dari senyawa gabungan yang sederhana semua protein

    mengandung atom karbon, oksigen, hidrogen, dan nitrogen serta protein-protein yang

    mengandung sulfur dan fosfat. (Ethel Sloane 2003 : 24)

    Manusia maupun hewan tidak dapat mensintesis sepuluh dari dua puluh asam

    L- amino umum dalam jumlah yang memadai untuk menunjang pertumbuhan pada

    masa bayi atau mempertahankan kesehatan saat dewasa (Robert K. Murray 2009 :

    14).

    Protein mengalami perubahan fisik dan fungsional yang mencerminkan siklus

    hidup organisme tempat protein itu berada (Robert K. Murray 2009 22).

    2.1.1 Komposisi kimia dan klasifikasi protein

    Protein adalah molekul makro yang mempunyai berat molekul antara lima

    ribu hingga beberapa juta. Protein terdiri atas rantai-rantai panjang asam amino yang

    terikat satu sama lain dalam ikatan peptida. Asam amino terdiri atas unsur-unsur

    karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen. Beberapa asam amino disamping itu

    mengandung unsur-unsur fosfor, besi, sulfur, iodiom, dan kobalt. Unsur nitrogen

    adalah unsur utama protein, karena terdapat didalam semua protein akan tetapi tidak

    terdapat didalam karbohidrat dan lemak. Unsur nitrogen merupakan 16% dari berat

    protein.

    Molekul protein lebih kompleks dari pada karbohidrat dan lemak dalam hal

    berat molekul dan keanekaragaman unit-unit asam amino yang membentuknya. Berat

    molekul protein bisa mencapai 40 juta. Bandingkan dengan berat glukosa yang

    besarnya 180. Ada dua puluh jenis asam amino yang diketahui sampai sekarang yang

  • 4

    terdiri atas sembilan asam amino esensial ( asam amino yang tidak dapat dibuat tubuh

    dan harus didatangkan dari makanan ) dan sebelas asam amino nonesensial.

    2.1.2 Sumber Protein

    Bahan makanan hewani merupakan sumber protein yang baik, dalam jumlah

    maupun mutu, seperti telur, susu, daging, unggas, ikan, dan kerang. Sumber protein

    nabati adalah kacang ked