Ketoasidosis Diabetikium

  • View
    247

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Ketoasidosis Diabetikium

  • 7/25/2019 Ketoasidosis Diabetikium

    1/27

    BAB I

    PENDAHULUAN

    Ketoasidosis diabetik (KAD) adalah keadaan dekompensasi kekacauan metabolik yang

    ditandai oleh trias hiperglikemia, asidosis, dan ketosis, terutama disebabkan oleh de siensi

    insulin absolut atau relatif.1 KAD dan Hiperosmolar Hyperglycemia State (HH) adalah !

    komplikasi akut metabolik diabetes mellitus yang paling serius dan mengancam nya"a. Kedua

    keadaan tersebut dapat ter#adi pada Diabetes $ellitus(D$) tipe 1 dan !, meskipun KAD lebih

    sering di#umpaipada D$ tipe 1.!KAD mungkin merupakan manifestasi a"al dari D$ tipe 1

    atau mungkin merupakan akibat dari peningkatan kebutuhan insulin pada D$ tipe 1 pada

    keadaan infeksi, trauma, infark miokard, atau kelainan lainnya.%

    Diabetic ketoacidosis adalah kondisi medis darurat yang dapat mengancam #i"a bila

    tidak ditangani secara tepat. lnsiden kondisi ini bisa terus meningkat, dan tingkat mortalitas 1&!

    persen telah dibuktikan se#ak tahun 1'&an. Diabetic ketoacidosis paling sering ter#adi pada

    pasien penderita diabetes tipe 1 (yang pada mulanya disebut insulin&dependent diabetes

    mellitus), akan tetapi angka ke#adian pada pasien penderita diabetes tipe ! (yang pada mulanya

    disebut non&insulin dependent diabetes mellitus) terutama pasien kulit hitam yang gemuk adalah

    tidak se#arang yang diduga.1

    *enanganan pasien penderita Diabetic ketoacidosis adalah dengan memperoleh ri"ayat

    menyeluruh dan tepat serta melaksanakan pemeriksaan fisik sebagai upaya untuk

    mengidentifikasi

    kemungkinan faktor faktor pemicu. *engobatan utama terhadap kondisi ini adalah rehidrasi a"al

    (dengan menggunakan isotonic saline) dengan pergantian potassium serta terapi insulin dosis

    rendah. *enggunaan bikarbonate tidak direkomendasikan pada kebanyakan pasien. +erebraledema, sebagai salah satu dari komplikasi Diabetic ketoacidosis yang paling langsung, lebih

    umum ter#adi pada anak anak dan anak rema#a dibandingkan pada orang de"asa. ollo"&up

    paisen secara kontinu dengan menggunakan algoritma pengobatan dan flo"sheets dapat

    membantu meminimumkan akibat sebaliknya. -indakan tindakan preentif adalah pendidikan

  • 7/25/2019 Ketoasidosis Diabetikium

    2/27

    pasien serta instruksi kepada pasien untuk segera menghubungi dokter se#ak dini selama

    ter#adinya penyakit.%

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    A. Definisi

    Ketoasidosis diabetik (KAD) adalah keadaan dekompensasi kekacauan metabolik yang

    ditandai oleh trias hiperglikemia, asidosis, dan ketosis, terutama disebabkan oleh defisiensi

    insulin absolut atau relatif.1

    B. Epidemiologi

    Data komunitas di Amerika erikat, /ochester, menun#ukkan bah"a insiden

    ketoasidosis diabetik sebesar 0 per 1 pasien D$ per tahun untuk semua kelompok umur,

    sedangkan untuk kelompok umur kurang dari % tahun sebesar 1%, per 1 pasien D$ per

    tahun. umber lain menyebutkan insiden ketoasidosis diabetik sebesar ,2&031 pasien D$

    per tahun. Ketoasidosis diabetik dilaporkan bertanggung #a"ab untuk lebih dari 1.

