of 81 /81
84 Lampiran 1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata pelajaran : IPS Kelas / semester : XI D / 6 Alokasi : 3 × 45 menit (2 × pertemuan) I. Standar Kompetensi Keberagaman budaya masyarakat dan budaya nasional II. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan potensi keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam kaitannya dengan budaya nasional III. Indikator a. Keberagaman budaya diidentifikasi berdasarkan faktor-faktor penyebab b. Keberagaman budaya dianalisis berdasarkan manfaatnya c. Contoh-contoh budaya lokal dideskripsikan sesuai kondisi masyarakat setempat IV. Tujuan Pembelajaran a. Siswa dapat menjelaskan antara budaya lokal dan budaya nasional b. Siswa dapat mendeskripsikan perwujudan budaya nasional c. Siswa dapat memahami manfaat keberagaman budaya d. Siswa menjelaskan dan memberi contoh budaya lokal di Indonesia e. Siswa dapat mengerti tentang penjelasan model pembelajaran Inkuiri berbasis CTL f. Siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Inkuiri berbasis CTL

Lampiran 1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN I. …

  • Author
    others

  • View
    3

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Lampiran 1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN I. …

Meningkatkan Aktivitas Kelompok dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis Contextual Teaching and Learning Mata Pelajaran IPS Kompetensi Dasar Mendeskripsikan Potensi Keberagaman Budaya yang Ada di Masyarakat Setempat dalam Kaitannya dengan Budaya Nasional SMK Pelita SalatigaAlokasi : 3 × 45 menit (2 × pertemuan)
I. Standar Kompetensi
II. Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan potensi keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam
kaitannya dengan budaya nasional
b. Keberagaman budaya dianalisis berdasarkan manfaatnya
c. Contoh-contoh budaya lokal dideskripsikan sesuai kondisi masyarakat
setempat
a. Siswa dapat menjelaskan antara budaya lokal dan budaya nasional
b. Siswa dapat mendeskripsikan perwujudan budaya nasional
c. Siswa dapat memahami manfaat keberagaman budaya
d. Siswa menjelaskan dan memberi contoh budaya lokal di Indonesia
e. Siswa dapat mengerti tentang penjelasan model pembelajaran Inkuiri
berbasis CTL
berbasis CTL
kurang jelas dalam memahami materi
h. Siswa secara berkelompok dapat mendiskusikan lembar kerja diskusi
yang telah diberikan oleh guru
i. Siswa melakukan presentasi sesuai dengan hasil yang didiskusikan
j. Siswa bekerja sama dengan siswa lain dalam memahami materi dan
menjawab soal yang diberikan oleh guru
k. Siswa menanggapi pertanyaan siswa lain
l. Siswa dapat mencapai hasil belajar sesuai KKM
V. Materi ajar (terlampir)
b. Manfaat keberagaman budaya
VI. Metode Pembelajaran
1. Sumber
2. Alat
a. Spidol
Alokasi
waktu
Kegiatan
Pembelajaran
Interaksi
kelompok diskusi
Memberikan tindak
lanjut pembelajaran
Alokasi
Waktu
Kegiatan
Pembelajaran
Interaksi
Tanya jawab tentang
NIM: 162008011 NIP. 19501110 198603 1 006 NIP.
Kepala SMK Pelita Salatiga
Drs. Sutikno, M. Pd
92
Budaya Lokal adalah nilai-nilai lokal hasil budidaya masyarakat suatu daerah yang
terbentuk secara alami dan diperoleh melalui proses belajar dari waktu ke waktu.
Budaya Nasional adalah budaya yang terbentuk dari keseluruhan budaya lokal yang
berkembang dalam kehidupan masyarakat indonesia serta hasil serapan dari anasir-
anasir budaya asing atau budaya global
B. Perwujudan Budaya Nasional
Perwujudan abstrak budaya nasional, yaitu sistem gagasan, tindakan, dan hasil
karya manusia. Adapun wujud konkretnya, antara lain:
1. Cara Berbahasa
2. Cara berperilaku
3. Cara Berpakaian
4. Peralatan Hidup
nasionalisme.
93
1. Kebudayaan Suku Bangsa Batak
a. Sistem Kepercayaan/Religi
Di daerah Batak terdapat beberapa agama, seperti agama islam, agama katolik, dan
agama Kristen Protestan. Meskipun demikian, konsep-konsep kepercayaan atau religi
purba masih hidup, terutama di pedesaan.
b. Sistem Kekerabatan
Perkawinan pada masyarakat Batak merupakan suatu pranata yang tidak hanya
mengikat seorang laki-laki dengan seorang perempuan. Perkawinan juga mengikat
kaum kerabat laki-laki (peranak dalam bahasa Toba, si pempokan dalam bahasa Karo)
dengan kaum kerabat si perempuan (parboru dalam bahasa Toba, sinereh dalam bahasa
Karo).
Sistem politik yang dimaksud adalah sistem pemerintahan dan kepemimpinan. Pada
masyarakat Batak sistem kepemimpinan terbagi atas 3 (tiga) bidang sebagai berikut.
Kepemimpinan di Bidang Adat
penyelesaian perselisihan, serta kelahiran.
Kepemimpinan di Bidang Agama
perdukunan dan roh nenek moyang serta kekuatan-kekuatan gaib. Pemimpin keagamaan
dipegang oleh guru sibaso.
Dalam bidang pemerintahan, kepemimpinan dipegang oleh salah satu keturunan dari
merga taneh. Adapun tugas dari pemimpin pemerintahan, yaitu menjalankan
pemerintahan sehari-hari.
d. SistemEkonomi
Sistem ekonomi atau sistem mata pencaharian yang dilakukan
masyarakat Batak adalah bercocok tanam di sawah, ada juga yang di
ladang, seperti suku bangsa Karo, Simalunggun, dan Pakpak.
e. Seni Musik
Seni musik suku bansa Batak adalah ogung sabangunan. Peralatan yang digunakan
adalah empat gendang dan lima taganing (sejenis gamelan Batak). Nama-nama gendang
ogung, yaitu oloan, ihutan, doal, dan jeret.
Macam-macam tari tor-tor yang diiringi ogung sabangunan sebagai berikut.
1. Tor-tor/gondang mula-mula, dilakukan dengan menyembah berputar ke
arah mata angin.
artinya petuah, nasihat, dan amanat orang tua.
3. Tor-tor/gondang liat-liat, dilakukan dengan menari berkeliling artinya
keluarga mendapat kebahagiaan.
petuah/rahmat Tuhan Yang Maha Esa.
