Konstanta Primer Dan Konstanta Sekunder

  • Published on
    21-Dec-2015

  • View
    233

  • Download
    85

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Laprak1

Transcript

<p>LAPORAN PRAKTIKUM 1 TEKNIK TRANSMISIKONSTANTA PRIMER DAN KONSTANTA SEKUNDER SALURAN TRANSMISITanggal Praktikum : 9 Maret 2015</p> <p>Disusun Oleh :Praktikan: Alifia Claudia Zahra (131331004)Partner: Abdurrochman(131331001) Adinda Aulia Larasati(131331003) Alya Patrakomala Putri (131331005) Kelas: 2A1</p> <p>JURUSAN TEKNIK ELEKTROPROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASIPOLITEKNIK NEGERI BANDUNG2015</p> <p>KONSTANTA PRIMER DAN KONSTANTA SEKUNDER SALURAN TRANSMISI</p> <p>I. Tujuan Praktikum Mempelajari konstanta-konstanta primer dan sekunder saluran koaksial Memahami bahwa saluran memiliki resistansi, induktansi, kapasitansi, dan konduktansi persatuan panjang Mengukur resistansi, induktansi, kapasitansi, dan konduktansi saluran koaksial dengan menggunakan jembatan Wheatstone dan MaxWell sebagai alat bantu dan menentukan impendansi karakteristik saluran Mengamati pengaruh frekuensi terhadap resistansi, induktansi, kapasitansi, dan konduktansi saluran Menentukan model rangkaian dari saluran transmisiII. Landasan TeoriWalaupun tidak berlaku umum, saluran transmisi dapat dimodelkan sebagai berikut:</p> <p>Dengan : R = resistansi per satuan panjang (Ohm/meter) L = induktansi per satuan panjang (Henry/meter) G = konduktansi per satuan panjang (Siemens/meter) C = kapasitansi per satuan panjang (Farad/meter) R,L,G, dan C merupakan konstanta-konstanta primer saluran transmisi. Setiap saluran transmisi memiliki konstanta primer yang berbeda beda, bergantung pada dimensi fisik saluran, bahan pembuat saluran yang terdiri dari konduktor dan bahan dielektrik dan frekuensi operasi saluran transmisi. Sebagai contoh saluran koaksial, geometri dari saluran ini dapat dilihat pada gambar berikut :</p> <p>DielektrikabcKonduktordalamKonduktorLuar</p> <p>Dilihat dari gambar tersebut diatas, saluran koaksial memiliki dua konduktor, yaitu konduktor dalam (inner conductor) dengan jari-jari a dan konduktor luar (outer conductor) dengan jari-jari b. Konstanta primer dari saluran koaksial adalah sebagai berikut :1. Resistansi Saluran Per Satuan PanjangResistansi saluran per satuan panjang dari saluran koasial terdiri dari resistansi dalam per satuan panjang dan resistansi luar per satuan panjang. Atau :</p> <p>Resistansi saluran per satuan panjang untuk konduktor dalam dari saluran koasial dalam memenuhi persamaan berikut: </p> <p>Resistansi per satuan panjang untuk konduktor luar dari saluran koasial memenuhi persamaan berikut : </p> <p>dengan asumsi bahwa konduktivitas ( ) kedua konduktor dan harga efek kulit () sama.Disini : merupakan konduktivitas konduktor dalam siemens/meter dan merupakan skin depth atau kedalaman kulit yang dirumuskan sebagai berikut :</p> <p>Untuk mengukur resistansi saluran dapat digunakan alat bantu berupa rangkaian jembatan Wheatstone, dimana kondisi saluran untuk mengukur resistansi total (resistansi konduktor dalam + resistansi konduktor luar), Sedangkan untuk mengetahui besar resistansi konduktor luar adalah resistansi konduktor total dikurangi resistansi konduktor dalam. Dengan mengatur potensiometer dari jembatan, sehingga jembatan setimbang (Uy1 = 0), kita dapat mengetahui nilai resistansi saluran (Rx) dengan menggunakan persamaan berikut :</p> <p>Tetapi pada prakteknya sangat sulit sekali memperoleh Uy1 =0. Resistansi Rx ini merupakan resistansi untuk panjang saluran 100 meter (karena saluran koasial yang digunakan panjangnya 100 meter). Sehingga resistansi per satuan panjang dari saluran , R diberikan oleh : </p> <p>Atau secara umum untuk panjang saluran sembarang, resistansi saluran per satuan panjang dinyatakan dalam :</p> <p>2. Induktansi Saluran Per Satuan PanjangInduktansi per satuan panjang dari saluran koasial dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan berikut :</p> <p>Untuk mengukur induktansi saluran dapat digunakan alat bantu jembatan Maxwell. Pada kondisi jembatan Maxwell setimbang, berlaku : </p> <p> dan dari sini juga dapat dihitung faktor kualitas yang dihasilkan :</p> <p>3. Kapasitansi Saluran Per Satuan PanjangKapasitansi per satuan panjang dari saluran koasial dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan berikut : </p> <p>Untuk mengukur kapasitansi saluran dapat digunakan alat bantu jembatan Wien- Robinson. Pada kondisi jembatan Wien- Robinson setimbang, berlaku :</p> <p> 4. Konduktansi Saluran Per Satuan PanjangKonduktansi per satuan panjang dari saluran koasial dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan berikut :</p> <p>Impedansi karakteristik saluran, memenuhi persamaan :</p> <p>Untuk saluran tanpa rugi-rugi (Losless line), Nilai , sehingga :</p> <p>Konstanta propagasi saluran, memenuhi persamaan :</p> <p>III. Diagram Rangkaian1. Jembatan Wheatstone (untuk mengukur resistansi saluran) :</p> <p>Gambar 1.1 Rangkaian jembatan Wheatstone untuk pengukuran resistansi saluran</p> <p>2. Jembatan Maxwell : (untuk mengukur induktansi saluran) :</p> <p>Gambar 1.2. Rangkaian jembatan Maxwell untuk pengukuran induktansi saluran 3. Jembatan Wien-Robinshon : (untuk mengukur kapasitansi dan konduktansi saluran) :</p> <p>Gambar 1.3. Rangkaian Jembatan Wien-Robinshon untuk pengukuran kapasitansi dan konduktansi saluran</p> <p>IV. Alat dan Komponen Generator fungsi Osiloskop dua kanal Saluran koaksial Universal bridge Multimeter Resistor 100 Potensiometer 1K Potensiometer 470K Kapasitor 10nF Kabel BNC to banana Soket jumper dan kabel sambungan</p> <p>V. Langkah Praktikum1. Pengukuran Resistansi Saluran :a. Susun diagram rangkaian seperi gambar 1.1b. Hubungkan bagian a-b dari jembatan wheatstone ke titik a-b pada saluran koaksial yang ujungnya dihubungsingkatkanc. Berikan input tegangan 4Vpp , f=1KHz pada jembatan wheatstoned. Seimbangkan jembatan, yaitu dengan cara mengatur potensiometer 1K sehingga diperoleh tegangan di titik Uy1 seminimum mungkin, catat tegangan yang diperoleh pada kondisi inie. Baca resistansi potensiometerf. Hitung nilai resistansi saluran (total), Rx dengan menggunakan persamaan yang adag. Ulangi langkah1, tetapi unutk kondisi saluran koaksial IIh. Tentukan nilai resistansi konduktor luar dari saluran, yaitu resistansi total dan dalami. Hitung resistansi per satuan panjang dari saluran dengan menggunakan persamaan 2. Pengukuran Induktansi Saluran :a. Susun diagram rangkaian seperti gambar 1.2b. Berikan input 4Vpp, f=1KHz pada jembatan MaxWellc. Seimbangkan jembatan, yaitu dengan cara mengatur potensiometer R2 dan r4 secara bergantian sehingga memperoleh tegangan seminimum mungkin di Uy1 (R4=100)d. Baca resistansi potensiometer R2 dan R4. Hitung Lx dan Qe. Hitung induktansi saluran per satuan panjang dengan cara hasil Lx dibagi dengan panjang saluran yang digunakan3. Pengukuran kapasitansi, konduktansi, dan impedansi karakteristik saluran:a. Susun diagram rangkaian gambar 1.3b. Berikan input 4Vpp, f=1Khz, pada jembatan Wien Robinsonc. Seimbangkan jembatan, yaitu dengan cara mengatur potensiometer R2 dan R4 secara bergantian sehingga titik Uy1 bernilai seminimum mungkind. Baca resistansi R2 dan R4, hitung Cx dan Gxe. Hitung kapasitansi dan konduktansi per satuan panjang saluran koaksialf. Hitung impedansi karakteristik saluran koaksial dan konstanta propagasi g. Hitung konstanta redaman dan konstanta fasa saluran</p> <p>VI. Hasil Percobaan...................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... ..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................VII. Analisa...................................................................................................................................................... ...................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... ....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................</p>

Recommended

View more >