14
Komunikasi Efektif Dokter-Pasien

Komunikasi Dokter-Pasien

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: Komunikasi Dokter-Pasien

Komunikasi Efektif Dokter-Pasien

Page 2: Komunikasi Dokter-Pasien

TUTOR : IBU ANI KETUA : ASTARY ANISASEKRETARIS : CHAIRU UMMATIN RANGKUTIANGGOTA : AFIFAH NASUTION

FEBORA GEMA DAULNI HASIBUAN HENDRA SITEPU MAULANA CHALID ALBANNA MUHAMMAD ICHLAS FAKRI NASHRAH WARDIAH PANGGABEAN RAHMAD FAUZI SIREGAR RIZKY PERMATA INDRA ROSITA SUCI PRATIWI HARAHAP VERONIKA DIAH UTARI

Page 3: Komunikasi Dokter-Pasien

Skenario 1

Pak Ogah,60 Thn, datang ke Puskesmas dengan keluhan tidak bisa BAK sejak semalam, disertai sakit dan penuh di suprapubic.

setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, diduga pak Ogah menderita pembesaran Prostat. Agar urin bisa dikeluarkan dokter merencanakan pemasangan kateter. Pak Ogah merasa takut. Lalu menolak anjuran dokter.

Dengan sabar dokter menjelaskan berbagai hal menyangkut tindakan pemasangan kateter tersebut, mengapa dan apa kegunaannya. Akhirnya pk Ogah setuju dengan pemasangan Kateter.

selanjutnya dokter membuat surat rujukan ke bagian Bedah Rumah Sakit Umum Kabupaten. Ketika dokter menjelaskan kemungkinan tindakan operasi, kembali pak Ogah menolak. Namun dokter menganjurkan untuk tetap memberikan rujukan agar pak Ogah dapat berkonsultasi langsung dengan Dokter Bedah RSU tersebut.

Bagaimana seharusnya hubungan dokter dengan pasien dalam rangka pelayanan kesehatan yang bertanggung jawab?

Page 4: Komunikasi Dokter-Pasien

Dalam hubungan dokter-pasien yang baik :

diharapkan terciptanya suatu kondisi yang memungkinkan

terlaksananya wawancara atau konseling yang efektif dan efisien. dasarnya adalah bagaimana melakukan

komunikasi yang efektif.

Page 5: Komunikasi Dokter-Pasien

Defenisi komunikasikomunikasi pada dasarnya adalah upaya bagaimana kita meraih perhatian, cinta kasih, minat, kepedulian, simpati, tanggapan, maupun respon positif dari orang lain. komunikasi yaitu sebuah proses penyampaian pikiran-pikiran atau informasi dari seseorang kepada orang lain melalui suatu cara tertentu sehingga orang lain tersebut mengerti betul apa yang dimaksud oleh penyampai pikiran- pikiran atau informasi.

Page 6: Komunikasi Dokter-Pasien

5 hukum komunikasi yang efektif :Respect : sikap menghargai setiap individu yang menjadi sasaran pesan yang kita sampaikan. Empati : kemampuan kita untuk menempatkan diri kita pada kondisi atau situasi yang dihadapi orang lain. Salah satu prasyarat utama untuk memiliki sikap empati yaitu kemampuan kita untuk mendengarkan atau mengerti terlebih dahulu sebelum didengarkan atau dimengerti

Page 7: Komunikasi Dokter-Pasien

Audible : dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik yang berarti bahwa pesan kita dapat diterima oleh si penerima pesan.Clarity : kejelasan atau keterangan dari pesan itu sendiri sehingga tidak menimbulkan multi interpretasi atau berbagai penafsiran yang lain. Humble : sikap rendah hati.

Page 8: Komunikasi Dokter-Pasien

Unsur-unsur wawancara yang baik antara dokter-pasien : mendengarkan : ketrampilan mendengarkan

harus dimiliki seorang dokter guna mendengarkan setiap keluhan dari pasiennya.Probing : mengajukan pertanyaan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dari pasien atau untuk membantu mengklarifikasi masalah atau keprihatinan mereka.

Page 9: Komunikasi Dokter-Pasien

mengajukan pertanyaan yang sensitif, namun dengan alasan yang jelas mengapa kita butuh informasi tentang hal tersebut. menggunakan diam; ada saat dimana sang pasien lebih memilih diam ditengah pembicaraan. Kita sebagai dokter harus mampu mempelajari waktu jeda tersebut sebagai bagian penting dari proses dan tidak menjadi gelisah. membangun hubungan antara kedua belah pihak yang didasarkan atas rasa saling perhatian dan menghormati.

Page 10: Komunikasi Dokter-Pasien

cara membina hubungan yang baik dengan pasien :

mendahulukan komunikasi secara efektif dengan pasien mendengarkan keluhan pasien menjawab pertanyaan dan menjelaskan situasi pasien memberikan nasehat kepada pasien menjelaskan hal-hal yang perlu diketahui pasien

tentang penyakitnya.

Page 11: Komunikasi Dokter-Pasien

Dengan terciptanya hubungan baik antara dokter dengan pasien, maka diharapkan seorang dokter :

mampu mengobati pasien dengan teliti dan terampil mampu menyimpan rahasia, jujur, dan mempunyai integritas(ketulusan hati) serta tetap memberi asupan meski ilmu kedokteran tidak mampu menyembuhkan penyakitnya.

Page 12: Komunikasi Dokter-Pasien

mampu mendengarkan, menghormati pendapat pasien, berperilaku santun, dan penuh pertimbangan serta memberi nasehat tanpa menggurui.Mampu mempertahankan hubungan yang luwes sehingga pasien mendapat penjelasan lengkap dan dilibatkan dalam keputusan tentang asuhan.

Page 13: Komunikasi Dokter-Pasien

struktur :

Keluhan pasien

konsultasi

Tindakan medis

pemeriksaan

Surat Rujukan

Konsultasi efektif dan empati

Bila sudah

tdk mampu

ditangani

Page 14: Komunikasi Dokter-Pasien

THANK YOU