95
f. Seni Kerajinan
Kerajinan suku Batak yang terkenal adalah kain ulos. Macam-macam ulos dan
fungsinya dalam suatu acara sebagai berikut.
1.) ulos lobu-lobu adalah ulos yang diberikan ayah kepada putra dan
menantu saat pernikahan.
2.) Ulos hela adalah ulos yang diberikan orang tua pengantin
perempuan.
3.) Ulos tondi adalah ulos yang diberikan orang tua kepada putranya
saat hamil tua.
4.) Ulos tujung adalah ulos yang diberikan kepada janda atau duda.
2. Kebudayaan Suku Bangsa Minangkabau
a. Sistem Kepercayaan/Religi
Minangkabau, sebagai berikut.
Husain di padang Karbala.
manusia, seperti:
menyentuh tanah pertama kali, dan
96
kali.
3.) Upacara selamatan orang meninggal pada hari ke-7, ke-40, ke-
100, dan ke-1000.
b. Sistem Kekerabatan
ibu) sehingga sistem kekerabatan memperhitungkan dua generasi di atas ego laki-laki
dan satu generasi di bawahnya.
c. Sistem Politik
Kepala suku Minangkabau disebut penghulu, dubalang, dan manti. Dubalang bertugas
menjaga keamanan kampung, sedangkan manti berhubungan dengan tugas-tugas
keamanan. Kesatuan dari beberapa kampung disebut nagari. Sistem pemerintahannya
dibagi menjadi 2, sebagai berikut.
1.) Laras Bodi-Caniago berhubungan dengan tokoh Datuek
Parapatiek nan Sabatang.
Katumenggungan.
Minangkabau juga banyak yang menjadi perajin. Kerajinan yang dihasilkan adalah kain
songket.
97
2.) Seni Tari
Tari-tarian yang ada adalah tari silat kucing dan tari silat tupai malompek yang masih
dijumpai di daerah-daerah Payakumbuh. Lagu yang digunakan dalam tari itu adalah Cak
Din-Din, Pado-Pado, Siamang Tagagau, Si Calik Mamenjek, Capo, dan Anak Harimau
dalam Gauang. Selain itu juga terdapat tari piring, tari lilin, tari patung, dan tari
serampang dua belas.
3.) Seni Musik
Alat-alat musik tradisional dari suku bangsa Minangkabau adalah saluang dan
talempong. Saluang biasa dikenal dengan seruling, sedangkan talempong mirip dengan
gamelan yang dibunyikan dengan pemukul.
4.) Seni Sastra
Seni sastra yang berkembang pada suku Minangkabau dan pada umumnya adalah seni
sastra pantun yang berupa nasihat.
3. Kebudayaan Jawa
a. Sistem Kepercayaan/Religi
Agama mayoritas dalam suku bangsa Jawa adalah Islam. Selain itu juga terdapat
penganut agama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.
98
Selamatan adalah upacara makan bersama yang telah diberi doa sebelumnya. Ada 4
selamatan di Jawa sebagai berikut.
selamatan lingkaran hidup manusia, meliputi hamil 7 bulan,
potong rambut pertama, kematian, dan kelahiran.
Selamatan bersih desa, upacara sebelum dan sesudah panen.
Selamatan yang berhubungan dengan hari-hari/bulan-bulan besar
Islam.
jauh, ngruwat, dan menempati rumah baru.
b. Sistem Kekerabatan
Sistem kekerabatan suku bangsa Jawa adalah bilateral (garis keturunan ayah dan ibu).
Dalam sistem kekerabatan masyarakat Jawa, digunakan istilah-istilah sebagai berikut.
1.) Ego menyebut orang tua laki-laki adalah bapak/rama.
2.) Ego menyebut orang tua perempuan adalaj simbok/biyung.
3.) Ego menyebut kakak laki-laki adalah kang mas, kakang mas.
4.) Ego menyebut kakak perempuan adalah mbakyu.
5.) Ego menyebut adik laki-laki adalah adhi, dhimas, dik, atau le.
6.) Ego menyebut adik perempuan adalah ndhuk, denok, atau di.
99
Desa di Jawa disebut kelurahan yang dikepalai oleh lurah. Pembantu-pembantu lurah
dibagi menjadi sebagai berikut.
3.) Kaum: mengurusi soal nikah, rujuk, talak, dan kematian.
d. Sistem Ekonomi
Bertani merupakan mata pencaharian utama. Bertani dilakukan di ladang dan sawah.
e. Sistem Kesenian
1.) Seni Bangunan
Rumah adat di Jawa Timur disebut rumah Situbondo, sedangkan rumah adat di Jawa
Tengah disebut istana Mangkunegaraan. Istana Mangkunegaraan merupakan rumah adat
asli Jawa.
1.) Tari tayuban adalah tari untuk meramaikan suasana acara
2.) Tari reog dari Ponorogo. Penari utamanya menggunakan
topeng.
3.) Tari serimpi adalah tari yang bersifat sakral dengan irama
lembut.
100
4.) Tari gambyong
5.) Tari bedoyo
3.) Seni Musik
Gamelan merupakan seni musik Jawa yang terkenal. Gamelan terdiri atas gambang,
bonang, gender, saron, rebab, seruling, kenong, dan kempul.
4. Kebudayaan Suku Bangsa Sunda
a. Sistem Kepercayaan/Religi
Pada saat ini sebagian besar masyarakat Sunda menganut agama Islam. Selain itu juga
terdapat penganut agama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.
b. Sistem Kekerabatan
Sistem kekerabatan masyarakat Sunda adalah bilateral (garis keturunan ayah ataupun
ibu). Di Sunda mengenal tujuh generasi ke atas dan ke bawah sebagai berikut.
1) Tujuh generasi ke atas, yaitu kolot, embah, buyut, bao, jangga
wareng, udeg-udeg, dan gantung siwur.
2) Tujuh generasi ke bawah, yaitu anak, incu, buyut, bao, jangga
wareng, udeg-udeg, dan gantung siwur.
c. Sistem Politik
Istilah kepala desa di beberapa tempat di Sunda berbeda-beda, misalnya di desa
Bojongloa terkenal dengan kuwu, yang bertugas mengurus kepentingan warga desa.
Kuwu dipilih oleh rakyat. Dalam menjalankan tugas Kuwu dibantu oleh:
Seorang juru tulis
Seorang kulisi
Seorang kulu-kulu
Seorang amil
Tiga pembina desa yang terdiri atas satu orang kepolisian dan dua
orang dari angkatan darat.
