Kegawatan Anak

  • View
    22

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

pertolongan pertama pada kegawwatdaruratan anak

Text of Kegawatan Anak

  • KEGAWAT DARURATAN PADA BAYI DAN ANAK Agus Nurdin

  • KEADAAN KEGAWATDARURATANGangguan NafasSyokPenurunan Kesadaran

  • FAKTOR PREDISPOSISI KEGAWAT DARURATAN PADA ANAKMakin muda usia, semakin tinggi risikonyaAdanya malnutrisi dan gangguan sistem imunAdanya kelainan anatomis atau fungsionalPerjalanan penyakitnyaPengetahuan orang tua terhadap kesehatan bayi dan anak

  • PRINSIP PENILAIAN SAMAMulai dengan A( Airway), B (Breathing) dan C (circulation)

    Pada pasien tidak sadar mulai dengan L (look), L (listen) and F (feel)

  • PENILAIAN KEGAWATAN PERNAFASAN (A & B) PADA ANAKDengarkan suara nafas (mengorok, ada stridor, mengi, parau)Lihat adakah pernafasan cuping hidung, retraksi dinding dada (substernal, interkostal, supraklavikula)Lihat posisi tubuh , menolak berbaring

  • BREATHING PERHATIKAN FREKUENSI NAFAS NORMAL ATAU TIDAK, KULITFREKUENSI NAFAS NORMAL PADA BAYI & ANAKADAKAH UAPAYA NAFAS YG SULIT, LIHAT WARNA KULIT (SIANOSIS?)

    < 1 tahun30 40 x/m2 5 tahun20 30 x/m5 12 tahun15 20 x/m> 12 tahun12 16 x/m

  • PENILAIAN NAFAS ABNORMAL

    STRIDORObstruksi parsial jalan nafas atasCroup, benda asing, abses retrofaringMENGIObstruksi jalan nafas bawahAsma, ada benda asing, bronkiolitisGRUNTING(merintih)Oksigenasi tidak adekuatKontusi paru, pneumonia, tenggelam, RALESCairan/lendir/darah dalam jalan nafasKontusi paru, pneumoniaSUARA NAFAS TIDAK ADA & UPAYA NAFAS MENINGKATObstruksi jalan nafas totalSumbatan krn benda asing, asma berat, pneumo/ hemotoraks, Efusi pleura, pneumonia, pneumotoraks

  • GAGAL NAFAS AKUT PADA ANAKOBSTRUKSI SALURAN NAFAS ATAS (OSNA stridor atau suara nafas yang kasar, terutama pada saat inspirasi

    B. EpiglotitisDemam tinggi mendadak, stridor inspiratoir, berliur, posisi tripod, distres pernafasan / gagal nafas

  • GANGGUAN SALURAN NAFAS BAWAHPNEUMONIABRONKIOLITISSERANGAN ASMA (EKSASERBASI AKUT)

  • GANGGUAN SALURAN NAFAS BAWAHPneumonia 2/3 oleh bakteri

    Tanda Batuk, Takipneu,Crackles,Distress pernafasanBronkiolitis

    Rinore, Batuk, Wheezing, Distres pernafasan,Demam , Crackles

    PENANGANAN : PERLU ANTIBIOTIK

  • SERANGAN ASMATerjadi edema, inflamasi membran mukosa, hipersekresi & bronkokonstriksi

    Gejala Mengi , Pemakaian otot napas tambahan, Frekwensi nafas cepat

    Penanganan : Menghilangkan penyempitan lumen bronkhus perlu obat bronkodilator dan nebulizer

  • PRINSIP PENANGANANPeriksa Jalan Nafas ( airway ) apakah perlu RJP, perlu aspirasi (bila sumbatan cairan), sumbatan benda padat dan tidak sadar apakah perlu intubasiPemberian oksigen Pada henti nafas lakukan intubasi dan gunakan Ventilasi Mekanik (sesuai indikasi)Berikan cairan dan Stabilisasi cairan

  • PENILAIAN KEGAWAT DARURATAN SIRKULASI PADA PEDIATRIK

    Lihat kulit dan mukosa : adakah sianosis, pucat atau kemerahan

    Bila pada ekstremitas terdapat bercak-bercak kebiruan dan dingin kemungkinan ada vasokonstriksi

  • SIRKULASIPENILAIANDenyut jantungPerfusi organTekanan darahDENYUT JANTUNG

    UMURNORMALTAKIKARDIBRADIKARDI< 3 bulan85-200x/mDemamHipoksia3 bulan-2tahun100-190x/mNyeriiskemia2-10 tahun60-140x/mTakut/emosi

