LKS Perkecambahan

  • View
    1.507

  • Download
    5

Embed Size (px)

Text of LKS Perkecambahan

LAPORAN PRAKTIKUMPERKECAMBAHAN SERTA PERTUMBUHAN dan PERKEMBANGAN TANAMAN

-

KELOMPOK 4: LUFTI KHOLIFAH M. AZIZ HIDAYAT MUSLIMAH NADILA RIZKI NALA RENA H

[16] [17] [18] [19] [20]

SMA N 1 WONOSOBO Jalan T. Jogonegoro Km. 2 Wonosobo

RANCANGAN PERKECAMBAHAN TANAMAN

RANCANGAN PERKECAMBAHAN TANAMANStandar Kompetensi : 1. Siswa mampu merencanakan dan melaksanakan percobaan berkaitan dengan proses yang terjadi pada tumbuhan serta implikasinya pada sains, lingkungn, teknologi, dan masyarakat (salingtemas). : 1.1. Merencanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap perkecambahan 1.2. Melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap perkecambahan 1.3. Mengkomunikasikan hasil percobaan perkecambahan : 2 x 45 menit + tugas pengamatan Tujuan : a. Mengamati kecepatan perkecambahan dan masa dormansi berbagai biji tanaman b. Mengamati daya berkecambah berbagai jenis biji tanaman c. Mengamati pengaruh pH terhadap perkecambahan biji tanaman I. Variabel dalam percobaan : d. Sebagai Variabel Bebas (X) : pH (derajat keasaman ) e. Sebagai Variabel Terikat (Y) : Daya Kecambah f. Sebagai variable terkontrol : Kualitas biji dan kondisi kapas dipertahankan selalu basah Materi dasar : Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan. Perkecambahan dan factor yang mempengaruhinya Sumber Bacaan : III. Buku Paket Biologi III, Buku Sanins Biologi 3, Esis Biologi 3, dan buku lain yang relevan.

Kompetensi Dasar

Waktu I.

II.

II.

Alat dan Bahan : A. Alat : 1. 3 buah bekas gelas aqua 2. 1 buah pipet tetes / sendok B. Bahan : 1. biji jagung 2. air ledeng 3. jeruk nipis , tomat. 4. kapas Prosedur :

IV.

RANCANGAN PERKECAMBAHAN TANAMAN

1. Menyiapkan 3 buah bekas gelas aqua dan kapas lalu beri label A, B, dan C. 2. Menyiapkan 30 biji jagung, pilihlah biji-biji yang besar dan warnanya sragam. 3. Merendam biji-biji jagung ke dalam air ledeng/aquades selama 10 menit. 4. Menyiapkan bekas gelas aqua A yang telah diberi alas kapas pada bagian dalamnya dan dibasahi dengan air ledeng dengan pipet tetes atau sendok. 5. Menyiapkan bekas gelas aqua B yang telah di beri alas kapas pada bagian dalamnya dan dibasahi dengan air jeruk nipis dengan menggunakan pipet tetes atau sendok. 6. Menyiapkan bekas gelas aqua C yang telah di beri alas kapas pada bagian dalamnya dan dibasahi dengan air tomat menggunakan pipet tetes atau sendok. 7. Mengambil 10 biji jagung yang telah direndam selama 10 menit tersebut dan letakkan pada gelas aqua A secara teratur, 10 biji jagung pada gelas aqua B, dan 10 biji jagung yang lain letakkan pada gelas aqua C secara teratur. 8. Menyiapkan bekas gelas aquaA, B, dan C tersebut di tempat yang aman sampai 7 hari, dan mempertahankan alas kapasnya jangan sampai kering, tambahkan air ledeng/aqua dengan menggunakan pipet tetes. 9. Mengamati bersama setiap hari, dari hari ke 1 sampai hari ke 7. 10. Mencatat hasil pengamatanmu pada tabel pengamatan . V. b. c. VI. Waktu dan Tempat Pengamatan a. Hari tanggal Waktu Tempat : Sabtu, 24 Juli 2010 Sabtu 31 Juli 2010 : Pukul 15.00 : Rumah Muslimah, Sambek RT 02 / RW 05, Wonosobo

Tabel Hasil Pengamatan Banyaknya Biji Padi yang Berkecambah Sampai Hari Ke 7 1 2 1 3 5 2 4 1 5 2 3 6 1 1 7 1 1 Jumlah 10 1 7

Pot Beserta Air yang Digunakan A (air ledeng) B (air jeruk) C (air tomat) III.

Gambar Hasil Pengamatan HARI 1

RANCANGAN PERKECAMBAHAN TANAMAN

HARI 5

HARI 7

X.

Soal-soal diskusi : 1. Tuliskan pengertian: pertumbuhan, perkembangan dan perkecambahan pada tumbuhan ? Jwb: - Pertumbuhan : proses pertambahan ukuran dan jumlah sel yang bersifat kuantitatif (terukur). - Perkembangan : proses menuju kedeawasaan / terspesialisasikannya sel sel menuju ke struktur dan fungsi tertentu yang bersifat kualitatif (tidak terukur). - Perkecambahan : proses yang merupakan permulaan pertumbuhan embrio di dalam biji, dimana ditandai dengan munculnya radikula menembus kulit biji, diikuti dengan munculnya plantula (tanaman kecil) dari dalam biji. 2. Sebutkan faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi perkecambahan, serta masing-masing beri keterangan apa pengaruhnya ? Jwb: FAKTOR EKSTERNAL