    pasien yang dira"at per tahun di Amerika erikat.1

    4alaupun data komunitas di 5ndonesia belum ada, agaknya insiden ketoasidosis

    diabetik di 5ndonesia tidak sebanyak di negara barat, mengingat prealensi D$ tipe 1 yang

    rendah. 6aporan insiden ketoasidosis diabetik di 5ndonesia umumnya berasal dari data rumah

    sakit dan terutama pada pasien D$ tipe !. Angka kematian pasien dengan ketoasidosis

    diabetik di negara ma#u kurang dari 78 pada banyak senter, beberapa sumber lain

    menyebutkan 7&18, !&18, atau '&18.1

    C. Etiologi

    emua kelainan pada ketoasidosis diabetik disebabkan oleh kekurangan insulin baik

    absolut maupun relatif yang berkembang dalam beberapa #am atau hari. *ada pasien D$

    yang telah diketahui sebelumnya disebabkan oleh kekurangan pemberian kebutuhan insulineksogen atau karena peningkatan kebutuhan insulin akibat keadaan atau stres tertentu.

    tress tersebut dapat berupa!,%9a. 5nfeksi

    b. Kelainan askuler (infark miokard akut)

    c. Kelainan endokrin (hipertyroidisme, sindroma chusing)d. -rauma

    e. Kehamilan

  • 7/25/2019 Ketoasidosis Diabetikium

    3/27

    f. tres emosional

    g. *eningkatan hormone kontrainsulin (epinefrin, kortisol, glukagon)

    D. Patofisiologi

    Ketoasidosis diabetik merupakan suatu keadaan dimana terdapat defisiensi insulin

    absolut atau relatif dan peningkatan hormon kontra regulator (glukagon, katekolamin,

    kortisol, dan growth hormon): keadaan tersebut menyebabkan produksi glukosa hati

    meningkat dan meningkatkan lipolisis dan produksi benda keton.

    *eningkatan glukoneogenesis akibat dari tingginya ketoasidosis diabetikar substrat

    nonkarbohidrat (alanin, laktat, dan gliserol pada hepar, dan glutamin pada gin#al) dan daripeningkatan aktiitas en;im glukoneogenik (fosfoenol piruat karboksilase3*

  • 7/25/2019 Ketoasidosis Diabetikium

    4/27

    camitine, yang mengakibatkan oksidasi asam lemak men#adi benda keton. +*- 5 diperlukan

    untuk perpindahan asam lemak bebas ke mitokondria tempat dimana asam lemak teroksidasi.

    *eningkatan aktiitas fatty acyl CoA dan +*- 5 pada ketoasidosis diabetik mengakibatkan

    peningkatan ketongenesis.2

    =ambar 1. *atofisiologi Ketoasidosis Diabetik2

    E. Manifestasi Klinis

    ekitar 08 pasien ketoasidosis diabetik adalah pasien D$ yang sudah dikenal.

    Kenyataan ini tentunya sangat membantu untuk mengenali ketoasidosis diabetik sebagai

    komplikasi akut D$ dan segera mengatasinya. esuai dengan patofisiologi ketoasidosis

    diabetik, maka pada pasien ketoasidosis diabetik di#umpai pernapasan cepat dan dalam

    (Kussmaul), berbagai dera#at dehidrasi (turgor kulit berkurang, lidah dan bibir kering),

    ketoasidosis diabetic yang disertai hipoolemia sampai syok. >au aseton dari ha"a napas

    tidak terlalu mudah tercium.

    Areateus men#elaskan gambaran klinis ketoasidosis diabetik sebagai keluhan poliuri

    dan polidipsi sering kali mendahului ketoasidosis diabetik serta didapatkan ri"ayat berhenti

    menyuntik insulin, demam, atau infeksi. $untah&muntah merupakan ge#ala yang sering

  • 7/25/2019 Ketoasidosis Diabetikium

    5/27

    di#umpai pada ketoasidosis diabetik anak. Dapat pula di#umpai nyeri perut dan berhubungan

    dengan gastroparesis&dilatasi lambung.

