of 46 /46
LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYRAKAT (PKM) UNIVERSITAS SEMARANG PEMBERDAYAAN KEWIRAUSAHAAN IBU-IBU RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BERBAGAI OLAHAN PISANG DI KELURAHAN PANGGUNG LOR OLEH : Andhy Tri Adriyanto, S.E., M.M. / 0625068902 / Ketua Iwan Prasetyo, S.E., M.M. / 0602098801/ Anggota Titi Purbo Sari, S.E., M.Si /0606057801/ Anggota PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SEMARANG SEMESTER GASAL 2019/2020

LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYRAKAT (PKM) …

  • Author
    others

  • View
    3

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYRAKAT (PKM) …

KELURAHAN PANGGUNG LOR
Iwan Prasetyo, S.E., M.M. / 0602098801/ Anggota
Titi Purbo Sari, S.E., M.Si /0606057801/ Anggota
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
Kelurahan Panggung Lor
3. Ketua Tim Pengusul
b. NIDN : 0625068902
d. Program Studi : Manajemen
f. No. HP : 085797392500
g. Alamat Surel : [email protected]
4. Anggota Tim Pengusul
b. Nama Anggota I : Iwan Prasetyo, S.E., M.M.
c. Bidang Keahlian : Manajemen Sumber Daya Manusia
d. Nama Anggota II : Titi Purbo Sari, S.E., M.Si
e. Bidang Keahlian : Akuntansi
5. Lokasi Kegiatan/Mitra
Kecamatan Semarang Utara
e. Alamat : Jl. Kuala Mas Raya 41
6. Luaran yang dihasilkan : Jurnal Riptek Bappeda Kota Semarang, Produk
dan Ketrampilan masyarakat/mahasiswa
8. Biaya Total : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
Semarang, 25 Januari 2020
Dekan Fakultas Ekonomi, Ketua Tim Pengusul,
Yohanes Suhardjo, SE, M.Si, AK, CA Andhy Tri Adriyanto, SE, MM
NIS. 06557000504075 NIDN. 0625068902
Kelurahan Panggung Lor
3. Ketua Tim Pengusul
b. NIDN : 0625068902
d. Program Studi : Manajemen
f. No. HP : 085797392500
g. Alamat Surel : [email protected]
3. Anggota Tim Pengusul
b. Nama Anggota I : Iwan Prasetyo, S.E., M.M.
c. Bidang Keahlian : Manajemen Sumber Daya Manusia
d. Nama Anggota II : Titi Purbo Sari, S.E., M.Si
e. Bidang Keahlian : Akuntansi
4. Lokasi Kegiatan/Mitra
Kecamatan Semarang Utara
e. Alamat : Jl. Kuala Mas Raya 41
5. Luaran yang dihasilkan : Jurnal Riptek Bappeda Kota Semarang, Produk
dan Ketrampilan masyarakat/mahasiswa
7. Biaya Total : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
Usulan pengabdian kepada masyarakat ini telah dipresentasikan dan direview
pada tanggal
NIDN. 0625068902
NIDN. 0619106801 NIDN. 0604106501
di Kecamatan Semarang Utara di wilayah Kota Semarang, Propinsi Jawa
Tengah. di Kelurahan Panggung Lor masih sedikit jumlah UMKM dan
masih banyak ibu-ibu rumah tangga yang memiliki waktu yang tidak
produktif. Sehingga hal ini yang menjadikan salah satu potensi yang baik
untuk dikembangkan wirausaha UMKM. Pemberdayaan Ibu-ibu Rumah
Tangga Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Kelurahan Panggung
Lor, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.
Pada dasarnya tujuan dari dilaksanakan Pengabdian Kepada
Masyarakat adalah dapat meberikan memberikan ide-ide baru tentang
kewirausahaan bagi ibu-ibu rumah tangga dan memotivasi ibu-ibu rumah
tangga agar mau berwirausaha. Target yang ingin dicapai adalah masyarakat
menjadi kreatif dan bisa membuat produk aneka olahan berbahan dasar
pisang untuk dijadikan salah satu ide untuk dijadikan peluang untuk
berwirausaha seehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan
mampu menganalisis kelayakan berwirausaha dalam membuat makanan
ringan.
pemberian pelatihan dan diskusi mengenai proses pembuatan makanan
ringan. Sedangkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat pada
semester gasal 2019/2020.
berwirausaha terutama membuat makanan ringan sehingga dapat
meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai wirausaha membuat
makanan ringan dan dapat meningkatkan perekonomian keluarga.
v
PRAKATA
Dengan penuh rasa syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT,
dengan segala limpahan Rahmat dan Karunia Nya, sehingga Pengabdian
Kepada Masyarakat (PKM). Pada Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan
pada Keluarahan Panggung Lor Kecamatan Semarang Utara yang berjudul
“Pemberdayaan Kewirausahaan Ibu-ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan
Pembuatan Berbagai Olahan Pisang di Kelurahan Panggung Lor Kecamatan
Semarang Utara Kota Semarang”. Dimana pengabdian ini bertujuan dapat
meningkatkan pendapatan ibu-ibu rumah tangga melalui pelatihan
pembuatan Berbagai Olahan Pisang. PKM ini disusun sebagai salah satu
pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Universitas Semarang.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada beberapa pihak yang
yang telah membantu dalam pengabdian ini antara lain :
1. Bapak Andy Kridasusila, SE., MM. Selaku Rektor dari Universitas
Semarang.
