Click here to load reader

LPM Imun Zetto

  • View
    75

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of LPM Imun Zetto

EVALUASI PROGRAM IMUNISASI DI WILAYAH KERJA

PUSKESMAS KECAMATAN JOHAR BARU

PERIODE JANUARI S/D OKTOBER 2012

Penerapan Metode Lingkaran Pemecahan Masalah

Program Kesehatan Dasar

Disusun oleh kelompok IV:DARA DEANITA AYUNIS

110 2007 072

FAIRI CUNNY

110 2007 109

WAHYU HARIS PRABOWO

110 2007 286

WISNU SAKTI DWIPUTRANTO

110 2007 293

ZETTO ARYA BUANA

110 2007 309

Pembimbing :

Dr. Sugma Agung Purbowo, MARS

KEPANITERAAN KEDOKTERAN KELUARGA BAGIAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI JAKARTA 2012

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang1.1.1 Gambaran Umum Wilayah Kecamatan Johar Baru

1.1.1.1 Keadaan Geografis

Pada bulan Agustus 1966 di DKI Jakarta dibentuk beberapa kota administrasi. Berdasarkan lembaran daerah no 4/1966 ditetapkanlah lima wilayah kota administrasi di DKI Jakarta, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, yang dilengkapi dengan 22 Kecamatan dan 220 Kelurahan. Pembentukan Kecamatan dan Kelurahan ini didasarkan atas asas teritorial dengan mengacu pada jumlah penduduk yaitu 200.000 jiwa untuk Kecamatan, 30.000 jiwa untuk Kelurahan perkotaan, dan 10.000 jiwa untuk Kelurahan pinggiran.Wilayah Kotamadya Jakarta Utara mempunyai luas 7.133,51 Ha, terdiri dari luas lautan 6.979,4 Ha dan luas daratan 154,11 Ha. Daratan Jakarta Utara membentang dari barat ke timur sepanjang kurang lebih 35 Km, menjorok ke darat antara 4-10 Km, dengan kurang lebih 110 pulau yang ada di Kepulauan Seribu. Ketinggian dari permukaan laut antara 0-20 meter dari tempat tertentu ada yang dibawah permukaan laut yang sebagian besar terdiri dari rawa-rawa atau empang air payau. Wilayah Kotamadya Jakarta Utara merupakan pantai beriklim panas, dengan suhu rata-rata 270C, curah hujan setiap tahun rata-rata 142,54 mm dengan maksimal curah hujan pada bulan September. Kondisi wilayah yang merupakan wilayah pantai dan tempat bermuaranya Sembilan sungai dan dua banjir kanal menyebabkan wilayah ini merupkan wilayah rawan banjir, baik kiriman maupun banjir karena pasang air laut.

Kecamatan Johar Baru termasuk wilayah Kotamadya Jakarta Pusat memiliki luas wilayah 237.70 Ha. Menurut data statistik 2004, peruntukan luas tanah tersebut terdiri dari perumahan 195,13 Ha; kantor dan gudang 26,87 Ha; taman 4,66 Ha; lahan tidur 3,52 Ha; dll 7,52 Ha. Secara administratif terdiri 4 kelurahan,30 RW; 560 RT, 23.312 KK, 98 Posyandu dan 100.688 jiwa, dengan kepadatan penduduk 46.481/ km2, dengan batas wilayah :Utara

: JL.Letjen Suprapto Kec. Kemayoran

Timur

: Sepanjang Rel Kereta Api Kec. Senen

Selatan

: JL.Percetakan Negara Raya Kec. Cempaka Putih

Barat

: JL. Rawa Selatan Raya dan JL.Mardani Kec. Cempaka Putih

Kecamatan Johar Baru terdiri dari :a) Kelurahan Johar Barub) Kelurahan Kampung Rawac) Kelurahan Tanah Tinggi

d) Kelurahan Galur

1.1.1.2 Keadaan Demografi

Secara demografis penduduk di wilayah kecamatan Johar Baru sangat padat. Menurut data Biro Pusat Statistik Jakarta Pusat pada bulan Desember 2011, Kecamatan Johar Baru mempunyai jumlah penduduk sebanyak 116.261 jiwa. Berikut rincian jumlah penduduk yang ada di Kecamatan Johar Baru tahun 2011.