Mata pencaharian saat ini beraneka ragam, antara lain sektor perkebunan, perdagangan,
dan pertanian
Seni bangunan
Rumah adat di Sunda bermodel Keraton Kasepuhan Cirebon yang memiliki 4 ruang
sebagai berikut.
Pringgondani: tempat sultan memberi perintah kepada adipati.
Prabayasa: tempat sultan menerima tamu.
Panembahan: ruang kerja dan tempat istirahat sultan.
102
Seni Tari
Tari yang populer di Sunda adalah tari jaipong, yaitu paduan tari ketuk tilu dan tari
gendong pencok.
Seni Musik
Alat musik tradisional Sunda adalah angklung, calung, kecapi, dan degung.
Seni Sastra
Sunda kaya akan seni sastra, misalnya Prabu Siliwangi yang diungkapkan dalam bentuk
pantun, Si Kabayan dan Sangkuriang yang diungkapkan dalam bentuk prosa.
Seni Pertunjukan
5. Kebudayaan Suku Bangsa Bali
a. Sistem Kepercayaan/Religi
Masyarakat Bali sebagian besar menganut agama Hindu-Bali. Mereka percaya adanya
satu Tuhan dengan konsep Trimurti yang terdiri atas 3 wujud, sebagai berikut.
Brahmana : menciptakan
Wisnu : memelihara
Siwa : merusak.
Atman : roh yang abadi
Purnabawa : kelahiran kembali jiwa
Tempat ibadah agama Hindu disebut pura. Pura memiliki sifat berbeda, sebagai berikut.
Pura Besakih : sifatnya umum untuk semua golongan
Pura Desa : khusus untuk kelompok sosial setempat
Sanggah : khusus untuk leluhur
c. Sistem Politik
Desa-desa di Bali dibuat berdasarkan kesadaran kesatuan tempat. Desa-desa di daerah
pegunungan mempunyai pola perkampungan memusat (banjar) yang dikepalai oleh
khan boncor (khong).
d. Sistem Ekonomi
e. Sistem Kesenian
1.) Seni Bangunan
Seni bangunan nampak pada bangunan candi yang banyak terdapat di Bali, seperti
Gapura, Candi Bentar.
Tari tradisional Bali antara lain tari sanghyang, tari barong,
tari kecak, dan tari gambuh.
Tari modern abtara lain tari tenun, tari nelayan, tari legong,
dan tari janger.
a. Sistem Kepercayaan/Religi
Suku bangsa Asmat percaya bahwa nenek moyang mereka berasal dari patung. Dalam
mitologi masyarakat Asmat, Dewa Fumeripits (sang pencipta) terdampar di pantai,
namun nyawanya diselamatkan oleh sekelompok burung. Suku bangsa Asmat juga
mengenal adanya roh nenek moyang disekitar lingkungannya. Adapun roh-roh tersebut,
sebagai berikut.
upacara-upacara adat.
Upacara-upacara besar yang dilakukan oleh suku bangsa Asmat sebagai berikut
Mbismbu : upacara pembuatan mbis (patung nenek moyang yang
diukir)
suami dengan istri.
c. Sistem Politik
Pemimpin Asmat memiliki derajat yang sama dengan warga-warga lain tetapi harus
lebih pandai dan ahli dalam bidang tertentu. Biasanya seseorang yang menang perang
akan diminta menjadi pemimpin.
d. Sistem Ekonomi
Mata pencaharian masyarakat Asmat antara lain meramu sagu dan berburu binatang
(babi hutan).
e. Sistem Kesenian
Kesenian suku Asmat yang terkenal adlah ukir-ukiran yang terbuat dari kayu seperti
tulang, topeng, tifa, dan tombak. Selain itu juga alat-alat rumah tangga seperti kapak
dari batu.
a. Sistem Kepercayaan/Religi
Masyarakat Dayak terbagi menjadi beberapa suku, yaitu Ngaju, Ot, Danum, dan
Ma’anyan di Kalimantan Tengah. Kepercayaan yang dianut meliputi agama Islam,
Kristen, Katolik, dan Kaharingan (pribumi). Masyarakat Dayak percaya pada roh-roh
berikut.
106
Dalam syair-syair suci suku bangsa Ngaju dunia roh disebut negeri raja yang berpasir
emas. Upacara adat dalam masyarakat Dayak, meliputi:
Upacara pembakaran mayat (tiwah) dan abu sisa pembakaran
diletakkan di sebuah bangunan yang disebut tambak..
Upacara menyambut kelahiran anak, dan
Upacara penguburan mayat.
b. Sistem Kekerabatan
hubungan masyarakat melalui laki-laki dan sebagian peremuan.
c. Sistem Politik
Pemerintahan desa secara formal berada ditangan pembekal dan penghulu. Pembekal
bertindak sebagai pemimpin administrasi. Penhulu sebagai kepala adat dalam desa.
d. Sistem Ekonomi
Bercocok tanam di ladang adalah mata pencaharian masyarakat Dayak. Masyarakat
Dayak terkenal dengan seni menganyam kulit, rotan, tikar, topi, yang dijual ke kuala
Kapuas, Banjarmasin, dan Sampit.
e. Sistem Kesenian
Seni tari Dayak adalah tari tambu dan tari bungai yang bertema kepahlawanan, serta tari
balean dadas, bertema permohonan kesembuhan dari sakit.
Rumah adat Dayak adalah rumah betang yang dihuni lebih dari 20 kepala keluarga.
Rumah betang terdiri atas lima kamar, yaitu kamar untuk menyimpan alat perang,
kamar gadis, kamar upacara adat, kamar agama, dan kamar tamu.
107
adanya komunikasi dengan siswa lain,
mengerjakan latihan soal/tugas yang
pembelajaran
pembelajaran serta dapat memahami
108
CTL.
d) Melakukan releksi disetiap akhir siklus bersama dengan peneliti/observer I
dan observer II
pembelajaran Inkuiri berbasis CTL.
b) Mengerjakan soal tes.
dengan model pembelajaran Inkuiri berbasis CTL.
b) Bersama dengan guru mennyiapkan soal tes.
c) Menyusun lembar observasi
d) Mengamati dan memberikan penilaian terhadap guru dan siswa di dalam
KBM sesuai dengan lembar observasi bersama dengan observer II.
e) Melakukan refleksi setiap akhir siklus bersama dengan guru dan observer II.
