Kelompok 7 _ Fraktur Humerus

  • View
    243

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Kelompok 7 _ Fraktur Humerus

  • 7/21/2019 Kelompok 7 _ Fraktur Humerus

    1/23

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Fraktur adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang yang umumnya

    disebabkan oleh rudapaksa (Mansjoer, Arif, et al, 2!. Fraktur adalah rusaknya

    kontinuitas tulang yang disebabkan tekanan eksternal yang datang lebih besar dari yang

    dapat diserap oleh tulang. (Linda "uall #, 1$$$ !. Fraktur humerus adalah diskontinuitas

    atau hilangnya struktur dari tulang humerus (Mansjoer, Arif, et al, 2!. Fraktur humerus

    adalah fraktur pada tulang humerus yang disebabkan oleh benturan %trauma langsung

    maupun tak langsung (&jamsuhidajat, '. 2!.

    )i*ente dan arino (1$++! melaporkan hasil penelitian terhadap 1$ anak dengan

    fraktur suprakondiler humeri derajat --- yang di kelolah dengan reposisi tertutup dan

    pemasangan per*utaneous pinning/ mendapatkan 101 ($,0! dengan hasilsangat baik,

    2$ (13,0! dengan hasil sangat baik, 2 (1,! kurang dan 1 (,3! sangat jelek "adi

    fraktur humerus adalah fraktur pada tulang humerus yang disebabkan oleh benturan %

    trauma langsung maupun tak langsung karena diskontinuitas atau hilangnya struktur dari

    tulang humerus.

    4rauma yang terjadi pada tulang humerus dapat menyebabkan fraktur. Fraktur

    dapat berupa fraktur tertutup ataupun terbuka. Fraktur tertutup tidak disertai kerusakan

    jaringan lunak di sekitarnya sedangkan fraktur terbuka biasanya disertai kerusakan

    jaringan lunak seperti otot tendon, ligamen, dan pembuluh darah.4ekanan yang kuat dan

    berlebihan dapat mengakibatkan fraktur terbuka karena dapat menyebabkan fragmen

    tulang keluar menembus kulit sehingga akan menjadikan luka terbuka dan akan

    menyebabkan peradangan dan kemungkinan terjadinya infeksi. 5eluarnya darah dari luka

    terbuka dapat memper*epat pertumbuhan bakteri. 4ertariknya segmen tulang disebabkan

    karena adanya kejang otot pada daerah fraktur menyebabkan disposisi pada tulang sebab

    tulang berada pada posisi yang kaku.

    Fraktur yang masih baru terutama grade - tidak memerlukan reposisi. 6ada grade --

    reposisi dapat dilakukan dengan mudah dalam pembiusan umum dan setelah itu dipasang

    mitela.

    6ada fraktur epifisis humerus grade --- dan -) harus dilakukan reposisi dengan

    pembiusan umum dan apabila tidak berhasil dilakukan operasi terbuka dengan fiksasi interna

    dengan menggunakan pin ke*il.

  • 7/21/2019 Kelompok 7 _ Fraktur Humerus

    2/23

    1.2 'umusan masalah

    1. Apa defenisi fraktur humerus 7

    2. Apa etiologi fraktur humerus 7

    0. Apa klasifikasi fraktur humerus7

    . Bagaimana manifestasi fraktur humerus 7

    3. Bagaimana patofisiologi fraktur humerus 7

    . Bagaimana penatalaksanaan fraktur humerus 7

    +. Apa komplikasi fraktur humerus 7

    . Bagaimana prognosis fraktur humerus 7

    1.0 4ujuan

    1.0.1 4ujuan umum

    Mampu mengetahui konsep dan asuhan kepera8atan pada fraktur humerus

    1.0.2 4ujuan khusus

    1. Mampu mengetahui defenisi fraktur humerus

    2. Mampu mengetahui etiologi fraktur humerus

    0. Mampu mengetahui klasifikasi fraktur humerus

    . Mampu mengetahui manifestasi fraktur humerus

    3. Mampu mengetahui patofisiologi fraktur humerus

    . Mampu mengetahui penatalaksanaan fraktur humerus

    +. Mampu mengetahui komplikasi fraktur humerus

    . Mapu mengetahui prognosis fraktur humerus

    1. Manfaat

    Makalah dengan judul asuhan kepera8atan dengan fraktur humerus diharapkan

    dapat bermanfaat bagi mahasis8a kepera8atan dalam menerapkan implemtasi pada klien

