19
lammualaikum Wr.

Kontruktivisme

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: Kontruktivisme

Assalammualaikum Wr. Wb.

Page 2: Kontruktivisme

BELAJAR DAN PEMBELAJARANKELOMPOK 3

TEORI BELAJAR MENURUT ALIRAN KONSTRUKTIVISME

DAN LANDASAN FILOSOFISNYA

Page 3: Kontruktivisme

Ignasius Fandy Jayanto

Destiana Apriani

Sigit Prabowo

Siska Hidayati

Ade Novita Sari

1130044

1130027

1130009

1130006

1130001

Page 4: Kontruktivisme

Pengertian Teori Kontruktivisme

Konstruktiv

Isme

bersifat membina, memperbaiki, dan

membangun

paham atau aliran

Konstruktivisme merupakan aliran filsafat pengetahuan yang menekankan bahwa

pengetahuan kita merupakan hasil konstruksi kita sendiri

Page 5: Kontruktivisme

Konstruktivisme adalah sebuah teori yang memberikan kebebasan terhadap manusia yang ingin belajar atau mencari kebutuhannya dengan kemampuan untuk menemukan keinginan atau kebutuhannya tersebut dengan bantuan fasilitasi orang lain.

Page 6: Kontruktivisme

Belajar adalah proses di mana pembelajar

secara aktif mengkonstruksi atau

membangun gagasan-gagasan atau

konsep-konsep baru yang didasarkan atas

pengetahuan yang telah dimiliki di masa

lalu atau ada pada saat itu.

Belajar Menurut Teori Konstruktivisme

Page 7: Kontruktivisme

Pengetahuan yang didapat oleh siswa tidak diberikan begitu saja secara mentah-mentah, tetapi siswa sendirilah yang membangun atau mengonstruksi pengetahuan itu dari semua informasi yang masuk atau ada dilingkuangan belajarnya, menjadi sebuah informasi yang tersusun dan utuh.

Teori Belajar Konstruktivisme

Page 8: Kontruktivisme

Tokoh-tokoh dalam Teori Belajar Konstruktivisme

Jean Piaget

Teori Vigosky

Konstruktivisme individual (Individual constructivist theory)Konstruktivisme sosial (social constructivist theory)

Page 9: Kontruktivisme

Jean Piaget

Konsep-konsep utama di bidang psikologi perkembangan dan berkenaan dengan pertumbuhan intelegensi

Kemampuan untuk secara lebih akurat merepresentasikan dunia, dan mengerjakan operasi-operasi logis dari representasi-representasi konsep realitas duniaTidak seperti teorinativis ataupun teori empiris

Mengkonstruksi kemampuan kognitif kita melalui kegiatan motivasi diri dalam dunia nyata

Page 10: Kontruktivisme

Empat Konsep Dasar Yang Diperkenalkan oleh Piaget

1. Skema

2. Asimilasi

3. Akomodasi

4. Equilibrium (keseimbangan)

Page 11: Kontruktivisme

Skema adalah suatu struktur kognitif yang slalu berkembang dan berubah, karena proses asimiliasi dan proses akomodasi aktif serta dinamis.

1. Skema

Proses penyesuian informasi yang akan diterima sehingga menjadi sesuatu yang dikenal oleh siswa.

2. Asimilasi

Page 12: Kontruktivisme

4. Equilibrium (keseimbangan)

3. AkomodasiPenempatan informasi yang sudah di ubah dalam skema yang sudah ada, untuk penempatan tersebut skema perlu menyesuiakan diri.

Sebuah proses adaptasi oleh individu terhadap lingkungan individu, agar berusaha untuk mencapai struktural mental atau skema yang stabil atau seimbang antara asimilasi dan akomodasi.

Page 13: Kontruktivisme

Teori Vigosky

Zone Of Proximal Development (ZPD) adalah jarak antara perkembangan sesungguhnya dengan tingkat perkembangan potensial dimana siswa mampu mengkonstruksikan pengetahuan dibawah bimbingan orang dewasa.

Scaffolding merupakan pemberian kepada peserta didik selama tahap-tahap awal pembelajaran, kemudian mengurangi bantuan dan memberikan kesempatan untuk mengambil alih tanggung jawab yang semakin besar setelah dapat melakukannya sendiri.

Page 14: Kontruktivisme

Interaksi sosial, unsur budaya, dan aktivitas yang membentuk pengembangan dan pembelajaran individu.

Membedakan dua macam konsep yaitu konsep spontan dan konsep ilmiah.

Pengetahuan dibentuk oleh realitas dan kebenaran serta faktor eksternal dan internal

Kesiapan individu untuk belajar sangat bergantung pada stimulus lingkungan

Teori Vigosky

Page 15: Kontruktivisme

Prinsip-prinsip dalam Teori Belajar Konstruktivisme

1.  Pembelajaran Sosial (social leaning).

2.  ZPD (Zone of Proximal Development)

3.  Masa Magang Kognitif (Cognitif Apprenticeship)

4.  Pembelajaran Termediasi (mediated learning)

Page 16: Kontruktivisme

Proses Belajar Menurut Teori Konstruktivistik

1. Proses belajar konstruktivistik

2. Peran Siswa (Si-Belajar)

3. Peranan Guru

4. Sarana belajar

5. Evaluasi

Page 17: Kontruktivisme

Kelebihan Teori Belajar Konstruktivisme

1. Murid berfikir untuk menyelesaikan masalah, menggali ide dan membuat keputusan.

2. Lebih faham dan mampu mengapliksikannya dalam semua situasi

3. Murid akan mengingat lebih lama konsep dan dapat meningkatkan kefahaman mereka.

4. Kemahiran sosial

Page 18: Kontruktivisme

Kelemahan Teori Belajar Konstruktivisme

1. Hasil konstruksi siswa tidak cocok dengan hasil konstruksi sesuai dengan kaidah ilmu pengetahuan

2. Membutuhkan waktu yang lama dan setiap siswa memerlukan penanganan yang berbeda-beda3. Tidak semua sekolah memiliki sarana prasarana yang dapat membantu keaktifan dan kreatifitas siswa.4. Guru hanya menjadi pemotivasi dan memediasi jalannya proses belajar

5. Peran guru sebagai pendidik itu sepertinya kurang begitu mendukung

Page 19: Kontruktivisme