Kritik Arsitektur Dapat Dibagi Kedalam Tiga Kategori

  • Published on
    25-Jun-2015

  • View
    310

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

Kritik Arsitektur dapat dibagi kedalam tiga kategori: 1. NORMATIF Kritik yang didasarkan pada kepercayaan adanya. a model, pattern, standard, or principle against which its quality or success may be assessed KRITIK NORMATIF Doctrinal criticism has as its basis a doctrine, such as; form follows function, and tends towards the belief that there is a single approach for accomplishing our purposes and a single standard for measuring our achievements Systematic criticism is an alternative to the single doctrine [it] is an interwoven assemblage of principles or factors, a system for judging Typal criticism is based upon structural, functional, and form types. Measured criticism assigns numerical standards to provide the norms against which something is judged. 2. INTERPRETATIF Kritik personal, untuk memperlihatkan sudut pandang kepada orang lain. the interpretative critic seeks to mould others vision to make them see as he does KRITIK INTERPRETATIF Advocatory criticism is employed by a critic who is an advocate of a building or place and is, concerned primarily with engendering appreciation, not with passing judgment Evocative criticism uses whatever means are needed to arouse similar feelings in the reader/viewer. The evocative critique is not right or wrong, but a surrogate experience Impressionistic criticism uses the work of art or building as a foundation on which the critic then constructs his own work of art 3. DESKRIPTIF Kritik untuk menolong kita melihat apa yang sebenarnya ada. more than the other forms of criticism, descriptive criticism seeks to be factual it does not seek to judge nor even to interpret, but to help us see what is actually there KRITIK DESKRIPTIF Depictive criticism does not judge, but merely depicts what exists; such as, how people move through a space. Biographical criticism provides others with and understanding of the artist in order to allow a better understanding of their intentions.

Contextual criticism provides information about the social, political, and economic context in which something was designed. Kritik Arsitektur dapat dibagi kedalam Tiga Kategori: 1. Normatif Kritik Yang didasarkan adanya PADA kepercayaan. "Model, pola, standar, atau prinsip terhadap yang kualitasnya atau kesuksesan dapat dinilai" Kritik normatif Ajaran kritik telah sebagai dasar nya sebuah doktrin, seperti; bentuk berikut fungsi, dan cenderung ke arah "kepercayaan bahwa ada satu pendekatan untuk mencapai tujuan kita dan standar tunggal untuk mengukur prestasi kami" kritik sistematis adalah suatu "alternatif untuk doktrin tunggal ... [itu] adalah satu himpunan prinsip jalinan atau faktor, sistem untuk menilai" Typal kritik didasarkan pada jenis struktural, fungsional, dan bentuk. kritik Diukur memberikan standar numerik untuk memberikan norma terhadap mana sesuatu dinilai. 2. Interpretatif Kritik pribadi, Sudut pandang untuk memperlihatkan kepada Orang lain. "Kritikus interpretasi berupaya untuk membentuk visi orang lain untuk membuat mereka melihat seperti yang dilakukannya" Kritik interpretatif Advocatory kritik adalah dipekerjakan oleh kritikus yang merupakan advokat dari suatu bangunan atau tempat dan, "prihatin terutama dengan apresiasi melahirkan, bukan dengan memberikan penilaian" Menggugah kritik "menggunakan segala cara yang diperlukan untuk membangkitkan perasaan yang sama dalam pembaca / pemirsa. Kritik menggugah tidak benar atau salah, tetapi pengalaman pengganti " kritik impresionistik "menggunakan karya seni atau bangunan sebagai dasar yang kritikus kemudian membangun karyanya sendiri seni" 3. Deskriptif APA Kita Melihat 'menolong' Kritik untuk Yang ADA sebenarnya. "Lebih dari bentuk-bentuk lain dari kritik, kritik deskriptif berusaha untuk menjadi faktual ... itu tidak berusaha untuk menghakimi atau bahkan untuk menafsirkan, tetapi untuk membantu kita melihat apa yang sebenarnya ada" Kritik Deskriptif kritik Depictive tidak menghakimi, melainkan hanya menggambarkan apa yang ada, seperti, bagaimana orang bergerak melalui ruang. kritik biografis

menyediakan orang lain dengan dan pemahaman tentang artis untuk memungkinkan pemahaman yang lebih baik dari niat mereka. kritik kontekstual menyediakan informasi tentang konteks sosial, politik, dan ekonomi di mana sesuatu dirancang.