LAPORAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN

  • Upload
    audi

  • View
    82

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Laporan hasil prakarya boneka bekas dari kaos kaki.

Citation preview

LAPORANPRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN

SMA NEGERI 2 PRINGSEWUTAHUN PELAJARAN 2015 2016

KELOMPOK 10

NAMA ANGGOTA : 1. Audi Miranti 2. Doni Armanda 3. Ummi Safitri

iKATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan Rahmat Inayah serta Magfirah kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan laporan ini sebagai hasil laporan kegiatan daur ulang barang bekas.

Dalam penulisan laporan ini, berbagai hambatan telah penulis alami. Oleh karena itu, terselesaikannya laporan ini tentu saja bukan karena kemampuan penulis semata - mata. Namun karena adanya dukungan dan bantuan dari pihak - pihak yang terkait. Sehubungan dengan hal tersebut, perlu kiranya penulis dengan ketulusan hati mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang telah membantu menyelesaikan laporan ini.

Dalam penyusunan laporan ini, penulis menyadari pengetahuan dan pengalaman penulis masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran dari berbagai pihak agar laporan ini dapat menjadi lebih baik

Pringsewu, 12 Oktober 2015

Tim Penyusun

iiMOTTO HIDUP

Doni ArmandaJadilah dirimu sebagai mana yang kau inginkan.

Audi MirantiJust Do It! Dan ingat semua butuh proses.

Ummi SafitriBerfikir Sebelum Bertindak

iii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .............................................................................................. i

KATA PENGANTAR............................................................................................ ii

MOTTO HIDUP.................................................................................................... iiiDAFTAR ISI...........................................................................................................iv

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang..................................................................................................1B.Dasar Materi................................................................................................... 1

BAB II PEMBAHASANA. Alat dan Bahan............................................................................................3B. Cara Kerja......................................................................................................3

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan...................................................................................................5

B. Saran............................................................................................................5

ivBAB IPENDAHULUAN

A. Latar BelakangLimbah merupakan benda yang tidak diperlukan dan dibuang, limbah pada umumnya mengandung bahan pencemar dengan konsentrasi bervariasi. Bila dikembalikan ke alam dalam jumlah besar, limbah ini akan terakumulasi di alam sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem AlamPenumpukan limbah di alam menyebabkan ketidak seimbangan ekosistem tidak dikelolah dengan baik. Pengelolahan limbah ini merupakan upaya merencanakan melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi pendaya gunaan limbah, serta pengendalian dampak yang ditimbulkannyaUpaya pengelolahan limbah tidak mudah dan memerlukan pengetahuan tentang limbah unsur-unsur yang terkandung serta penanganan limbah agar tidak mencemari lingkungan selain itu perlu keterampilan mengelolah limbah menjadi ekonomis dan mengurang jumlah limbah yang terbuang ke alam.

B. Dasar Materi1. Penimbunan TerbukaTerdapat dua cara penimbunan sampah yang umum dikenal, yaitu metode penimbunan terbuka (open dumping) dan metode sanitary landfill. Pada metode penimbunan terbuka. Di lahan penimbunan terbuka, berbagai hama dan kuman penyebab penyakit dapat berkembang biak. Gas metan yang dihasilkan oleh pembusukan sampah organik dapat menyebar ke udara sekitar dan menimbulkan bau busuk serta mudah terbakar. Cairan yang tercampur dengansampah dapat merembes ke tanah dan mencemari tanah serta air.2. Sanitary LandfillPada metode sanitary landfill, sampah ditimbun dalam lubang yang dialasi iapisan lempung dan lembaran plastik untuk mencegah perembesanlimbah ke tanah. Pada landfill yang lebih modern lagi, biasanya dibuat sistem Iapisan ganda (plastik lempung plastik lempung) dan pipa-pipa saluran untuk mengumpulkan cairan serta gas metan yang terbentuk dari proses pembusukan sampah. Gas tersebut kemudian dapat digunakan untuk menghasilkan listrik.

13. InsinerasiInsinerasi adalah pembakaran sampah/limbah padat menggunakan suatu alat yang disebut insinerator. Kelebihan dari proses insinerasi adalah volume sampah berkurang sangat banyak (bisa mencapai 90 %). Selain itu, proses insinerasi menghasilkan panas yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik atau untuk pemanas ruangan.4. Pembuatan kompos padat dan cairMetode ini adalah dengan mengolah sampah organic seperti sayuran, daun-daun kering, kotoran hewan melalui proses penguraian oleh mikroorganisme tertentu. Pembuatan kompos adalah salah satu cara terbaik dalam penanganan sampah organic. Berdasarkan bentuknya kompos ada yang berbentuk padat dan cair.Pembuatannya dapat dilakukan dengan menggunakan kultur mikroorganisme, yakni menggunakan kompos yang sudah jadi dan bisa didapatkan di pasaran seperti EMA efectif microorganism 4.EMA merupakan kultur campuran mikroorganisme yang dapat meningkatkan degaradasi limbah atau sampah organic.5. Daur UlangDaur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian dan pembuatan produk / material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga adalam proses hierarki sampah 3R (Reuse, Reduce, and Recycle).

2BAB II PEMBAHASAN

A. Alat dan Bahan1. Sarung tangan rajut ( 1 polos dan 1 bermotif )3. Gunting4. Jarum Jahit5. Kapas6. Benang jahit7. Kancing ( 2 untuk mata, 1 untuk hidung )

B. Langkah Kerja1. Siapkan alat dan bahan 2. Potong bagian jari tengah dan jempol pada sarung tangan polos3. jahit bagian terpotong pada jari tengah agar tertutup4. jahit potongan jari tengah ke bagian jempol menyesuaikan dengan bagian Kelingking, karena akan bertindak sebagai tangan dari boneka tersebut.5. Isi seluruh bagian sarung tangan polos tadi dengan kapas sampai membentuk Tangan, kaki, badan dan kepala yang sempurna.6. jahit bagian kepala agar tertututup dengan rapi.7. jahit kancing yang sudah disediakan agar membentuk mata dan hidung.8. Selanjutnya ambil sarung tangan bermotif lalu gunting pada bagian ujungnya9. Pakaikan sarung tangan bermotif tadi ke boneka yang sudah dibuat. Sarung tangan bermotif digunakan sebagai pakaian dari boneka tersebut.

3Berikut gambar yang akan memudahkan anda dalam membuat boneka dari sarung tangan ini! SELAMAT MENCOBA-

4BAB IIIPENUTUP

A. Kesimpulan1. Dapat meningkatkan kreatifitas pada diri siswa.2. Menjadikan barang bekas memiliki nilai tambah dan ekonomi sehingga dapat menjadi peluang bisnis.3. Daur ulang adalah salah satu cara untuk menanggulangi sampah.

B. SaranSebaiknya dalam pembuatan kerajian tangan dari limbah seperti ini, sisa bahan yang tidak terpakai dapat dimanfaatkan kembali untuk dibuat kerajinan tangan lainnya dan sebelum menggunakan bahan dari limbah, sebaiknya dicuci hingga bersih terlebih dahulu mengingat bahan yang kita gunakan adalah limbah atau sampah yang tentunya mengandung banyak bakteri.

Penulis sadar bahwa dalam penyusunan laporan ini masih banyak kesalahan yang didapat mengingat penulis hanya manusia biasa yang tak luput dari salah. Maka itu, penulis memohon kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca agar dapat menjadi motivasi bagi penulis untuk lebih baik lagi.

5

LAMPIRAN

5

AUDI MIRANTI