40
LAPORAN KASUS “ Mikrosefali disertai GLOBAL DELAY DEVELOPMENT Oleh: Reni Rifanti Pembimbing: dr. H. Taufiqur Rahman, Sp.A FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2013

Lapsus Anak RR

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: Lapsus Anak RR

LAPORAN KASUS“ Mikrosefali disertai GLOBAL DELAY

DEVELOPMENT ”Oleh: Reni RifantiPembimbing:

dr. H. Taufiqur Rahman, Sp.A

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

2013

Page 2: Lapsus Anak RR

PENDAHULUAN

Page 3: Lapsus Anak RR

Development delay

ketertinggalan secara signifikan pada fisik, kemampuan kognitif, perilaku, emosi, atau perkembangan sosial seorang anak

biladibandingkan dengan anak normal seusianya

Prevalensi anak –anak yang mengalami Global Developmental Delay sekitrar 5-10 % darisluruh populasi

anak-anak

Page 4: Lapsus Anak RR

Mikrosefali

Adalah cacat pertumbuhan otak secara menyeluruh akibat abnormalitas perkembangan dan proses destruksi otak selama

masa janin dan awal masa bayi

kasus mikrosefali yang disebabkan faktor genetik terjadi pada 1 dari 30000 sampai

50000 kelahiran, sedangkan yang disebabkan faktor lainnya terjadi pada satu dari 50000

kelahiran.

Page 5: Lapsus Anak RR

-Digunakan dengan belajar maka cabang-cabang dan ranting-ranting juluran sel saraf tumbuh berkembang, menjalin hubungan-hubungan yang semakin rimbun

-Jika tidak digunakan maka cabang-cabangnya akan menyusust dan dapat menghilang hingga hubungan antar sel menjadi kurang rimbun.

-Digunakan dengan belajar maka cabang-cabang dan ranting-ranting juluran sel saraf tumbuh berkembang, menjalin hubungan-hubungan yang semakin rimbun

-Jika tidak digunakan maka cabang-cabangnya akan menyusust dan dapat menghilang hingga hubungan antar sel menjadi kurang rimbun.

Page 6: Lapsus Anak RR

LAPORAN KASUS

Identitas PasienNama : An. B.E.AUmur : 12 BulanAnak ke : 1Alamat : Banjarsari RT 01 RW 06,

Banjarmadu, Karanggeneng, LA

Page 7: Lapsus Anak RR

Identitas OrangtuaNama Ibu : Ny. AUsia : 20 tahun Pekerjaan : Penjual bajuNama Bapak : Tn. SUsia : 25 tahunPekerjaan : Penjual tahu campurAgama : IslamAlamat : Banjarsari RT 01 RW 06,

Banjarmadu, Karanggeneng, LA

Page 8: Lapsus Anak RR

KU : Sudah umur 1 tahun, pasien belum bisa duduk sendiri.RPS : Pasien datang ke Poli Anak RSML dengan keluhan pasien belum

bisa duduk sendiri, padahal sudah berumur 1 tahun. Keluarga pasien menjelaskan bahwa si pasien jauh berbeda dengan teman-teman seusianya, contohnya teman-teman seusianya sudah bisa duduk sendiri, bahkan ada yang sudah bisa berdiri dan mencoba untuk berjalan, tapi si pasien tidak bisa. Dengan usianya yang sekarang pasien hanya bisa tengkurap dan bisa mengangkat kepalanya sendiri namun sedkit lemah.

RPD : Batuk (-) Panas (-) Pilek (+)

Page 9: Lapsus Anak RR

RPSos : - Pasien sejak lahir di asuh oleh neneknya karena orang tua pasien sama-sama bekerja di luar kota

- Pasien tidak pernah di beri ASI oleh ibunya sejak lahir. - Nenek pasien sering memperlakukan pasien dengan

cara di bedong ketat sampai dengan umur 6 bulan. - Saat ini biaya pengobatan ditanggung sendiri oleh keluarga, kesan sosial ekonomi kurang.

Status perkembangan : motorik kasar: pada usia 12 bulan mulai bisa mengangkat kepala namun

agak lemah dan sudah bisa tengkurap, motorik halus: Usia 10 bulan mulai bisa memegang benda-benda kecil

seperti pensil atau bola-bolaan. Verbal: Usia 11-12 bulan mulai bisa berbicara “au-au”.

