LAPORAN HASIL PEMETAAN SOSIAL - .Setelah itu fasilitas pariwisata yakni Komunitas Wisata bernama

  • View
    223

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of LAPORAN HASIL PEMETAAN SOSIAL - .Setelah itu fasilitas pariwisata yakni Komunitas Wisata bernama

1

LAPORAN HASIL PEMETAAN SOSIAL

DUSUN TAMANJAYA, DESA TAMANJAYA, KECAMATAN CIEMAS,

KABUPATEN SUKABUMI, PROVINSI JAWA BARAT

Disusun Oleh :

1) Amalia Khoiri Nisa 14/369696/SP/26504

2) Elizabeth Widya Nidianita 14/364943/SP/26263

3) Sharon Florencia Graceita F. 14/362432/PS/6733

4) Ropi Ropiurrutab 14/366757/FI/4004

KULIAH KERJA NYATA-PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

(KKN-PPM) UNIVERSITAS GADJAH MADA

JBR-08 DESA TAMANJAYA KECAMATAN CIEMAS

SUKABUMI, JAWA BARAT

2017

2

PEMETAAN SOSIAL DUSUN TAMANJAYA, DESA TAMANJAYA KEC.

CIEMAS, KAB. SUKABUMI, PROV. JAWA BARAT

I. PROFIL DUSUN TAMANJAYA

Desa Tamanjaya merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Ciemas,

Kabupaten Sukabumi. Desa Tamanjaya memiliki luas 1.372.25 Ha dengan ketinggian kurang

lebih 400 mdpl. Desa Tamanjaya berpenduduk 6.462 orang terdiri dari 3.147 penduduk laki-laki

dan 3.315 penduduk perempuan. Desa tamanjaya terdiri dari 4 dusun atau 4 kemandoran, antara

lain Dusun Tamanjaya dan Dusun Cicurug yang terletak di dataran tinggi serta Dusun Pasir Baru

dan Dusun Ciseureuh yang terletak di dataran rendah. Kepala dusun atau mandor Dusun

Tamanjaya adalah Bapak Atu Supriyatna. Mandor Dusun Cicurug adalah Bapak Ajan. Mandor

Dusun Pasir Baru adalah Bapak Ujang Purnama dan Mandor Dusun Ciseureuh adalah Bapak

Sahidin.

Dusun Tamanjaya merupakan pusat pemerintahan Desa Tamanjaya. Selain itu Dusun

Tamanjaya masuk ke dalam zona inti Kawasan Pariwisata Taman Bumi Ciletuh atau Geopark

Ciletuh. Berdasarkan Data Profil Desa Tahun 2017, Kepala Keluarga (KK) sebanyak 758 KK

dengan jumlah penduduk 2.429 orang 1.183 orang laki-laki dan 1.246 orang perempuan.

A. Ragam profesi Masyarakat Dusun Tamanjaya adalah sebagai berikut :

B.

No Pekerjaan Perempuan Lak-Laki Jumlah

1 PNS 33 18 51

2 TNI/ Polri 2 2

3 Petani/ Buruh 787 797 1.584

4 Pedagang 35 5 40

5 Nelayan 0 0 0

6 Buruh/ Karyawan Perkebunan 7 15 22

7 Pensiunan 14 9 23

8 Pelajar 205 199 404

9 Mahasiswa 5 3 8

10 Pengangguran 85 93 178

Jumlah 1.173 1.139 2.312

3

Masyarakat Dusun Tamanjaya juga ada yang bekerja sebagai TKI (Tenaga Kerja

Indonesia). Jumlah TKI 15 orang perempuan dan menempati urutan tertinggi di Dusun

Tamanjaya sama dengan Cicurug. TKI tersebut bekerja di Arab Saudi. Sedangkan mantan TKI

berjumlah 28 orang perempuan dan 2 orang laki-laki dan semuanya bekerja di Arab Saudi.

