Click here to load reader

Kelompok 1.pptx

  • View
    266

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of Kelompok 1.pptx

Tugas prakarya dan kewirausahaan Mengenal jenis-jenis gerak dan alat pengatur gerak sederhana

Tugas prakarya dan kewirausahaan

Mengenal jenis-jenis gerak dan alat pengatur gerak sederhanaNama Kelompok 1 :

1. Aflah Ayu Rismawati2. Dearsy Ayuningdari3. Ema Sukma Wati4. Fera Agustina5. Valdanita Veron Airesya

Kelas : X AK 11. Jenis-jenis gerak dan arah gerakanGerak dan gerakan adalah peristiwa yang mudah ditemui dalam keseharian kita. Jenis gerak dapat kita pelajari dari gerakan tubuh kita. Beberapa gerakan dapat kita rasakan seperti, menggerakan kepala secara perlahan, menggerakan pergelangan dan jari-jari tangan.Pergerakan pada tubuh manusia terjadi pada sendi-sendi. Menurut fisiologi yang merupakan cabang Biologi, jenis gerakan pada sendi terdiri atas 6 jenis gerak. a. Sendi peluru (endartrosis)Persendian yang memungkinkan pergerakan kesegala arah. Contohnya, hubungan tulang lengan atas dan tulang gelang pinggul.

b. Sendi engsel (gynglumus)Persendian yang memungkinkan gerak satu arah. Contohnya, sendi pada lutut dan siku.

c. Sendi putar (trokoidea)Persendian yang memungkinkan gerakan berputar(rotasi). Contohnya, hubungan tulang tengkorak dan tulang belakang.

d. Sendi pelana (sellaris)Kedua ujung tulang membentuk seperti pelana, dan memungkinkan gerak dengan dua poros. Contohnya, sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan.

e. Sendi elips (ellipsoidea)Mirip dengan sendi peluru, hanya saja sendi ellips memilik bonggol dan ujung-ujung tulangnya tidak membulat melainkan oval. Oleh karena itu, gerakan yang dihasilkan lebih terbatas dibandingkan dengan gerakan yang dihasilkan sendi peluru. Contohnya, hubungan antara tulang pengupil dan tulang pergelangan tangan.

f. Sendi geserBerupa pergeseran pada tulang. Contohnya, gerakan pada sendi-sendi diantara tulang-tulang carpalia dan tarsalia pada telapak kaki.

Ilmu lain yang mempelajari tentang gerak adalah ilmu Fisika. Menurut ilmu Fisika, gerak adalah suatu kejadian dimana suatu benda mengalami perpindahan dari suatu tempat ke tempat yang lain.Gerak dapat dibedakan menurut lintasnya, yaitu sebagai berikut :1. Gerak lurus adalah gerak yang lintasan nya berbentuk garis lurus. 2. Gerak melingkar adalah gerak yang lintasan nya berbentuk lingkaran atau bagian dari lingkaran itu dengan pusat lingkaran tetap.3. Gerak parabola adalah gerak benda dengan lintasan berbentuk parabola atau setengah parabola.4. Gerak tidak beraturan adalah gerak benda dengan lintasan yang tidak beraturan. 2. Jenis-jenis gerak, fungsi gerakan pada produk rekayasa sederhana dan sumber energi. Setiap gerakan terjadi karena adanya gaya dan energi yang menggerakan nya. Contohnya : kipas angin berfungsi untuk menggerakan udara dan gerakan nya berputar pada satu poros. 3. Unsur teknis,Estetika dan Ergonomis produk rekayasa bergerak sederhana. Sebuah produk rekayas memilik fungsi membantu kerja atau memenuhi kebutuhan manusia. Produk rekayasa harus memiliki 3 unsur yaitu unsur teknis,estetika dan ergonomis. a. Unsur TeknisUnsur teknis adalah teknik atau mekanik apa yang digunakan untuk mengubah energi menjadi gerak, gerak apa yang dihasilkan, bagaimana cara memproduksi rekayasa tersebut. b. Unsur Estetika Arti estetika dapat dipahami sebagai keindahan. Estetika dapat dihadirkan melalui bentuk, warna dan tekstur produk rekayasa, yang dipengaruhi oleh pemilihan material, proses pembentukan, pemilihan warna cat dan tekstur finishing atau bahan pelipis. Estetika penting untuk membuat pengguna merasa senang menggunakan produk rekayasa tersebut.c. Unsur ergonomiErgonomi atau dalam bahasa inggris dikenal dengan ergonimics atau human factors, adalah disiplin ilmu yang memperhatikan interaksi antara manusia dan elemen lain dari sistem yang berada disekitarnya. Unsur ergonomi memastikan keamanan dan kenyaman penggunaan produk rekayasa oleh manusia. Produk yang memiliki unsur ergonomis adalah produk yang aman serta nyaman digunakan.Aman digunakan artinya produk ini tidak akan membuat penggunanya terluka. Misalnya, tidak membuat bentuk yang tajam pada bagian produk yang di akan dipegang manusia. Selain faktor keamanan, ergonomi juga memperhatikan kenyamanan penggunaan. Misalnya dengan membuat ukuran pegangan (handle) produk sesuai dengan genggaman tangan manusia. Thank you