KIAT MENULIS KARYA ILMIAH

  • Published on
    24-Feb-2016

  • View
    80

  • Download
    0

DESCRIPTION

KIAT MENULIS KARYA ILMIAH. Dr. Sutikno , SE., ME. Jika A nda b erhasil , teruslah berkarya . Jika Anda gagal , teruslah berkarya . Jika Anda tertarik , teruslah berkarya . Jika Anda bosan , teruslah berkarya (Michael Cricton ). Mengapa perlu menulis ?. Perintah Menulis. - PowerPoint PPT Presentation

Transcript

PowerPoint Template

KIAT MENULIS KARYA ILMIAH

Dr. Sutikno, SE., ME.

LOGO

www.themegallery.com

Company LogoMengapa perlu menulis?Jika Anda berhasil, teruslah berkarya.Jika Anda gagal, teruslah berkarya.Jika Anda tertarik, teruslah berkarya.Jika Anda bosan, teruslah berkarya (Michael Cricton)

Perintah Menuliswww.themegallery.com

Company LogoBacalah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang menciptakan,Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,Yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam.Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS: 96: 1-5)Katakanlah: Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk menulis kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis ditulis kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu pula . (QS: 18: 109)

Semua Orang Punya bakat Menuliswww.themegallery.com

Company LogoMenjadikan menulis sebagai hiburan (chatting)

www.themegallery.com

Company LogoMomosisikan menulis sebagai bagian dari ibadah

.www.themegallery.com

Company LogoMenulis bagian dari perjuangan

SoekarnoEduard Douwes Dekker

Menjadi Kaya Dengan Menuliswww.themegallery.com

Company Logo

J.K Rowling, menulis Novel Herry Potter dengan penjualan 10,8 juta buah. Royalti yang diterima sebesar US$ 2.97 juta atau sekitar Rp. 29,7 Milyar

Seorang Guru Baha Inggris di Skotlandia. Menulis novel Herry Potter, ketika anaknya lagi tidur siang

www.themegallery.com

Company LogoMenulis Karya IlmiahGagasan seorang penulis adalah hal-hal yang menjadi kepeduliannya (John Gardner)

KEBENARAN ILMIAH

KEBENARAN NON ILMIAHPenemuan Kebenaran secara kebetulanPenemuan Kebenaran melalui wahyuPenemuan Kebenaran intuitifPenemuan Kebenaran trial and errorPenemuan Kebenaran spekulasiPenemuan Kebenaran kewibawaan

METODE ILMIAHAlmack (1939)Metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan, dan penjelasan kebenaran.

Ostle (1975)Berpendapat bahwa metode ilmiah adalah pengejaran terhadap sesuatu untuk memperoleh suatu interelasi)Suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertibangan-pertimbangan logis dan mencari kebenaran fakta-fakta berdasarkan langkah-langkah sistematis

Kreteria & Langkah2 metode ilmiah

www.themegallery.com

Company LogoMencari Inspirasi & Memilih Topik Jangan pernah ragu meniru penulis lain. Setiap seniman yang tengah mengasah keterampilannya membutuhkan model. Pada akhirnya, Anda akan menemukan gaya sendiri dan menanggalkan kulit penulis yang Anda tiru (William Zinsser)

Sumber Inspirasiwww.themegallery.com

Company LogoKarya-karya Fenomenal, yang terinspirasi dari Al Quran:Habbiburrahman El ShirazyAyat-ayat CintaM. Fauzil AdhimKupinang Engkau Dengan BismillahTaufik IsmailKetika Tangan dan Kaki Berkata (QS: Yasin: 65) Yusuf MansurKunfayakun1. Al Quran

www.themegallery.com

Company Logo2. Hasil MembacaManfaat Membaca:

Menyelami pemikiran-pemikiran baruIde-ide pemikiran tokoh-tokoh ilmiahMendukung argumentasi kita

www.themegallery.com

Company Logo3. BlogwalkingMengunjungi Blog-blog penulis/tokoh terkenal

Membaca artikel-artikel si tokohMemahami gagasan atau opini si tokohMengambil sebuah sudut pandang lain dari si tokohDll.

