KTI Taufiq Ariefianto

  • View
    227

  • Download
    8

Embed Size (px)

DESCRIPTION

karya tulis ilmiah

Text of KTI Taufiq Ariefianto

  • PERANCANGAN I-TOUCHBOARD SEBAGAI

    MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF

    KARYA TULIS ILMIAH

    Diajukan dalam rangka mengikuti Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan Tingkat

    Nasional Tahun 2015

    Oleh :

    Nama : TAUFIQ ARIEFIANTO, S.Pd

    NUPTK : 1233 7546 5820 0003

    Guru Kelas / Mapel : Teknik Komputer dan Jaringan

    Unit Kerja : SMK Tujuh Lima 2 Purwokerto

    DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANYUMAS

    SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TUJUH LIMA 2 PURWOKERTO

    TEKNOLOGI DAN REKAYASA, TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN INFORMASI & BISNIS MANAJEMEN

    (Teknik Elektronika Industri, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Komputer Jaringan dan Akuntansi )

    Jl. Margantara, Tanjung, Purwokerto 53413 Telp. 0281-642119/7697575

    Web : www.smktujuhlima2purwokerto.sch.id e-mail : smk.75.2@gmail.com

  • HALAMAN PENGESAHAN

    Perancangan I-Touchboard Sebagai Media Pembelajaran Interaktif telah disetujui

    dan disahkan pada :

    Hari : Kamis

    Tanggal : 5 November 2015

    Oleh

    Kepala SMK Tujuh Lima 2 Purwokerto

    Dra. Dyah Retno Lukitaningsih

    NIP. ---

  • SURAT PERNYATAAN KEASLIAN

    Yang bertanda tangan di bawah ini, saya :

    Nama : TAUFIQ ARIEFIANTO, S.Pd

    NUPTK : 1233 7546 5820 0003

    Tempat tanggal lahir : Rembang, 1 September 1976

    Alamat : Desa Pasir Wetan RT 3 RW 2, Banyumas

    Guru Kelas / Mapel : Teknik Komputer dan Jaringan

    Unit Kerja : SMK Tujuh Lima 2 Purwokerto

    Judul Karya :

    PERANCANGAN I-TOUCHBOARD SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

    INTERAKTIF

    Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa :

    1. Karya Tulis Ilmiah yang diajukan dalam Diajukan dalam rangka mengikuti Simposium

    Guru dan Tenaga Kependidikan Tingkat Nasional Tahun 2015 adalah asli karya saya.

    2. Dan bahwa saya belum pernah menjadi juara I, atau juara II, atau juara III pada lomba

    serupa pada tingkat provinsi, regional, maupun tingkat nasional.

    Demikian pernyataan ini saya buat sesadar-sadarnya tanpa paksaan dari siapapun.

    Purwokerto, 5 November 2015

    Mengetahui, Yang Menyatakan,

    Kepala SMK Tujuh Lima 2

    Purwokerto

    Dra. Dyah Retno Lukitaningsih Taufiq Ariefianto, S.Pd

  • PENGANTAR

    Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan

    anugerah dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian karya tulis

    ilmiah hasil penelitian Research and Development Perancangan I-Touchboard Sebagai

    Media Pembelajaran Interaktif .

    Penelitian ini tidak akan terselesaikan tanpa bantuan dan dorongan dari berbagai

    pihak. Untuk itu peneliti mengucapkan terima kasih kepada :

    1. Dra. Dyah Retno Lukitaningsih, Kepala SMK Tujuh Lima 2 Purwokerto

    2. Tim Instruktur Pengampu Teknik Komputer dan Jaringan (Dra. Septiana, S. Kom

    dan Wiku Anggita Dananjaya, S.Kom)

    3. Siswa-siswi Teknik Komputer dan Jaringan SMK Tujuh Lima 2 Purwokerto

    4. Istri dan Anak-Anak Tercinta

    Peneliti menyadari sepenuhnya bahwa penyusunan karya tulis ilmiah ini masih

    banyak kekurangan. Untuk itu peneliti mengharapkan kritik dan saran yang membangun

    untuk kesempurnaan karya tulis ilmiah ini. Akhirnya penulis berharap semoga karya tulis

    ilmiah ini dapat bermanfat.

    Purwokerto, 5 November 2015

    Peneliti

  • BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Masalah

    Proses pembelajaran di dalam ruang kelas merupakan interaksi dan

    komunikasi antara pendidik dengan peserta didik, dalam rangka membangun

    pengetahuan peserta didik terhadap keilmuan dan ketrampilan. Sebuah Interaksi belajar

    mengajar yang baik adalah pendidik tidak mendominasi kegiatan, tetapi membantu

    menciptakan kondisi yang kondusif serta memberikan motivasi dan bimbingan agar

    peserta didik dapat mengembangkan potensi dan kreativitasnya melalui kegiatan

    belajar.

    Penyajian materi dipapan tulis cenderung didominasi oleh pendidik dalam

    kegiatan belajar mengajarnya. Peserta didik hanya cukup melihat dan menyalin di buku

    catatan. Sehingga yang terjadi adalah pendidik yang aktif sedangkan peserta didik pasif

    atau dengan kata lain komunikasi yang terjadi hanya satu arah.

    Penyajian materi dengan LCD dan program-program IT terlihat lebih jelas,

    mudah dipahami dan menarik. Hanya kelemahannya adalah ketika pendidik

    menyajikan materi tersebut, pendidik tidak bisa berada didepan peserta didik tetapi

    posisi pendidik adalah didepan komputer sambil mengoperasikan mouse atau

    keyboard. Peserta didik agak terabaikan karena pendidik fokus ke mengoperasionalkan

    komputer. Dengan kata lain komunikasi antar peserta didik dan pendidik belum

    interaktif.