4. Observer II
a) Mengamati dan memberikan penilaian terhadap kegiatan guru dan siswa di
dalam KBM sesuai dengan lembar observasi yang sudah disusun oleh
peneliti/observer II.
b) Melakukan refleksi setiap akhir siklus bersama dengan guru dan
peneliti/observer II.
Achmad Fatkur Rahman David Ananda K Lilin Arista
Aditya Dwi Pradana Eka Aprestia Lismanto Heru
Ainun Nadib Faldy Fauzan Rahman Liya Ernawati
Ali Maksum Fauji Maulana Alvian Marfuah
Amalia Ulfa Feri Kristiyanto Maya Mandasari
Brames Osmanuel Khalis Guntur Prakoso Mitha Windy Astuti
KELOMPOK 4 KELOMPOK 5 KELOMPOK 6
Muhtarom Rizal Bachtiar Tri Setyaningsih
Septi Rahayu M Samsul Hadi Yanuary Dewi
Pertiwi
Purwani Setyo Rini Sindy Saputra
Riza Arista Sriyanti Bayu Saputra
Surtiya Widianingrum Dani Adi K
Nurrohim Oktaf A
Nama Sekolah :
1. Membawa buku paket
2. Membawa buku catatan
Jumlah
Presentase % %
111
PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS CTL
Petunjuk pengisian
Bubuhkan tanda cek (V) pada kolom yang sesuai dengan keadaan yang anda amati
Nama Sekolah :
Nama Pengamat :
1. Presentasi
Memperhatikan tujuan pembelajaran yang
oleh guru
Memperhatikan langkah-langkah pembelajaran
inkuiri berbasis CTL
Duduk dengan kelompok masing-masing
Mendapatkan lembar kerja tim
Mengerjakan lembar kerja kelompok
112
Aktif pada saat presentasi
Mempresentasikan hasil diskusi tim
dengan siswa lain
mengerjakan kuis
5. Skor
kemajuan individu
skor kemajuan individu
1: Aktivitas yang dilakukan siswa ≤ 20%
2: Aktivitas yang dilakukan siswa antara > 20% - 40%
3: Aktivitas yang dilakukan siswa antara > 40% - 60%
4: Aktivitas yang dilakukan siswa antara > 60% - 80%
5: Aktivitas yang dilakukan siswa antara > 80% - 100%
Komentar
PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS CTL
Petunjuk Pengisian
Bubuhkan tanda cek (V) pada kolom yang sesuai dengan keadaan yang anda amati
Nama Sekolah :
Nama Pengamat :
1. Presentasi
Menyampaikan tujuan pembelajaran
Menjelaskan materi pelajaran
Menuliskan topik pembelajaran
2. Pembagian
Menjelaskan langkah-langkah jalannya
tim
Membimbing dan mendukung siswa untuk
ikut berperan aktif dalam kerja tim diskusi
Menjadi fasilitator saat tim bekerja dalam
kelompok
114
berlangsung
Memberikan penilaian kepada anggotatim
pendapat/pertanyaan/sanggahan
Mengawasi jalannya proses kuis individu
Menegur siswa yang bekerja sama dalam kuis
individu
mengenai kesulitan-kesulitan yang didapat
selama mengerjakan kuis individu
meningkatkan skor kemajuan
1: Aktivitas yang dilakukan guru ≤ 20%
2: Aktivitas yang dilakukan guru antara > 20% - 40%
3: Aktivitas yang dilakukan guru antara > 40% - 60%
4: Aktivitas yang dilakukan guru antara > 60% - 80%
5: Aktivitas yang dilakukan guru antara > 80% - 100%
115
Hari/Tanggal :
Petunjuk Pengisian: Berikan tanda silang pada jawaban yang anda pilih jika ada
komentar tuliskan pada tempat yang telah disediakan
1. Apakah anda menyukai cara belajar menggunakan model pembelajaran Inkuiri
berbasis CTL?
2. Apakah dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri berbasis CTL hasil
belajar anda lebih meningkat?
a. Ya b. Tidak
a. Ya b. Tidak
4. Apakah dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri berbasis CTL anda
dapat belajar dengan lebih baik?
a. Ya b. Tidak
Lembar Kerja Tim Pertemuan Siklus I
1. Jelaskan pengertian budaya lokal dan budaya nasional, dan sebutkan contoh
budaya lokal yang mempengaruhi budaya nasional!
2. Sebutkan faktor-faktor penyebab keberagaman budaya, khususnya pada kondisi
Geografi!
117
1. Pengertian budaya lokal adalah Nilai-nilai lokal hasil budidaya masyarakat suatu
daerah yang terbentuk secara alami dan diperoleh melalui proses belajar dari
waktu ke waktu.
yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia serta hasil serapan dari
anasir-anasir budaya asing atau budaya global.
Contoh kebudayaan lokal yang mempengaruhi kebudayaan nasional adalah batik.Batik
adalah hasil budaya yang telah menjadi kebanggaan nasional dan menjadi identitas
bangsa.Pada corak batik tersebut, kini telah banyak dipengaruhi dengan corak dan
warna dari beberapa daerah.Kekayaan corak dari beberapa budaya lokal bercampur
menjadi suatu corak batik yang kini banyak dibuat di Indonesia.
2. Kondisi Geografi yang menjadi penyebab keberagaman masyarakat budaya,
yaitu:
a. Bentuk wilayah yang berupa kepulauan. Meskipun berasal dari nenenk
moyang yang sama, tetapi akhirnya mereka terpisah-pisah di pulau-pulau
yang saling berbeda sehingga masing-masing terisolasi dan mengembangkan
kebudayaan sendiri. Jadilah masyarakat Indonesia mengalami kemajemukan
etnik atau suku bangsa.
b. Variasi iklim, jenis serta kesuburan tanah yang berbeda diantara beberapa
tempat, misalnya daerah Indonesia bagian timur yang lebih kering, tumbuh
menjdai suku bangsa peternak, daerah Jawa dan Sumatera yang dipengaruhi
118
bercocok tanam.
c. Letak wilayah yang strategis, diantara dua benua dan dua samudera, kondisi
ini mengakibatkan Indonesia banyak didatangi oleh orang-orang asing yang
membawa pengaruh unsur kebudayaan, antara lain yang paling menonjol
adalah agama.
2. Jelaskan perwujudan konkret budaya nasional yang berupa cara berbahasa!
3. Sebutkan faktor-faktor penyebab keberagaman budaya, khususnya pada
kondisi Geografi!