Page 10: Lapsus Anak RR

Riwayat kehamilan dan kelahiran: Ibu Pasien rutin ANC ke bidan desa selama 1 bulan sekali, dengan jumlah 9 kali

ANC( Tabel terlampir)

Ibu penderita tidak pernah mengeluhkan sakit berat sampai detik kelahiran Lahir secara Spt B dengan BBL 2900 gram. 40-41 minggu + KPD, tidak langsung

menangis, menangis beberapa saat, ketuban jernih, ( Apgar score tidak diketahui)Riwayat Imunisasi: Lengkap sesuai usia ( Tabel terlampir)Riwayat nutrisi: Setelah lahir, sampai usia 4 bulan si anak diberi susu formula (anjuran dari bidan)

dan tidak pernah diberi ASI karena menurut penjelasan keluarganya, asinya tidak bisa keluar. Umur 4 bulan sampai sekarang, si anak diberi susu formula, bubur Sun, bubur pisang, bubur nasi dan terkadang sudah diberi nasi

Page 11: Lapsus Anak RR

Status Antropometri:TB aktual: 73 cmBB aktual: 6,8 kg BB ideal: 9,2 kg. % status gizi: BB actual/ BB idel x 100%

= 6,8/9,2 x 100% = 73,91%Status Gizi: Moderate Malnutrition

An. B, 1 th

Page 12: Lapsus Anak RR

Pemeriksaan Fisik

KU : CukupGCS : 456TB : 73 cmBB : 6,8 kgVital signNadi : 115 x/m, kuat angkatSuhu : 36,5°CRR : 24 x/m

K/L : Likep:39 cm, an-,ict-,cy- ,disp-,

Thorax : Simetris+/+, retraksi -/- S1S2 tunggal Vesikuler +/+,

wh-/-,rh-/-Abdomen:Flat, supel, met-, h/l ttb,

nyeri tekan 9 kuadran -, BU+N, asites-

Ekst : Akral HKM, edema-/-

Page 13: Lapsus Anak RR

PEMBAHASANAn.B , 12 bulan datang ke Poli Anak

dengan keluhan keterlambatan tumbang

Pertumbuhan Perkembangan

TB: 73 cmBB: 6,8 kg

Likep: 39 cm

Motorik kasarMotorik HalusBicara dan bahasaSosial&kemandirian

TB: 73 cmBB: 6,8 kg

Likep: 39 cmMK: Tengkurap dan terlentang

sendiriMH: Memukul mainan dg kedua

tanganB: menoleh ke arah suara,bicara

“au-au”S: Memasukkan benda kemulut

MalnutrisiMikrosefali

Delay development

Page 14: Lapsus Anak RR

Tabel pertumbuhan

Page 15: Lapsus Anak RR

Tabel perkembangan

Page 16: Lapsus Anak RR

Mikrosefali

MIKROSEFALI

Ukuran kepala lebih dari 3 standar deviasi dibawah rata-rata

M.Primer M.sekunder

Page 17: Lapsus Anak RR

ETIOLOGI

Genetik Didapat

Antenatal PascanatalIntranatal

MorbiliPenyinaranSifilisToksoplasmosisKelainan sirkulasi darah pada janinTidak diketahui penyebabnya

PerdarahanAnoksia

Trauma kepalaMalnutrisi

Page 18: Lapsus Anak RR

AsfiksiaAsfiksia

Perlakuan di bedong ketat

selama 6 bulan

Perlakuan di bedong ketat

selama 6 bulan

GDDGDD

MikrosefaliMikrosefaliAnoksiaAnoksia Penyusutan vol otak

Penyusutan vol otak

MalnutrisiMalnutrisi

Page 19: Lapsus Anak RR

GEJALA KLINIS

Page 20: Lapsus Anak RR

Kurva Nellhaus

Page 21: Lapsus Anak RR

PEMERIKSAAN PENUNJANG

CT SCANMRI

CT SCANMRI

Page 22: Lapsus Anak RR

DELAY DEVELOPMENT

ketertinggalan secara signifikan pada fisik, kemampuan kognitif, perilaku, emosi, atau perkembangan sosial seorang anak biladibandingkan dengan anak normal

seusianya

ketertinggalan secara signifikan pada fisik, kemampuan kognitif, perilaku, emosi, atau perkembangan sosial seorang anak biladibandingkan dengan anak normal

seusianya

Anak yang tertunda dalam mencapai sebagian besar hingga semua tahapan perkembangan

pada usianya

Anak yang tertunda dalam mencapai sebagian besar hingga semua tahapan perkembangan

pada usianya

GLOBAL DELAY DEVELOPMENTGLOBAL DELAY DEVELOPMENT

Page 23: Lapsus Anak RR
Page 24: Lapsus Anak RR

1. Kasus rujukan 2. Ada kecurigaan anak mempunyai penyimpangan tumbuh 3. Ada keluhananak mempunyai masalah tumbuhkembang

Page 25: Lapsus Anak RR

DENVER

Sebuah metode pengkajian yang digunakan secara luas untuk menilai kemajuan perkembangan anak usia 0-6 tahun. Nama “Denver” menunjukkan bahwa uji

skrining ini dibuat di University of Colorado Medical Center di Denver.