    Salah satu alternatif untuk mengatasi hal itu adalah pembuatan sebuah media

    pembelajaran yang mampu menjembatani dan memancing interaksi antara pendidik

    dan peserta didik. Sehingga penyampaian materi dapat sesuai dengan tujuan yang

    diharapkan, sekaligus memotivasi peserta didik.

    Adapun media tersebut adalah berupa papan tulis yang memiliki sifat interaktif

    dan yang merupakan panel layar sentuh dengan ukuran besar yang dapat berfungsi

    sebagai papan tulis yang dapat mengontrol tulisan, suara dan gambar dalam komputer

    dengan hanya menyentuh permukaan papan tulis dengan menggunakan pena infrared.

    Dari uraian di atas, maka dilakukan penelitian dengan judul Perancangan I-

    Touchboard Sebagai Media Pembelajaran Interaktif .

  • B. Identifikasi Masalah

    a. Ketika pendidik menyampaikan materi dengan media papan tulis konvensional,

    pendidik cenderung yang lebih aktif dibandingkan dengan peserta didiknya.

    b. Ketika pendidik memanfaatkan komputer dalam penyampaian materi pendidik lebih

    fokus didepan komputer dengan mouse dan keyboard sehingga peserta didik peserta

    didik tidak terpantau.

    C. Rumusan Masalah

    a. Apakah peserta didik tampak berminat, senang dan bersemangat ketika

    penyampaian materi pembelajaran yang memanfaatkan media i-Touchboard ?

    b. Apakah peserta didik memahami materi pembelajaran yang disampaikan dengan

    memanfaatkan media i-Touchboard ?

    D. Maksud dan Tujuan

    Adapun maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah :

    a. Mengetahui apakah peserta didik tampak berminat, senang dan bersemangat ketika

    penyampaian materi pembelajaran yang memanfaatkan media i-Touchboard.

    b. Mengetahui apakah peserta didik memahami materi pembelajaran yang disampaikan

    dengan memanfaatkan media i-Touchboard.

    E. Manfaat

    Hasil pelaksanaan penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat, antara lain sebagai

    berikut.

    a. Bagi peserta didik

    1) Dengan menggunakan media i-Touchboard diharapkan dapat menciptakan

    aktivitas pembelajaran yang lebih kondusif sehingga suasana belajar peserta

    didik menyenangkan.

    2) Mampu memberikan sikap positif terhadap materi pelajaran.

    b. Bagi peneliti

    Dapat menambah pengalaman secara langsung tentang pemanfaatan teknologi dari

    alat permainan menjadi sebuah media pembelajaran yang baik dan menyenangkan.

  • c. Bagi sekolah

    Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan yang bermanfaat

    bagi perkembangan pembelajaran disekolah serta dapat dijadikan sebagai bahan

    kajian bersama agar dapat meningkatkan kualitas sekolah.

  • BAB II

    KAJIAN TEORI

    A. Kerangka Teoritis

    1. Papan Tulis Interaktif

    Papan tulis interaktif, yaitu suatu panel layar sentuh berukuran besar

    yang dapat berfungsi sebagai papan tulis biasa atau sebagai layar proyektor

    komputer yang dapat mengendalikan gambar dalam komputer dengan

    menyentuh permukaan panel tanpa menggunakan mouse atau keyboard.

    Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk menulis atau menggambar di atas

    permukaannya secara langsung dan menyimpannya ke dalam komputer. (Glover dan

    Miller 2002).

    Dari penelitian yang dilakukan oleh Steve Kennewel dan Alex Morgan

    2003, sebanyak 95% dari siswa dan guru yang diobservasi di UK menyatakan

    bahwa papan tulis interaktif dapat memberi nilai tambah terhadap pembelajaran,

    meskipun 76% merasa bahwa dengan adanya papan tulis interaktif ini akan

    menambah waktu persiapan mereka, seperti harus belajar bagaimana cara

    mengoperasikannya secara efektif. Namun dalam Penerapannya untuk membuat

    sebuah papan tulis diperlukan teknologi yang mampu menangkap pergerakan dari

    suatu benda yang mengirimkan sinyal berupa infrared.

    Dalam mengatasi permasalahan di atas ternyata terdapat sebuah teknologi

    yang RAM/ROM. dapat dikatakan sebagai alternatif penayelesaian masalah

    tersebut. Adapun teknologi yang dimanfaatkan untuk menyelesaikan permasalahan

    tersebut adalah perangkat kontrol yang dikeluarkan oleh perusahaan Nitendo yang

    umumnya digunakan sebagai alat kontrol dalam permainan game Nitendo DS.

    Peralatan tersebut bernama wiimote, teknologi wiimote adalah suatu teknologi yang

    memanfaatkan sensor gerak yang memungkinkan pengguna dapat berinteraksi

    dengan obyek - obyek yang ada pada layar melalui penadeteksi gerakan dengan

    menggunakan teknologi accelerometer. Dari teknologi tersebut bisa berfungsi

    sebagai pengontrol pengganti mouse yang bisa digunakan di atas tampilan layar

    yang memungkinkan pengguna bisa menulis sesuatu di tampilan layar tersebut

    seperti halnya menulis di papan tulis.

  • 2. Pengertian Media Pembelajar