Click here to load reader

Kepmenkes 436-2013 Harga Eceran Tertinggi Obat Generik

  • View
    265

  • Download
    17

Embed Size (px)

DESCRIPTION

harga eceran tertinggi

Text of Kepmenkes 436-2013 Harga Eceran Tertinggi Obat Generik

  • KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 436/MENKES/SK/XI/2013

    TENTANG

    HARGA ECERAN TERTINGGI OBAT GENERIK

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

    MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

    Menimbang : a. bahwa dalam rangka menjamin penggunaan obat secara tepat, rasional dan aman perlu informasi mengenai Harga Eceran Tertinggi obat generik yang lengkap dan objektif;

    b. bahwa dengan adanya perubahan kemasan terhadap beberapa obat generik, Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 092/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Generik Tahun 2012 perlu ditinjau dan disesuaikan;

    c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu

    menetapkan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Generik;

    Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika (Lembaran Negara Republik Indonesia

    Tahun 1997 Nomor 10, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3671);

    2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang

    Perlindungan Konsumen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 42,

    Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3821);

    3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang

    Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan

    Lembaran Republik Indonesia Negara Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008

  • (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik

    Indonesia Nomor 4844);

    4. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 143, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5062);

    5. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);

    6. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1998 Nomor 138, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3781);

    7. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah antara Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

    8. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 155);

    9. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 068/Menkes/SK/II/2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Pencantuman Nama Generik Pada Label Obat;

    10. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 069/Menkes/SK/II/2006 tentang Pencantuman Harga Eceran Tertinggi (HET) Pada Label Obat;

    11. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor1144/Menkes/Per/VIII/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 585) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 35 Tahun 2013 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 741);

  • MEMUTUSKAN:

    Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN TENTANG HARGA

    ECERAN TERTINGGI OBAT GENERIK.

    KESATU : Dalam Keputusan Menteri ini yang dimaksud dengan

    Harga Eceran Tertinggi Obat Generik, selanjutnya

    disingkat HET adalah harga jual tertinggi obat generik

    di apotek, rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya

    yang berlaku untuk seluruh Indonesia.

    KEDUA : Rincian HET sebagaimana dimaksud Diktum Kesatu

    tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian

    tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.

    KETIGA : Harga Netto Apotek (HNA) ditetapkan tidak lebih besar

    dari 74 % (tujuh puluh empat persen) HET.

    KEEMPAT : Harga Netto Apotek + Pajak Pertambahan Nilai (HNA +

    PPN) adalah harga jual pabrik obat dan/atau Pedagang

    Besar Farmasi kepada apotek dan rumah sakit.

    KELIMA : Apotek, rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya

    yang melayani penyerahan obat generik hanya dapat

    menjual pada harga maksimal sama dengan HET.

    KEENAM : Pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan

    Keputusan Menteri ini dilakukan secara berjenjang oleh

    Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat

    Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, dan

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sesuai

    dengan tugas dan fungsi masing-masing.

    KETUJUH : Pada saat Keputusan Menteri ini mulai berlaku,

    Keputusan Menteri Kesehatan Nomor

    092/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Eceran

    Tertinggi Obat Generik Tahun 2012 dicabut dan

    dinyatakan tidak berlaku.