Kemudian Tingkat Pendidikan Masyarakat Dusun Tamanjaya, antara lain :

No Tingkat Pendidikan Jumlah

1 Tidak/ Belum Sekolah 53

2 Belum Tamat SD/Sederajat 55

3 Tamat SD/Sederajat 339

4 SLTA Sederajat 331

5 SLTA 294

6 D III Sarjana Muda 74

7 D IV Setrata I 136

8 Setrata II 6

Jumlah

C. Kondisi jalan di Dusun Tamanjaya adalah sebagai berikut :

1) Jalan Beraspal

Kedusunan Tamanjaya :

TamanjayaCiletuh (Jln. Kab) : 3 Km Sedang

Jalan Pramuka : 0,2 Km (Rusak Berat)

Jalan Ciwalang : 1,5 Km (Rusak Berat)

Jalan Cipiring : 0,5 Km (Rusak Berat)

Jalan Pasirluhur : 350 M Sedang

Jalan Cigaok : 550 M Sedang

2) Diperkeras

Kedusunan Tamanjaya

Jalan Kaum-Cibogo : 1 Km

Jalan Cibogo-Cirambeng : 2,5`Km

Jalan Cikoneng-Curugawang : 2,5 Km

Jalan Pasir Tugu Cihideung : 1 Km

Jalan Cipiring-Cijambe : 1,6 Km

4

3) Jalan Tanah

Kedusunan Tamanjaya :

Jalan Kaum - Cibogo : 0,5 Km

Jalan Ciparigi - Cibogo : 0,5 Km

Jalan Batulawang - Cijambe : 0,5 Km

Jalan Pasirluhur- Batulawang-Cipiring : 0,5 Km

Jembatan Gantung Ciletuh : 60 M

Jalan Jayamakmur Ciparigi : 0,5 Km

D. Fasilitas Umum di Dusun Tamanjaya

Kemudian fasilitas umum yang tersedia di dusun ini terdiri dari fasilitas pemerintah,

ekonomi, kesehatan, pendidikan dan pariwisata. Fasilitas pemerintah yakni Kantor Desa,

Kantor Urusan Agama (KUA), Kantor UPTD Pendidikan PSDA, Kantor BP3K, Polsek

Ciemas dan Koramil Ciemas. Fasilitas ekonomi yakni pasar sekaligus terminal. Kemudian

fasilitas kesehatan yakni Puskesmas Tamanjaya. Lalu fasilitas pendidikan yakni Paud; TK;

SD Tamanjaya; SD Ciparigi dan SD Cirambutan; MTs Mutiara Hikmah sampai SMK

Mutiara Hikmah. Setelah itu fasilitas pariwisata yakni Komunitas Wisata bernama

Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi (PAPSI) binaan PT. Biofarma. Adapun potensi

pariwisata yang ada di Dusun Tamanjaya antara lain : Panenjoan, Curug Awang, Curug

Tengah, Curug Puncak Manik, Cekdam Panyawangan, Sentra Industri Gula Merah, dll.

E. Kondisi Sosial Budaya dan Modal Sosial Masyarakat Dusun Tamanjaya

Masyarakat Dusun Tamanjaya mayoritas berasal dari Suku Sunda, sehingga dalam

kehidupan sehari-hari menggunakan Bahasa Sunda. Kemudian Masyarakat Dusun

Tamanjaya 100% memeluk Agama Islam. Sehingga Kegiatan Pengajian yang dilaksanakan

setiap hari Jumat Minggu menjadi salah satu kegiatan masyarakat setempat. Selain itu,

masyarakat Dusun Tamanjaya memiliki Tradisi Ngaliwet yaitu sebuah kegiatan makan

bersama diatas daun pisang dan masing-masing peserta membawa bahan makanan seperti

5

nasi, sayur dan lauk pauk. Berdasarkan hal tersebut modal sosial masyarakat setempat adalah

Pengajian dan Ngaliwet.

II. DUSUN TAMANJAYA SEBAGAI KAWASAN PENGEMBANGAN

PARIWISATA GEOPARK CILETUH, CIEMAS, SUKABUMI, JAWA BARAT

1. LATAR BELAKANG

Kawasan Geopark Ciletuh melingkupi 8 kecamatan, dimulai dari Kecamatan Cisolok,

Kecamatan Cikakak, Kecamatan Palabuhanratu, Kecamatan Surade, Kecamatan Simpenan,

Kecamatan Ciracap, Kecamatan Waluran dan Kecamatan Ciemas. Kecamatan Ciemas

tepatnya di Dusun Tamanjaya, Desa Tamanjaya merupakan zona inti kawasan pariwisata

sebab terdapat pusat pemerintahan dan komunitas pariwisata yakni PAPSI yang dibina oleh

PT. Biofarma. Selain itu terdapat obyek pariwisata Panenjoan berupa gardu pandang Geopark

Ciletuh yang berbentuk seperti amphy theatre atau tapal kuda dari atas bukit dengan

ketinggian 400 mdpl.