Tabel 1.1. Jumlah Penduduk di Wilayah Puskesmas Kecamatan Johar BaruTahun 2011

NoKelurahanJumlah Penduduk

1Kelurahan Johar Baru38.003 Jiwa

2Kelurahan Kampung Rawa21.203 Jiwa

3Kelurahan Tanah Tinggi40.078 Jiwa

4Kelurahan Galur16.977 Jiwa

Jumlah116.261 Jiwa

Sumber : Laporan Kecamatan Johar Baru Tahun 2011

Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin di Wilayah Puskesmas Kecamatan Johar Baru menurut laporan Kecamatan Johar Baru tahun 2011 adalah sebagai berikut laki-laki 58.925 jiwa, perempuan 57.336 jiwa. Berikut rincian kepadatan penduduk pada tiap kelurahan di Kecamatan Johar Baru pada tahun 2011.Tabel 1.2. Distribusi luas wilayah, KK, jumlah RW dan jumlah RT Di Kecamatan Johar Baru Tahun 2011

NoKelurahanLuas wilayah

(km2)KKRWRT

1Kelurahan Johar Baru119,1027.356613454

2Kelurahan Kampung Rawa30,1111.85311174

3Kelurahan Tanah Tinggi62,299.50014196

4Kelurahan Galur26,203.278 784

Jumlah237,7051.987654908

Sumber : Laporan Tahunan Kecamatan Johar Baru Tahun 2011Tabel 1.3. Tingkat Kepadatan Penduduk di Kecamatan Johar Baru Tahun 2011

KelurahanLuas

(km2)Jumlah

PendudukKepadatan Penduduk(per km2)

Kelurahan Johar Baru119,1038.003 Jiwa319

Kelurahan Kampung Rawa 30,1121.203 Jiwa704

Kelurahan Tanah Tinggi63,2940.078 Jiwa633

Kelurahan Galur26,2016.977 Jiwa648

Jumlah237,7116.261 jiwa489

Sumber : Laporan Kecamatan Johar Baru Tahun 20111.1.1.2.1 Data Penduduk Menurut Umur

Tabel 1.4. Jumlah Penduduk menurut Umur di Wilayah Puskesmas Kecamatan Johar BaruTahun 2011

No

Kelompok Umur (tahun)Jumlah

1.0-410.247

2.5-99786

3.10-148847

4.15-199936

5.20-2411.356

6.25-2912.578

7.30-3410.904

8.35-399821

9.40-448604

10.45-497327

11.50- 545687

12.55-594068

13.60-642705

14.65-691999

15.70-741256

16.>751140

Jumlah116.261 jiwa

Sumber : Laporan Kecamatan Johar Baru Tahun 20111.1.1.2.2 Data Penduduk Menurut Agama dan Kepercayaan

Tabel 1.5. Jumlah Penduduk menurut Agama dan Kepercayaan di Wilayah Kecamatan Johar Baru Tahun 2011

AgamaTanah tinggiKampung RawaGalurJohar BaruJumlah

Islam35.48818.93115.709101.971101.971

Protestan2.5361.7161.0328.9368.936

Katolik1.9414981544.5094.509

Budha352463501501

Hindu783419344344

Jumlah40.07821.20316.97738.003116.261

Sumber : Laporan Kecamatan Johar Baru Tahun 20111.1.1.3 Keadaan Lingkungan

1.1.1.3.1 Sosio Ekonomi

Wilayah Kecamatan Johar Baru yang terletak di Pusat Kota Jakarta terdapat wilayah Kawasan Berikat Nusantara (KBN), diwilayah tersebut banyak terdapat industri besar, sedang, dan kecil sebagai penompang dalam menambah Pendapatan Asli Daerah khususnya Kota Jakarta dan sebagai penambah pendapatan devisa Indonesia, karena kawasan tersebut adalah salah satu sentra produksi andalan dalam memacu perekonomian Indonesia.1.1.1.3.2 Sarana dan Prasarana

Wilayah Kecamatan Johar Baru memiliki sarana ibadah, sarana pendidikan, sarana kebudayaan dan kesenian, sarana olah raga, sarana kesehatan masyarakat dan keluarga berencana.

