Kelompok 11.pptx

  • View
    223

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Kelompok 11.pptx

TRK Kelompok 11

TRKKelompok 11DEAKTIVASI KATALISNama Anggota:Ayu Munti Nilamsari 21030114120081Shenindya Ayi Sito 21030114120082Atik Kurnia 21030114120077Pada sistem steady dalam sebuah reaktor campuran didapatkan persamaan :

Batch SolidPerubahan Alir Campuran dari Zat Cair (untuk menjaga agar CA konstan)

Untuk menjaga agar CA konstan maka laju alir harus lambat terhadap perubahan waktu. Kenyataannya, kondisi ini akan lemah karena adanya deaktivasi katalis. Variabel dalam keadaan ini adalah dan t. Sehingga persamaannya menjadi:

Deaktivasi sangat mempengaruhi sistem dalam sebuah reaktor. 3 faktor yang berhubungan adalah C, T, dan a dalam waktu tertentu.

Pada gambar 21.4 menjelaskan bagaimana hubungan antara kinetika reaksi terhadap waktu pada suatu tahap reaksi.

Pada alir plug kombinasi persamaan yang digunakan yaitu

Kemudian persamaan diatas diintegralkan dan mengganti koefisien a seperti pada persamaan 18 hal 479.

Batch SolidAlir Plug Konstan dari Zat Cair

Dan disederhanakan menjadi

Persamaan yang digunakan hampir sama dengan Alir Campuran dan hanya mengalami sedikit perubahan yaitu

Batch SolidPerubahan Alir Plug dari Zat Cair (untuk menjaga agar CA konstan)

Pada dasarnya, deaktivasi adalah sebuah zat yang memiliki konsentrasi dan dapat berdiri sendiri. Deaktivasi dapat mempengaruhi aktivasi dan konsentrasi suatu zat.untuk menganalisa deaktivasi akan lebih mudah apabila diketahui yaitun = order reaksid = order deaktivasim = koefisien berdasarkan jenis reaksi (dimana m=0)m=0 reaksi sederhana

Tetapi terkadang deaktivasi juga tidak dapat berdiri sendiri. Hal ini terjadi saat m tidak sama dengan 0, sehingga konsentrasi dan energi aktivasi menjadi tidak berhubungan kembali dan sulit untuk diidentifikasi, dan sebaiknya dilakukan sebuah percobaan. CA dapat konstan apabila umpan yang dimasukan perlahan dan dengan adanya treatmen tertentu. Persamaan yang digunakan yaitu

Persamaan di atas digunakan untuk jenis reaksi paralel, reaksi seri maupun reaksi pada sisi-sisi deaktivasi.

Bagamiana Hambatan Difusi Pori Mengubah Kecepatan Reaksi dengan Deaktivasi KatalisBerdasarkan laju skema berikut ini untuk reaksi pada partikel bulat :

Untuk reaksi tanpa deaktivasi tetapi dengan atau tanpa hambatan difusi pori, bentuk laju reaksinya menjadi seperti berikut ini :

Dimana,

Untuk reaksi dengan deaktivasi, persamaan 34 di atas menjadi :

Dimana,

Laju deaktivasi berdasarkan fungsi waktu, dari persamaan 37,

berdasarkan grafik di atas menggambarkan bahwa pada difusi pori kuat, apabila a berkurang (liat persamaan 39), menyebabkan modulus thiels deaktivasi juga mengalami penurunan. Ini berarti jika faktor efektivitas meningkat terhadap waktu, seperti pada gambar 21.6. Sehingga laju reaksi berkurang terhadap waktu.

Tabel 21.1 Perbandingan Kinerja Alir Plug G/Sistem Batch-Solid dengan order reaksi satu

15

Pada gambar 21.7 penurunan kinerja terhadap waktu dengan variabel deaktivasi dan hambatan difusi pori reaktor

Dilihat gari gambar 21.7 semakin besar MT, maka berkurangnya konsentrasi semakin lambat.

Bentuk persamaan deaktivasi yang paling sederhana adalah sebagai berikut :

Kesimpulan:Untuk aliran campuran didapatkan persamaan dan grafik yang identik, kecuali untuk persamaan dibawah ini:

2. Pada order reaksi dan order deaktivasi memiliki persamaan yang sama seperti yang terdapat pada 4 regim kinetik di atas.Sebagai contoh:Order reaksi 2 sistem batch-solid/aliran campuran didapatkan persamaan:

3. Pada gambar 21.7, sistem order pertama bahwa konversi berkurang lebih lambat ketika hambatan difusi porinya kuat dibanding yang tidak ada hambatannya. Hal tersebut diaplikasi pada semua jenis reaktor dan reaksi kinetika.