Click here to load reader

Lapsus Stroke infark

  • View
    115

  • Download
    8

Embed Size (px)

DESCRIPTION

case report stroke infark

Text of Lapsus Stroke infark

  • STOKE INFARKLaporan Kasus

  • Laporan Kasus

  • Identitas Nama : Tn. SUmur: 72 tahunJenis Kelamin: Laki-lakiAlamat : BlitarSatus Perkawinan: MenikahSuku: JawaTanggal Pemeriksaan: 29-09-2014

  • Anamnesa Keluhan Utama : lengan dan kaki kanan lemah Riwayat Penyakit sekarang : keluhan dirasa sejak tanggal 21-09-2014, mendadak saat bangun tidur, saat mau berjalan ektremitas kanan lemas dan kesemutan hingga pasien terjatuh.Penyakit Penyakit Terdahulu : Hipetensi (+) tdk terkontrol, post op trepanasi Riwayat Penyakit Keluarga Riwayat stroke dan hipertensi (+), DM (-)

  • Pemeriksaan FisikKeadaan UmumTampak lemah, kesadaran compos mentis (GCS E4V5M6), status gizi kesan cukup.Tanda VitalTensi: 180/100 mmHg Nadi: 68 x / menit, reguler Pernafasan : 22 x /menit, reguler Suhu : 36,6 oCPemeriksaan Thorak, Abdomen dan Psikiatri dalam batas Normal

  • Head to toe1. Kepala dan leher : A-/C-/d-/i- , Reflek cahaya +/+ , pembesaran KGB -, (dbn)2. Thorak Inspeksi: ictus cordis tidak tampakPalpasi:iktus cordis kuat angkat, krepitasi(-), fremitus taktil simetrisPerkusi: kesan normalAuskultasi: S1S2 tunggal, mur2 (-), vesikuler +/+, ronki -, whesing 3. Abdomen Inspeksi: cembung, vena tak tampakPalpasi: supel, hepar dan lien tak teraba Perkusi: timpani Auskultasi: bising usus normal

  • Pemeriksaan Neurologis- N.CranialisPemeriksaan N. 1: fungsi penciuman baikPemeriksaan N. 2 : reflek cahaya +/+, visus >1/60Pemeriksaan N. 3, 4, 6 : pergerakan bola mata normalPemeriksaan N. 5 : kontraksi m.masetter dan tempral normal, fungsi sensoris wajah normal

  • Pemeriksaan Neurologis- N.CranialisPemeriksaan N. 7 : didapatkan parese D tipe sentralPemeriksaan N. 8 : tidak dilakukanPemeriksaan N. 9 dan 10 : uvula ditengah, fungsi menelan normalPemeriksaan N. 11 : mengangkat bahu dan memalingkan kepala normalPemeriksaan N. 12 : tidak ada deviasi, tampak normal

  • Pemeriksaan NeurologisSistem Motorik, kekuatan

  • Pemeriksaan ReflekRefleks FisiologisRefleks bicep= +1/+1Refleks triceps= +1/+1Refleks patella= +1/+1Refleks Achilles= -/-Refleks PatologisBabinski= +/-Chaddock= -/-Oppenhein= +/-Gordon= -/-Gonda= -/-

  • DiagnosisDiagnosa klinis: akut hemiparese dextra tipe umn +parese n.VII tipe UMN+ hipertensi grade IIDiagnosa topis : hemisfere sinistraDiagnosa etiologis: CVA suspec infark

    DDCVA susp ICH

  • Pemeriksaan Laboratorium

  • CT Scan KepalaKesimpulan : Infark lacunare di daerah capsula interna kanan dan kiri dengan deffect post trepanasi di temporo-parietalis kiri

  • Working diagnosisDiagnosa Klinis : Akut hemiparese dektra dan hipertensi stage IIDiagnosa Topis: Hemisfer sinistraDiagnosa Etiologis: CVA Infark

  • PenatalaksanaanFarmakoterapi : IVFD NS 20 tetes/ menitRanitidin 2 x 1 amp IVGemfibrosil 0-0-300mgClopidogrel tablet 1 x 75mgNonfarmakoterapi :Monitoring GCS ,vital sign dan keluhan pasienFisioterapiOptimalkan 6 B ( Breath, Blood, Brain, Bowel, Bladder, Bone and Bodys skin )

  • Prognosis Dengan bergantung kondisi pasien yang tetap sadar dan luas serta letak lesi, maka prognosis pasien cenderung akan membaik (Bonam)

  • TINJAUAN PUSTAKA

  • Definisi

    Strokegangguan vaskular otak yang terjadi secara mendadak yang menyebabkan defisit neurologis fokal

  • Epidemiologi Stroke ditemukan pada semua golongan usia, terutama >> 50 tahunInsiden pada usia 80-90 tahun adalah 300/10.000Stroke merupakan penyakit nomor tiga yang mematikan setelah jantung dan kanker di USADi Indonesia, diperkirakan setiap tahun terjadi 500.000 penduduk terkena serangan strokeStroke merupakan pembunuh nomor satu di RS Pemerintah di seluruh penjuru Indonesia

  • Faktor resiko

  • Klasifikasi

  • Perbedaan Klinis

  • Patofisiologi stroke infark

  • DiagnosisAnamnesa Proses terjadinya seranganriwayat kesehatan pasien sebelumnyaobat-obatan Riwayat keluarga Pemeriksaan NeurologisGCSPemeriksaan N. Cranialis Pemeriksaan anggota gerak ( kelumpuhan, tonus, reflek fisiologis, reflek patologis, trofi)

  • SKORJOENAIDI SKORAlgoritma Gajah MadaSiriraj Skor

  • Siriraj Skor

  • Pemeriksaan PenunjangCt ScanMRIGold Standart

  • CT SCAN MRILAB LENGKAPEKG EEGPemeriksaan Penunjang

  • Stroke Perdarahan (ICH) : Hiperdens

  • Stroke Infark Hipodens

  • Penatalaksanaan Stroke InfarkDibagi menjadi penatalaksanaan UMUM dan KHUSUSPrinsip PenatalaksanaanMencegah kerusakan otak yang bersifat irreversibelMencegah komplikasiMencegah kecacatan yang lebih beratMencegah serangan ulang

  • Penatalaksanaan UMUM

  • Penatalaksanaan UMUM

  • Penatalaksanaan KhususI. REPERFUSIONTo restore Blood Flow to Ischemic regionII. NEUROPROTECTION Protect/salvage cells from ischemic damage EAA (glutamate) antagonists GABA antagonists Ca channel antagonists Antioxidants Growth factors Leucocyte adhesion and infiltration inhibitors Nitric oxide inhibitors

    Anti platelet, anticoagulan, trombolitik Opioid antagonists Phosphatidylcholine precusors Serotonin agonists Sodium channel blockers Potassium channel openers Mechanism(s) unknown or uncertain

  • PENATALAKSANAAN KHUSUS

  • KomplikasiSepticemiaPneumoniaInfark miokardFraktur

  • Prognosis Indikator prognosis adalah : tipe dan luasnya serangan, age of onsettingkat kesadaranCepatnya penanganan