    KEDELAPAN : Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

    Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 11 November 2013

    MENTERI KESEHATAN

    REPUBLIK INDONESIA,

    NAFSIAH MBOI

  • LAMPIRAN

    KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN

    REPUBLIK INDONESIA

    NOMOR 436/MENKES/SK/ XI/2013

    TENTANG

    HARGA ECERAN TERTINGGI OBAT

    GENERIK

    HARGA ECERAN TERTINGGI OBAT GENERIK

    NO NAMA OBAT KEMASAN HET + PPN

    1 2 3 4

    1 ACT (Artesunate tablet 50 mg + Amodiaquine anhydrida tablet 200 mg)

    2 blister @ 12 tablet / kotak

    44.550

    2 ACT (Artesunate tablet 50 mg + Amodiaquine anhydrida tablet 200 mg)

    3 blister @ 8 tablet / kotak

    44.550

    3 Albendazol suspensi 200 mg/5 ml ktk 10 btl @ 10 ml 5.198

    4 Albendazol tablet 400 mg ktk 5 x 6 tablet 16.470

    5 Alopurinol tablet 100 mg ktk 10 x 10 tablet 17.820

    6 Alopurinol tablet 300 mg ktk 3 x 10 tablet 9.923

    7 Alprazolam tablet 0,25 mg ktk 10 x 10 tablet 65.340

    8 Alprazolam tablet 0,5 mg ktk 10 x 10 tablet 78.975

    9 Alprazolam tablet 1 mg ktk 10 x 10 tablet 121.500

    10 Ambroxol sirup 15 mg/ml btl 60 ml 4.455

    11 Ambroxol tablet 30 mg ktk 10 x 10 tablet 16.884

    12 Amilorida tablet 5 mg (HCl) ktk 10 x 10 tablet 11.906

    13 Aminofilin injeksi 24 mg/ml ktk 30 ampul @ 10

    ml 121.500

    14 Aminofilin tablet 150 mg btl 1000 tablet 58.757

    15 Aminofilin tablet 150 mg ktk 10 x 10 tablet 12.800

  • NO NAMA OBAT KEMASAN HET + PPN

    16 Aminofilin tablet 150 mg botol 100 tablet 12.800

    17 Aminofilin tablet 200 mg btl 100 tablet 15.296

    18 Aminofilin tablet 200 mg btl 1000 tab 123.660

    19 Amitriptilin tablet salut 25 mg (HCl) ktk 10 x 10 tablet

    salut 16.201

    20 Amlodipin tablet 5 mg ktk 3 x 10 tablet 38.880

    21 Amlodipin tablet 5 mg ktk 5 x 10 tablet 64.800

    22 Amlodipin tablet 10 mg ktk 3 x 10 tablet 68.580

    23 Amlodipin tablet 10 mg ktk 5 x 10 tablet 114.264

    24 Amoksisilin + As. Klavulanat 625 mg tablet

    ktk 5 x 6 tablet 204.752

    25 Amoksisilin kapsul 250 mg ktk 10 x 10 kapsul 38.799

    26 Amoksisilin kapsul 250 mg ktk 12 x 10 kapsul 46.778

    27 Amoksisilin kaplet 500 mg ktk 10 x 10 kaplet 49.950

    28 Amoksisilin serbuk injeksi 1000 mg ktk 10 vial 101.250

    29 Amoksisilin sirup kering 125 mg/ 5 ml

    btl 60 ml 4.995

    30 Amoksisilin sirup 250 mg/ml btl 60 ml 6.561

    31 Ampisilin kaplet 250 mg ktk 10 x 10 kaplet 36.315

    32 Ampisilin kaplet 500 mg ktk 10 x 10 kaplet 51.435

    33 Ampisilin serbuk injeksi i.m./i.v.

    1000 mg/ml ktk 10 vial 72.468

    34 Ampisilin serbuk injeksi i.m./i.v. 500 mg/vial

    ktk 10 vial 40.500

    35 Ampisilin sirup kering 125 mg/5ml btl 60 ml 5.940

    36

    Antasida DOEN I tablet kunyah,

    kombinasi : Aluminium Hidroksida 200 mg

    ktk 10 x 10 tablet kunyah

    21.870

  • NO NAMA OBAT KEMASAN HET + PPN

    Magnesium Hidroksida 200 mg

    37

    Antasida DOEN II suspensi, kombi :

    Aluminium Hidroksida 200 mg/5 ml Magnesium Hidroksida 200 mg/5 ml

    btl 60 ml 5.198

    38

    Anti Bakteri DOEN salep kombinasi:

    Basitrasin 500 IU/g + Polimiksin 10.000 IU/g

    ktk 25 tube @ 5 g 84.942

    39 Antifungi DOEN Kombinasi:

    Asam Benzoat 6% + Asam Salisilat 3% ktk 24 pot @ 30 g 55.688

    40 Antihemoroid DOEN kombinasi : Bismut subgalat 150 mg

    Heksaklorofen 2,5 mg

    ktk 10 supp 27.000

    41

    Antimalaria DOEN kombinasi :

    Pirimetamin 25 mg Sulfadoksin 500 mg

    ktk 10 x 10 tablet 65.138

    42 Antimigren: Ergotamin Tartrat 1 mg + Kofein 50 mg

    btl 100 tablet 16.646

    43 Antiparkinson DOEN tablet kombinasi: Karbidopa 25 mg

    Levodopa 250 mg

    ktk 10 x 10 tablet 171.464

    44 Aqua pro Injeksi steril, bebas pirogen ktk 10 vial @ 20 ml 74.

Search related