120
1. Pengertian budaya lokal adalah Nilai-nilai lokal hasil budidaya masyarakat
suatu daerah yang terbentuk secara alami dan diperoleh melalui proses
belajar dari waktu ke waktu. Kita mengenal adanya suku-suku bangsa Jawa,
Sunda, Betawi, Minang, Ambon, Toraja, Dayak, Asmat, dan sebagainya.
Setiap suku budaya tersebut memiliki budaya lokal masing-masing.
Keberagaman suku bangsa dan budaya lokal inilah yang memperkaya
khasanah budaya nasional Indonesia.
yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia serta hasil serapan dari
anasir-anasir budaya asing atau budaya global.
2. Wujud konkret budaya nasional yang paling jelas adalah cara berbahasa.
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat kita menggunakan bahasa
Indonesia sebagai alat komunikasi. Selain secara lisan, bahasa Indonesia
juga digunakan sebagai bahasa tulis. Dengan demikian, cara berbahasa yang
menggunakan bahasa Indonesia ataupun bahasa lokal pada hakikatnya
merupakan perwujudan konkret budayanasional. Apabila warga masyarakat
dalam berkomunikasi menggunakan bahasa daerah, maka kita akan segera
mengetahui bahwa hal itu merupakan perwujudan dari budaya lokal.
Misalnya, ketika orang sunda berkomunikasi menggunakan bahasa Sunda,
berarti hal itu menunjukkan bahwa mereka berasal dari suku bangsa Sunda.
3. Kondisi Geografi yang menjadi penyebab keberagaman masyarakat budaya,
yaitu:
121
a. Bentuk wilayah yang berupa kepulauan. Meskipun berasal dari nenenk
moyang yang sama, tetapi akhirnya mereka terpisah-pisah di pulau-pulau
yang saling berbeda sehingga masing-masing terisolasi dan
mengembangkan kebudayaan sendiri. Jadilah masyarakat Indonesia
mengalami kemajemukan etnik atau suku bangsa.
b. Variasi iklim, jenis serta kesuburan tanah yang berbeda diantara
beberapa tempat, misalnya daerah Indonesia bagian timur yang lebih
kering, tumbuh menjdai suku bangsa peternak, daerah Jawa dan
Sumatera yang dipengaruhi vulkanisme tumbuh menjadi daerah dengan
masyarakat yang hidup dari bercocok tanam.
c. Letak wilayah yang strategis, diantara dua benua dan dua samudera,
kondisi ini mengakibatkan Indonesia banyak didatangi oleh orang-orang
asing yang membawa pengaruh unsur kebudayaan, antara lain yang
paling menonjol adalah agama.
pemberi identitas kepada suatu nation sebagai kontinuitas sejak zaman
kejayaan bangsa Indonesia pada masa lampau sampai kebudayaan nasional
masa kini. Jadi, keseluruhan gagasan kolektif dari semua warga Negara
Indonesia yang Bhineka itulah yang merupakan kebudayaan nasional dalam
fungsinya untuk memperkuat solidaritas dan nasionalisme.
122
model pembelajaran inkuiri berbasis CTL?
2. Apakah anda suka belajar dengan diskusi
kelompok?
dalam kerja kelompok?
kelompok?
selanjutnya menggunakan model
Pertemuan : 1 dan 2
Jumat, 11 Mei 2012
3. Membawa kelengkapan alat tulis 36 0
Jumlah 91 17
Presentase 84,25% 15,75%
3. Membawa kelengkapan alat tulis 36 0
Jumlah 101 7
Presentase 93,51% 6,48%
125
PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS CTL PADA SIKLUS I
Pertemuan : I (Pertama)
No
Kriteria/
Indikator
Memperhatikan tujuan pembelajaran yang
Memperhatikan langkah-langkah pembelajaran
inkuiri berbasis CTL
2 Pembagian
Duduk dengan kelompok masing-masing 3 Cukup
3 Tim diskusi Memperhatikan penjelasan lembar kerja tim 4 Baik
Mendapatkan lembar kerja tim 4 Baik
Diskusi dan bekerjasama dengan tim diskusi 4 Baik
Mengerjakan lembar kerja kelompok 4 Baik
Menerima siswa lain sebagai rekan dalam bekerja 3 Cukup
Membangun kerjasama tim diskusi 3 Cukup
Berpendapat serta menerima pendapat siswa lain 4 Baik
Aktif pada saat presentasi 4 Baik
Mempresentasikan hasil diskusi tim 4 Baik
126
PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS CTL PADA SIKLUS I
Pertemuan : II (Kedua)
No Kriteria/
Mengerjakan kuis individu tanpa adanya
kerjasama dengan siswa lain
110
127
INKUIRI BERBASIS CTL PADA SIKLUS I
Pertemuan : I (Pertama)
No Kriteria/
Menyampaikan tujuan pembelajaran 4 Baik
Menjelaskan materi pelajaran 4 Baik
Menuliskan topik pembelajaran 3 Cukup
Menyampaikan langkah-langkah
2. Pembagian
tim
Membimbing dan mendukung siswa untuk
ikut berperan aktif dalam kerja tim diskusi
3 Cukup
kelompok
berlangsung
4 Baik
yang aktif
4 Baik
pendapat/pertanyaan/sanggahan
Menjelaskan kegiatan selanjutnya 3 Cukup
129
PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS CTL
No Kriteria/
siswa
dalam kuis individu
siswa mengenai kesulitan-kesulitan
individu
meningkatkan skor kemajuan
Hasil observasi aktivitas guru siklus I = 91 × 100%= 72, 8%
125
130
Kegiatan Skor
Membangun kerjasama tim diskusi 3
Berpendapat serta menerima pendapat siswa lain 4
Aktif pada saat persentasi 4
Mempresentasikan hasil diskusi tim 4
Kesimpulan:
Berdasarkan hasil dari keseluruhan skor maka dapat disimpulkan bahwa, keaktifan
siswa pada siklus I menunjukkan nilai 4 atau kategori baik.
B. Hasil Observasi Hasil Belajar Siswa Siklus I
Kegiatan Skor
dengan siswa lain
mengerjakan kuis
kemajuan individu
Berdasarkan hasil dari keseluruhan skor maka dapat disimpulkan bahwa, hasil belajar
pada siklus I menunjukkan nilai 3 atau kategori cukup.
