30
KONSEP KONSEP BAYI BARU LAHIR BAYI BARU LAHIR Ns. Evy Apriani, M.Kep. Ns. Evy Apriani, M.Kep.

Konsep Bayi Baru Lahir

Embed Size (px)

DESCRIPTION

konsep BBLR

Citation preview

Page 1: Konsep Bayi Baru Lahir

KONSEP KONSEP BAYI BARU LAHIRBAYI BARU LAHIR

Ns. Evy Apriani, M.Kep.Ns. Evy Apriani, M.Kep.

Page 2: Konsep Bayi Baru Lahir

PENDAHULUANPENDAHULUAN Mengalami masa transisi Mengalami masa transisi dari intra uterin dari intra uterin

ke (hangat, redup, lingk memenuhi O2 dan ke (hangat, redup, lingk memenuhi O2 dan pengatuturan suhu, bebas kebisingan) pengatuturan suhu, bebas kebisingan) ke ke ekstra uterinekstra uterin

Periode penyesuaian ini dimulai dari Periode penyesuaian ini dimulai dari berkurangnya O2 selama kontraksi uterus, berkurangnya O2 selama kontraksi uterus, kompresi-dekompresi kepala dada, ekstensi kompresi-dekompresi kepala dada, ekstensi anggota gerak dan tulang selama proses anggota gerak dan tulang selama proses persalinanpersalinan

Setelah lahir Setelah lahir mendapat rangsangan suara, mendapat rangsangan suara, cahaya, dingin, gravitasi, sentuhan, dllcahaya, dingin, gravitasi, sentuhan, dll

Page 3: Konsep Bayi Baru Lahir

DEFINISIDEFINISI

Bayi baru lahir normal : bayi yang lahir Bayi baru lahir normal : bayi yang lahir melalui proses kelahiran sampai usia 4 melalui proses kelahiran sampai usia 4 minggu, dengan masa gestasi 38 – 42 minggu minggu, dengan masa gestasi 38 – 42 minggu dan mampu menyesuaikan diri dari kehidupan dan mampu menyesuaikan diri dari kehidupan intra uterin ke kehidupan ekstra uterinintra uterin ke kehidupan ekstra uterin

Periode neonatal : periode sejak lahir hingga Periode neonatal : periode sejak lahir hingga berusia 4 minggu sesudah lahirberusia 4 minggu sesudah lahir

Page 4: Konsep Bayi Baru Lahir

Empat penyesuaian utamaEmpat penyesuaian utama

1.1. Perubahan suhu dalam rahim dan suhu lingkungan Perubahan suhu dalam rahim dan suhu lingkungan di luar rahimdi luar rahim

2.2. Perubahan pernapasan Perubahan pernapasan sebelum lahir memperoleh sebelum lahir memperoleh O2 melalui plasenta dan setelah lahir bernapas O2 melalui plasenta dan setelah lahir bernapas sendirisendiri

3.3. Menghisap dan menelan Menghisap dan menelan merup. Cara bayi merup. Cara bayi memperoleh makanan, untuk menggantikan cara memperoleh makanan, untuk menggantikan cara menerima makanan melalui plasentamenerima makanan melalui plasenta

4.4. Cara pembuangan melalui organ sekresi, yang Cara pembuangan melalui organ sekresi, yang sebelumnya terjadi melalui sistem eksresi-sekresi sebelumnya terjadi melalui sistem eksresi-sekresi amnionamnion

Page 5: Konsep Bayi Baru Lahir

PENAMPILAN FISIK BBLPENAMPILAN FISIK BBL

Perbandingan berbagai bagian tubuh BBL Perbandingan berbagai bagian tubuh BBL sangat berlainan dengan proporsi pada janin, sangat berlainan dengan proporsi pada janin, balita, remaja dan dewasabalita, remaja dan dewasaUkuran kepala relatif lebih besar, berbentuk Ukuran kepala relatif lebih besar, berbentuk bundar, mandibula kecil, dada lebih bundarbundar, mandibula kecil, dada lebih bundar

