Click here to load reader

Lapsus Entropion Fix

  • View
    39

  • Download
    8

Embed Size (px)

DESCRIPTION

mata

Text of Lapsus Entropion Fix

LAPORAN KASUSA. Identitas Pasien

Nama

: Ny. L.AUsia

: 83 tahun

Jenis Kelamin

: Perempuan

Pekerjaan

: Ibu rumah tanggaAgama

: Islam

Alamat

: Jln. Moh. Yamin Lr.12ANo. RM

: 31 80 90Tanggal masuk RS

: 10 Maret 2016Dokter pemeriksa

: dr. Subandono Bambang Indarso, Sp.MB. Anamnesis

Keluhan Utama

: Kedua mata sakit rasa tertusuk-tusukAnamnesi Terpimpin :

Pasien datang ke Poli Mata RS TK. II Pelamonia dengan keluhan kedua mata sakit rasa tertusuk-tusuk akibat kelopak mata bawah terlipat ke dalam. Keluhan ini dirasakan sudah 1 bulan yang lalu yang dirasakan terus-menerus. Keluhan ini disertai dengan perasaan tidak nyaman (+), air mata berlebih (+), gatal (+), dan mata merah (+), secret (-), bengkak (-), riwayat trauma (-), riwayat alergi (-), riwayat keluhan yang sama pada keluarga (-). Riwayat keluhan yang sama 3 tahun yang lalu, dan telah di epilasi. Riwayat penyakit dahulu :

Riwayat keluhan yang sama 3 tahun yang lalu, dan telah di epilasi. Riwayat penyakit keluarga :

Tidak ada keluarga yang mengeluhkan sakit yang sama

C. Status Opthalmologi

/

No.PemeriksaanODOS

1.Visus 6/96/18

2.Tekanan Intra OkulerTidak diperiksaTidak diperiksa

3.Kedudukan Bola Mata

PosisiOrtoforiaOrtoforia

Eksoftalmus(-)(-)

Enoftalmus(-)(-)

Mikroftalmus(-)(-)

4.Pergerakan Bola Mata

Atas(+) Baik(+) Baik

Bawah(+) Baik(+) Baik

Temporal(+) Baik(+) Baik

Temporal atas(+) Baik(+) Baik

Temporal bawah(+) Baik(+) Baik

No.PemeriksaanODOS

4.Pergerakan Bola Mata

Nasal(+) Baik(+) Baik

Nasal atas(+) Baik(+) Baik

Nasal bawah(+) Baik(+) Baik

Nistagmus(-)(-)

5.Palpebrae

Hematom(-)(-)

Edema(-)(-)

Hiperemis(-)(-)

Benjolan(-)(-)

Ulkus(-)(-)

Fistel(-)(-)

Hordeolum(-)(-)

Kalazion(-)(-)

Ptosis(-)(-)

Ektropion(-)(-)

Entropion(+)(+)

Sekret(-)(-)

Trikiasis(+)(+)

Madarosis(-)(-)

6.Apparatus Lakrimalis

Edema(-)(-)

Hiperemis(-)(-)

Benjolan (-)(-)

Lakrimasi(+)(+)

7.Konjungtiva Bulbi

Kemosis(-)(-)

Pterigium(-)(-)

Pinguekula(-)(-)

No.PemeriksaanODOS

7.Konjungtiva Bulbi

Flikten(-)(-)

Simblefaron(-)(-)

Injeksi konjungtiva(-)(-)

Injeksi siliar(-)(-)

Injeksi episklera(-)(-)

Hiperemis(+)(+)

8.Kornea

KejernihanJernihJernih

Edema(-)(-)

Ulkus(-)(-)

Erosi(-)(-)

Infiltrat(-)(-)

Flikten(-)(-)

Keratik presipitat(-)(-)

Macula(-)(-)

Nebula(-)(-)

Leukoma(-)(-)

Leukoma adherens(-)(-)

Stafiloma(-)(-)

Neovaskularisasi(-)(-)

Imbibisi(-)(-)

Pigmen iris(-)(-)

Bekas jahitan(-)(-)