131
dengan model pembelajaran inkuiri
inkuiri berbasis CTL dapat
mengatasi masalah sendiri dan
diskusi kelompok
pembelajaran selanjutnya
JARINGAN SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2011/2012
No Nim Nama Sebelum
nilai T/TT nilai T/TT
1 6004 Achmad Fatkur R 72 T 80 T Peningkatan 8
2 6005 Aditya Dwi Pradana 50 TT 65 TT Peningkatan 15
3 6006 Ainun Nadib 50 TT 65 TT Peningkatan 10
4 6007 Ali Maksum 60 TT 70 T Peningkatan 10
5 6008 Amalia Ulfa 72 T 65 TT Penurunan 7
6 6048 Brames Osmanuel 45 TT 65 TT Peningkatan 20
7 6009 David Ananda K 73 T 75 T Peningkatan 2
8 6011 Eka Aprestia 60 TT 80 T Peningkatan 15
9 6012 Faldy Fauzan R 70 T 85 T Peningkatan 15
10 6013 Fauji Maulana A 72 T 70 T Penurunan 2
11 6014 Feri Kristiyanto 50 TT 90 T Peningkatan 40
12 6016 Khalis Guntur P 70 T 50 TT Penurunan 20
13 6017 Lilin Arista 70 T 65 TT Penurunan 5
14 6018 Lismanto Heru 72 T 70 T Penurunan 2
15 6019 Liya Ernawati 70 T 80 T Peningkatan 10
16 6020 Marfuah 65 TT 80 T Peningkatan 15
17 6021 Maya Mandasari 70 T 65 TT Penurunan 5
133
18 6022 Mitha Windy Astuti 72 T 65 TT Penurunan 7
19 6023 Muhtarom 60 TT 75 T Peningkatan 15
20 6024 Nurrohim 50 TT 60 TT Peningkatan 10
21 6025 Puji Adi Wibowo 70 T 55 TT Penurunan 15
22 6026 Purwani 60 TT 70 T Peningkatan 10
23 6027 Putri Febriningtyas 50 TT 70 T Peningkatan 20
24 6028 Riza Arista 70 T 65 TT Penurunan 5
25 6029 Rizal Bachtiar 55 TT 70 T Peningkatan 15
26 6030 Samsul Hadi 71 T 65 TT Penurunan 6
27 6031 Septi Rahayu M 55 TT 95 T Peningkatan 40
28 6032 Setyo Rini 65 TT 90 T Peningkatan 25
29 6033 Sriyanti 72 T 80 T Peningkatan 8
30 6034 Surtiya Widianingrum 60 TT 85 T Peningkatan 25
31 6035 Tri Setyaningsih 50 TT 60 TT Peningkatan 10
32 6037 Yanuary Dewi Pertiwi 72 T 65 TT Penurunan 7
33 6038 Yuliani 65 TT 80 T Peningkatan 15
34 6131 Sindy Saputra 50 TT 85 T Peningkatan 35
35 6132 Bayu Saputra 70 T 90 T Peningkatan 20
36 Dani Adi K - - - - Keluar
37 Oktaf A 45 TT 95 T Peningkatan 40
Rata-rata 62,8
KELAS XI/2D PROGRAM KEAHLIAN TEHNIK KOMPUTER DAN
JARINGAN
Kel. Tommcat Skor Awal Tugas I Kuis Poin
perkembangan
Ainun Nadib 50 100 65 20
Ali Maksum 60 100 70 20
Amalia Ulfa 72 100 65 0
Brames Osmanuel 45 100 65 20
Ahmad Fatkhur R 72 100 80 30
Jumlah 349 110
Rata-rata 58,16 18,33
Kel. Hola Holo (H 2 O) Skor Awal Tugas I Kuis Poin
perkembangan
Fauji Maulana Alfian 72 100 70 0
Fery Kristiyanto 50 100 90 30
Khalis Guntur Prakoso 70 100 50 0
David Ananda K 73 100 75 20
Jumlah 325 80
perkembangan
Marfuah 65 100 80 30
Liya Ernawati 70 100 80 30
Mitha Windy Astuti 72 100 65 0
Jumlah 419 80
Rata-rata 69,83 13,33
perkembangan
Riza Arista 70 100 65 0
Septi Rahayu M 55 100 95 30
Muhtarom 60 100 75 20
Puji Adi Wibowo 70 100 55 0
Jumlah 315 70
Rata-rata 63,00 14
perkembangan
136
Nurohim 50 100 60 20
Rizal Bachtiar 55 100 70 20
Samsul Hadi 71 100 65 0
Setyo Rini 65 100 90 30
Sriyanti 72 100 80 30
Surtiya Widianingrum 60 100 85 30
Jumlah 423 150
Rata-rata 60,42 21,42
perkembangan
Yanuary Dewi Pertiwi 72 100 65 0
Bayu Saputra 70 100 90 30
Oktaf A 45 100 95 30
Tri Setyaningsih 50 100 60 20
Sindi Saputra 50 100 85 30
Jumlah 352 140
Rata-rata 58,67 23,33
KELASXI/2D PROGRAM KEAHLIAN TEHNIK KOMPUTER DAN
JARINGAN
Ranking pertama ditempati oleh kelompok diskusi “Marmut” yang anggotanya terdiri
dari Putri Febriningtyas, Nurohim, Rizal Bachtiar, Samsul Hadi, Setyo Rini, Sriyanti,
Surtiya Widianingrum. Adapun urutan peringkat ranking pada siklus I adalah sebagai
berikut:
1 Marmut 150 21,42
3 Tommcat 110 18,33
5 Mumet 140 23,33
6 Merana 70 14
2. Sebutkan sistem politik yang terdapat dalam masyarakat Jawa!
3. Jelaskan model seni bangunan kebudayaan suku bangsa Sunda!
4. Persentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing di depan kelas!
139
1. –Dapat mendukung terhindarnya suatu konflik di antara suku-suku bangsa
- Untuk memperkuat solidaritas dan nasionalisme
- Dapat memperkaya khasanah kebudayaan nasional Indonesia.
2. Desa di Jawa disebut kelurahan yang dikepalai oleh lurah. Pembantu-pembantu
lurah dibagi menjadi sebagai berikut.
Carik: pembantu umum/sekretaris desa.
Sosial: memelihara kesejahteraan penduduk.
Kaum: mengurusi soal nikah, rujuk, talak, dan kematian.
3. Rumah adat di Sunda bermodel Keraton Kasepuhan Cirebon yang memiliki 4
ruang sebagai berikut.
Pringgondani: tempat sultan memberi perintah kepada adipati.