2. Bapak Yohanes Suhardjo, SE., Msi. AK., CA selaku Dekan Fakultas
Ekonomi Universitas Semarang yang telah memberikan izin dan
kesempatan kepada penulis untuk melakukan PKM.
3. Bapak Iswoyo, S.PT., M.P. Selaku Ketua LPPM Universitas Semarang
4. Bapak Victor Wahyu Widianto, S.H., M.M selaku Bapak Lurah pada
Kelurahan Panggung Lor yang telah memberikan izin dan kesempatan
untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat pada kelurahan
Panggung Lor.
berpartisipasi pada pengabdian kepada masyarakat.
Bersama ini kami selaku penulis menyadari masih banyak
kekurangan dalam pelaksanaan pengabdian dan penulisan laporan. Untuk
itu kami mohon saran dan masukan yang bersifat membangun sehingga
dapat meningkatkan kegiatan yang akan datang menjadi lebih baik. Selain
itu besar harapan kami untuk untuk dapat melaksanakan kegiatan
vi
kerjasama yang baik antara Universitas Semarang dan UMKM Masyarakat
Sekitar Kelurahan Panggung Lor.
Semarang, 25 Januari 2020
2.1. Solusi ................................................................................. 6
BAB IV KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI ................................. 10
4.1. Kinerja LPPM .................................................................... 10
4.2. Jenis Kepakaran ................................................................. 10
5.1. Hasil ................................................................................... 11
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN ................................................ 12
6.1. Kesimpulan ........................................................................ 12
6.2. Saran .................................................................................. 13
LAMPIRAN II PETA KELURAHAN PANGGUNG LOR
LAMPIRAN III SURAT PERNYATAAN KETUA PENGABDIAN
LAMPIRAN IV TATA CARA MEMBUAT OLAHAN PISANG
LAMPIRAN V KUESIONER
Tabel 1.2 Jumlah Pencari Kerja .................................................................. 3
Tabel 2.1 Rencana Capaian Luaran ............................................................ 7
Tabel 3.1 Evaluasi Program ........................................................................ 9
Tabel 4.1 Jenis Kepakaran Tim PKM ......................................................... 10
ix
Gambar 2.1 Berbagai Olahan Pisang ...................................................... 7
1
memiliki kecamatan sejumlah 16 kecamatan yang tersebar di seluruh
wilayah Kota Semarang dan jumlah kelurahan sebanyak 177 kelurahan.
Salah satu kelurahan yang ada wilayah Kecamatan Semarang Utara
adalah Kelurahan Panggung Lor.
Kelurahan Panggung Lor diketahui didominasi penduduknya yang mata
pencahariannya sebagai karyawan industri dan pedagang. Sementara
itu, disis yang lain industri kecil kurang berkembang, karena jumlah
pengrajin yang tercatat hanya 12 orang. Bertolak belakang dengan visi
dan misi Kelurahan Panggung Lor dan berdasarkan data monografi
menunjukkan bahwa kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Mengengah
(UMKM) masih belum berkembang di Kelurahan Panggung Lor.
Masyarakat kurang atau belum kreatif dalam pengelolaan bidang
ekonomi, padahal di kelurahan Panggung Lor terdapat banyak ibu-ibu
yang tidak bekerja dan memiliki banyak waktu luang.
Tabel 1.1
Ibu-ibu Jumlah
Sumber : Monografi Kelurahan Panggung Lor 2019
Dari table 1.1 dapat dilihat jumlah ibu bekerja dan ibu rumah
tangga yang tercatat sebanyak 47 orang, yang terdiri dari 10 ibu bekerja
dan 37 ibu rumah tangga. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada
2
Sehingga ibu-ibu rumah tangga adalah kelompok yang memungkinkan
untuk diberdayakan dalam kegiatan UMKM. Apabila ibu-ibu rumah
tangga ini diberdayakan dengan baik, maka diharapkan ibu-ibu rumah
tangga ini mampu menghasilkan suatu produk yang memiliki nilai
ekonomis sehingga akan mampu meningkatkan ekonomi keluarganya.
