laporan interaksi Mahluk Hidup Antarspesies

  • View
    9

  • Download
    3

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Disusun Oleh Kelompok 3Prodi Pendidikan IPA'13UM

Transcript

PERCOBAAN 2KOMPETISI INTRASPESIESA. Tanggal PelaksanaanPraktikum dilaksanakan selama 10 hari berturut-turut sejak hari Jumat (13 Februari 2015) hingga hari Senin (23 Februari 2015)B. Tujuan Percobaan 1. Mampu menjelaskan kompetisi intraspesies2. Mampu menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kompetisi intraspesies3. Mampu mendeskripsikan hubungan jumlah individu dalam suatu populasi terhadap berat badan organisme yang diberi jumlah pakan yang sama setiap harinya4. Mampu menggambarkan dan menjabarkan pola hubungannyaC. Dasar TeoriEkosistem adalah suatu sistem di alam dimana di dalamnya terjadi hubungan timbal balik antara organisme dengan organisme yang lainnya, serta kondisi lingkungannya. Ekosistem sifatnya tidak tergantung kepada ukuran, tetapi lebih ditekankan kepada kelengkapan komponennya. Ekosistem lengkap terdiri atas komponen biotik dan abiotik. Setiap makhluk hidup memerlukan sumber pangan sebagai keberlanjutan kehidupannya. Organisme hidup di dalam suatu ekosistem yang didalamnya saling berinteraksi antar satu spesies dengan spesies lain. Interaksi tersebut dapat berupa interaksi positif yang saling menguntungkan dan dapat juga interaksi negatif seperti kompetisi. Kompetisi merupakan macam interaksi dua organisme yang mengambil kebutuhan sama yang jumlahnya terbatas, dan dalam proses ini kedua spesies itu saling mengalahkan satu sama lain. Adanya persaingan untuk mendapatkan sumber yang terbatas terjadinya hubungan atau interaksi dalam bentuk kompetisi. Antara organisme yang satu dengan yang lain terjadi persaingan untuk memperoleh kebutuhan hidupnya seperti makanan, cahaya matahari, tempat berlindung dan sebagainya.Persaingan atau kompetisi dapat dibedakan menjadi dua yaitu kompetisi intraspesifik dan kompetisi interspesifik. Kompetisi intraspesifik adalah persaingan antar individu satu spesies, sedangkan kompetisi interspesifik adalah persaingan antar individu yang berbeda spesiesnya. Persaingan akan semakin hebat apabila antar organisme yang bersaing tersebut mempunyai kebutuhan yang hampir sama. Apabila antara dua spesies yang berkompetisi terjadi persaingan yang semakin kuat maka salah satu diantaranya akan kalah.Terdapat sejumlah karakteristik umum dari kedua kasus persaingan antar individu. Pertama bahwa efek utama dari persaingan adalah menurunnya kontribusi terhadap generasi berikutnya, dimana suatu penurunan tersebut dibandingkan dengan apa yang akan terjadi seandainya tidak pernah ada pesaing. Persaingan intraspesifik mengarah pada menurunnya laju asupan sumber daya per individu, bisa jadi terhadap menurunnya laju pertumbuhan atau perkembangan individu, atau menurunnya kelangsungan hidup dan/atau menurunnya produktivitas. Kelangsungan hidup dan produktifitas bersama-sama menentukan hasil reproduksi individual.D. Alat dan Bahan Alat : Kandang 4 buah Tempat minum Neraca

Bahan : Pellet Mencit 10 ekor Pewarna Air Sekam

E. Prosedur Kerja Menyiapkan empat kandang, 10 ekor mencit, dan pewarna

Menimbang mencit sebagai berat awal (m0) kemudian memasukkan mencit sesuai ketentuan.

Kandang 2Menempatkan 2 ekor mencit

Kandang 1Menempatkan 1 ekor mencit

Kandang 4Menempatkan 4 ekor mencit

Kandang 3Menempatkan 3 ekor mencit

Memberi pakan pellet sebanyak 10 gram per hari dan minum secara ad-libtum

Menulis hasil penimbangan dan keadaan mencit pada lembar pengamatan

Mengintepretasikan data yang telah diambil

F. Data PengamatanHasil pengamatan kandang 1 (1 ekor mencit)Hari ke-Parameter

Sisa Pakan (gram)Berat Badan (gram)Keadaan mencit

01011Sehat, tetapi cenderung diam

1011

1011

Rerata1011

1912Mencit kurang aktif

912

912

Rerata912

2014Mencit lebih aktif daripada hari ke satu

014

014

Rerata014

3515Mencit aktif

515

515

Rerata515

4022Mencit aktif

022

022

Rerata022

5017Mencit aktif

017

017

Rerata017

6019Makanan habis, aktif bergerak, minuman berkurang banyak

019

019

Rerata019

7020Mencit kurang aktif berdiam diri dipojok

020

020

Rerata020

8021Mencit aktif bergerak

021

021

Rerata021

9022Mencit aktif bergerak

022

022

Rerata022

10023Mencit aktif bergerak

023

023

Rerata023

Hasil pengamatan kandang 2 (2 ekor mencit)Hari ke-Parameter

Sisa Pakan (gram)Berat Badan (gram)Keadaan mencit

M1M2

0101111M1 dalam keadaan cacat (kaki kiri depan tidak ada)Tetapi M1 dan M2 dalam keadaan sehat