Sarana dan prasaran kesehatan yang yang ada saat ini banyak diminati oleh masyarakat luas yang ada di wilayah Johar Baru dan sekitarnya, hal ini terkait dengan lokasi dan banyaknya penduduk yang bekerja di wilayah Johar Baru tetapi tidak berdomisili di daerah tersebut. Agar semua dapat memperoleh kesempatan mendapat pelayanan kesehatan yang merata dengan biaya terjangkau, maka pemerataan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas, meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, dan dapat mempertinggi kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat.

Pelayanan kesehatan diberikan kepada semua golongan, dan tidak membedakan umur, pekerjaan, status sosial ekonomi, agama, ras dan lain-lain, akan tetapi lebih diprioritaskan bagi golongan masyarakat yang berpenghasilan rendah.1.1.1.3.3 Fasilitas Kesehatan

Wilayah kerja puskesmas Kecamatan Johar Baru sangat minim fasilitas kesehatan yang ada. Keadaan fasilitas kesehatan di Kecamatan Johar Baru ini tidak sebanding dengan jumlah pendudukTabel 1.6 Fasilitas Kesehatan Kecamatan Johar Baru Tahun 2011

NoUraianTanah tinggiKampung RawaGalurJohar BaruJumlah

1.Rumah sakit----0

2.Rumah Bersalin11114

3.Puskesmas11114

4.Balkesmas/ Bpn----0

5.Dr. Umum Praktek--123

6.Dr.Spesialis Praktek455620

7.Praktek 24 jam-1-12

8.Bidan Swasta111710

9.Apotik654924

10.Laboratorium --145

11.Posyandu1824151572

12.Toko Obat-2237

13.Drg. Praktek132410

Jumlah32433353161

Sumber : Laporan Kecamatan Johar Baru Tahun 2010

1.2 Gambaran Umum PuskesmasKesehatan merupakan hak azasi yang tercantum dalam UUD 1945, pasal 28 H ayat 1 dan UU No 23 tahun 1992 sehingga kesehatan perlu diupayakan, diperjuangkan dan ditingkatkan serta dipelihara oleh setiap individu dan seluruh komponen bangsa agar masyarakat dapat menikmati hidup sehat yang pada akhirnya dapat mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal.

Terwujudnya keadaan sehat adalah kehendak semua pihak, tidak hanya oleh orang per orang, tetapi juga oleh keluarga, kelompok dan bahkan masyarakat. Untuk dapat mewujudkan keadaan sehat tersebut banyak hal yang perlu dilakukan, salah satu diantaranya yang penting adalah menyelenggarakan pelayanan kesehatan (Blum, 1974).

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan pelayanan kesehatan strata pertama dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan. Untuk mencapai hasil optimal dan meningkatkan mutu serta kinerja Puskesmas, Departemen Kesehatan sejak tahun 2002 telah melaksanakan revitalisasi Puskesmas yang meliputi pengembangan kebijakan Puskesmas, pengadaan tenaga, perbaikan fisik dan peralatan (Depkes 2006). Pembahasan tentang Puskesmas telah tertuang dalam SK Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 128/Menkes/SK/II/2004 tentang kebijakan dasar pusat kesehatan masyarakat.

1.2.1 Definisi Puskesmas

Puskesmas ialah suatu unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja. Puskesmas merupakan suatu unit organisasi yang bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan yang berada di garda terde