Untuk masyarakat terutama kelas menengah dan bawah, tugas seorang
ibu selain menjadi ibu dan isteri, tetapi juga bertugas membantu
ekonomi keluarga. Keberadaan ibu-ibu ini merupakan salah satu potensi
untuk bisa mengembangkan UMKM di kelurahan ini. Apalagi tingkat
pendidikan penduduk kelurahan Panggung Lor cukup tinggi, yang
berarti mereka cukup mampu untuk mengembangkan diri. Ibu-ibu
rumah tangga ini bisa memanfaatkan waktu luangnya dengan
berwirausaha. Melalui kegiatan wirausaha diharapkan akan bisa
membantu masyarakat setempat untuk meningkatkan pendapatan
keluarga. Menurut Soegoto (2009) bahwa kewirausahaan
atau entrepreneurship adalah usaha kreatif yang dibangun berdasarkan
inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru, memiliki nilai tambah,
memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja dan hasilnya berguna
bagi orang lain.
banyak waktu yang tidak produktif di Kelurahan Panggung Lor menjadi
kreatif untuk membuat produk yang bernilai ekonomis. Sehingga
diharapkan suatu saat nanti masyarakat bisa menjadi wirausahawan
yang berhasil. Hal ini merupakan upaya untuk mewujudkan
keberdayaan masyarakat dalam pembangunan dan mewujudkan
peningkatan taraf hidup masyarakat. Menurunnya tingkat pengangguran
berdampak terhadap naiknya pendapatan perkapita dan daya beli
masyarakat, serta tumbuhnya perekonomian secara nasional. Selain itu,
berdampak pula terhadap menurunnya tingkat kriminalitas yang
biasanya ditimbulkan oleh karena tingginya pengangguran.
3
yang ada di kelurahan Panggung Lor adalah masih banyak ibu-ibu
rumah tangga yang tidak bekerja dan kegiatan UMKM belum
berkembang. Ibu-ibu ini tidak produktif dan tidak bisa menghasilkan
pendapatan untuk membantu keuangan rumah tangga. Dengan jumlah
penduduk yang sebagian besar berusia produktif dan cukup
berpendidikan, maka masyarakat sebaiknya diberdayakan untuk bekerja
sehingga bisa menambah pendapatan keluarga. Oleh karena itu
masyarakat perlu didorong untuk lebih kreatif dengan membuat produk
yang bernilai ekonomis.
meningkatkan pendapatan keluarga melalui pelatihan membuat produk
olahan pisang yang bernilai ekonomis bagi masyarakat di Kelurahan
Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.
1.3. Tujuan Pengabdian
bertujuan :
umumnya dan ibu – ibu rumah tangga pada khususnya.
2. Memberikan pengetahuan mengenai cara mengembangkan
berbagai macam variasi olahan makanan berbahan dasar pisang
dan masyarakat yang mengikuti pelatihan ini dapat membuat
produk olahan sendiri untuk menjadi produk andalan.
3. Peserta pelatihan dapat pula memperhitungkan harga pokok
yang digunakan sebagai dasar untuk menetapkan harga jual
produk olahan tersebut.
sebelumnya, yaitu masih banyak ibu-ibu rumah tangga yang tidak
bekerja dan kegiatan UMKM belum berkembang, maka solusi yang
diambil adalah memberikan pelatihan membuat produk yang bernilai
ekonomis untuk meningkatkan ekonomi keluarga bagi masyarakat di
Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.
Pelatihan dalam pengabdian masyarakat kali ini adalah
membuat produk makanan olahan yang bernilai ekonomis dan menjadi
terobosan baru jajanan berbahan dasar pisang yaitu pisang crispy, stik
pisang, pisang kribo, roti pisang dan kripik pisang. Olahan pisang
dipilih untuk diberikan dalam pelatihan ini karena pisang adalah salah
satu buah yang bisa diolah dalam berbagai produk olahan yang
mempunyai nilai ekonomis karena rasanya yang lezat. Walaupun pisang
ini adalah buah yang enak dinikmati tanpa diolah, namun kini pisang
dapat dikreasikan dan mempunyai nilai yang ekonomis serta dijadikan
makanan anak millenial.
Tren kuliner terus berputar, kali ini pisang dapat diolah menjadi
berbagai jenis jajanan yang kekinian dan banyak ditawarkan di media
sosial. Misalnya, kreasi pisang crispy adalah pisang yang digoreng
dengan tepung terigu, namun yang membedakannya dari pisang goreng
lainnya adalah pilihan toping yang beraneka rasa yang disesuaikan
dengan keinginan konsumen dan disajikan dalam box berisi 4 pisang.
Berikut ini adalah beberapa contoh gambar olahan pisang:
5
Gambar 2.5. Produk Olahan Kripik Pisang
Gambar 2.3. Produk Olahan Roti Pisang Gambar 2.4. Produk Olahan Stick Pisang
2.2. Target Luaran
masyarakat kali ini adalah
keterampilan masyarakat sehingga dapat memproduksi produk yang
bernilai ekonomis.
dengan demikian pendapatan akan semakin bertambah.