Kawasan Geopark Ciletuh sedang dalam proses penilaian untuk peresmian Geopark

Ciletuh sebagai Global Geopark Network oleh UNESCO. Sehingga pengelolaan antar

berbagai elemen potensi pariwisata sedang disinergikan dan dirintis mulai dari Dusun

Tamanjaya. Hal tersebut terkait dengan optimalisasi pengelolaan potensi pariwisata berbasis

community development sehingga tercapai konservasi sekaligus mensejahterakan masyarakat

setempat. Oleh karena ini partisipasi dan keterlibatan masyarakat sangat diperlukan.

1.1 Aktor yang Terlibat dalam Kegiatan Pengelolaan Potensi Pariwisata

Pengelolaan potensi pariwisata Geopark Ciletuh bertujuan untuk konservasi Taman Bumi

Ciletuh atau Geopark Ciletuh itu sendiri. Pengelolaan tersebut berbasis community

development yang melibatkan beberapa aktor antara lain pemerintah desa beserta jajarannya,

Paguyuban Pakidulan Alam Sukabumi (PAPSI) yang dibina oleh PT. Biofarma, pemilik

homestay, kelompok kuliner ibu-ibu, kelompok petani gula merah dan komunitas yang

lainnya. Komunitas-komunitas tersebut diharapkan dapat merangkul masyarakat, sehingga

dapat berpartisipasi dalam kegiatan pariwisata. Para aktor tesebut bertugas sebagai agen yang

dapat membawa perubahan dan gerakan dalam lingkup masyarakat. Kemudian menilik lebih

jauh lagi aktor yang terlibat dalam kehidupan sosial pada ranah kampung, yakni aparat

6

Kampung seperti Ketua RW dan RT. Kemudian Ustadz dan orang yang berstatus Haji, PNS

serta pemilik lahan persawahan atau perkebunan.

2. PEMBAHASAN

Berkaitan dengan hal tersebut maka Mahasiswa KKN-PPM UGM 2017 Desa Tamanjaya

melakukan pemetaan sosial secara sederhana. Pemetaan sosial bertujuan untuk menarasikan

problematisasi terkait kendala pengelolaan potensi pariwisata masyarakat di Dusun

Tamanjaya. Pemetaan sosial fokus di 4 kampung, antara lain Kampung Tamanjaya, Kampung

Cigadog, Kampung Jayabaru dan Kampung Cigaok. Sebab 4 kampung tersebut memiliki

potensi pariwisata dan dapat menjadi pionir untuk pengelolaan pariwisata di Desa Tamanjaya.

2.1 Kampung Cigaok

2.1.1 Potensi pariwisata

Sebagai kampung yang akan dijadikan sebagai basis dari kampung budaya,

kampung cigaok memiliki potensi pariwisata yang cukup banyak. Salah satu ikon

geopark Ciletuh, Panenjoan juga berada di daerah kampung Cigaok. Selain itu,

potensi asli dari kampung Cigaok juga dapat ditemukan banyak penghasil gula merah

dan pembuat keripik pisang yang dapat dijadikan sebagai ikon pariwisata dari daerah

Desa Tamanjaya. Potensi ini bisa dikembang dengan cara menunjukan cara

pembuatan dari gula merah dan keripik pisang yang masih tradisional kepada para

pengunjung. Selain menunjukan cara pembuatan, hasil dari pembuatan gula merah

dan keripik pisang ini dapat dijual langsung ke pengunjung dan dijadikan oleh-oleh

khas dari Desa Tamanjaya.

2.1.2 Urgensi pengelolaan pariwisata

Urgensi dari pengelolaan pariwisata yang ada di k