    Dera#at kesadaran pasien dapat di#umpai mulai compos mentis, delirium, depresi

    sampai koma. >ila di#umpai kesadaran koma perlu dipikirkan penyebab penurunan kesadaran

    lain (misalnya uremia, trauma, infeksi, minum alkohol). 5nfeksi merupakan factor pencetus

    yang paling sering. 5nfeksi yang paling sering ditemukan ialah infeksi saluran kemih dan

    pneumonia. 4alaupun faktor pencetusnya adalah infeksi, kebanyakan pasien tak mengalami

    demam. >ila di#umpai adanya nyeri abdomen, perlu dipikirkan kemungkinan kolesistitis,

    iskemia usus, appendicitis, dierticulitis, ayau perforasi usus. >ila pasien tidak menun#ukkan

    respon yang baik terhadap pengobatan ketoasidosis diabetik, maka perlu dicari kemungkinan

    infeksi tersembunyi (sinusitis, abses gigi, abses perirectal).0

    . Diagnosis 6angkah pertama yang harus diambil pada pasien ketoasidosis diabetik terdiri dari

    anamnesis dan pemeriksaan fisik yang cepat dan teliti terutama memperhatikan patensi #alan

    napas, status mental, status gin#al dan kardioaskular, dan status hidrasi. 6angkah&langkah ini

    harus dapat menentukan #enis pemeriksaan laboratorium yang harus segera dilakukan,

    sehingga penatalaksanaan dapat segera dimulai tanpa adanya penundaan.'

    $eskipun ge#ala D$ yang tidak terkontrol mungkin tampak dalam beberapa hari,

    perubahan metabolik yang khas untuk ketoasidosis diabetik biasanya tampak dalam #angka

    "aktu pendek (? ! #am). @mumnya penampakan seluruh ge#ala dapat tampak atau

    berkembang lebih akut dan pasien dapat tampak men#adi ketoasidosis diabetik tanpa ge#ala

    atau tanda ketoasidosis diabetik sebelumnya. 1

    =ambaran klinis klasik termasuk ri"ayat poliuria, polidipsia, dan polifagia, penurunan

    berat badan, muntah, sakit perut, dehidrasi, lemah, clouding of sensoria, dan akhirnya koma.

    *emeriksaan klinis termasuk turgor kulit yang menurun, respirasi Kussmaul, takikardia,

    hipotensi, perubahan status mental, syok, dan koma. 6ebih dari !78 pasien ketoasidosis

    diabetik men#adi muntah&muntah yang tampak seperti kopi. *erhatian lebih harus diberikan

    untuk pasien dengan hipotermia karena menun#ukkan prognosis yang lebih buruk. Demikian

    pula pasien dengan abdominal pain, karena ge#ala ini dapat merupakan akibat atau sebuah

    indikasi dari pencetusnya, khususnya pada pasien muda.

  • 7/25/2019 Ketoasidosis Diabetikium

    6/27

    *enatalaksanaan KAD sebaiknya dilakukan dalam unit pera"atan intensif dalam !&0

    #am pertama. >eberapa poin yang perlu diperhatikan dan terus dipantau saat menangani

    pasien KAD antara lain9 koreksi kehilangan cairan dengan cairan 5, koreksi hiperglikemia

    dengan insulin, koreksi gangguan elektrolit khususnya kehilangan kalium, koreksi

    keseimbangan asam basa, penanganan infeksi berulang bila ada.1!

    Te#api Cai#an

    Pasien de$asa %&'( ta)*n+

    -erapi cairan a"al ditu#ukan kepada ekspansi cairan intraskular dan ekstraaskular serta

    perbaikan perfusi gin#al. *ada keadaan tanpa gangguan kardiak, salin isotonik (,'8) dapat

    diberikan dengan la#u 17&! ml3kg>>3#am atau lebih selama satu #am pertama (total 1

    sampai 1,7 liter cairan pada de"asa rata&rata). *emlihan c