3. Dari aspek akuntansi dapat melakukan pembukuan keuangan
minimal pembukuan keuangan sederhana
Tabel 2.1
2. Publikasi pada media masa (cetak/elektronik)2) Tidak ada
3. Peningkatan omzet pada mitra yang bergerak dalam
bidang ekonomi 3) Tidak ada
4. Peningkatan kuantitas dan kualitas produk3) Tidak ada
5. Peningkatan Pemahaman dan ketrampilan masyarakat3) Ada
6. Peningkatan ketenteraman/kesehatan masyarakat (mitra
masyarakat umum)3) Tidak ada
cipta, merek dagang, rahasia dagang, desain produk
industri, perlindungan varietas tanaman, perlindungan
topografi)5)
9. Buku ajar 6) Tidak ada
1) Isi dengan tidak ada, draft, submitted, reviewed, accepted, atau published
2) Isi dengan tidak ada, draft, proses editing, atau sudah terbit
3) Isi dengan ada atau tidak ada
4) Isi dengan tidak ada, draft, produk, atau penerapan
5) Isi dengan tidak ada, draft, terdaftar atau granted
6) Isi dengan tidak ada, draft, proses, editing atau sudah terbit ver ISBN
7
Pelatihan Dalam hal ini memberikan pelatihan ketrampilan membuat
makanan olahan yang bernilai ekonomis yaitu olahan pisang
3.1. Tahap-Tahap Pengabdian Kepada Masyarakat
a. Tahap Persiapan
kegiatan. Dalam tahap ini ada beberapa hal yang dilakukan yaitu:
1. Pra Survei : Identifikasi Permasalahan dan Kebutuhan Mitra.
2. Pembuatan Proposal : Pembuatan proposal yang menawarkan
solusi untuk permasalahan dan kebutuhan mitra.
3. Persiapan bahan pelatihan : Yaitu mempersiapkan bahan-bahan
yang akan dipakai untuk pelatihan.
b. Tahap Pelaksanaan Pelatihan
dilaksanakan di balai Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan
Semarang Utara, Kota Semarang. Adapun pelatihan yang diberikan
adalah membuat produk makanan olahan pisang.
c. Tahap Evaluasi Pelatihan
mengetahui tingkat pemahaman peserta pengabdian terhadap
pelatihan yang diberikan.
Masyarakat tentang pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga untuk
meningkatkan ekonomi keluarga.
setiap semesternya LPPM selalu menyelenggarakan kompetisi bagi
dosen untuk mengajukan dana penelitian dan pengabdian masyarakat
yang dibiayai oleh LPPM Universitas Semarang. Dengan adanya
kegiatan ini dosen selalu berperan aktif didalam kegiatan penelitian dan
pengabdian masyarakat. Dalam kegiatan penelitian beberapa dosen juga
mengikuti hibah penelitian yang diselenggarakan oleh DIKTI. LPPM
juga menyelenggarakan kegiatan KKN bagi mahasiswa yang
diselenggarakan pada setiap semesternya.
pelaksana pengabdian kepada masyaraka ini telah membentuk Tim
yang terdiri dari ketua dan anggota yang memiliki kepakaran yang
diperlukan dalam menyelesaikan seluruh persoalan atau kebutuhan
mitra. Adapun jenis kepakaran Tim pengabdian dapat dilihat dalam
table 4.1 sebagai berikut:
Andhy Tri Adriyanto, S.E., M.M Ketua Manajemen Pemasaran
Iwan Prasetyo, S.E., M.M
Proses pembuatan olahan pisang di damping oleh mbak ifa imawati
sebagai juru masak / chef pemilik dari nasi box ngatiyem yang berdomisili
di kota semarang.
5.1. Hasil
mengenai pelatihan pembuatan berbagai olahan pisang pada ibu-ibu
rumah tangga Kelurahan Panggung Lor Kecamatan Semarang Utara
melalui kegiatan kelompok usaha bersama adalah sebagai berikut :
1. Sedikitnya masyarakat yang berwirausaha pada Kelurahan
Panggung Lor. Dalam hal ini tim pengabdian mencoba berupaya
untuk membentk kelompok usaha bersama-sama ibu–ibu PKK
pada kelurahan tersebut dengan memberikan pelatihan mengenai
membuat berbagai olahan pisang, sehingga munculah keinginan
untuk berwirausaha dengan memproduksi kue olahan pisang
untuk dijadikan bahan berwirausaha.
2. Pada Saat proses praktek membuat kue olahan pisang para Ibu-
Ibu Rumah tangga sangatlah antusias sekali sehingga proses
membuat kue olahan pisang berjalan dengan baik dan
menghasilkan produk jadi berupa kue pisang crispy, pisang kribo,
stick pisang dan bolu pisang yang semuanya menggunakan olahan
pisang serta diharapkan akan berkembang berbagai macam varian
olahan pisang yang lainnya.
5.2. Luaran yang dicapai
Panggung Lor Kecamatan Semarang Utara adalah sebagai berikut :
a. Peningkatkan pengetahuan kepada ibu-ibu rumah tangga mengenai
cara membuat dan menghasilkan produk jadi berupa pisang crispy,
pisang kribo, stick pisang dan bolu pisang.
b. Pengembangkan kreatifitas kepada ibu-ibu rumah tangga mengenai
cara mengolah bahan pisang.
berwirausaha sehingga mampu meningkatkan pendapatan.
d. Peningkatan kesejahtraan pada Ibu-Ibu PKK dengan berwirausaha
sendiri dengan membuat hasil olahan berupa pisang crispy, pisang
kribo, stick pisang dan bolu pisang.