    dengan fraktur humerus

  • 7/21/2019 Kelompok 7 _ Fraktur Humerus

    3/23

    BAB II

    PEMBAHASAN

    2.1 Anatomi Sistem Muskuloskeletal

    &istem muskuloskeletal merupakan sistem tubuh yang terdiri otot (muskulo! dan

    tulang 9 tulang serta sensi yang memebentuk rangka (skelet!. :tot adalah jaringan tubuh

    yang mempunyai kemampuan mengubah energi kimia menjadi energi mekanik (gerak!.

    &edangkan rangka adalah bagian tubuh yang terdiri dari tulang dan sendi yang

    memungkinkan tubuh mempertahankan bentuk, sikap, dan posisi tubuh.

    &istem muskuloskeletal memiliki beberapa fungsi, yaitu;

    1. 5erangka tubuh; sistem muskulo skeletal memberi bentuk pada tubuh.

    2. 6roteksi; sistem muskuloskeletal melindungi organ 9 organ penting, misalnya;

    otak yang dilindungi oleh tulang 9 tulang tengkorak, jantung < paru 9 paru

    dilindungi rongga dada yang dibentuk oleh tulang 9 tulang *ostae (iga!.

    0. Ambulasi dan mobilisasi; tulang dan otot memungkinkan terjadinya pergerakan

    tubuh dan perpindahan tempat.

    . =aemopoesis; berperan dalam pembentukan sel darah pada bone marrow.

    3. >eposit mineral; tulang mengandung $$ kalsium dan $ fosfor tubuh.

    2.1.1 Tulang Humerus

  • 7/21/2019 Kelompok 7 _ Fraktur Humerus

    4/23

    =umerusmerupakan tulang terpanjang dan terbesar dari ujung atas, melainkan

    dibagi ke dalam tubuh dan dua kaki.&e*araanatomis,

    tulanghumerusdapatdibagimenjaditigabagian ;

    1. Kaut . &epertiga dari ujung atas humerus terdiri atas sebuah kepala, yang membuat

    sendi dengan rongga glenoid dari skapla dan merupakan bagian dari banguan sendi

    bahu. >iba8ahnya terdapat bagian yang lebih ramping disebut leher anatomik.

    >isebelah luar ujung atas diba8ah leher anatomik terdapat sebuah benjolan, yaitu

    4uberositas Mayor dan disebelah depan terdapat sebuah benjolan lebih ke*il yaitu

    4uberositas Minor. >iantara tuberositas terdapat *elah bisipital (sulkus

    intertuberkularis! yang membuat tendon dari otot bisep. >iba8ah tuberositas terdapat

    leher *hirurgis yang mudah terjadi fraktur.

    2. Korus. &ebelah atas berbentuk silinder tapi semakin keba8ah semakin pipih.

    >isebelah lateral batang, tepat diatas pertengahan disebut tuberositas deltoideus

    (karena menerima insersi otot deltoid!. &ebuah *elah benjolan oblik melintasi sebelah

    belakang, batang, dari sebelah medial ke sebelah lateral dan memberi jalan kepada

    saraf radialis atau saraf muskulo?spiralis sehingga disebut *elah spiralis atau radialis.

    0. U!ung Ba"a#. Berbentuk lebar dan agak pipih dimana permukaan ba8ah sendi

    dibentuk bersama tulang lengan ba8ah. 4rokhlea yang terlatidak di sisi sebelah dalam

    berbentuk gelendong?benang tempat persendian dengan ulna dan disebelah luar

    etrdapat kapitulum yang bersendi dengan radius. 6ada kedua sisi persendian ujung

    ba8ah humerus terdapat epikondil yaitu epikondil lateral dan medial. (6ear*e, @elyn

    #, 1$$+!

