Click here to load reader

LBM 2 MP Sgd 20

  • View
    264

  • Download
    10

Embed Size (px)

Text of LBM 2 MP Sgd 20

LBM 2 SGD 20 1 Metodologi Penelitian

LBM 2 Kerangka Teori STEP 1 1. Hipotesis : Jawaban sementara dari masalah penelitian, yg menunjukkan hub antar variabel, yg nntinya akan dibuktikan dg metode statistik. 50 % jwaban dari masalah. 2. Tinjauan Pustaka : Tinjauan komprehensif trhdap masalah yg diteliti, dg penekanan utama pda hub antar variabel yang dipermasalahkan dg variabel yang mungkin berperan. Suatu batasan terori yg mngenai variabel digunakan utk landasan penelitiannya dn dikaitan dg hasil2 penelitian yg telah ada/ hasil study pustakanya. 3. Variabel : suatu karakteristik subyek penelitian yang berubah dri 1 subyek ke subyek yg lain. 4. Kerangka Teori : bagan hubungan antar variabel dari variabel yang diketahui/ diduga yg mempunyai hub dg variabel penelitian. Skema sederhana yg menggambarkan secara singkat proses pemecahan masalah yang dikemukakan dalam penelitian, kemudian dijelaskan secukupnya mengenai mekanisme kerja. 5. Kerangka Konsep :isinya ttg diagram yg menunjukkan jenis serta hub variabel yg diteliti dg penggambaran batas2 ruang lingkup penelitian, beda dg kerangka desain (populasi, sample, subyek, interaksi antar variabel), sebgian dri kerangka teori yg merupakan hub antar variabel yg akan diukur dlam pnelitian ini saja. 6. Skala Pengukuran Variabel : parameter yg digunakan utk menjawab pertanyaan penelitian dalam pengujian kesahian hipotesis 7. Definisi oprasional : rumusan ttg variabel yang diukur dn digunakan dalam pengukuran data, bisa juga semua konsep yg ada dipenelitian dibuat batasan dalam operasional sehingga tidak timbul makna ganda dari istilah yang digunakan dalam penelitian. Step 2 1. Apa komponen dari Bab 2 ? 2. Cara mengacu pustaka sesuai petunjjuk KTI ? 3. Bagaimana sebuah pernyataan dikatakan sebagai hipotesis ? dan apa saja syaratnya ? 4. Cara menyususun tinjauan pustaka ? 5. Macam-macam variabel ? 6. Cara menyususn kerangka teori dan kerangka konsep? 7. Isi dari tinjauan pustaka ? 8. Apa saja sumber acuan pustaka ? 9. Macam-macam hipotesis ? 10. Macam-macam skala pengukuran ? 11. Hub antar variabel dg tinjauan pustaka ? 12. Seberapa penting hipotesis dalam KTI ?

LBM 2 SGD 20 2 Metodologi Penelitian

13. Apa saja penelitian yg mencantumkan dan tidak mencantumkan hipotesis ? 14. cara membuat definisi operasional ? 15. Apa saja manfaat tinjauan pustaka ? 16. Apa syarat tinjauan Pustaka ? 17. Apa syarat memilih sumber pustaka ? 18. Cara penulisan daftar pustaka ? 19. Bagaimana cara mengutip sumber pustaka dan cara penulisannya pada KTI ? Step 3 1. Cara mengacu pustaka sesuai petunjjuk KTI ? a. Keterkinian b. Relevansi c. Kelengkapan d. Tingkat Kepercayaan dari bukti-bukti yang diajukan 2. Bagaimana sebuah pernyataan dikatakan sebagai hipotesis ? dan apa saja syaratnya ? Yarat hipotesi : - Harus dinyatakan dalam pernyataan - Harus tumbuh dari ilmu pengetahuan yg ditelitinya - Harus bisa diuji - Harus sederhana dan terbatas (tidak menimbulkan perbandingan, perbedaan, dn tidak terlalu luas sifatnya) - Harus mengekspresikan korelasi 2 variabel / lebih 3. Cara menyususun tinjauan pustaka ? - Teknik penulisan harus diperhatikan - Alur fikiran yg logis - Penulisan paragraf yg tidak jelas dapat mengurangi kejelasan informasi yg disampaikan - Interpretasi dari kumpulan pendapat orang lain (merangkum dg bhsa kita sendiri) supaya mnjadi sesuatu yg komprehesif dn akurat - Melibatkan kontroversi penelitian dg cara meta analisis - Penekanan utama pada hub antar variabel yg dipermasalahkan serta varibel2 yg mungkin berperan. 4. Macam-macam variabel beserta contohnya ? - Variabel bebas : v yg dimanipulasi - Variabel tergantung : v yg diukur akibat adanya manipulasi pda v bebas - Variabel perantara : ditengah antara v bebas dn v tergantung - Variabel pendahulu / perancu : cntohnya v bebas merokok, v tergantung infark, v pendahulu minum kopi