9.Sklera

Episkleritis(-)(-)

Skleritis(-)(-)

No.PemeriksaanODOS

10.Kamera Okuli Anterior

KedalamanDalamDalam

KejernihanJernihJernih

Flare(-)(-)

Sel(-)(-)

Hipopion(-)(-)

Hifema(-)(-)

11.Iris

WarnaCoklatCoklat

Gambaran radier Jelas/tidak jelasJelas/tidak jelas

Atrofi(-)(-)

Sinekia posterior(-)(-)

Sinekia anterior(-)(-)

Iris bombe(-)(-)

Iris tremulans(-)(-)

12.Pupil

BentukBulatBulat

BesarcukupCukup

Regularitasregulerreguler

Isokoria(+)(+)

LetakSentralSentral

Refleks cahaya langsung(+)(+)

Oklusi pupil(-)(-)

Leukokoria(-)(-)

13.Lensa

KejernihanJernihJernih

Subluksasi(-)(-)

Pseudofakia(+)(+)

14.Funduskopi : Tidak dilakukan pemeriksaan

D. Palpasi

ODOS

Tensi ocularTnTn

Nyeri tekan--

Massa tumor--

Glandula pre-aurikulerTidak ada pembesaranTidak ada pembesaran

E. Tonometri

Tidak dilakukan pemeriksaan

/////F. Slit Lamp

SLOD : Konjungtiva hiperemis (+), kornea keruh (-), BMD kesan normal, iris cokelat, kripte (+), pupil bulat, sentral, lensa IOL (+).SLOS : Konjungtiva hiperemis (+), kornea keruh (-), BMD kesan normal, iris cokelat, kripte (+), pupil bulat, sentral, lensa IOL (+).G. Resume

Perempuan, 83 tahun, datang ke Poliklinik Mata RS TK. II Pelamonia dengan keluhan kedua mata sakit rasa tertusuk-tusuk akibat kelopak mata bawah terlipat ke dalam. Keluhan ini dirasakan sudah 1 bulan yang lalu yang dirasakan terus-menerus. Keluhan ini disertai dengan perasaan tidak nyaman (+), air mata berlebih (+), gatal (+), dan mata merah (+). Tidak ada riwayat keluhan yang sama pada keluarga (-). Riwayat keluhan yang sama 3 tahun yang lalu, dan telah di epilasi. Pada pemeriksaan oftalmologi pada inspeksi tampak margo palpebra inferior ODS mengarah ke dalam. Pada pemeriksaan visus VOD 6/9 dan VOS 6/18. Pada palpasi tidak ditemukan kelainan. Penyinaran oblik dan Slit lamp pada ODS tampak konjungtiva hiperemis (+), kornea tidak keruh, BMD kesan normal, iris cokelat, kripte (+), pupil bulat, sentral, lensa IOL (+).H. KesanKesadaran

: Compos mentis

Keadaan Umum: Baik

ODS

: Tampak margo palpebra inferior terlipat ke dalam

I. DiagnosisODS : EntropionJ. Terapi dan Edukasi Terapi

Epilasi Plester C. Xytrol EO 2x1 ODS C. Cenfresh ED 3x1 ODS Edukasi

Menjelaskan pada pasien mengenai penyakit yang dialami pasien

Menjelaskan tujuan dilakukan epilasi dan plester pada pasien

Mengikuti terapi dengan tepat dan menjaga higien untuk mencegah infeksi pasca epilasiK. Prognosis Visum (Visam)

: ad bonam

Kesembuhan (Sanam): ad bonam

Jiwa (Vitam)

: ad bonam

Kosmetika (Kosmeticam) : dubia ad bonam

ENTROPIONA. AnatomiPalpebra adalah lipatan tipis kulit, otot, dan jaringan fibrosa yang berfungsi melindungi bola mata terhadap trauma, trauma sinar dan keringnya bola mata. Palpebra superior dan inferior adalah modifikasi lipatan kulit yang dapat menutup dan melindungi bola mata bagian inferior. Palpebra superior dan inferior adalah modifikasi lipatan kulit yang dapat menutup dan melindungi bola mata bagian anterior. Berkedip membantu menyebarkan lapis tipis air mata, yang melindungi kornea dan konjungtiva dari dehidrasi.1,2