    2.1.2 $tot

    :tot merupakan organ yang berkontraksi dengan tujuan memperoleh tenaga dan

    gerakan kearah tertentu. &ebagian besar otot dihubungkan dengan tulang oleh tendon.

    :tot terdiri atas sel 9 sel yang disebut sebagai serabut (fibers! yang mempunyai

    struktur tertentu. 5umpulan serabut disebut fasikula, setiap serabut dalam fasikula

    dipersarafi oleh motor neuron yang berbeda (oer &, 1$$!.

    6adatulanghumerusterdiridaribeberapaototyaitu ;

    a. $tot Deltoi%eus adalah otot yang membentuk struktur bulat pada bahu

    manusia.>inamakan deltoideus sebab bentuknya mirip seperti alphabet

    yunani delta (segitiga!.otot ini sering digunakan untuk melakuakn suntikan

    intra?muskular.

    C :rigo:tot deltoideus tersusun dari tiga serat berasal dari ;

  • 7/21/2019 Kelompok 7 _ Fraktur Humerus

    5/23

    1. serat anterior,berasal dari *lai*ula

    2. serat media,berasal dari pinggir lateral dan permukaan atas a*romion

    s*apula

    0. serat posterior,berasal dari bibir ba8ah dari atas posterior dari spina

    s*apula

    C -nsertio Djung akhir dari serat atot menyatu menjadi sebuah tendon tebal

    yang berada dituber*ulum deltoideus dari humerus (tulang lengan atas!.

    b. $tot e&tensor 'ari ra%ialis longusadalah satu dari lima otot utama yang

    mengatur pergerakan pergelangan tangan. &esuai dengan namanya otot ini

    berukuran *ukup panjang.

    C :rigo :tot ini berorigo dari margo lateralis humerus,epi*ondylus

    lateralis dan septum intermus*ululare bra*hii laterale.:tot ini memenjang

    bersamaan dengan otot bra*hioradialis.

    C -nsetio:tot ini berisinsio pada permukaan dorsal dari dasar tulang

    pergelengan tangan --.

    *. $tot In(rasinatusadalah otot pemutar (rotator! pada sendi bahu dan

    addu*tor lengan. -nfraspinatus adalah otot tebal berbentuk segitiga yang

    melekati sebagian besar fossa infraspinatus. Biasanya serat ototnya serat

    ototnya terlihat bergabung dengan otot teres minor.

    C :rigo dan -nsertionya :tot ini melekat pada fossa intraspinatus dari

    s*apula dan berakhir dotuber*ulum pada humerus.

    d. $tot Sam)ungan $tot Latisimus %orsi adalah otot yang besar, datar,

    pada bagian punggung dan terletak dibelakang lengan.

    C :rigo:tot ini dimulai dari bagian posterior *rista pada pelis (tulang

    pinggul!,fas*ia lumbalis,dan pro*essus spinous tulang thorak bagian

    ba8ah,dan tulang rusuk ke 0 dan bagian ba8ah.4erkadang juga melalui

    berapa serabut dari angulus inferior s*apula.

    C -nsertio

    :tot berisentio di sul*us bi*ipitalis pada humerus (tulang lengan atas!.

    2.1.* Persen%ian

    &endi adalah semua persambungan tulang, baik yang memungkinkan tulang 9

    tulang tersebut dapat bergerak satu sama lain maupun tidak dapat bergerak satu sama

    lain (oer &., 1$$!. =ubungan antara dua tulang yang memungkinkan pergerakan

    dinamakan sendi (&meltEer, 22!. &endi menuruut 6ri*e (1$$3! adalah tempat

  • 7/21/2019 Kelompok 7 _ Fraktur Humerus

    6/23

    pertemuan dua atau lebih