LBM 2 SGD 20 3 Metodologi Penelitian

-

Variabel prakondisi : cntohnya tikus di buat kanker trlebuh dahulu sbelum dilakukan penelitian.

5. Cara menyususn kerangka teori dan kerangka konsep? Kerangka teori : - Identifikasi varibelnya - Mencari informasi yg berupa teori / fakta yg berkaitan dg v tsb - Menentuka topik --> mencari pustaka --> tahu v yg mmpengaruhi --> dikaitkan hub nya dg cara mmbuat kerangka teori Kerabgka konsep - Mmperjelas konsep penelitiannya - Menunjukkan jenis / hub antar variabel yg diteliti dan v lain yg terakit dg begitu akan mmpermudah desain penelitiannya 6. Isi dari tinjauan pustaka (Bab 2) ? - Variabel tergantung - Variabel bebas - Keterkaitan kedua variabel - Kerangka teori - Kerangka konsep - Hipotesis (tidak harus ada) ada 2 hal : - Pengertian dasar - Perincian latarbelakang masalah 7. Apa saja sumber acuan pustaka ? - Utama : a. Sumber Primer / khusus : hasil penelitian dari peneliti yg langsung melakukan penelitian, (laporan penelitian. Tesis, jurnal) b. Sumber sekunder / Umum: sebuah tulisan yg mengenai penelitian orang lain, disajikan dalam bentuk komentar (text book) - Informasi dokumentar 8. Macam-macam hipotesis ? a. Hipotesis deskriptif : menjawab prtnyaan yg estimatis yg tidak membandingkan b. Hipotesis komparatif : sifatnya membandingkan c. Hipotesis asosiatif : sifatnya menjawab pertanyaan yg berhubungan Berdasarkan sifat hub : a. Hipotesis simetris : hub bersifat tidak mnunjukkan sebab akibat

LBM 2 SGD 20 4 Metodologi Penelitian

b. Hipotesis kausal : hub saling mmpengaruhi anatar variabel c. Hipotesis interaktif : hub lebih saling mmpengaruhi d. Hipotesis nol : yg tidak mnyatakan hub antar variabel e. Hipotesis kerja : yang menyatakan hub variabel 9. Macam-macam skala pengukuran ? - Skala kategorikal : a. Nominal : tidak mengandung peringkat, b. Ordinal : ada info peringkatnya tapi jaraknya tidak bisa diukur - Skala numerik : a. Interval : info peringkatnya lengkap dn bisa diukur b. Rasio : punya nilai 0 (diukur tapi tidak ada hasilnya) 10. Hub antar variabel dg tinjauan pustaka ? 11. Seberapa penting hipotesis dalam KTI ? Penting, karena hipotesis yg akan mengarah ketujuan dn menentukan tujuannya, gambaran hasil penelitian. Fungsi : pemberian dan batasan trhdap pnelitian, memfokuskan dalam pengumpulan data, sebagai panduan dn pengujian fakta dan data. 12. Apa saja penelitian yg mencantumkan dan tidak mencantumkan hipotesis ? Yg mencantumkan : analitik dn observasional Yg tidak : deskriptif 13. cara membuat definisi operasional ? 14. Apa saja manfaat tinjauan pustaka ? - Mmperdalam teori antar v - Mengkaji penelitian sebelumnya - Menemukan metode - Mmperkaya ide2 baru 15. Apa syarat tinjauan Pustaka ? - Identifikasi masalah yg diteliti - Bisa dijadikan dasar utk mngembangkan penelitiannya - Dpat mengevaluasi dn mnganalisa data 16. Cara penulisan daftar pustaka ? - Sistem Harvard: nama dan tahun, trdpat daftar rujukan brdasarkan alfabetik brdasarkan nama penulis dg mletakkan nama keluarganya di depan. - Sistem vancouver : angka, sesuai dg tmpat penulisannya - Sistem kombinasi alfabet dn nomer