11
pelatihan mengolah berbagai olahan pisang dapat disimpulkan sebagai
berikut :
pentingnya dan manfaat berwirausaha.
olahan pisang
macam Topping varian.
untuk melatih ketrampilan lainnya untuk menambah wawasan
mereka.
terutama dalam pembuatan produk olahan pisang, ibu-ibu PKK
yang belum mengikuti pelatihan diharapkan bisa lebih aktif lagi
dalam menghadiri pertemuan-pertemuan yang bermanfaat dalam
meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya. Dalam hal ini
yang dibutuhkan peran serta dalam berbagai pihak bimbingan dan
konseling.
2. Peran serta pemerintah dan pihak swasta yang selalu diharapkan
untuk memberikan pelatihan membuat produk atau mengenai
pemasaran lebih lanjut mengenai berwirausaha.
.
s/d Juni 2019,” Pemkot Semarang
Soegoto, Eddy Soeryanto. 2009. Enterpreneurship, Menjadi Pebisnis ulung.
Kompas Gramedia . Jakarta
1 Nama lengkap dan gelar : Andhy Tri Adriyanto, SE, MM
2 Tempat, tanggal lahir : Semarang, 25 Juni 1989
3 Jenis Kelamin : Laki-Laki
6 Jabatan fungsional : Tenaga Pengajar
7 Universitas : Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi
Universitas Semarang
9 Alamat rumah
003 Kelurahan Kebon Agung
Kecamatan Semarang Timur 50123
Tahun
1
kasus pada konsumen grab kota semarang)
LPPM
Universitas
Semarang
2018
D. Publikasi Artikel Ilmiah Dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir
Saya menyatakan bahwa semua keterangan dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari
ternyata dijumpai ketidakksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima resikonya.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan laporan pengabdian kepada masyarakat.
Semarang, 25 Januari 2020
Jurnal
2 Tempat, tanggal lahir : Jepara, 2 September 1988
3 Jenis Kelamin : Laki-laki
6 Jabatan fungsional : Tenaga Pengajar
7 Universitas : Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi
Universitas Semarang
9 Alamat rumah
Tembelang, Kec. Kembang, Kab. Jepara
10 E-mail : [email protected]
B. Riwayat Pendidikan
Tahun
Ekonomi
2014
Manajemen
2016
Saya menyatakan bahwa semua keterangan dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari
ternyata dijumpai ketidakksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima resikonya.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan laporan penelitian.
Semarang, 25 Januari 2020
1 Nama lengkap dan gelar : Titi Purbo Sari, S.E., M.Si
2 Tempat, tanggal lahir : Semarang, 6 Mei 1978
3 Jenis Kelamin : Perempuan
6 Jabatan fungsional : Tenaga Pengajar
7 Universitas : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi
Universitas Semarang
9 Alamat rumah
Semarang 50177, Kel. Panggung Lor,
Kec. Semarang Utara
Tahun
1.
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari
ternyata dijumpai ketidakksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima resikonya.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan laporan penelitian.
Semarang, 25 Januari 2020
No Judul Artikel Ilmiah Nama Jurnal Vol/ No/
Thn
1
UNIVERSITAS SEMARANG
Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang
SURAT PERNYATAAN
Nama : Andhy Tri Adriyanto, S.E., M.M.
NIS : 06557000504168
Jabatan Fungsional : Tenaga Pengajar
saya dengan judul :
Pelatihan Pembuatan Berbagai Olahan Pisang di Kelurahan Panggung
Lor”.
orisinal dan belum pernah dibiayai oleh lembaga / sumber dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksuaian dengan pernyataan ini,
maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang
berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke
Universitas Semarang.
benarnya.
NIDN.0606126801 NIDN.06250689
LAMPIRAN IV
BAHAN PISANG CRISPY
Untuk 100 porsi
1. 4 sisir pisang / 100 biji (me pisang lilin) (20.000)
2. 1/4 kg terigu (1500)
3. 1/2 kg tepung panir (9000)
4. 1 lt minyak (10.000)
5. 2 sachet skm (3000)
6. 1/4 kg messes (5000)
7. Secukupnya keju (7000)
2. Siapkan bahan celupan. Encerkan terigu dengan air
3. Celupkan pisang ke bahan celupan, kemudian gulingkan ke tepung
panir, ulangi sampai semua pisang habis.goreng hingga kecoklatan.