Pada waktu lahir : terlihat bentuk kepala yang Pada waktu lahir : terlihat bentuk kepala yang tidak normal akibat tekanan waktu proses tidak normal akibat tekanan waktu proses persalinanpersalinan

Sikap BBL cenderung lebih fleksiSikap BBL cenderung lebih fleksi

Page 6: Konsep Bayi Baru Lahir

Pada BBL sering terlihat milia, fimosis, bercak Pada BBL sering terlihat milia, fimosis, bercak putih mengkilat pada mukosa mulut, bentuk putih mengkilat pada mukosa mulut, bentuk telinga yang berbeda (liang telinga luar telinga yang berbeda (liang telinga luar pendek, membran timpani lebih tebal dan pendek, membran timpani lebih tebal dan curam, telinga tengah banyak mengandung curam, telinga tengah banyak mengandung mukoid, tuba eustacii pendek, dll)mukoid, tuba eustacii pendek, dll)

Hati dan limpa biasanya teraba sedikit di Hati dan limpa biasanya teraba sedikit di bawah arkus kostalbawah arkus kostal

Kedua ginjal sering dapat diraba Kedua ginjal sering dapat diraba

Page 7: Konsep Bayi Baru Lahir

BB Bayi Baru Lahir kira-kira 3000 gram, BB Bayi Baru Lahir kira-kira 3000 gram, biasanya anak laki-laki lebih berat dari biasanya anak laki-laki lebih berat dari perempuanperempuan

Lebih kurang 95% bayi cukup bulan Lebih kurang 95% bayi cukup bulan mempunyai BB antara 2500 – 4250 gram mempunyai BB antara 2500 – 4250 gram

PB rata-rata 50 cm. Lebih kurang 95% PB rata-rata 50 cm. Lebih kurang 95% diantaranya PB sekitar 45 – 55 cmdiantaranya PB sekitar 45 – 55 cm

Ukuran lingkar kepala (LK) rata-rata 35,5 cmUkuran lingkar kepala (LK) rata-rata 35,5 cm Lingkar dada rata-rata 33 cm ( 2-3 cm lebih Lingkar dada rata-rata 33 cm ( 2-3 cm lebih

kecil dari LK)kecil dari LK)

Page 8: Konsep Bayi Baru Lahir

FISIOLOGI NEONATUSFISIOLOGI NEONATUS

1.1. Sistem PernapasanSistem Pernapasan- Dalam uterus janin mendapat O2 melalui Dalam uterus janin mendapat O2 melalui

plasentaplasenta- Setelah lahir pertukaran gas terjadi dalam Setelah lahir pertukaran gas terjadi dalam

paru-paruparu-paru- Rangs. untuk pernapasan pertama adalah Rangs. untuk pernapasan pertama adalah

akibat adanya tekanan mekanis pada thorak akibat adanya tekanan mekanis pada thorak sewaktu melewati jalan lahirsewaktu melewati jalan lahir

Page 9: Konsep Bayi Baru Lahir

- Penurunan tek O2 dan kenaikan tek CO2 Penurunan tek O2 dan kenaikan tek CO2 merangsang kemoreseptor pada sinus karotis merangsang kemoreseptor pada sinus karotis (stimulasi kimia)(stimulasi kimia)

- Rangsangan dingin di daerah muka bayi dapat Rangsangan dingin di daerah muka bayi dapat merangsang permulaan pernapasan ( stimulasi merangsang permulaan pernapasan ( stimulasi sensorik)sensorik)

- Usaha bayi pertama kali untuk mempertahan-Usaha bayi pertama kali untuk mempertahan-kan tekanan alveoli; selain adanya surfaktan, kan tekanan alveoli; selain adanya surfaktan, adalah dengan menarik napas dan adalah dengan menarik napas dan mengeluarkan napas dengan menjerit.mengeluarkan napas dengan menjerit.

