Lapsus Fraktur Humerus

  • View
    216

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of Lapsus Fraktur Humerus

  • 8/17/2019 Lapsus Fraktur Humerus

    1/29

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. LATAR BELAKANG

    Fraktur berarti deformasi atau diskontinuitas dari tulang oleh tenaga yang

    melebihi kekuatan tulang. Fraktur dapat diklasifikasikan menurut garis fraktur 

    (transversal, spiral, oblik, segmental, komunitif), lokasi (diafise, metafise, epifise)

    dan integritas dari kulit serta jaringan lunak yang mengelilingi (terbuka atau

    compound  dan tertutup). 1

    Fraktur humerus adalah salah satu fraktur yang cukup sering terjadi. Insiden

    terjadinya fraktur shaft humerus adalah 1-! dari semua kejadian fraktur." Fraktur 

    shaft humerus dapat terjadi pada sepertiga proksimal, tengah dan distal humerus. 1,#

    Fraktur korpus humeri dapat terjadi semua usia. $ada bayi, humerus sering

    mengalami fraktur pada %aktu persalinan sulit, atau cedera non-accidental .

    Fraktur ini dapat menyembuh dengan cepat dengan pembentukan kalus massif dan

    tidak perlu pera%atan. $ada orang de%asa, fraktur pada humerus tidak umum

    terjadi. &erdapat beberapa jenis fraktur, tetapi dapat dira%at dengan cara yang

    sama. 'ika pera%atan dilakukan dengan baik, maka tidak akan menimbulkan

    masalah.#

    omplikasi yang sering terjadi pada fraktur korpus humerus adalah cedera

    nervus radialis.1-1 *iasanya hanya memar (neuropraksia) yang sembuh sempurna

    secara spontan dalam %aktu dua sampai empat minggu. &etapi kadang-kadang

    terjadi kerusakan yang permanen. 1

    1

  • 8/17/2019 Lapsus Fraktur Humerus

    2/29

    LAPORAN KASUS

    I. Keterangan Umum  +ama  +y.ikmah anusi

    /sia  0 tahun

    'enis elamin  2anita

    3gama  Islam

    $ekerjaan  Ibu 4umah &angga

    3lamat  *one

    &gl masuk  # 'anuari "15

    46  1#10#"

    II. Anamnesis

    eluhan /tama  +yeri pada lengan atas sebelah kiri

    3namnesis &erpimpin 

    7ialami kurang lebih # jam sebelum masuk ke 4. Ibnu ina 6akassar 

    6ekanisme trauma 

    $asien sedang berada dalam mobil yang dalam keadaan kencang di &ol,

    kemudian tiba-tiba mobil kehilangan kendali sehingga menabrak pembatas

     jalan kemudian menabrak mobil yang berada didepannya. $asien duduk tepat

    dibelakang supir, sehingga saat menabrak pembatas jalan, tangan pasien

    terjepit diantara mobil dan pembatas jalan.4i%ayat pingsan tidak ada. 4i%ayat

    mual dan muntah tidak ada.

    III. Pemeriksaan Fisik

    a. Primary Survey

     Airway  $aten, tidak terdapat sumbatan jalan nafas.

     Breathing   $ernafasan "89menit, tipe torakoabdominal, pengembangan

    dada simetris.

    Circulation  +adi 89menit, reguler, kuat angkat. &ekanan darah

    119:mmg.

     Disability  ;

  • 8/17/2019 Lapsus Fraktur Humerus

    3/29

    $upil isokor, "mm =7, 4< >9>.Ɵ

     Environment  &emperatur #5,:o),eritem (-),

    deformitas (>)

    • Feel  uhu sama dengan daerah sekitarnya, nyeri tekan (-),

    sensabilitas (>), krepitasi (-), capillary refil (@" detik), pulsasi arteri (>).

    • 6ove  ;erakan terbatas karena nyeri, gerakan aduksi terbatas,

    gerakan abduksi tidak terbatas, gerakan fleksi ante brachii terbatas.

    •  +A7  ensibilitas baik, pulsasi arteri radialis teraba,

  • 8/17/2019 Lapsus Fraktur Humerus

    4/29

  • 8/17/2019 Lapsus Fraktur Humerus

    5/29

    ;=& "" "-#

    bs3g +on 4eactive +on 4eactive

    V. RESU"E

    eorang %anita 0 tahun masuk I;7 4 Ibnu ina dengan keluhan nyeri

     pada lengan atas sebelah kiri setelah kecelakaan di tol kurang lebih # jam sebelum

    masuk rumah sakit. $asien sedang berada dalam mobil yang dalam keadaan

    kencang di &ol, kemudian tiba-tiba mobil kehilangan kendali sehingga menabrak 

     pembatas jalan kemudian menabrak mobil yang berada didepannya. $asien duduk 

    tepat dibelakang supir, sehingga saat menabrak pembatas jalan, tangan pasien

    terjepit diantara mobil dan pembatas jalan.4i%ayat pingsan tidak ada. 4i%ayat

    mual dan muntah tidak ada.

