kortikosteroid 2012

  • View
    232

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

a

Text of kortikosteroid 2012

  • Handayani Bagian Farmakologi Fakultas KedokteranUniversitas Andalas2013*

  • Obat Hormonal :Hormon adenohipofisisHormon Tiroid-Anti tiroidHormon Paratiroid, pengaturan kalsiumEstrogen Progestin, Agonis-antagonisAndrogen-Antiandrogen, Anabolik steroidInsulin, antidiabetik oralAdrenokortikotropin-Adrenokortikosteroid*

  • *

  • Pengaturan sekresi hormon steroidBiosintesis (Farmakologi FKUI, hal 498)Mekanisme kerjaFarmakokinetik FarmakodinamikIndikasiES, kontra indikasi

    *

  • *

  • *

  • FARMAKOKINETIKPemberian im absorbsi baikPemberian iv, cepat hilang, waktu paruh 15 menit, diekskresi urin dalam bentuk inaktifINDIKASINeuritis optik, miastenia gravis, multipel sklerosis EFEK SAMPINGHipersensitif ringan, syok, kematianPeningkatan sekresi mineralokortikoid dan androgen --> alkalosis hipokalemik (akibat retensi Na), akneSEDIAANKortikotropin usp im/ivKosintropin sintetik im/iv*

  • *

  • Zona fasikulata korteks adrenalBerfungsi homeostatik, untuk bertahan hidupDipengaruhi release ACTHMelalui reseptor steroidMempengaruhi kecepatan sintesis protein spesifik (Hepar)Merangsang sintesis protein penghambat sel limfoid (Jaringan limfoid dan fibroblas), katabolik

    *

  • *

  • *

  • CINCIN A: Ikatan rangkap C45 dan keton --> aktititas spesifik. Ikatan rangkap pada C12 meningkatkan rasio regulasi karbohidrat terhadap retensi Na CINCIN B : Metilasi 6 kortisol memperbesar efek antiinflamasi, pengeluaran nitrogen dan retensi Na. Metilprednisolon anti inflamasi lebih besar dan retensi Na lebih kecil dari prednison.CINCIN C: atom O pada C11, anti inflamasi dan regulasi karbohidrat. Tidak pengaruhi retensi NaCINCIN D: metil atau H pada C16, penurunan retensi Na, semua steroid anti inflamasi subs H pada C17, semua steroid u retensi Na subs H pada C21*

  • Fungsi kardiovaskuler, ginjal, dan otot lurikMetabolisme karbohidrat lemak : Glukokortikoid meningkatkan glukosa darah, meningkatkan insulin dan lipogenesis. Meningkatkan lipolisis dan glukoneogenesis hambat ambilan glukosa perifer. Metabolisme protein Katabolisme protein menjadi asam amino. Hasilnya pelepasan asam lemak dan gliserol dalam darah meningkat.

    *

  • Metabolisme lemak : Glukokortikoid jangka panjang--> fullmoon face, penumpukan lemak di daerah muka dan supraklavikulaKeseimbangan air & elektrolitMineralokortikoid meningkatkan reabsorbsi Na+, ekskresi K+ dan H+ pada tubuli distal

    *FARMAKODINAMIK

  • KardiovaskulerOtot rangkaSSPPembentukan darahAnti inflamasiJaringan LimfoidPertumbuhan*FARMAKODINAMIK

  • Kortisol oral diabsorbsi dengan baikKortisol iv ---> kadar tinggi dalam darah (cepat)Kortisol ester im --> efek lebih lamaPrednison adalah prodrug --> prednisolonGlukokortikoid dpt diabsorbsi kulit, konjungtiva dan ruang sinovial90% terikat dg globulin pengikat kortikosteroid dan albumin

    *

  • Biotransformasi didalam dan diluar hatiMetabolitnya senyawa inaktif/potensi rendahPenyuntikan iv, setelah 72 jam diekskresi melalui urin (70 % mengalami metabolisme di hati)Masa paruh eliminasi 1,5 jam

    *FARMAKOKINETIK

  • *

  • Terapi substitusi :insufisiensi adrenal akut: 20-30 mg hidrocortison tiap hariinsufisiensi adrenal kronik : kortisol 20 mg pagi, 10 mg soreInsufisiensi adrenal krn pemberian jangka lama yang dihentikan : gejala berat, gangg pencernaan, lemah dehidrasi, hipotensi, infus NaCl (maks 5% BB), monitor edema paru, kortisol 100 mg bolus IV, dlm cairan infus 100 mg/ 8 jam sampai stabil.insufisiensi adrenal sekunder (insufisiensi hipofisis) : kortisol 20 mg pagi, 10 mg sore*

  • Terapi non endokrin (dosis)Pematangan fungsi paru (pada fetus prematur)Artritis rematikKarditis rematikSindrom nefrotikPenyakit kolagen (poliartritis nodosa, poliartritis granulomatosa, dermatomiositis, skleroderma, SLE

    *

    Asma bronkial/ saluran nafasReaksi alergi Penyakit mataPenyakit kulitPenyakit heparKeganasanGangguan hematologiSyok Edema serebral

  • Tidak ada kontra indikasi absolut, khususnya dalam kondisi yang mengancam jiwaKontra indikasi relatif: penggunaan beberapa hari atau minggu: diabetes mellitus, tukak peptik/duodenum, infeksi berat, gangguan sistem kardiovaskuler

    *

  • Pemberian steroid jangka lama :Gangguan cairan & elektrolit, hiperglikemia &glikosuria, mudah infeksi terutama TBC, perdarahan perforasi pada tukak peptik, osteoporosis, miopati, psikosis, gejala CushingPenghentian terapi steroid jangka lama :Gejala insufisiensi adrenal akut/ mirip reaksi rematik : demam, mialgia, antralgia, malaise.

    *

  • Penghambat sekresi METIRAPONAMINOGLUTETIMID*

  • Zona glomerulosa korteks adrenalMineralokortikosteroid alam paling kuatDipengaruhi renin-angiotensin, meningkatkan tekanan darah (hipertensi)Aldosteron iv pada orang normal dan Addison >> penurunan ekskresi Na dan peningkatan ekskresi K dan H. pemberian 2-3 hari ekskresi Na menjadi normal tapi ekskresi K dan H tetap tinggi>> hipokalemik alkalosis

    *

  • *

  • *Digunakan pasien gagal jantung meliputi dengan efek sbb :(1) menghambat remodeling vaskuler dan miokardium, (2) menurunkan tekanan darah,(3) menurunkan deposisi kolagen, (4) menurunkan kekakuan miokardium, (5) mencegah hipokalemi dan aritmia, (6) modulasi sintesis nitrit oksida, dan (7)immunomodulasi.

  • *

  • *

  • *

  • *

  • *

  • *