www.themegallery.com

Company Logo4. FilmFilm terasuk cara yang mudah dan tidak membosankan.5. PeristiwaMisalkan:Demo ribuan TK.Lumpur LapindoBanjirLumpur Lapindo

www.themegallery.com

Company Logo6. TemanPerilaku temanRiwayat hidupKebiasaan Makan

7. SeniSeni sumber inspirasi kaya makna

www.themegallery.com

Company Logo8. Berkunjung ke Suatu TempatIde-ide yang bisa muncul: pengembangan Wisata- Sejarah

9. IbadahKarya-karya besar biasanya penulisnya mengawali dengan dengan ritual ibadah

www.themegallery.com

Company LogoTeknis Menulis Karya Ilmiah Dimana pun saya menemukan tempat untuk duduk dan menulis, di situlah rumah saya (Mary Tall Mountain)

Pemilihan Tema, Topik dan Judul Penelitian Tema Penelitian diperlukan untuk mengarahkan ruang lingkup dan bidang telaah yang akan dipelajari oleh peneliti (berkaitan dengan bidang ilmu)

Topik Penelitian berkaitan dengan garis pembahasan (bersifat spesifik)

Ada kemampuan utuk melaksanakan (keilmuan, sumber daya, fisik) Data dapat diamati (termasuk tersedianya alat pengumpul data) Berkaitan dengan kebutuhan masyarakat (berkaitan dengan pemecahan masalah-masalah praktis) Dasar Pemilihan Tema dan Topik

Judul Penelitian dimaksudkan untuk memperjelas dan mempertajam ruang lingkup dan bidang telaah dari tema dan topik penelitian

Judul Penelitian

Dalam membuat judul penelitian :

Singkat, jelas dan logis Tampak ruang lingkup dan metode pembahasannya Tampak ruang lingkup obyek penelitiannya (populasi/sampel) Berkaitan dengan tema dan topik penelitian

Contoh : Hubungan Tema, Topik dan Judul

Tema : Mengenai Hubungan Perilaku Manusia dan Lingkungan Sosial

Topik : Mengenai Pengembangan Industri Pedesaan Melalui Koperasi dan Usaha Kecil.

Judul : Kajian Pengembangan Pola Industri Pedesaan Melalui Koperasi dan Usaha Kecil.

Contoh 2 Judul:

Pengembangan Sistem Pengelolaan Perkreditan pada Unit Perkreditan dan Jasa KUDPeranan Wanita dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Dampak Kebijakan Sektor Riil Terhadap Struktur Kinerja Sektor Industri Indonesia, Tahun 2003Analisis Hubungan Antara Polling Saham Unggulan Sepekan di Media Indonesia Dengan Perubahan Harga Saham Di BEJ

Identifikasi Kebutuhan Obyektif (Latar Belakang) Penelitian Memberikan deskripsi/gambaran mengenai hal-hal yang melatarbelakangi dilakukannya penelitian

Dalam mendeskripsikan kebutuhan obyektif/latar belakang penelitian ini perlu dipaparkan :

Fakta/kondisi/masalah yg ada atau terjadi saat ini Apa arti pentingnya penelitian yang akan dilakukan Bagaimana kaitannya dengan tuntutan kebutuhan saat ini dan tuntutan perkembangan di masa yang akan datang Hal-hal strategis yang akan dicapai berkaitan dengan dilakukannya penelitian tersebut

Identifikasi, Pemilihan & Perumusan MasalahPengertian Masalah : Suatu kesulitan yang dirasakan, konkrit dan memerlukan solusi Suatu kesenjangan antara apa yang seharusnya dengan apa yang ada dalam kenyataan atau antara apa yang diperlukan dengan apa yang tersedia atau antara harapan dengan kenyataan dsb.

Suatu masalah tidak harus menuntut/menimbulkan suatu penelitian tetapi Penelitian dilakukan oleh karena adanya masalah.

Jadi seseorang yang akan melakukan penelitian harus menentukan terlebih dulu: apa masalahnya ?