RANCANGAN PERKECAMBAHAN TANAMAN

Temperatur : temperatur akan mempengaruhi proses fotosintesis, respirasi, dan transpirasi pada tumbuhan. - Cahaya Matahari : cahaya matahari mempengaruhi tumbuhan berdaun hijau, karena cahaya matahari sangat menentukan proses fotosintesis tumbuhan. - Air : berpengaruh dalam menjaga tekanan tugor dinding sel. Selain itu juga mempengaruhi proses fotosintesis, menentukan proses transpirasi, mengedarkan hasil fotosintesis dan sebagai medium reaksi kimia (metabolisme). - pH : berpengaruh terhadap kecepatan tumbuh dan massa dormansi biji. pH yang terlalu tinggi akan mempengaruhi proses tumbuhan. - Oksigen : berperan sebagai faktor pembatas dan berpengaruh pada proses pengedaran unsur hara dari tanah ke bagian daun. Juga berperan dalam reaksi metabolisme. - Nutrisi : berpengaruh untuk kelangsungan hidup. Sebagai sumber energi dan materi untuk bersintasis berbagai komponen sel. FAKTOR INTERNAL - Faktor Genesis : berpengaruh terhadap kecepatan pertumbuhan, lamanya masa dormansi biji dan sifat sifat yang diturunkan. Juga berperan mengontrol reaksi kimia dalam sel. - Faktor Fisiogenesis : berpengaruh terhadap proses proses fungsional pada tingkat sel. Faktor Fisiogenesis diantaranya terdiri dari hormon dan vitamin. - Hormon : berperan sebagai regulator pertumbuhan yang sangat esensiel. 3. Jelaskan bagaimana proses perkecambahan dapat terrjadi ? Jwb: Perkecambahan dapat terjadi karena adanya proses fisika dan kima. Pada awal perkecambahan terjadi proses fisika, yaitu biji melakukan imbibisi / penyerapan air sampai biji menjadi lunak. Pada waktu air masuk ke dalam biji, selanjutnya akan terjadi proses kimai, karena pada tahap ini enzim enzim akan mulai bekerja. Kerja enzim antara lain memetabolosir cadangan makanan agr dihasil energi yang dapat dipakai biji untuk dapat berkecambah. Selanjutnya perkecambahan pun dimulai dengan muunculnya radikula dan plantula. 4. Mengapa pada percobaan perkecambahan, biji yang digunakan harus dipilih yang besernya serta bentuk dan warna kulitnya sragam ? Jwb. Karena biji yang memiliki bentuk, warna, dan ukuran sama mengindikasikan bahwa sifat yang dibawa oleh biji tersebut kemungkinan besar sama baik secara penotip maupun genotip. 5. Dari hasil pengamatan pada tabel tersebut di atas percobaan pada cawan Petri A, biji tumbuhan apakah yang tumbuhnya/berkecambah paling cepat dan mana yang paling lambat ? Jwb: ... ... ...

-

RANCANGAN PERKECAMBAHAN TANAMAN

6. Biji tanaman setelah dipetik dari pohonnya yang sudah tua/masak lalu di kecambahkan, hasilnya ada yang cepat berkecambah, ada yang sampai beberapa hari baru berkecambah seperti pada percoabaan di atas, bahkan ada pula yang tidak dapat berkecambah, tetapi jika dikeringkan dan disimpan dulu sampai beberapa bulan biji tersebut bisa dikecambahkan dengan mudah. Jelaskan mengapa demikian ? disebut apakah fenomena ini ? Jwb: - Krene biji yang dikeringkan telah mengalami pemasakan pasca panen (afterripening) atau mengalami Dormansi. Biji yang telah mengalami masa ini mengalami tekanan osmosis yang lebih tinggi daripada lingkungannya ketika dia dikecambahkan sehingga air mudah masuk ke dalam biji, dan nutrisi dalam kotiledon cepat larut sehingga perkecambahan lebih mudah yerjadi. - Fenomena ini disebut Dormansi. 7. Percobaan pada cawan pertri A, berapa biji yang dapat berkecambah sampai hari ke 7 dari masing-masing jenis tanaman ? disebut apakah % biji yang dapat berkecambah pada setiap biji tanaman tersebut ? Jwb: ... ... ... 8. Banyak yang manakah biji yang dapat berkecambah antara percobaan pada cawan Petri A, pada cawan petri B, maupun cawan Petri C dari masingmasing jenis tanaman ? Mengapa demikian ? jelaskan jawaban saudara ! Jwb: Paling banyak cawan perti A, kemudian C, dan paling sedikit B. Hal tersebut karena kondisi tanam pada cawan petri A lebih sesuai yaitu pH yang dimiliki mendekati netral (pH air). Sedangkan pada cawan petri C lebih sedikit lagi yang tumbuh karena air tomat memiliki pH cukup rendah sehingga biji tidak cepat berkecambah. Dan pada cawan petri B paling sedikit, karena pH air jeruk yang lebih rendah lahi dari cawan petri C sehingga kondisi lebih asam lagi dan biji makin sulit berkecambah. 9. Apa fungsi air jeruk nipis dan air tomat ? Jwb: ... ... 10. Gambarkan biji yang sedang berkecambah lengkap dengan bagian-bagiannya (radikula, plumula dan kotiledon) dari tumbuhan dikotil dan monokotil ! Gb.

RANCANGAN PERKECAMBAHAN TANAMAN

XI.

Simpulan : Faktor pH sangat berpengaruh terhadap daya kecambah. Semakin rendah pH (seemakin asam kondisi lingkungan) maka daya kecambah makin lambat. Wonosobo, 31 Juli 2010 Pratikan

Guru Pembimbing

Sukaryono

(Kelompok 4)

*Penanggung jawab Kelompok 4: Lufti Kholifah