LBM 2 SGD 20 5 Metodologi Penelitian

Yg perlu ditulis : nama penulis, judul, tahun, informasi penerbit. 17. Bagaimana cara mengutip sumber pustaka dan cara penulisannya pada KTI ? - Punya teori, - ambil intinya, - kemudian mengutipnya 18. Bagaimana konsistensi antara Bab 1 dan Bab 2? 19. Bagaimana cara menguji hipotesis berdasarkan skala tertentu? Step 4

Bab 1 (Masalah Penelitian)

Tinjauan Pustaka

Variabel

Kerangka Teori

Kerangka Konsep

Hipotesis

Macam2 Variabel Hub antar Variabel Skala Pengukuran Definisi operasional

Syarat dan Tujuan

Syarat, manfaat, tujuan

Syarat, manfaat, tujuan

LBM 2 SGD 20 6 Metodologi Penelitian

1.Cara mengacu pustaka sesuai petunjjuk KTI ? a. Keterkinian (recent) sumber pustaka sejogyanya yang baru, Secara umum dikatkan baru bila kurang dari 10 tahun terakhir b. Relevansi (relevant) sumber pustaka yang diambil hendaklah mempunyai relevansi yang jelas / tinggi dengan permasalahn yang diutarakan. c. Kelengkapan (completeness) dalam era informasi global saat ini sangat memudahkan bagi peneliti untuk mendapatkan informasi yang lengkap secara mudah lewat internet. Informasi yang lengkap ini saat ini mutlak diperlukan agar apa yang akan ditulis dan dipakai dalam penelitian ini tidak ketinggalan dan yang jelas lebih bisa yakin bahwa belum dikerjakan orang lain d. Tingkat kepercayaan dari bukti bukti yang diajukan (level of evidence) Bukti bukti yang didapat secara eksperimental menempati level yang tertinggi, terlebih bila multisenter study atau hasil meta analisis.

2.Bagaimana sebuah pernyataan dikatakan sebagai hipotesis ? dan apa saja syaratnya ? Dinyatakan dalam kalimat deklaratif yang jelas dan sederhana, tidak bermakna

ganda. Mempunyai landasan teori yang kuat. Hipotesis tidak semata-mata datang

dengan sendirinya, namun harus dibangun atas dasar teori, pengalaman, serta sumber ilmiah lain yang sahih. Menyetakan hubungan antara satu variabel tergantung dengan satu atau lebih

variabel bebas; kadang hipotesis menyatakan hubungan antara beberapa variabel bebas dengan satu variabel tergantung, misalnya pada studi faktor-faktor risiko dengan analisis multivariat. Namun dalam satu hipotesis hanya boleh terdapat satu variabel tergantung. Hipotesis yang menyebutkan lebih dari satu variabel tergantung (disebut sebagai hipotesis yang kompleks) harus dipecah menjadi dua atau lebih hipotesis.

LBM 2 SGD 20 7 Metodologi Penelitian

Memungkinkan diuji secara empiris. Hal ini mutlak dalam studi empiris; suatu

hipotesis meskipun mempunyai dasar yang kuat, tidak dapat disebut memenuhi syarat bila tidak dapat diuji secara empiris. Rumusan hipotesis harus bersifat khas dan menggambarkan variabel-variabel

yang diukur. Disisi lain rumusannya juga harus longgar, sehingga membuka kemungkinan untuk dilakukan generalisasi. Rumusan yang terlalu umum atau bermakna ganda, harus d