1. Menilai tingkat perkembangan anak sesuai dengan usianya.2. Menilai tingkat perkembangan anak yang tampak sehat.3. Menilai tingkat perkembangan anak yang tidak menunjukkan gejala , kemungkinan adanya kelainan perkembangan.4. memastikan anak yang diduga mengalami kelainan perkembangan.5. Memantau anak yang berisiko mengalami kelainan perkembangan

1. Menilai tingkat perkembangan anak sesuai dengan usianya.2. Menilai tingkat perkembangan anak yang tampak sehat.3. Menilai tingkat perkembangan anak yang tidak menunjukkan gejala , kemungkinan adanya kelainan perkembangan.4. memastikan anak yang diduga mengalami kelainan perkembangan.5. Memantau anak yang berisiko mengalami kelainan perkembangan

TujuanTujuan

Page 26: Lapsus Anak RR

TABEL DENVER II

Pada DDST didapatkan 4 keterlambatan pada 3 sektor, terdiri dari 1 keterlambatan pada sector motorik kasar, 1 keterlambatan pada sector bahasa, dan 2 keterlambatan pada sector motorik halus. Sehingga dapat ditarik kesimpulan penilaian pada anak B adalah abnormal, dengan kata lain, anak B ini mengalami keterlambatan perkembangan. Oleh sebab itu diperlukan tindakan / terapi lebih lanjut.

Page 27: Lapsus Anak RR

Sehingga kita dapat menarik kesimpulan bahwa pasien

mengalami penyimpangan.

Sehingga kita dapat menarik kesimpulan bahwa pasien

mengalami penyimpangan.

Page 28: Lapsus Anak RR

KPSPFormulir KPSP adalah alat/instrumen yang digunakan untuk mengetahui

perkembangananak normal atau ada penyimpangan.Formulir KPSP adalah alat/instrumen yang digunakan untuk mengetahui

perkembangananak normal atau ada penyimpangan.

KPSP dibagi ke dalam beberapa usia anak: 3, 6, 9, 12, 18, 21, 24, 30, 36, 42, 48, 54, 60, 66, dan 72 bulan.

KPSP dibagi ke dalam beberapa usia anak: 3, 6, 9, 12, 18, 21, 24, 30, 36, 42, 48, 54, 60, 66, dan 72 bulan.

Bila anak berusia diantaranya maka KPSP yang digunakan adalah yang lebih kecil dari usia anak. Contoh: Bayi umur 7 bulan maka yang digunakan adalah KPSP 6 bulan. Bila anak ini kemudian sudah berumur 9 bulan yang digunakan adalah KPSP 9 bulanBila umur anak lebih dari 16 hari dibulatkan menjadi 1 bulan. Contoh bayi umur 3 bulan 16 hari dibulatkan menjadi 4 bulan bila umur bayi 3 bulan 15 hari dibulatkan menjadi 3 bulanSetiap pertanyaan hanya mempunya satu jawaban YA atau TIdakHitung jawaban YA (bila dijawab bisa atau sering atau kadang-kadangHitung Jawaban TIDAK (bila jawaban belum pernah atau tidak pernah)Bila jawaban YA =9 -10, perkembangan anak sesuai dengan tahan perkembangan (S)Bila jawaban YA = 7 atau 8, perkembangan anak meragukan (M)Bila jawaban YA = 6 atau kurang, kemungkinan ada penyimpangan (P)Rincilah jawaban TIDAK pada nomor berapa saja

Bila anak berusia diantaranya maka KPSP yang digunakan adalah yang lebih kecil dari usia anak. Contoh: Bayi umur 7 bulan maka yang digunakan adalah KPSP 6 bulan. Bila anak ini kemudian sudah berumur 9 bulan yang digunakan adalah KPSP 9 bulanBila umur anak lebih dari 16 hari dibulatkan menjadi 1 bulan. Contoh bayi umur 3 bulan 16 hari dibulatkan menjadi 4 bulan bila umur bayi 3 bulan 15 hari dibulatkan menjadi 3 bulanSetiap pertanyaan hanya mempunya satu jawaban YA atau TIdakHitung jawaban YA (bila dijawab bisa atau sering atau kadang-kadangHitung Jawaban TIDAK (bila jawaban belum pernah atau tidak pernah)Bila jawaban YA =9 -10, perkembangan anak sesuai dengan tahan perkembangan (S)Bila jawaban YA = 7 atau 8, perkembangan anak meragukan (M)Bila jawaban YA = 6 atau kurang, kemungkinan ada penyimpangan (P)Rincilah jawaban TIDAK pada nomor berapa saja