Page 10: Konsep Bayi Baru Lahir

2. Jantung dan sirkulasi darah2. Jantung dan sirkulasi darah- Saat lahir janin segera menghirup udara dan Saat lahir janin segera menghirup udara dan

menangis kuat menangis kuat paru-paru mengembang paru-paru mengembang- Tek. paru-paru mengecil dan darah mengalir Tek. paru-paru mengecil dan darah mengalir

ke paru-paru ke paru-paru duktus botali tidak berfungsi duktus botali tidak berfungsi dan foramen ovale akan menutupdan foramen ovale akan menutup

- Dengan adanya pemotongan tali pusat, Dengan adanya pemotongan tali pusat, foramen ovale menutup, dengan proses : foramen ovale menutup, dengan proses : sirkulasi plasenta berhenti sirkulasi plasenta berhenti aliran darah ke aliran darah ke atrium kanan menurun atrium kanan menurun tekanan jantung tekanan jantung kanan menurun, tekanan rendah di aorta hilang kanan menurun, tekanan rendah di aorta hilang tekanan jantung meningkat dan resistensi tekanan jantung meningkat dan resistensi pada paru meningkat, hal ini meningkatkan pada paru meningkat, hal ini meningkatkan tekanan ventrikel kiritekanan ventrikel kiri

Page 11: Konsep Bayi Baru Lahir

3. Saluran pencernaan3. Saluran pencernaan- Bila dibandingkan dengan ukuran tubuh, saluran Bila dibandingkan dengan ukuran tubuh, saluran

pencernaan pada neonatus relatif lebih berat dan lebih pencernaan pada neonatus relatif lebih berat dan lebih panjang dibandingkan dengan orang dewasa.panjang dibandingkan dengan orang dewasa.

- Tinja pertama (mekonium) keluar pada usia 8 – 24 jam Tinja pertama (mekonium) keluar pada usia 8 – 24 jam setelah lahir, dengan adanya pemberian susu mekonium setelah lahir, dengan adanya pemberian susu mekonium mulai diganti dengan tinja tradisional pada hari ke-3 dan mulai diganti dengan tinja tradisional pada hari ke-3 dan ke-4.ke-4.

- Hepar dan enzim belum aktif sempurna. Misal : enzim Hepar dan enzim belum aktif sempurna. Misal : enzim Uritis Di Phosphat Glukoronida Transferase ( UDPGT) Uritis Di Phosphat Glukoronida Transferase ( UDPGT) dan enzim Glukosa 6 Phosphat Dihodrogenase ( G6PD) dan enzim Glukosa 6 Phosphat Dihodrogenase ( G6PD) yang berfungsi dalam sintesa bilirubin yang berfungsi dalam sintesa bilirubin kadang kadang neonatus memperlihatkan gejala ikterusneonatus memperlihatkan gejala ikterus

- Luas perm tubuh neonatus > org dewasa Luas perm tubuh neonatus > org dewasa metab lbh bsr metab lbh bsr

Page 12: Konsep Bayi Baru Lahir

4. Produksi Panas4. Produksi Panas- Pada neonatus apabila mengalami hipotermi Pada neonatus apabila mengalami hipotermi

bayi mengadakan penyesuaian suhu dengan bayi mengadakan penyesuaian suhu dengan cara pembakaran cadangan lemakcara pembakaran cadangan lemak

- Tidak semua neonatus memiliki suhu tubuh Tidak semua neonatus memiliki suhu tubuh yang sama karena hal ini sangat dipengaruhi yang sama karena hal ini sangat dipengaruhi oleh suhu lingkungan, umur kehamilan dan oleh suhu lingkungan, umur kehamilan dan BB bayiBB bayi

Page 13: Konsep Bayi Baru Lahir

Mekanisme terjadinya Hipotermia: Hipotermia Mekanisme terjadinya Hipotermia: Hipotermia pada bayi baru lahir timbul karena penurunan pada bayi baru lahir timbul karena penurunan

suhu tubuh yang dapat terjadi melalui: suhu tubuh yang dapat terjadi melalui:

Radiasi : Yaitu panas tubuh bayi memancar Radiasi : Yaitu panas tubuh bayi memancar kelingkungan sekitar bayi yang lebih dingin, kelingkungan sekitar bayi yang lebih dingin, misal : BBL diletakkan ditempat yang dinginmisal : BBL diletakkan ditempat yang dingin

Evaporasi : Yaitu cairan/air ketuban yang Evaporasi : Yaitu cairan/air ketuban yang membasahi kulit bayi menguap, misal : BBL membasahi kulit bayi menguap, misal : BBL tidak langsung dikeringkan dari air ketuban.tidak langsung dikeringkan dari air ketuban.

Page 14: Konsep Bayi Baru Lahir

NEXTNEXT

Konduksi : Yaitu pindahnya panas tubuh bayi Konduksi : Yaitu pindahnya panas tubuh bayi karena kulit bayi langsung kontak dengan karena kulit bayi langsung kontak dengan permukaan yang lebih dingin, misal : permukaan yang lebih dingin, misal : popok/celana basah tidak langsung diganti.popok/celana basah tidak langsung diganti.

Konveksi : Yaitu hilangnya panas tubuh bayi Konveksi : Yaitu hilangnya panas tubuh bayi karena aliran udara sekeliling bayi, misal : karena aliran udara sekeliling bayi, misal : BBL diletakkan dekat pintu/jendela terbuka. BBL diletakkan dekat pintu/jendela terbuka.

Page 15: Konsep Bayi Baru Lahir

5. Kelenjar Endokrin 5. Kelenjar Endokrin - Selam dalam uterus janin mendapatkan hormon dari Selam dalam uterus janin mendapatkan hormon dari

ibunya.ibunya.- Pada kehamilan 10 mgg kortikotropin (hormon yang Pada kehamilan 10 mgg kortikotropin (hormon yang

diperlukan untuk mempertahankan glandula suprarenalis diperlukan untuk mempertahankan glandula suprarenalis janin) telah ditemukan dalam hipofisis janin. janin) telah ditemukan dalam hipofisis janin.

- Kadang-kadang hormon yang didapat dari ibu masih Kadang-kadang hormon yang didapat dari ibu masih berfungsi dan pengaruhnya dapat dilihatberfungsi dan pengaruhnya dapat dilihat

Pembesaran kelenjar air susu, pseudomenstruasiPembesaran kelenjar air susu, pseudomenstruasi- Kelenjar adrenal waktu lahir relatif lebih besar Kelenjar adrenal waktu lahir relatif lebih besar

dibanding org dewasadibanding org dewasa- Kelenjar tiroid sdh sempurna terbentuk waktu lahir dan Kelenjar tiroid sdh sempurna terbentuk waktu lahir dan

mulai berfungsi sejak beberapa bulan sebelum lahirmulai berfungsi sejak beberapa bulan sebelum lahir

Page 16: Konsep Bayi Baru Lahir

6. Keseimbangan Cairan dan Fungsi Ginjal6. Keseimbangan Cairan dan Fungsi Ginjal- Glomerulus di ginjal mulai dibentuk pada janin Glomerulus di ginjal mulai dibentuk pada janin

umur 8 mggumur 8 mgg- Ginjal janin mulai berfungsi pada usia kehamilan Ginjal janin mulai berfungsi pada usia kehamilan

12 mgg12 mgg- Tubuh neonatus mengandung relatif lebih banyak Tubuh neonatus mengandung relatif lebih banyak

air dan kadar natrium > kadar kaliumair dan kadar natrium > kadar kalium- Ginjal belum berfungsi sempurna karena :Ginjal belum berfungsi sempurna karena :a.a. Jumlah nefron matur belum sebanyak org dwsJumlah nefron matur belum sebanyak org dwsb.b. Tidak seimbang antara luas perm glomerulus dan Tidak seimbang antara luas perm glomerulus dan

vol tubulus proksimalvol tubulus proksimalc.c. Aliran darah ke ginjal pada neonatus relatif kurang, Aliran darah ke ginjal pada neonatus relatif kurang,

tergantung tingkat perkembangan ginjal dan jumlah tergantung tingkat perkembangan ginjal dan jumlah cairan yang masukcairan yang masuk

