Kelas X SMK Seni-teater Eko.pdf

  • View
    285

  • Download
    9

Embed Size (px)

Transcript

Eko Santosa,dkk.

SENI TEATERJILID 1 SMK

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah KejuruanDirektorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan MenengahDepartemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang

SENI TEATERJILID 1Untuk SMKPenulis : Eko Santosa Heru Subagiyo Harwi Mardianto Nanang Arizona Nugraha Hari Sulistiyo : Nur Sahid : TIM

Editor Perancang Kulit

Ukuran Buku

:

18,2 x 25,7 cm

SAN s

SANTOSA, Eko Seni Teater Jilid 1 untuk SMK /oleh Eko Santosa, Heru Subagiyo, Harwi Mardianto, Nanang Arizona, Nugraha Hari Sulistiyo ---- Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. xix, 150 hlm Daftar Pustaka : Lampiran. A Glosarium : Lampiran. B Daftar Gambar : Lampiran. C Daftar : Lampiran. D ISBN : 978-979-060-029-4 ISBN : 978-979-060-030-0

Diterbitkan oleh

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah KejuruanDirektorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan MenengahDepartemen Pendidikan Nasional

Tahun 2008

KATA SAMBUTAN Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2008, telah melaksanakan penulisan pembelian hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui website bagi siswa SMK. Buku teks pelajaran ini telah melalui proses penilaian oleh Badan Standar Nasional Pendidikan sebagai buku teks pelajaran untuk SMK yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 tahun 2008. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh penulis yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para pendidik dan peserta didik SMK di seluruh Indonesia. Buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional tersebut, dapat diunduh (download), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Dengan ditayangkannya soft copy ini akan lebih memudahkan bagi masyarakat untuk mengaksesnya sehingga peserta didik dan pendidik di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Selanjutnya, kepada para peserta didik kami ucapkan selamat belajar dan semoga dapat memanfaatkan buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, Direktur Pembinaan SMK

ii

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkah dan rahmat-Nya sehingga buku teks SMK yang berjudul Seni Teater ini selesai kami susun. Kelangkaan ketersediaan buku di lapangan yang mengupas selukbeluk seni teater membuat kami sangat bersemangat dalam mengerjakan penulisan buku ini. Terlebih pada kepentingan pengembangan dan peningkatan pendidikan seni di sekolah kejuruan yang pada nantinya menghasilkan individu tangguh yang siap menghadapi lapangan kerja sesungguhnya. Penahapan proses pembelajaran kemudian menjadi satu hal yang wajib dipertimbangkan. Oleh karena itulah, buku ini dimulai dengan membahas seni teater secara umum. Pengetahuan umum tentang apa sesungguhnya teater menjadi sangat penting karena problematika pemahaman antara drama dan teater masih rancu. Drama yang sedari dulu telah diajarkan sebagai karya sastra masih meninggalkan jejak yang kuat sehingga model pembelajaran seni teater di sekolah masih bersifat analitik. Ketergantungan kelas pada ketersediaan naskah drama menjadi beban tersendiri. Akhirnya, proses pembelajaran hanya sekedar mempraktekkan naskah drama tersebut. Sesungguhnya seni teater dapat berbicara lebih luas daripada drama. Penggunaan kata teater dengan sendirinya telah mengarahkan kelas pada praktek pementasan. Segala hal yang menyangkut dan dibutuhkan dalam pementasan dibicarakan, termasuk di dalamnya adalah drama. Dengan demikian, kami sangat berharap bahwa buku ini akan memberikan pencerahan bagi keberlangsungan kelas teater di sekolah kejuruan, sehingga pada nantinya dapat melahirkan karya-karya teater yang monumental, yang patut dikenang, dan memberikan kebanggaan tersendiri. Akhir kata, tidak ada sesuatu yang sempurna di dunia ini. Demi penyempurnaan buku ini pada masa mendatang kami mengharap kritik dan saran yang bersifat konstruktif dari para pembaca. Semoga buku ini bermanfaat bagi segenap pembaca, baik sebagai bahan pengetahuan ataupun referensi untuk menentukan langkah berikutnya. Hormat kami, Penyusun

iii

DAFTAR ISI Kata Sambutan ... ii Kata Pengantar .............................................................................. iii Daftar Isi ......................................................................................... iv Sinopsis........................................................................................... xiv Deskripsi Konsep Penulisan ........................................................... xvii Peta Kompetensi ............................................................................. xix

JILID 1BAB I PENGETAHUAN TEATER 1. 2. 2.1. 2.1.1 2.1.2 2.1.3 2.1.4 2.1.5 2.1.6 2.1.7 2.1.8 2.1.9 2.1.10 2.1.11 2.1.12 2.2 2.2.1 2.2.1.1 2.2.1.2 2.2.1.3 2.2.1.4. 2.2.1.5 2.2.1.6 2.2.1.7 2.2.1.8 2.2.1.9 2.2.1.10 2.2.1.11 2.2.1.12 2.2.2 2.2.2.1 2.2.2.2 2.2.2.3 2.2.2.4 2.2.2.5 2.2.2.6 2.2.2.7 3. 3.1 3.2 3.3 Definisi Teater .................................................................. 1 Sejarah Singkat Teater ..................................................... 4 Teater Barat ..................................................................... 4 Asal Mula Teater ...............................................................4 Teater Yunani Klasik .........................................................5 Teater Romawi Klasik ...................................................... 7 Teater Abad Pertengahan ................................................ 9 Renaissance ..................................................................... 11 Teater Zaman Elizabeth ................................................... 12 Teater Abad 17 di Spanyol dan Perancis ......................... 14 Teater Restorasi di Ingris ..................................................16 Teater Abad 18 ..................................................................17 Teater Awal Abad ke-19 ....................................................19 Teater Abad 19 dan Realisme ...........................................20 Teater Abad 20 ..................................................................22 Teater Indonesia ................................................................23 Teater Tradisional ..............................................................23 Wayang .............................................................................24 Wayang Wong ...................................................................25 Makyong ........................................................................... 26 Randai .............................................................................. 27 Mamanda ......................................................................... 28 Lenong .............................................................................. 28 Longser ............................................................................. 29 Ubrug ................................................................................ 30 Ketoprak ........................................................................... 30 Ludruk ............................................................................. 31 Gambuh ............................................................................ 32 Arja ................................................................................... 33 Teater Modern .................................................................. 34 Teater Transisi .................................................................. 34 Teater Indonesia Tahun 1920-an ......................................35 Teater Indonesia Tahun 1940-an ......................................35 Teater Indonesia Tahun 1950-an ......................................38 Teater Indonesia Tahun 1970-an ......................................39 Teater Indonesia Tahun 1980-1990-an............................. 42 Teater Kontemporer Indonesia ........................................ 43 Unsur Pembentuk Teater ..................................................44 Naskah Lakon ................................................................... 44 Sutradara .......................................................................... 44 Pemain ..............................................................................45

iv

3.4 3.5 4. 4.1 4.2 4.3 4.4 4.5 5. 5.1 5.2 5.3

Penonton .......................................................................... 46 Tata Artistik ....................................................................... 47 Jenis Teater ...................................................................... 47 Teater Boneka .................................................................. 47 Drama Musikal .................................................................. 48 Teater Gerak .....................................................................49 Teater Dramatik ................................................................ 50 Teatrikalisasi Puisi .............