Click here to load reader

Lbm 1 Sgd 20 Modul Skn

  • View
    175

  • Download
    28

Embed Size (px)

Text of Lbm 1 Sgd 20 Modul Skn

LBM 1 SGD 20 MODUL SKNSTEP 1

1. P2MPL : Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan2. Riwayat alamiah penyakit: suatu penjalaran penyakit secara natural tanpa campur tangan medis3. KLB: Kejadian Luar Biasa Timbulnya atau meningkatnya kejadian kesakitan atau kematian yg bermakna secara epidemiologi dalam suatu daerah dalam kurun waktu tertentu

4. DKK: Dinas Kesehatan Kota5. Epidemiologi: ilmu tentang penyebaran penyakit serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.STEP 2KLB

1. Apa syarat suatu kejadian dikatakan KLB?2. Apa saja Pencegahan dan penanggulangan KLB?

3. Jelaskan contoh-contoh yang biasanya termasuk KLB!

4. Apa perbedaan antara KLB dengan wabah?

EPIDEMIOLOGI

1. Apa saja tujuan dan manfaat epidemiologi?

2. Sebutkan batasan epidemiologi!

3. Jelaskan macam-macam epidemiologi!

RIWAYAT ALAMIAH PENYAKIT

1. Apa saja tahapan RAP?

2. Apa manfaat mengetahui RAP?

STEP 3

KLB

1. Apa syarat suatu kejadian dikatakan KLB?a. Sebelumnya tidak pernah adab. Terjadi peningkatan kejadian selama 3 kurun waktu berturut-turut

c. Ada peningkatan kejadian/kematian 2 x lipat atau lebih dari sebelumnya

d. Peningkatan jumlah penderita baru dalam 1 bulan 2 x lipat / lbih dari rata2 tiap bulan pd tahun sebelumnya

e. Rata2 jumlah kejadian kesakitan perbulan selama 1 thn menunjukkan 2 x / lebih dibandingkan dg rata2 jumlah kejadian kesakitan perbulan pd th sebelumnya

f. Angka kematian suatu penyakit (case fatality rate) dlm satu kurun waktu tertentu menunjukkan kenaikan 50% atau lebih dibandingkan dg angka kematian CFR sebelumnya dalam waktu yg sama

g. Angka proporsi penyakit penderita baru pada 1 periode menunjukkan kenaikan 2 x atau lebih dari 1 periode sebelumnya dalam kurun waktu yg sama

2. Apa saja Pencegahan dan penanggulangan KLB?

a. Pencegahan

Pencegahan pertama: promosi kesehatan, dan pencegahan khusus

Pencegahan tingkat kedua: diagnosis dini, dan pengobatan yg tepat

Pencegahan tingkat ketiga: pencegahan terhadap cacat, dan rehabilitasi

b. Penanggulangan

Menyediakan dan menyelenggarakan yankes

Memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

Isolasi, pemeriksaan, pengobatan terhadap penderita

Membentuk tim yg menanggulangi

Vaksinasi dan evakuasi masyarakat

Penutupan daerah yg terserang wabah penyakit

3. Jelaskan contoh-contoh yang biasanya termasuk KLB!

a. Cholerab. Difteri

c. Pes

d. DBD

e. Campak

f. Polio

g. Tifus

h. Demam kuning

i. Malaria

j. Hepatitis

4. Apa perbedaan antara KLB dengan wabah?

KLB ( semacam status yg gunanya untuk mengklasifikasikan merebaknya suatu wabah, meningkatkan dalam waktu singkat. Wabah ( lebih luas, suatu peningkatan kejadian kesakitan kematian penyakit tertentu, terjadi di suatu daerah tertentu, pd kurun waktu tertentuKLB dan wabah hampir sama. KLB ada pengulangannya, sedangkan wabah biasanya penyebabnya virus.

EPIDEMIOLOGI

4. Apa saja tujuan dan manfaat epidemiologi?

a. Tujuan

Mengetahui faktor2 yg mempengaruhi dari penyakit, frekuensi, waktu Mendapatkan RAP ( berguna untuk memutus rantai penyebaran penyakit

b. Manfaat

Mengenali dan memahami penyakit dan masalah keshatan lainnya

Identifikasi faktor2 kesehatan

Menyediakan data untuk dianalisa agar tau penyebab kesehatan

Mengevaluasi program2 yg sudah dilaksanakan

Mengembangkan metodologi untuk mengatasi masalah kesehatan

Mengarahkan intervensi Melengkapi RAP

Untuk dapat diaplikasi dalam upaya pengendalian dan penanggulangan penyakit/masalah kesehatan.

Mengetahui klasifikasi penyakitnya.

5. Sebutkan batasan epidemiologi!

a. Mencakup semua penyakit ( baik infeksi maupun nonb. Berdistribusi pada masyarakat/kelompok

c. Pendekatan ekologi ( latar belakang keseluruhan lingk (fisik, biologi, sosial)d. Evaluasi ( penilaian dari keseluruhan program keberhasilan suatu pengobatan program kesehatan masyarakat

e. Edukasi ( intervensi berupa peningkatan pengetahuan ttg keseahatan masy. Sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit.

6. Jelaskan macam-macam epidemiologi!

a. Epidemiologi deskriptif ( menggambarkan besarnya masalah kesehatan masy.

b. Analitik ( besarnya masalah dan faktornya.

c. Konstruktif ( pengamatan digunakan untuk melengkapi penguasaan iptek

d. Eksperimen ( dibandingkan antara penderita dg kelompok kontrol.