Page 17: Konsep Bayi Baru Lahir

7. Susunan Syaraf7. Susunan Syaraf- Gerakan menelan pada janin baru terjadi pada Gerakan menelan pada janin baru terjadi pada

usia kehamilan 16 mgg sedangkan gerakan usia kehamilan 16 mgg sedangkan gerakan menghisap terjadi pada usia kehamilan 32 mggmenghisap terjadi pada usia kehamilan 32 mgg

- Pada triwulan terakhir hubungan antara syaraf Pada triwulan terakhir hubungan antara syaraf dan fungsi otot menjadi lebih sempurna dan fungsi otot menjadi lebih sempurna shg shg janin di atas usia kehamilan 32 mgg dpt hidup janin di atas usia kehamilan 32 mgg dpt hidup di luar kandungan.di luar kandungan.

- Pada usia kehamilan 28 mgg mata janin Pada usia kehamilan 28 mgg mata janin menjadi sangat sensitif pada cahaya.menjadi sangat sensitif pada cahaya.

Page 18: Konsep Bayi Baru Lahir

8. Sistem imunologi8. Sistem imunologi- Protein yang mengandung zat antibodi Ig G Protein yang mengandung zat antibodi Ig G

yang banyak dibentuk pada bulan kedua yang banyak dibentuk pada bulan kedua setelah bayi dilahirkansetelah bayi dilahirkan

- Ig G pada janin berasal dari ibunya yang Ig G pada janin berasal dari ibunya yang didapat melalui plasentadidapat melalui plasenta

- Ig A banyak ditemukan setelah janin lahir dan Ig A banyak ditemukan setelah janin lahir dan khususnya saluran pernapasan.khususnya saluran pernapasan.

- Ig M ditemukan pada usia kehamilan 20 mgg Ig M ditemukan pada usia kehamilan 20 mgg dan produksinya meningkat setelah janin lahirdan produksinya meningkat setelah janin lahir

Page 19: Konsep Bayi Baru Lahir

9. Nutrisi BBL9. Nutrisi BBL- Makanan utama neonatus ASIMakanan utama neonatus ASI- Keuntungan ASIKeuntungan ASI

1.1. Bagi Ibu :Bagi Ibu : Memberi kepuasan batinMemberi kepuasan batin Lebih praktisLebih praktis Mengembalikan bentuk tubuhMengembalikan bentuk tubuh Menunda masa kehamilanMenunda masa kehamilan

Page 20: Konsep Bayi Baru Lahir

2. Bagi Bayi2. Bagi Bayi Memberi perlindungan terhadap infeksi dan Memberi perlindungan terhadap infeksi dan

diarediare Memberi kekebalanMemberi kekebalan Meningkatkan hubungan kasih sayangMeningkatkan hubungan kasih sayang Mengurangi kegemukanMengurangi kegemukan Membentuk rahang gigi yang baikMembentuk rahang gigi yang baik

Page 21: Konsep Bayi Baru Lahir

PERILAKU NEONATUSPERILAKU NEONATUS

1.1. Perilaku FisikPerilaku Fisik

a.a. Perilaku neonatusPerilaku neonatus

- Habituation- Habituation

- Orientasi- Orientasi- Maturitas MotorMaturitas Motor- Kemampuan menenagkan diriKemampuan menenagkan diri- Perilaku sosialPerilaku sosial

Page 22: Konsep Bayi Baru Lahir

b. Keadaan tidurb. Keadaan tidur- Tidur pulasTidur pulas- Tidur ringanTidur ringan- Status mengantukStatus mengantuk- Status yang senang kesiagaanStatus yang senang kesiagaan- Status terbangun dari aktifStatus terbangun dari aktif- Status menagis dengan kerasStatus menagis dengan keras