Prabayasa: tempat sultan menerima tamu.
Panembahan: ruang kerja dan tempat istirahat sultan.
140
1. Sebutkan tugas seorang ulu-ulu dalam system politik kebudayaan suku
bangsa Sunda!
2. Jelaskan 3 ruang yang terdapat pada model Keraton Kasepuhan Cirebon
dalam seni bangunan kebudayaan suku Sunda!
3. Jelaskan sistem kepercayaan/religi yang dikenal dengan Trimurti pada
kebudayaan suku bangsa Bali!
141
1. Tugas seorang ulu-ulu adalah mengatur pembagian air irigasi.
2. a. Pendopo adalah tempat untuk penjaga keselamatan sultan
b. Pringgondani adalah tempat sultan memberi perintah kepada adipati
c. Prabayasa adalah tempat sultan menerima tamu
d. Panembahan adalah ruang kerja dan tempat istirahat sultan
3. Trimurti terdiri tas 3 wujud, antara lain:
a. Brahmana: menciptakan
b. Wisnu: memelihara
c. Siwa: merusak
- Tari Sanghyang
- Tari Barong
- Tari Kecak
- Tari Gambuh
Pertemuan : 1 dan 2
Jumat, 18 Mei 2012
3. Membawa kelengkapan alat tulis 36 0
Jumlah 106 2
3. Membawa kelengkapan alat tulis 36 0
Jumlah 108 0
Presentase 100% 0%
144
PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS CTL PADA SIKLUS II
Pertemuan : I (Pertama)
No
Kriteria/
Indikator
Memperhatikan tujuan pembelajaran yang
Memperhatikan langkah-langkah pembelajaran
inkuiri berbasis CTL
2 Pembagian
Duduk dengan kelompok masing-masing 5 Sangat baik
3 Tim diskusi Memperhatikan penjelasan lembar kerja tim 4 Sangat baik
Mendapatkan lembar kerja tim 5 Sangat baik
Diskusi dan bekerjasama dengan tim diskusi 4 Sangat baik
Mengerjakan lembar kerja kelompok 5 Sangat baik
Menerima siswa lain sebagai rekan dalam
bekerja
Berpendapat serta menerima pendapat siswa lain 5 Sangat baik
Aktif pada saat presentasi 4 Baik
Mempresentasikan hasil diskusi tim 5 Sangat baik
145
PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS CTL PADA SIKLUS II
Pertemuan : II (Kedua)
No Kriteria/
1. Kuis individu Menerima lembar kuis individu 5 Sangat baik
Mengerjakan kuis individu tanpa adanya
kerjasama dengan siswa lain
110
146
INKUIRI BERBASIS CTL PADA SIKLUS II
Pertemuan : I (Pertama)
No Kriteria/
Memberi apersepsi di awal pembelajaran 5 Sangat baik
Menyampaikan tujuan pembelajaran 4 Baik
Menjelaskan materi pelajaran 5 Sangat baik
Menuliskan system pembelajaran 5 Sangat baik
Menyampaikan langkah-langkah
2. Pembagian
tim
Membimbing dan mendukung siswa untuk
ikut berperan aktif dalam kerja tim diskusi
5 Sangat baik
kelompok
berlangsung
5 Sangat baik
yang aktif
pendapat/pertanyaan/sanggahan
Menjelaskan kegiatan selanjutnya 4 Baik
148
PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS CTL PADA SIKLUS II
Pertemuan : II (kedua)
No Kriteria/
dalam kuis individu
siswa mengenai kesulitan-kesulitan
125
149
Kegiatan Skor
Membangun kerjasama tim diskusi 5
Berpendapat serta menerima pendapat siswa lain 5
Aktif pada saat persentasi 4
Mempresentasikan hasil diskusi tim 5
Kesimpulan:
Berdasarkan hasil dari keseluruhan skor maka dapat disimpulkan bahwa, keaktifan
siswa pada siklus II menunjukkan nilai 5 atau kategori sangat baik.
B. Hasil Observasi Hasil Belajar Siswa Siklus II
Kegiatan Skor
dengan siswa lain
mengerjakan kuis
kemajuan individu
Berdasarkan hasil dari keseluruhan skor maka dapat disimpulkan bahwa, hasil belajar
pada siklus II menunjukkan nilai 4 atau kategori baik.
150
dengan model pembelajaran inkuiri
menguasai materi pelajaran, 14
lebih menarik daripada
diskusi kelompok?
kelompok?
berperan
pembelajaran selanjutnya
JARINGAN SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2011/2012
No Nim Nama Sebelum Tindakan Siklus II Keterangan
nilai T/TT nilai T/TT
1 6004 Achmad Fatkur Rahman 72 T 90 T Peningkatan 18
2 6005 Aditya Dwi Pradana 50 TT 90 T Peningkatan 40
3 6006 Ainun Nadib 50 TT 95 T Peningkatan 45
4 6007 Ali Maksum 60 TT 90 T Peningkatan 30
5 6008 Amalia Ulfa 72 T 100 T Peningkatan 28
6 6048 Brames Osmanuel 45 TT 95 T Peningkatan 50
7 6009 David Ananda K 73 T 90 T Peningkatan 27
8 6011 Eka Aprestia 60 TT 100 T Peningkatan 40
9 6012 Faldy Fauzan Rahman 70 T 85 T Peningkatan 15
10 6013 Fauji Maulana Alvian 72 T 100 T Peningkatan 28
11 6014 Feri Kristiyanto 50 TT 90 T Peningkatan 40
12 6016 Khalis Guntur Prakoso 70 T 90 T Peningkatan 20
13 6017 Lilin Arista 70 T 100 T Peningkatan 30
14 6018 Lismanto Heru 72 T 100 T Peningkatan 28
15 6019 Liya Ernawati 70 T 90 T Peningkatan 20
16 6020 Marfuah 65 TT 100 T Peningkatan 35
17 6021 Maya Mandasari 70 T 100 T Peningkatan 30
152
18 6022 Mitha Windy Astuti 72 T 100 T Peningkatan 28
19 6023 Muhtarom 60 TT 90 T Peningkatan 30