4. Tunggu sampai agak dingin untuk memberi toping, agar keju dan
messes tidak lumer
5. Beri sedikit skm diatas pisang, taburi keju parut, kemudian Messes.
6. Taraaa pisang crispy siap menjemput rejeki
7. Kami jual 1000 perbuah jadi semua 100.000 dengan total modal
56.000 ditambah gas jd 60.000 masih untung sekitar 40.000
BAHAN PISANG KRIBO
2. 1/2 kg tepung pro tinggi
3. 100 gr maizena
4. 1 sdt gram
Bahan basah:
2. 250 ml air kl kurang bisa ditambah
3. 2 sdm maizena
Cara membuat :
1. Campur semua bahan kering dalam satu wadah besar sampai
tercampur rata,sisihkan
2. Campur bahan basah jadi satu dlm satu wadah, kl kurang encer
adonan bs ditmbhkan air lg sedikit. Keenceran sm seperti pencelup
pisang goreng. Masukkan kedlm kulkas beberapa menit
3. Sementara itu kupas pisang dan belah jadi 4bagian memanjang.
4. Setelah itu ambil adonn basah td dan celupkan pisang satu persatu
kemudian gulingkan kedalm adonan kering,celup lg ke adonan basah
dan guling lg ke adonan kering sampi kita dapat kribo yg diinginkan.
Kl sy mencelup dan menggulingkan'a 2x. Hampir lupa bunda,sblm
mencelup dan menggulingkan pisang kita panaskan minyak goreng
dl diatas kompor sampai panas'a pas unt menggoreng. Pakai api
sedang untuk menggoreng
piring dan taburi dengan bubuk chocolatos
RESEP OLAHAN ROTI BOLU PISANG TANPA MIXSER
• 3 Buah pisang ukuran sedang
• 150 Gram tepung terigu serba guna
• 150 Gram minyak goreng
• 1/4 Sendok teh garam
1. Lumatkan pisang dengan garpu. Tidak perlu sampai halus untuk
mempertahankan tekstur.
2. Kocok telur dan gula hingga mengembang. Masukan pisang lumat
ke dalam kocokan telur, tambahkan minyak goreng, dan aduk hingga
tercampur rata.
3. Ayak tepung terigu, soda kue, baking powder, bubuk vanili, dan
garam. Masukkan sedikit demi sedikit ke dalam adonan telur dan
pisang.
4. Aduk lipat dengan spatula seperti mengaduk adonan semen agar
hasil akhir kue tidak bantat.
5. Siapkan loyang yang sudah dioles minyak goreng. Tuang adonan ke
dalam loyang, kemudian ketuk-ketuk agar permukaannya rata.
6. Siapkan kukusan yang sudah dipanaskan, kemudian masak adonan
bolu pisang dengan api sedang selama 30 menit. Bungkus penutup
kukusan dengan kain agar uap air tidak menetes ke adonan kue.
7. Tusuk kue dengan lidi untuk memastikan kematangannya. Jika
sudah benar-benar matang, angkat dari kukusan dan tunggu sampai
mendingin.
8. Keluarkan bolu pisang dari loyang. Taburi gula halus, kemudian
sajikan utuh atau dalam keadaan terpotong-potong.
RESEP OLAHAN STICK PISANG
3. 30 gr Tepung maizena
4. 1 sachet Susu bubuk dancow
5. 1 sdt Garam
9. secukupnya Minyak goreng
Cara membuat :
2. Campur semua bahan kering : tepung,maizena,susu,garam,sida kue
dan vanili. Masukkan potongan stik pisang ke campuran
tepung,balurkan.Siapkan wadah lain utk air 2 liter. Kemudian
masukan stik pisang yg sdh balur tepung ke air 2 liter dengan teknik
menyaring (tidak direndam keseluruhan) tp teknik rendam
sbntar,angkat,saring. Sprti ini
msukkan ke air,tiriskan,angkat. Kmdian balurkan lagi ke cmpuran
tepung. Lakukan 3x, terakhir ke campuran tepung
4. Setelah itu goreng dlm minyak panas,api kecil. Stlh kecoklatan
angkat tiriskan. Stlh dingin,msukkan dlm wadah kmdian beri toping
susu bubuk coklat, kmdian keju parut dan beri SKM.
Siappp dibakul.ato dinikmati sndiri. Keliatan kan keritingnya mom...
RESEP KRIPIK PISANG
• 10 butir bawang putih, haluskan
• 2 liter air
• garam halus secukupnya
• minyak goreng secukupnya
1. Siapkan baskom berukuran besar, kemudian tuangi 2 liter air.
Masukkan pula bawang putih yang sudah dihaluskan, garam, gula
pasir, dan kapur sirih. Aduk hingga semua bumbu tercampur rata
dan larut di dalam air.
2. Kupas kulit pisang kepok, kemudian iris pisang menggunakan
pasrah atau vegetable slicer. Usahakan agar setiap irisan memiliki
yang sama dan memiliki warna yang seragam.
3. Masukkan pisang yang sudah diiris tipis ke dalam air rendaman
bumbu yang sudah dibuat tadi. Diamkan selama setidaknya 30
menit.
4. Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak, lalu goreng pisang
yang telah ditiriskan dari air rendaman bumbu. Goreng sedikit demi
sedikit agar pisang tidak hancur dan berbentuk keriting.