Analitik ( 2 macam: observasional dan eksperimen.Dasar epidemiologi, kegunaan, pencegahan (preventif, kuratif, rehabilitatif)

Wabah , endemi, pandemi, epidemik. Epidemik ( masalah kesehatan, ditemukan pd daerah tertentu, pd waktu tertentu yg singkat, dalam frekuensi yg sangat tinggi

Pandemi ( masalah kesehatan, ditemukan pd daerah tertentu wilayahnya luas, waktunya singkat, frekuensinya tinggi.

Endemi ( masalah kesehatan, disuatu wilayah yg menetap dalam jangka waktu lama. RIWAYAT ALAMIAH PENYAKIT

1. Apa saja tahapan RAP?

a. Tahap prepatogenesis: kondisi masih normal, sudah ada interaksi antara agen dan host, tapi agen masih dluar host. Jika terjadi interaksi berubah ( host lebih rentan atau agen lebih virulen ( agen masuk ke host

b. Tahap patogenesis:1) Tahap inkubasi: agen masuk ke host sampai host sakit

2) Tahap penyakit dini: timbul gejala penyakit dlm keadaan awal

3) Tahap penyakit lanjut: penyakit berkembang, menimbulkan kelainan patologisc. Tahap pascapatogenesis: bisa sembuh sempurna, sembuh dengan cacat, karier, atau mati.2. Apa manfaat mengetahui RAP?

a. Untuk diagnostik ( penentuan jenis penyakitb. Pencegahan: mengetahui rantai penyebaran ( bisa diputus

c. Untuk terapi

Skenario

Difteri termasuk kedalam kasus KLB

STEP 4

MAPING

STEP 7

KLB

1. Apa syarat suatu kejadian dikatakan KLB?

Ada 7 :

1)Timbulnya suatu penyakit yang sebelumnya tidak ada atau tidak dikenal.

2)Peningkatan kejadian penyakit/ kematian terus menerus selama 3 kurun waktu berturut-turut menurut jenis penyakitnya (jam, hari, minggu)

3)Peningkatan kejadian penyakit / kematian 2x / lebih dibandingkan dengan periode sebelumnya (jam, hari, minggu, bulan, tahun)

4)Jumlah penderita baru dalam satu bulan menunjukkan kenaikan 2x lipat / lebih dibandingkan angka rata-rata perbulan dari tahun sebelumnya.

5)Biasanya terjadi pada penyakit khusus

6)Case fatality rate dari suatu penyakit dalam kurun waktu tertentu menunjukkan 50% / lebih dibandingkan periode sebelumnya

7)Proportional Rate (PR) penderita dari suatu periode tertentu menunjukkan kenaikkan 2 kali atau lebih dibandingkan periode kurun waktu atau tahun sebelumnya.

Sumber : Keputusan Dirjen No. 451/91 Tentang Pedoman Penyelidikan dan Penanggulangan KLB2. Apa saja Pencegahan dan penanggulangan KLB?

Tabel beberapa cara dalam penanggulangan KLB

PencegahanPENCEGAHAN

Pengertian pencegahan secara umum adalah mengambil tindakan terlebih dahulu sebelum kejadian.

Pada dasarnya ada tiga tingkatan pencegahan penyakit secara umum yakni:

a. Pencegahan tingkat pertama (primary prevention) yang meliputi promosi kesehatan dan pencegahan khusus.

b. Pencegahan tingkat kedua (secondary prevention) yang meliputi diagnosis dini serta pengobatan yang tepat.

c. Pencegahan tingkat ketiga (tertiary prevention) yang meliputi pencegahan terhadap cacat dan rehabilitasi.

Ketiga tingkat pencegahan tersebut saling berhubungan erat sehingga dalam pelaksanaannya sering dijumpai keadaan yang tumpang tindih.

1. Pencegahan Tingkat Pertama

Dapat ditujukan pada faktor penyebab, lingkungan serta faktor pejamu.

a. Sasaran yang ditujukan pada faktor penyebab yang bertujuan untuk mengurangi penyebab atau menurunkan pengaruh penyebab serendah mungkin dengan usaha antara lain:

- Desinfektan

- Pasteurisasi

- Sterilisasi, bertujuan untuk menghilangkan mikro-organisme penyebab penyakit,

- Penyemportan.insektisida dalam rangka menurunkan dan menghilangkan sumber penularan maupun memutuskan rantai penularan.

( Selain itu usaha untuk mengurangi/menghilangkan sumber penularan dapat dilakukan melalui pengobatan penderita serta pemusnahan sumber yang ada (biasanya pada binatang yang menderita), serta mengurangi/menghindari perilaku yang dapat meningkatkan risiko perorangan dan masyarakat.

b. Mengatasi/modifikasi lingkungan melalui perbaikan lingkungan fisik seperti

- peningkatan air bersih

- peningkatan sanitasi lingkungan dan perumahan serta bentuk pemukiman lainnya

- perbaikan dan peningkatan lingkunan biologis seperti pemeberantasan serangga dan binatang pengerat

- peningkatan lingkungan sosial seperti kepadatan rumah tangga, hubungan antarindividu dan kehidupan sosial masyarakat.

c. Meningkatkan daya tahan penjamu meliputi :

perbaikan status gizi, status kesehatan umum dan kualitas hidup penduduk

pemberian imunisasi serta berbagai bentuk pencegahan khusus lainnya

peningkatan status psikologis, persiapan perkawinan serta usaha menghindari pengaruh faktor keturunan

peningkatan ketahanan fisik melalui peningkatan kualitas gizi, serta olahraga kesehatan. .

2. Pencegahan Tingkat Kedua

Sasaran pencegahan ini terutama ditujukan pada mereka yang menderita atau dianggap menderita (suspek) atau yang terancam akan menderita (masa tunas).

( meliputi diagnosis dini dan pengobatan yang tepat agar dapat dicegah meluasnya penyakit atau untuk mencegah timbulnya w