20 6024 Nurrohim 50 TT 100 T Peningkatan 50
21 6025 Puji Adi Wibowo 70 T 85 T Peningkatan 15
22 6026 Purwani 60 TT 90 T Peningkatan 30
23 6027 Putri Febriningtyas 50 TT 85 T Peningkatan 35
24 6028 Riza Arista 70 T 95 T Peningkatan 25
25 6029 Rizal Bachtiar 55 TT 90 T Peningkatan 35
26 6030 Samsul Hadi 71 T 85 T Peningkatan 14
27 6031 Septi Rahayu M 55 TT 90 T Peningkatan 35
28 6032 Setyo Rini 65 TT 75 T Peningkatan 10
29 6033 Sriyanti 72 T 90 T Peningkatan 18
30 6034 Surtiya Widianingrum 60 TT 85 T Peningkatan 25
31 6035 Tri Setyaningsih 50 TT 80 T Peningkatan 30
32 6037 Yanuary Dewi Pertiwi 72 T 90 T Peningkatan 18
33 6038 Yuliani 65 TT 90 T Peningkatan 25
34 6131 Sindy Saputra 50 TT 90 T Peningkatan 40
35 6132 Bayu Saputra 70 T 90 T Peningkatan 20
36 Dani Adi K - - - - Keluar
37 Oktaf A 45 TT 90 T Peningkatan 45
Rata-rata 62,58 91,53
KELAS XI/2D PROGRAM KEAHLIAN TEHNIK KOMPUTER DAN
JARINGAN
Kel. Tommcat Skor Awal Tugas I Kuis Poin perkembangan
Aditya Dwi Pradana 50 100 90 30
Ainun Nadib 50 100 95 30
Ali Maksum 60 100 90 30
Amalia Ulfa 72 100 100 30
Brames Osmanuel 45 100 95 30
Ahmad Fatkhur R 72 100 85 30
Jumlah 349 180
Rata-rata 58,16 30
Kel. Hola Holo (H 2 O) Skor Awal Tugas I Kuis Poin perkembangan
Eka Aprestia 60 100 100 30
Fauji Maulana Alfian 72 100 100 30
Fery Kristiyanto 50 100 90 30
Khalis Guntur Prakoso 70 100 90 30
David Ananda K 73 100 90 30
Jumlah 325 150
Rata-rata 65,00 30
Kel. Chibi ELF Skor Awal Tugas I Kuis Poin perkembangan
Lilin Arista 70 100 100 30
Lismanto H 72 100 100 30
Maya Mandasari 70 100 100 30
Marfuah 65 100 100 30
Liya Ernawati 70 100 90 30
Mitha Windy Astuti 72 100 100 30
Jumlah 419 180
Rata-rata 69,83 30
Purwani 60 100 90 30
Riza Arista 70 100 95 30
Septi Rahayu M 55 100 90 30
Muhtarom 60 100 90 30
Puji Adi Wibowo 70 100 85 30
Jumlah 315 150
Rata-rata 63,00 30
Putri Febriningtyas 50 100 85 30
Nurohim 50 100 100 30
Rizal Bachtiar 55 100 90 30
155
Sriyanti 72 100 90 30
Surtiya Widianingrum 60 100 85 30
Jumlah 423 210
Rata-rata 60,42 30
Yuliani 65 100 90 30
Yanuary Dewi Pertiwi 72 100 90 30
Bayu Saputra 70 100 90 30
Oktaf A 45 100 90 30
Tri Setyaningsih 50 100 80 30
Sindi Saputra 50 100 90 30
Jumlah 352 180
Rata-rata 58,67 30
KELAS XI/2D PROGRAM KEAHLIAN TEHNIK KOMPUTER DAN
JARINGAN
Ranking pertama ditempati oleh kelompok diskusi “Marmut” yang anggotanya terdiri
dari Putri Febriningtyas, Nurohim, Rizal Bachtiar, Samsul Hadi, Setyo Rini, Sriyanti,
Surtiya Widianingrum. Adapun urutan peringkat ranking pada siklus II adalah sebagai
berikut:
3 Tommcat 180 30
5 Mumet 180 30
6 Merana 150 30
Pertanyaan Jumlah siswa yang memberi komentar
1. Apakah anda menyukai cara belajar
menggunakan model pembelajaran
Inkuiri berbasis CTL?
suka dengan pembelajaran Inkuiri berbasis
CTL karena menarik,menyenangkan dan
dapat memajukan pemikiran siswa.
pembelajaran Inkuiri berbasis CTL
36 siswa (100%) menyatakan materi lebih
mudah dipahami dan mengasyikan.
pembelajaran yang sebelumnya,
ajarkan?
bahwa lebih senang karena pelajaran
menjadi mudah diingat dan mudah
dimengerti
pembelajaran Inkuiri berbasis CTL
36 siswa (100%) menyatakan dengan
pembelajaran inkuiri berbasis CTL dapat
belajar dengan lebih baik
DAN JARINGAN SMK PELITA SALATIGA
SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2011/2012
No Nama Sebelum
3. Ainun Nadib 50 65 95
4. Ali Maksum 60 70 90
5. Amalia Ulfa 72 65 100
6. Brames Osmanuel 45 65 95
7. David Ananda K 73 75 90
8. Eka Aprestia 60 80 100
9. Faldy Fauzan Rahman 70 85 85
10. Fauji Maulana Alvian 72 70 100
11. Feri Kristiyanto 50 90 90
12. Khalis Guntur Prakoso 70 50 90
13. Lilin Arista 70 65 100
14. Lismanto Heru 72 70 100
15. Liya Ernawati 70 80 90
16. Marfuah 65 80 100
17. Maya Mandasari 70 65 100
159
19. Muhtarom 60 75 90
20. Nurrohim 50 60 100
21. Puji Adi Wibowo 70 55 85
22. Purwani 60 70 90
23. Putri Febriningtyas 50 70 85
24. Riza Arista 70 65 95
25. Rizal Bachtiar 55 70 90
26. Samsul Hadi 71 65 85
27. Septi Rahayu M 55 95 90
28. Setyo Rini 65 90 75
29. Sriyanti 72 80 90
30. Surtiya Widianingrum 60 85 85
31. Tri Setyaningsih 50 60 80
32. Yanuary Dewi Pertiwi 72 65 90
33. Yuliani 65 80 90
34. Sindy Saputra 50 85 90
35. Bayu Saputra 70 90 90
36. Oktaf A 45 95 90
Jumlah 2253 2640 3295
Rata-rata 62,58 73,33 91,53
160
Presentasi Guru Pembagian Kelompok Kerja
Diskusi Kelompok Guru Sebagai Fasilitator
Persentasi Kelompok Kuis Individu
Presentasi Guru Pembagian Kelompok Kerja
Diskusi Kelompok Guru Sebagai Fasilitator
Persentasi Kelompok Kuis Individu