    7ari pemeriksaan fisis, didapatkan pada inspeksi di lengan atas kiri

    tampak deformitas ada, edema ada. $ada palpasi lengan kiri didapatkan nyeri

    tekan(>). 7ari pemeriksaan radiologi, kesan Fraktur obliB 19# distal os humerus

    sinistra

    VII. DIAGNOSA

  • 8/17/2019 Lapsus Fraktur Humerus

    6/29

    BAB II

    TIN#AUAN PUSTAKA

    A. DEFINISI

    Fraktur humerus adalah diskontinuitas atau hilangnya struktur dari tulang

    humerus yang terbagi atas 1

    6

  • 8/17/2019 Lapsus Fraktur Humerus

    7/29

    1. Fraktur

  • 8/17/2019 Lapsus Fraktur Humerus

    8/29

    7ipertengahan sedikit proksimal facies anterior lateralis didapatkan

    tuberositas deltoidea. 7i posterior dari tuberositas deltoidea dan di facies posterior 

    humeri didapatkan sulcus nervi radialis (sulcus spiralis) yang berjalan

    superomedial ke inferolateral. Foramen nutricium didapatkan dekat margo

    medialis dan merupakan lubang masuk ke canalis nutricium yang mengarah ke

    distal. 

    Dista! &umeri

    7istal humeri lebih tipis dan lebar dibandingkan dengan shaft humeri.

    6argo medialis yang melanjutkan diri sebagai crista supracondilaris medialis

     berakhir sebagai epicondilus medialis. 7emikian pula margo lateralis yang

    melanjutkan diri sebagai crista supracondilaris lateralis berakhir sebagai

    epicondilus lateralis. picondilus medialis lebih menonjol dibandingkan

    epicondilus lateralis serta di permukaan posterior epicondilus medialis didapatkan

    sulcus nervi ulnaris. 

    7iantara kedua epicondilus didapatkan struktur yang dilapisi tulang ra%an

    untuk artikulasi dengan tulang-tulang antebrachii. truktur ini mempunyai sumbu

    yang sedikit serong terhadap sumbu panjang shaft humeri. truktur ini disebut

    trochlea humeri di medial dan capitulum humeri di lateral. &rochlea humeri

    dilapisi oleh tulang ra%an yang melingkar dari permukaan anterior sampai

     permukaan posterior dan berartikulasi dengan ulna. 7i proksimal trochlea baik di

     permukaan anterior maupun di permukaan posterior didapatkan lekukan sehingga

    tulang menjadi sangat tipis. 7ipermukaan anterior disebut fossa coronoidea dan di

     permukaan posterior disebut fossa olecrani. 

  • 8/17/2019 Lapsus Fraktur Humerus

    9/29

     pectoralis mayor, teres mayor, teres minor, subscapularis dan tendon insersio mm.

    supraspinatus dan infraspinatus 

    ". Latissimus Drsi

    =tot ini besar dan berbentuk segitia. *atas posterior trigonum lumbale

    dibentuk oleh m. latissimus dorsi. *ersama m. teres mayor, otot ini membentuk 

     plica a8illaris posterior, serta ikut membentuk dinding posterior fossa a8illaris.

    =tot ini berorigo pada processi spinosi vertebrae thoracales AII G sacrales A dan

    crista iliaca. 7an berinsersi pada sulcus intertubercularis humeri. =tot ini

     berfungsi untuk ekstensi, adduksi dan endorotasi pada artikulasi humeri. 

    ". De!ti(eus

    =tot yang tebal dan letaknya superficial ini berorigo di tepi anterior dan

     permukaan superior sepertiga bagian lateral clavicula, tepi lateral permukaan

    superior acromion, serta tepi inferior spina scapulae. Insersi pada tuberositas

    deltoidea humeri. =tot ini diinervasi oleh n. a8illaris. =tot ini berfungsi untuk 

    abduksi artikulasi humeri, bagian anterior untuk fleksi dan endorotasi artikulasi

    humeri, sedang bagian posterior untuk ekstensi dan eksorotasi artikulasi humeri.  

    ". Su)ras)inatus

    *agian medial fossa supraspinatus merupakan origo otot ini dan insersinya

    di tuberculum majus humeri. =tot ini mendapat inervasi dari n. suprascapularis.

    =tot ini berfungsi untuk abduksi artikulasi humeri. =tot ini bersama mm.

    infraspinatus, teres minor et subscapularis membentuk rotator cuff, yang berfungsi

    mempertahankan caput humeri tetap pada tempatnya dan mencegahnya tertarik 

    oleh m. deltoideus menuju acromion.  

    9

  • 8/17/2019 Lapsus Fraktur Humerus

    10/29

    ". In'ras)inatus

    6m. deltoideus et trapeHius berada di superficial dari sebagian otot ini.

    =rigonya di dua pertiga bagian medial fossa infraspinatus dan permukaan inferior 

    spina scapulae. &endo insersinya juga menyatu dengan capsul artikulasi humeri

    dan berinsersi pada tuberculum majus humeri. =tot ini diinervasi oleh n.

    suprascapularis. =tot ini berfungsi untuk eksorotasi artikulasi humeri. *agian

    superior untuk abduksi dan bagian inferior untuk adduksi artikulasi humeri. 

    ". Su*s+a)u!aris

    =tot ini membentuk dinding posterior fossa a8illaris. =rigonya di fossa

    subscapularis. &endo insersinya berjalan di anterior dan melekat pada capsula

    artikulasi humeri serta tuberculum minor humeri. =tot ini diinervasi oleh n.

    subscapularis. =tot ini berfungsi untuk endorotasi artikulasi humeri.  

    ". Teres "inr

    =tot ini mungkin sulit dipisahkan dengan m. infraspinatus. =tot ini

     berorigo pada tepi lateral fossa infraspinata dan tendo insersinya mula-mula

    melekat pada cap