5. Goreng pisang sampai berwarna kuning keemasan dan benar-benar
renyah. Angkat dari penggorengan, kemudian tiriskan minyaknya.
6. Simpan keripik di dalam toples atau wadah kedap udara lainnnya.
Boleh juga dikocok bersama bumbu kentang goreng untuk
menghasilkan keripik pisang rasa keju, balado, jagung dll
LAMPIRAN V
PELATIHAN MEMBUAT OLAHAN PISANG
Lingkari atau beri tanda silang yang sesuai dengan pendapat anda.
1. Apakah setelah mengikuti pelatihan penyuluhan anda merasa lebih
memahami tentang proses membuat Olahan Pisang ?
a. Tidak memahai
b. Cukup Memahami
2. Apakah pelatihan membuat olahan pisang ini sanagat bermanfaat baagi
anda untuk meningkatkan semangat dalam berwirausaha ?
a. Tidak memahai
b. Cukup Memahami
3. Setelah pelatihan ini, apakah anda berminat untuk berwirausaha dalam
membuat olahan pisang?
a. Tidak memahai
b. Cukup Memahami
a. Ya
b. Tidak
5. Apabila ada kegiatan pelatihan di bidang ekonomi yang lan di
kemudian hari, Materi apakah yang anda inginkan ?
a. Pengelolaan Keuangan keluarga
f. Lainnya, Sebutkan ...
LAMPIRAN VI
FOTO DOKUMENTASI
Penulis 2, Penulis 1/Jurnal Riptek Vol x No X (X – X) 1
PEMBERDAYAAN KEWIRAUSAHAAN IBU-IBU RUMAH TANGGA
MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BERBAGAI OLAHAN PISANG
DI KELURAHAN PANGGUNG LOR
Universitas Semarang
* [email protected]
Abstract. Kelurahan Panggung Lor Kelurahan is one of the kelurahan in the District
of North Semarang in the City of Semarang, Central Java Province. In Kelurahan
Panggung Lor there are still a small number of household businesses and there are still
many housewives who have unproductive time, so this makes it one of the good
potentials for developing household business entrepreneurs. Empowering housewives to
improve the family economy in the Village of Panggung Lor, North Semarang District,
Semarang City.
Basically the aim of community service is to provide new ideas about entrepreneurship
and motivate housewives to become entrepreneurs. The target to be achieved is the
community to be creative and can make a variety of processed products made from
bananas to be one of the products as an opportunity for entrepreneurship, so as to
increase family income and be able to analyze the feasibility of entrepreneurship in
making snacks.
The method of carrying out community service activities is the provision of training and
discussion regarding the process of making snacks. The results and outcomes targeted
by devotion are training in making economically valuable products in the form of
various kinds of snacks, so as to increase understanding and knowledge about
entrepreneurship in making snacks and can improve the family economy.
Cara mengutip:
Nama belakang, nama depan. tahun. Judul artikel. Vol. (no) Halaman. URL
Pendahuluan
Januari – Juni 2019 yang didapatkan bahwa pada
Kelurahan Panggung Lor diketahui dominasi
penduduknya bekerja sebagai buruh industri dan
pedagang. Menurut mata pencahariannya ternyata
sebagian besar penduduknya menjadi karyawan
industri dan pedaagang. Sementara itu, industri
kecil kurang berkembang, dimana jumlah
pengrajinnya tercatat sebesar 12 orang. Hal ini
menunjukkan bahwa kegiatan Usaha Mikro Kecil
dan Menengah (UMKM) masih belum berkembang
di kelurahan ini. Masyarakat kurang atau belum
kreatif dalam bidang ekonomi. Padahal dilihat dari
jumlah penduduknya yang sangat besar, hal ini
merupakan potensi bagi wilayah ini untuk bisa
berkembang kegiatan UMKM. Oleh karena itu
sangatlah penting untuk menggerakkan masyarakat
agar mau berwirausaha atau menjadi pelaku
UMKM.
terdapat jumlah pencari kerja yang tercatat
sebanyak 84 orang, yang terdiri dari 57 orang laki-
laki dan 27 perempuan. Disamping banyaknya
jumlah pencari kerja di kelurahan Panggung Lor,
juga terdapat banyak ibu-ibu yang tidak bekerja
yang memiliki banyak waktu luang. Ibu-ibu rumah
tangga adalah kelompok yang memungkinkan untuk
diberdayakan dalam kegiatan UMKM. Apabila ibu-
ibu rumah tangga ini diberdayakan dengan baik,
maka diharapkan ibu-ibu rumah tangga ini mampu
menghasilkan suatu produk yang memiliki nilai
ekonomis sehingga akan mampu meningkatkan
ekonomi keluarganya. Bagi masyarakat kelas
menengah dan bawah, tugas seorang ibu selain
menjadi ibu dan isteri, tetapi juga bertugas
membantu ekonomi keluarga. Keberadaan ibu-ibu
ini merupakan salah satu potensi untuk bisa
mengembangkan UMKM di kelurahan ini. Apalagi
tingkat pendidikan penduduk kelurahan Panggung
Lor cukup tinggi, yang berarti mereka cukup
mampu untuk mengembangkan diri. Ibu-ibu rumah
tangga ini bisa memanfaatkan waktu luangnya
dengan berwirausaha.