Gambar 1. Kelopak mata dan anterior bola mata2Kelopak mata terdiri atas lima lapisan. Dari superficial ke dalam terdapat lapisan kulit dan jaringan subkutan, lapisan otot orbikularis okuli, septum orbita, lemak orbita, lapisan otot retraktor, jaringan fibrosa (tarsus), dan lapisan membrane mukosa (konjungtiva palpebrae).2Struktur palpebra

1. Lapis kulit

Kulit palpebra berbeda dari kulit bagian lain tubuh karena tipis, longgar, dan elastis, dengan sedikit folikel rambut, tanpa lemak subkutan.22. Muskulus Orbikularis Okuli

Fungsi muskulus orbikularis okuli adalah menutup palpebra. Serat-serat ototnya mengelilingi fissura palpebra secara konsentris dan meluas sedikit melewati tepian orbita. Sebagian serat berjalan ke pipi dan dahi. Bagian otot yang terdapat di dalam palpebra dikenal sebagai bagian pratarsal; bagian di atas septum orbita adalah bagian praseptal. Segmen di luar palpebra disebut bagian orbita. Orbikularis okuli disarafi oleh nervus fasialis.23. Jaringan Areolar

Jaringan areolar submuskular yang terdapat dibawah muskulus orbikularis okuli berhubungan dengan lapis subaponeurotik dari kulit kepala.24. Tarsus

Struktur penyokong utama dari palpebra adalah lapis jaringan fibrosa padat yang bersama sedikit jaringan elastis disebut tarsus superior dan inferior. Sudut lateral dan medial dan juluran tarsus tertambat pada tepian orbita oleh ligament palpebra lateralis dan medialis. Tarsus superior dan inferior juga tertambat oleh fascia tipis dan padat pada margo atas dan bawah orbita. Fascia tipis ini membentuk septum orbita.25. Konjungtiva Palpebra

Bagian posterior palpebra dilapisi selapis membran mukosa, konjungtiva palpebra, yang melekat erat pada tarsus. Insisi bedah melalui garis kelabu dari margo palpebra membelah palpebra menjadi lamel kulit dan muskulus orbikularis okuli di anterior dan lamella tarsal dan konjungtiva palpebrae di posterior.2Margo Palpebra

Panjang margo bebas palpebra adalah 25-30 mm dan lebar 2 mm. Ia dipisahkan oleh garis kelabu (mukokutan junction) menjadi margo anterior dan posterior.2Margo Anterior26. Bulu Mata

Bulu mata muncul dari tepian palpebra dan tersusun tidak teratur. Bulu mata atas lebih panjang dan lebih banyak dari yang di bawah dan melengkung ke atas; bulu mata bawah melengkung ke bawah.

7. Glandula Zeis

Ini adalah modifikasi kelenjar sebasea yang kecil, yang bermuara ke dalam folikel rambut pada dasar bulu mata.

8. Glandula Moll

Ini adalah modifikasi kelenjar keringat yang bermuara ke dalam satu baris dekat bulu mata.Margo Posterior

Margo palpebra posterior berkontak dengan bola mata, dan sepanjang tepian ini terdapat muara-muara kecil dari kelenjar sebasea yang telah dimodifikasi (glandula Meibom atau tarsal).2Fissura PalpebraFissura palpebra adalah ruang elips di antara kedua palpebra yang dibuka. Fissura ini berakhir di kantus medialis dan lateralis. Kantus lateralis kira-kira 0,5 cm dari tepian lateral orbita dan membentuk sudut tajam. Kantus medialis lebih elliptik dari kantus lateralis dan mengelilingi lakuna lakrimalis.2Dua struktur terdapat di lakuna lakrimalis: karunkula lakrimalis, peninggian kekuningan dari modifikasi kulit yang mengandung modifikasi kelenjar keringat dan kelenjar sebasea besar-besar yang bermuara ke dalam folikel-folikel yang mengandung rambut-rambut halus.2Septum Orbitale

Septum