101111

101111

Rerata 101111

101413M1 lebih aktif daripada M2

01413

01413

Rerata01413

201515M1 lebih aktif dibandingkan dengan M2, tetapi M2 cenderung berada di pojok

01515

01515

Rerata01515

301615M2 berada dibawah sekam dan M1 tidak terlalu aktif

01615

01615

Rerata01615

401717M1 dan M2 aktif

01717

01717

Rerata01717

501718M1 dan M2 aktif

01718

01718

Rerata01718

601917M1 berat badan bertambah dan M2 berat badan berkurang, tetapi M1 dan M2 aktif

01917

01917

Rerata01917

702019M1 dan M2 bergerombol ditengah

02019

02019

Rerata02019

802120Kedua(M1 dan M2) mencit kurang aktif dan dalam keadaan tidur

02120

02120

Rerata02120

902221Kedua (M1 dan M2) mencit kurang aktif dan dalam keadaan tidur

02221

02221

Rerata02221

1002221Kedua (M1dan M2) mencit aktif

02221

02221

Rerata 02221

Hasil pengamatan kandang 3 (3 ekor mencit)Hari ke-Parameter

Sisa Pakan (gram)Berat Badan (gram)Keadaan mencit

M1M2

0101111M1 dalam keadaan cacat (kaki kiri depan tidak ada)Tetapi M1 dan M2 dalam keadaan sehat

101111

101111

Rerata 101111

101413M1 lebih aktif daripada M2

01413

01413

Rerata01413

201515M1 lebih aktif dibandingkan dengan M2, tetapi M2 cenderung berada di pojok

01515

01515

Rerata01515

301615M2 berada dibawah sekam dan M1 tidak terlalu aktif

01615

01615

Rerata01615

401717M1 dan M2 aktif

01717

01717

Rerata01717

501718M1 dan M2 aktif

01718

01718

Rerata01718

601917M1 berat badan bertambah dan M2 berat badan berkurang, tetapi M1 dan M2 aktif

01917

01917

Rerata01917

702019M1 dan M2 bergerombol ditengah

02019

02019

Rerata02019

802120Kedua(M1 dan M2) mencit kurang aktif dan dalam keadaan tidur

02120

02120

Rerata02120

902221Kedua (M1 dan M2) mencit kurang aktif dan dalam keadaan tidur

02221

02221

Rerata02221

1002221Kedua (M1dan M2) mencit aktif

02221

02221

Rerata 02221

Hasil pengamatan kandang 4 (4 ekor mencit)Hari ke-Parameter

Sisa Pakan (gram)Berat Badan (gram)Keadaan mencit

M1M2M3M4

01015121212Mencit 1, 2, 3 dan 4 dalam keadaan sehat.

1015121212

1015121212

Rerata 1015121212

1017141213Mencit 1, 2, 3 dan 4 aktif bergerak, membuat rong (rumah) didalam sekam.

017141213

017141213

Rerata017141213

2017121413Mencit 1, 2, 3 dan 4 aktif bergerak, membuat rong (rumah) didalam sekam dan mencit naik-naik hingga ke besi penutup.

017121413

017121413

Rerata017121413

3017131512Mencit 1 dan 2 berkompetisi sedangkan mencit 3 dan 4 aktif bergerak.

017131512

017131512

Rerata017131512

4016131513Mencit 4 paling aktif bergerak dari pada Mencit 1, 2, dan 3.

016131513

016131513

Rerata016131513

5019151711Mencit 1, 2, 3 dan 4 terlihat aktif bergerak dan lapar.

019151711

019151711

Rerata019151711

6020151511Semua mencit aktif bergerak.

020151511

020151511

Rerata020151511

7019171511Semua mencit aktif bergerak.

019171511

019171511

Rerata019171511

8017121410Semua mencit aktif bergerak.

017121410

017121410

Rerata017121410

9020161510Semua mencit sangat aktif bergerak.

020161510

020161510

Rerata020161510

10019151610Mencit 4 lemas (tidak bergerak). Sedangkan mencit 1, 2, dan 3 aktif bergerak.

019151610

019151610

Rerata 019151610

G. Analisis Data Hasil pengamatan kandang 1 (1 ekor mencit)

Pada kandang 1 terdapat 1 mencit dalam satu kandang. Data yang dihasilkan adalah pada hari ke 0 sisa pakan pada mencit adalah 10 gram, berat badan mencit 11 gram. Hari pertama sisa pakan pada mencit adalah 9 gram, berat badan mencit 12 gram. Hari ke dua sisa pakan pada mencit adalah 0 gram, berat badan mencit 14 gram. Hari ke tiga sisa pakan pada mencit adalah 5 gram, berat badan mencit 15 gram. Hari ke empat sisa pakan pada mencit adalah 0 gram, berat badan mencit 22 gram. Hari ke lima sisa pakan pada mencit adalah 0 gram, berat badan mencit 17 gram. Hari ke enam sisa pakan pada mencit adalah 0 gram, berat badan mencit 19 gram. Hari ke tujuh sisa pakan pada mencit adalah 0 gram, berat badan mencit 20 gram. Hari ke delapan sisa pakan pada mencit adalah 0 gram, berat badan mencit 21 gram. Hari ke sembilan sisa pakan pada mencit adalah 0 gram, berat badan mencit 22 gram. Hari ke sepuluh sisa pakan pada mencit adalah 0 gram, berat badan mencit 23 gram. Hal ini dikarenakan ada faktor yang mempengaruhi keadaan fisiologis pertumbuhan mencit diantar