membantu masyarakat setempat untuk
meningkatkan pendapatan keluarga. Menurut
Soegoto (2009), kewirausahaan atau
berdasarkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu
Penulis 2, Penulis 1/Jurnal Riptek Vol x No X (X – X) 2
yang baru, memiliki nilai tambah, memberi manfaat,
menciptakan lapangan kerja dan hasilnya berguna
bagi orang lain.
olahan pisang yang bernilai ekonomis bagi
masyarakat ?
membuat produk makanan olahan yang bernilai
ekonomis dan menjadi terobosan baru jajanan
berbahan dasar pisang yaitu Pisang Crispy, Stick
Pisang, Pisang Kribo, Roti Pisang dan Kripik Pisang.
Olahan pisang dipilih untuk diberikan dalam
pelatihan ini karena pisang adalah salah satu buah
yang bisa diolah dalam berbagai produk olahan yang
mempunyai nilai ekonomis karena rasanya yang
lezat. Walaupun pisang ini adalah buah yang enak
dinikmati tanpa diolah, namun kini pisang dapat
dikreasikan dan mempunyai nilai yang ekonomis
serta dijadikan makanan anak millennial.
Tren kuliner terus berputar, saat ini pisang
dapat diolah menjadi berbagai jenis jajanan yang
kekinian dan banyak ditawarkan di media sosial.
Misalnya, kreasi pisang crispy adalah pisang yang
digoreng dengan tepung terigu, namun yang
membedakannya dari pisang goreng lainnya adalah
pilihan toping yang beraneka rasa yang disesuaikan
dengan keinginan konsumen dan disajikan dalam
boks berisi 4 pisang. Berikut ini adalah beberapa
gambar olahan pisang:
ketrampilan membuat makanan olahan yang bernilai
ekonomis yaitu olahan pisang.
awal sebelum pelaksanaan kegiatan, yang meliputi
kegiatan pra survei untuk mengidentifikasi
permasalahan dan kebutuhan mitra, serta kegiatan
persiapan bahan-bahan yang digunakan untuk
pelatihan. Kedua, tahap pelaksanan dilakukan
pelatihan kepada ibu-ibu. Kegiatan dilaksanakan di
balai Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan
Semarang Utara, Kota Semarang. Adapun pelatihan
yang diberikan adalah membuat produk makanan
olahan pisang. Ketiga, tahap evaluasi dilakukan
dengan tanya jawab dan kuesioner untuk
mengetahui tingkat pemahaman peserta pengabdian
terhadap pelatihan yang diberikan. Keempat, tahap
akhir dibuat laporan kegiatan Pengabdian kepada
Masyarakat tentang pemberdayaan ibu-ibu rumah
tangga untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Hasil dan Pembahasan
pembuatan berbagai olahan pisang pada ibu-ibu
rumah tangga di Kelurahan Panggung Lor
Kecamatan Semarang Utara melalui kegiatan
kelompok usaha bersama adalah sebagai berikut :
• Minimnya jumlah masyarakat yang
sama ibu–ibu PKK pada kelurahan tersebut
dengan memberikan pelatihan mengenai
munculah keinginan untuk berwirausaha
dijadikan bahan berwirausaha.
sehingga proses pelatihan membuat aneka
olahan pisang berjalan dengan baik dan
menghasilkan produk jadi berupa kue pisang
crispy, pisang kribo, stick pisang dan bolu
pisang yang semuanya menggunakan olahan
pisang serta diharapkan akan berkembang
berbagai macam varian olahan pisang yang
lainnya.
pembuatan aneka olahan pisang di Balai Kelurahan
Panggung Lor :
Gambar 2
Peserta pelatihan bersama Tim PkM
Penulis 2, Penulis 1/Jurnal Riptek Vol x No X (X – X) 3
Gambar 3
Peserta Pelatihan
Gambar 4
Praktik Pelatihan
olahan pisang dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Ibu-ibu rumah tangga lebih mengetahui dan
memahami arti pentingnya dan manfaat
berwirausaha.
proses pembuatan olahan pisang
dengan berbagai macam topping varian.
Ucapan Terimakasih
beberapa pihak yang yang telah membantu dalam
pengabdian ini antara lain :
Rektor dari Universitas Semarang.
selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas
Semarang yang telah memberikan izin dan
kesempatan kepada penulis untuk melakukan
PKM.
Universitas Semarang
selaku Bapak Lurah pada Kelurahan Panggung
Lor yang telah memberikan izin dan
kesempatan untuk melakukan pengabdian
Lor.
umumnya dan ibu – ibu tim PKK Kelurahan
Panggung Lor khususnya yang telah
berpartisipasi pada pengabdian kepada
Pemkot Semarang
Jakarta