Page 29: Lapsus Anak RR

KPSP 12 BULAN

1. Jika anda bersembunyi di belakang sesuatu/di pojok, kemudian muncul dan menghilang secara berulang-ulang di hadapan anak, apakah ia mencari anda atau mengharapkan anda muncul kembali?2. Letakkan pensil di telapak tangan bayi. Coba ambil pensil tersebut dengan perlahan-lahan. Sulitkah anda mendapatkan pensil itu kembali?3. Apakah anak dapat berdiri selama 30 detik atau lebih dengan berpegangan pada kursi/meja?4. Apakah anak dapat mengatakan 2 suku kata yang sama, misalnya: “ma-ma”, “da-da” atau “pa-pa”. Jawab YA bila ia mengeluarkan salah—satu suara tadi.5. Apakah anak dapat mengangkat badannya ke posisi berdiri tanpa bantuan anda?6. Apakah anak dapat membedakan anda dengan orang yang belum ia kenal? la akan menunjukkan sikap malu-malu atau ragu-ragu pada saat permulaan bertemu dengan orang yang belum dikenalnya.7. Apakah anak dapat mengambil Benda kecil seperti kacang atau kismis, dengan meremas di antara ibu jari dan jarinya seperti pada gambar?8. Apakah anak dapat duduk sendiri tanpa bantuan?9. Sebut 2-3 kata yang dapat ditiru oleh anak (tidak perlu kata-kata yang lengkap). Apakah ia mencoba meniru menyebutkan kata-kata tadi ?10. Tanpa bantuan, apakah anak dapat mempertemukan dua kubus kecil yang ia pegang? Kerincingan bertangkai dan tutup panel tidak ikut dinilai.

1. Jika anda bersembunyi di belakang sesuatu/di pojok, kemudian muncul dan menghilang secara berulang-ulang di hadapan anak, apakah ia mencari anda atau mengharapkan anda muncul kembali?2. Letakkan pensil di telapak tangan bayi. Coba ambil pensil tersebut dengan perlahan-lahan. Sulitkah anda mendapatkan pensil itu kembali?3. Apakah anak dapat berdiri selama 30 detik atau lebih dengan berpegangan pada kursi/meja?4. Apakah anak dapat mengatakan 2 suku kata yang sama, misalnya: “ma-ma”, “da-da” atau “pa-pa”. Jawab YA bila ia mengeluarkan salah—satu suara tadi.5. Apakah anak dapat mengangkat badannya ke posisi berdiri tanpa bantuan anda?6. Apakah anak dapat membedakan anda dengan orang yang belum ia kenal? la akan menunjukkan sikap malu-malu atau ragu-ragu pada saat permulaan bertemu dengan orang yang belum dikenalnya.7. Apakah anak dapat mengambil Benda kecil seperti kacang atau kismis, dengan meremas di antara ibu jari dan jarinya seperti pada gambar?8. Apakah anak dapat duduk sendiri tanpa bantuan?9. Sebut 2-3 kata yang dapat ditiru oleh anak (tidak perlu kata-kata yang lengkap). Apakah ia mencoba meniru menyebutkan kata-kata tadi ?10. Tanpa bantuan, apakah anak dapat mempertemukan dua kubus kecil yang ia pegang? Kerincingan bertangkai dan tutup panel tidak ikut dinilai.

Page 30: Lapsus Anak RR

DIAGNOSIS

Page 31: Lapsus Anak RR

TERAPI

• Pengobatan (-)• Terapi simptomatik • Konsulkan ke rehab medis

Pada Pasien an.B telah diberikan terapi Pemberian MultivitaminMengkonsulkan ke rehab medis

Page 32: Lapsus Anak RR

Control Rehab MedisTanggal 02-12-2012 Tanggal 28-12-2012

ROOLING,FLEXITY,

DUDUK SENDIRI,MEMANGGIL

MA_MA_PA_PA

Page 33: Lapsus Anak RR

KOMPLIKASI

Biasanya sebagian yang masih bisa bertahan hidup dapat mengalami Reterdasi mental

Gagal tumbuh

Page 34: Lapsus Anak RR

PROGNOSIS

Baik jika terdeteksi dini dan langsung di berikan intervensi serta stimulasi

Tumbuh kembang optimal

Page 35: Lapsus Anak RR

WAJIB !!!

KONSULTASI DAN ANC SECARA RUTIN

Page 36: Lapsus Anak RR
Page 37: Lapsus Anak RR
Page 38: Lapsus Anak RR
Page 39: Lapsus Anak RR

Ingin seperti aku??!

Lengkapi ASIH,

ASAH, dan ASUH ku

Ingin seperti aku??!

Lengkapi ASIH,

ASAH, dan ASUH ku

Page 40: Lapsus Anak RR

TERIMAKASIHWASS.WR.WB