Contoh Fakta mengarah pada adanya kebutuhan obyektif/ latar belakang File data di komputer banyak yang terkena virus Masalah mengarah pada adanya upaya untuk pemecahan Bagaimana cara membersihkan virus pada file data tersebut ?

Suatu masalah ini membutuhkan penelitian untuk mencari solusinyaSuatu masalah berbeda dengan fakta

Upaya untuk melakukan pencarian dan pendataan masalah-masalah yang akan dibahas Pencarian masalah dapat dilakukan dari sumber-sumber masalah:

1. Bacaan 2. Pengamatan Sepintas/Fakta di lapangan 3. Pengalaman Pribadi 4. Pertemuan Ilmiah: Seminar, Diskusi, Lokakarya dll 5. Pernyataan Pemegang Otoritas 6. Perasaan Intuitif PribadiIdentifikasi Masalah

Setelah masalah-masalah diidentifikasi, belum menjadi jaminan bahwa semua masalah tersebut layak dan sesuai untuk diteliti. Sehingga perlu dipilih salah satu atau beberapa masalah yang paling baik dan layak untuk diteliti. Pemilihan Masalah

Pertimbangan pemilihan masalah dilakukan dengan 2 arah : Dari Arah MasalahnyaPertimbangan kelayakan berdasarkan arah masalah atau sudut obyektifnya atau nilai penelitiannya. Apakah penelitian memberikan sumbangan kepada pengembangan dan penerapan IPTEKS /pemecahan masalah praktis ?

2. Dari Arah Penelitinya Pertimbangan berdasarkan kelayakan dan kesesuaian penelitinya menyangkut kelayakan biaya, waktu, sarana, kemampuan keilmuan

Masalah perlu dirumuskan dengan tujuan agar permasalahan jelas dan tidak menimbulkan keragu-raguan atau tafsir yang berbeda-beda sebab masalah tsb nantinya akan digunakan sebagai dasar:pengajuan teori dan hipotesispengumpulan data, pemilihan metode analisis dan penarikan kesimpulan Perumusan Masalah

Dirumuskan dalam bentuk kalimat pertanyaan Singkat, jelas dan padat Memberi petunjuk dimungkinkannya pengumpulan data dan adanya metode pemecahannyaTeknik Perumusan Masalah

Mempunyai nilai dan kelayakan penelitian dari segi manfaat/kontribusi Fisibel/dapat dipecahkan (konkrit) dimana ada data dan metode pemecahannya Menarik bagi peneliti yang didukung kemampuan keilmuan Spesifik mengenai bidang tertentu (jelas ruang lingkup pembahasannya) Berguna untuk mengembangkan suatu teoriRumusan Masalah Yang Baik

Fakta/Latar Belakang : Sistem manual administrasi penjualan banyak menimbulkan kesalahan dan kinerjanya lambat Perumusan Masalah : Bagaimana perancangan sistem komputerisasi yang dapat menangani administrasi penjualan dengan baik, efektif dan efisien ?Sekali lagi: Masalah berbeda dengan fakta

Perumusan Tujuan dan Manfaat PenelitianTujuan Penelitian : Untuk menjelaskan tujuan akhir yang akan dicapai oleh peneliti setelah penelitian selesai dilakukan Untuk memberikan gambaran yang tegas tentang sasaran dan ruang lingkup penelitian Teknik merumuskan tujuan penelitian : Singkat dan spesifik Diarahkan untuk menjawab permasalahan yang telah dirumuskan

Contoh : Judul : ANALISIS STRUKTUR PASAR DAN KINERJA BANK PEMERINTAHPerumusan Masalah:Bagaimana Deregulasi (Dan Regulasi) Berpengaruh Terhadap Struktur Dan Kinerja Bank-bank Pemerintah? Tujuan Penelitian:Untuk Menelaah Mengenai Dampak Deregulasi Finansial Terhadap Struktur Dan Kinerja Bank Pemerintah. (Sumber: Mudrajat Kuncoro)

Click to edit company slogan .Thank You !

LOGO