Page 23: Konsep Bayi Baru Lahir

Penilaian perilaku skala Brazelton, Penilaian perilaku skala Brazelton, meliputi 4 dimensi :meliputi 4 dimensi :

Proses interaksi dengan lingkungan, kegembiraan, Proses interaksi dengan lingkungan, kegembiraan, kasih sayang dan kemesraankasih sayang dan kemesraan

Proses motorik mencakup tonus otot, kematangan Proses motorik mencakup tonus otot, kematangan motorik, reaksi defensif, gerakan tangan ke mulut, motorik, reaksi defensif, gerakan tangan ke mulut, gerakan secara umum berbagai refleksgerakan secara umum berbagai refleks

Pengelolaan status fisiologi seperti reaksi terhadap Pengelolaan status fisiologi seperti reaksi terhadap cahaya, suara dan tusukan jarumcahaya, suara dan tusukan jarum

Respon terhadap ketegangan seperti gemetar, Respon terhadap ketegangan seperti gemetar, perubahan warna kulit, terkejutperubahan warna kulit, terkejut

Page 24: Konsep Bayi Baru Lahir

Refleks-refleks pada neonatusRefleks-refleks pada neonatus

Refleks tonus ototRefleks tonus otot Refleks menghisapRefleks menghisap Refleks menggenggamRefleks menggenggam Refleks moroRefleks moro Refleks menghentakRefleks menghentak Refleks stappingRefleks stapping

Page 25: Konsep Bayi Baru Lahir

Reflek Reflek Reflek moro Reflek moro

Reflek Genggaman (palmar Grasp) Reflek Genggaman (palmar Grasp)

Page 26: Konsep Bayi Baru Lahir

Next….Next….

Refleks Babinski Refleks Rooting

Page 27: Konsep Bayi Baru Lahir

Refleks Melangkah (stapping)

Refleks Mengisap

Page 28: Konsep Bayi Baru Lahir

Perilaku PsikososialPerilaku Psikososial

Menurut Freud : Masa OralMenurut Freud : Masa Oral Menurut Erickson : Trust Vs. MistrustMenurut Erickson : Trust Vs. Mistrust Menurut Piaget : Fase sensorik motorikMenurut Piaget : Fase sensorik motorik Menurut Sullivan : Fase maternal personal Menurut Sullivan : Fase maternal personal

mulai mengenal ibunyamulai mengenal ibunya

Page 29: Konsep Bayi Baru Lahir

Peran OrtuPeran Ortu

Memelihara kecukupan nutrisiMemelihara kecukupan nutrisi Kasih sayang dan belaian ortu Kasih sayang dan belaian ortu tempat yang tempat yang

paling aman dan nyaman bagi bayipaling aman dan nyaman bagi bayi Kontak sosial dibutuhkan bayiKontak sosial dibutuhkan bayi Hubungan erat ibu dan bayi sangat diperlukan Hubungan erat ibu dan bayi sangat diperlukan

dalam menit-menit pertama kelahiran dalam menit-menit pertama kelahiran Bounding attachmentBounding attachment

Bermain sangat diperlukan bayiBermain sangat diperlukan bayi

Page 30: Konsep Bayi Baru Lahir

Bermain pada neonatus meliputi :Bermain pada neonatus meliputi :

Stimulus penglihatan dengan membuka dan Stimulus penglihatan dengan membuka dan menutup mata, melihat benda bergerak dan menutup mata, melihat benda bergerak dan warna-warniwarna-warni

Stimulus pendengaran dengan berbicara pada Stimulus pendengaran dengan berbicara pada anak, bernyanyi dengan suara lembut, anak, bernyanyi dengan suara lembut, memainkan musikmemainkan musik

Stimulus gerakan halus dengan meletakkan Stimulus gerakan halus dengan meletakkan bayi ditempat hangat, stimulus gerakan kasar bayi ditempat hangat, stimulus gerakan kasar yang mengayun dan dibuaiyang mengayun dan dibuai