KREATIVITAS MAHASISWA - ??Pada tahun 2002, PKM bergabung dengan Lomba Karya Tulis Ilmiah (L KTI) ... (3 ) orisinalitas. Orisinalitas dalam hal ini ... Lampiran 2.18 Surat Pernyataan

  • View
    217

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of KREATIVITAS MAHASISWA - ??Pada tahun 2002, PKM bergabung dengan Lomba Karya Tulis Ilmiah (L KTI) ......

  • PEDOMAN 2015PROGRAMKREATIVITASMAHASISWA

    KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGIDIREKTORAT RISET DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

  • 1

    PEDOMANPROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

    ( PKM )

    DIREKTORAT RISET DAN PENGABDIAN MASYARAKATDIREKTORAT JENDERAL PENGUATAN RISET DAN PENGEMBANGAN

    KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

    JAKARTA2015

  • iPEDOMAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM)

    KATA PENGANTAR

    Didasari kesadaran penuh atas adanya kesenjangan antara teoriyang diperoleh mahasiswa dengan realita kebutuhan masyarakatdan munculnya tuntutan masyarakat atas mutu lulusanPerguruan Tinggi yang mandiri dan siap mengantisipasi arah pe-ngembangan bangsa, maka pada tahun 1997 Direktorat Penelitiandan Pengabdian kepada Masyarakat, merealisasikan ProgramPengembangan Budaya Kewirausahaan di Perguruan Tinggi(PBKPT). Salah satu komponen program kunci di dalamnya adalahProgram Karya Alternatif Mahasiswa (KAM). Program ini hanyadapat diakses dan dilaksanakan mahasiswa sedangkan programlainnya seperti Kuliah Kewirausahaan (KWU), Kuliah Kerja Usaha(KKU), Magang Kewirausahaan (MKU), Konsultasi Bisnis dan Penempatan Kerja (KBPK) danInkubator Wirausaha Baru (INWUB), hanya dapat di akses oleh dosen. Proposal diajukankelompok dosen namun wajib menyertakan mahasiswa sebagai pelaku lapangan. KAMmerupakan wahana kreasi bagi mahasiswa dalam menciptakan produk (barang atau jasa)yang akan menjadi komoditas usahanya kelak. Sedangkan pematangan sebagaientrepreneur dilakukan pada program INWUB. Dengan demikian, PBKPT merupakan satukesatuan program pendorong Perguruan Tinggi (PT) dalam menghasilkan entrepreneurataupun technopreneur dari kampus.Dalam perkembangannya, KAM terasa sangat membatasi ruang kreasi mahasiswa yangmemiliki minat, bakat dan intelektual beragam. Pada tahun 2001, Direktorat Penelitian danPengabdian kepada Masyarakat kemudian mengembangkan KAM menjadi ProgramKreativitas Mahasiswa (PKM) yang membuka peluang mahasiswa dalam berkarya seluaspara dosennya. Sejak saat itu dikenal berbagai jenis Program Kreativitas Mahasiswa (PKM),yaitu: PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepadaMasyarakat (PKM-M), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T) dan PKM-Penulisan Artikel Ilmiah(PKM-I). Pada tahun 2002, PKM bergabung dengan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) danLomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) ke dalam program Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional(PIMNAS) di Surabaya.Atas kebijakan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, sejak tahun 2009 pelaksanaanKompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) yang dahulunya bernama LKTM diintegrasikanpengelolaannya ke dalam PKM. Mengingat sifatnya yang identik dengan PKM-I, programKKTM dikelompokkan bersama PKM-I ke dalam PKM-Karya Tulis (PKM-KT). Untukmembedakannya, PKM-I diberi nama baru PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan KKTM menjadiPKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT) sesuai dengan sumber bahan penulisannya. Sesuaidengan sifat artikel yang dihasilkan, PKM-AI akan bermuara pada Jurnal KreativitasMahasiswa sedangkan PKM-GT menggantikan posisi PKM-AI di PIMNAS.Penilaian atas mutu proposal, proses pelaksanaan dan presentasi di PIMNAS, seluruhnyadilakukan berdasar atas (1) kepatuhan terhadap ketentuan yang tercantum dalamPedoman, (2) level kreativitas mahasiswa dan (3) orisinalitas. Orisinalitas dalam hal initidak hanya diartikan sebagai suatu temuan baru, akan tetapi ide yang akan direalisasikanmurni berasal dari kelompok mahasiswa. Dengan demikian, Pembimbing PKM disarankanagar berperan sebagai pendamping mahasiswa yang mengawasi pelaksanaan PKM agarsesuai dengan misi masing-masing program dan tidak menjadikan mahasiswa sebagaibagian riset ataupun kegiatan akademik dosen lainnya.

  • iiPEDOMAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM)

    Agar objektivitas pengelolaan PKM dan PIMNAS dapat terjaga dengan baik, Direktorat Risetdan Pengabdian Masyarakat menerbitkan Buku Pedoman PKM 2015 sebagai acuan bagisemua pihak di Perguruan Tinggi yang memerlukan informasi tentang sejarah, uraianumum, kriteria penulisan proposal, teknik penilaian di setiap tahap pelaksanaan, teknikpenyusunan laporan seluruh program PKM yang ditawarkan, juga bentuk apresiasi yangdiberikan.Buku Pedoman PKM 2015 mengakomodasi dinamika yang terus berkembang di lingkunganpembina mahasiswa dan mahasiswa. Evaluasi tahunan yang dilakukan oleh Satgas PKMDirektorat menunjukkan adanya kebuntuan aspirasi mahasiswa pada kreasi-kreasi yangmenghasilkan piranti lunak bahkan sampai prototipe. Untuk memberi akses kepada aspirasitersebut, maka pada Pedoman PKM tahun 2011 tersebut dibentuk satu bidang PKM baru,yaitu PKM-Karsacipta (PKM-KC). Pada tahun 2012, PKM-KC sudah dapat direalisasikan dantetap dilanjutkan pada tahun berikutnya, bahkan ada kecenderungan manarik minatmahasiswa. Observasi reviewer terhadap PKM-KT, menjumpai fakta berupa kesalahanadministratif dan/atau substansi dalam artikel PKM-AI sekitar 50-70% dan kesalahansubstansial mencapai 80-90% pada artikel PKM-GT. Juga masih tingginya kesalahanadministratif yang masih di atas 50% yang berakibat proposal PKM tersebut gugur padapra-evaluasi. Untuk mereduksi kasus ini, tampak sangat diperlukan atensi dankesungguhan para dosen pembimbing dalam membantu mahasiswa saat menyusun keduajenis artikel tersebut.Buku Pedoman PKM 2015 merupakan revisi Pedoman PKM 2014. Tidak ada hal substantifyang direvisi. Revisi hanya dilakukan pada aspek administratif (pengesahan laporankemajuan) dan aspek redaksional sesuai dengan kelembagaan baru di Kementerian RistekDikti. Mengingat jumlah proposal yang diajukan terus meningkat, diperlukan sistem yangdapat mendukung peningkatan tersebut, yaitu dengan menggunakan sistem online. Denganmenggunakan sistem online tersebut Perguruan Tinggi diberikan wewenang untukmenyeleksi proposal di tingkat Perguruan Tinggi terlebih dulu dan mengusulkannyaberdasarkan prioritas. Di samping itu,dengan sistem online ini reviewer memiliki waktu yanglebih banyak dalam menilai proposal. Sistem tersebut bukan hanya dipertahankan tapi jugaharus terus dikembangkan agar semakin handal kinerjanya.Tersusunnya Pedoman PKM 2015 kali ini merupakan karya pikir banyak pihak yang menjadirepresentasi berbagai institusi seperti Perguruan Tinggi, Badan Pengkajian dan PenerapanTeknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Kementerian NegaraKoperasi dan UKM. Kami sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak untuk semangat, pikiran dan kebersamaan yang ditunjukkanmelalui terbitnya Pedoman PKM 2015.

    Jakarta, Agustus 2015

    Direktur Riset dan Pengabdian MasyarakatDitjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti

    ttd

    Ocky Karna RadjasaNIP. 196510291990031001

  • iiiPEDOMAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM)

    DAFTAR ISI

    Halaman

    KATA PENGANTAR .................................................................................. iDAFTAR ISI............................................................................................. iiiDAFTAR TABEL ....................................................................................... viiDAFTAR GAMBAR .................................................................................... viiiI. PENDAHULUAN......................................................................... 1

    1.1 Penjelasan Umum.............................................................. 11.2 Karakteristik Umum Bidang PKM......................................... 21.3 Alur Kegiatan PKM . 41.4 Tahapan Kegiatan PKM...................................................... 4

    II. PKM-PENELITIAN (PKM-P)....................................................... 82.1 Pendahuluan..................................................................... 82.2 Tujuan.............................................................................. 82.3 Luaran ............................................................................. 82.4 Kriteria dan Pengusulan...................................................... 82.5 Sistematika Pengusulan Kegiatan........................................ 92.6 Dana Kegiatan................................................................... 102.7 Seleksi dan Evaluasi Proposal............................................. 102.8 Pelaksanaan dan Pelaporan................................................ 10

    III. PKM-KEWIRAUSAHAAN (PKM-K)............................................. 113.1 Pendahuluan..................................................................... 113.2 Tujuan.............................................................................. 113.3 Luaran ............................................................................. 113.4 Kriteria dan Pengusulan...................................................... 113.5 Sistematika Pengusulan Kegiatan........................................ 113.6 Dana Kegiatan................................................................... 133.7 Seleksi dan Evaluasi Proposal............................................. 133.8 Pelaksanaan dan Pelaporan................................................ 13

    IV. PKM-PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM-M)............. 144.1 Pendahuluan .................................................................. 144.2 Tujuan.............................................................................. 144.3 Luaran.............................................................................. 144.4 Kriteria dan Pengusulan...................................................... 144.5 Sistematika Proposal Kegiatan............................................ 144.6 Dana Kegiatan................................................................... 164.7 Seleksi dan Evaluasi Proposal............................................. 164.8 Pelaksanaan dan Pelaporan................................................ 16

    V. PKM-TEKNOLOGI (PKM-T)....................................................... 175.1 Pendah