  • SIRKULASIPERFUSI ORGAN (Otak, Ginjal & Kulit)Dapat dinilai dari:1. denyut nadi perifer nadi brakial kuat, tidak hipotensi; nadi sentral (-) resusitasi2. capillary refill time, hangatnya ekstremitas, warna kulit3. Tingkat kesadaran4. Produksi urinTEKANAN DARAHDipengaruhi ukuran mansetMembutuhkan kooperasi anakTekanan darah rendah syokTekanan Sistolik Minimal =70 + 2 x umur (tahun)

  • TINDAKAN SELANJUTNYAMELIPUTI :ResusitasiMelakukan pemeriksaan/pemantauan lebih lanjutMerujuk

    FASILITAS TERBATAS RUJUK, antara lain:Cedera beratRiwayat penyakit beratKelainan fisiologisKelainan anatomis yang dapat fatalNyeri hebat

  • KEGAWAT DARURATAN LAINKEJANG DEMAM

    KEJANG YG DISEBABKAN OLEH DEMAMTERJADI PADA ANAK 2-5 % PADA USIA < 5 TAHUNPUNCAK : 18-24 BULAN

  • KEJANG DEMAMWAKTU : KURANG DARI 15 MENITBERSIFAT UMUM (TONIK, TONIK-KLONIK, )DIDAHULUI DEMAM > 38,5o CHANYA SATU KALI DALAM 24 JAMTIDAK ADA INFEKSI INTRAKRANIAL &GANGGUAN METABOLIK BERATWAKTU : BERLANGSUNG LAMA, > 15 MENIT, MULTIPEL DALAM 24 JAM ATAU FOKAL

    KEJANG DEMAMSEDERHANA

    KEJANG DEMAM KOMPLEKS

  • KEDARURATAN NEUROLOGI YANG PALING SERING TERJADI PADA ANAK

    KIRA-KIRA : 4 10 % PERNAH KEJANG, TANPA PROVOKASI ATAU TANPA REKURENSI TERJADINYA LEPAS MUATAN LISTRIK BERLEBIHAN DAN HIPERSINKRON DI SEL NEURON SARAF OTAK

  • KLASIFIKASI KEJANG 1. Umum a. Kejang tonik klonik Tubuh kaku ,Kehilangan kesadaran hentakan kedua tangan/kaki tiba- tiba

    b. Absens Kehilangan kesadaran sesaat tanpa gerakan abnormal anak mungkin terbeliak/termenung (staring)

  • KLASIFIKASI KEJANG 2. Parsial a. sederhana Hentakan motorik fokal tanpa kehilangan kesadaran mungkin sensorik, otonomik atau psikis, Tanpa hentakan motorik

    b. Kompleks Hentakan motorik fokal, kehilangan kesadaran kadang-kadang berubah menjadi kejang umum tonik klonik

  • PENATALAKSANAANTUJUAN CEGAH REKURENSI

    PENGOBATAN TIDAK DAPAT MENCEGAH TERJADINYA EPILEPSI.

  • TATALAKSANA AWAL SALURAN NAFAS PADA ANAK SEDANG KEJANGLETAKKAN KEPALA ANAK PADA POSISI UTK MEMBUKA SALURAN NAFAS

    BERSIHKAN MULUT DENGAN PENGISAPAN LENDIR

    PERTIMBANGKAN POSISI DEKUBITUS LATERAL JIKA ANAK MUNTAH-MUNTAH DAN PENGISAPAN TIDAK CUKUP UNTUK MENGONTROL SALURAN NAFAS

  • TATALAKSANA AWAL SALURAN NAFAS PADA ANAK SEDANG KEJANGBERIKAN OKSIGEN 100% DENGAN MENGGUNAKAN MASKER NON REBREATHING ATAU BALON DAN MASKER (BLOW-BY)

    PERTIMBANGKAN PEMASANGAN ALAT BANTU SALURAN NAFAS NASOFARINGEAL (ALAT BANTU SALURAN NAFAS OROFARINGEAL JARANG DIPERLUKAN)

    6. LONGGARKAN PAKAIAN YANG KETAT DAN PASTIKAN KEPALA TIDAK MEMBENTUR BENDA YANG KERAS

  • FASE AKUTDIAZEPAM (iv) atau DIAZEPAM(rektal)0,3 0,5 mg/kg IV (MAKS. 20 mg) 5 mg (BB10 kg) BILA KEJANG TIDAK BERHENTIDIULANGI 5 MENIT KEMUDIAN : DIAZEPAM iv/rektal

    Kejang berhentiStop obatKejang tidak berhentiFENITOIN ( 15 20 mg/kg IV) Kecepatan < 50mg/mnt

  • FASE AKUTKejang tidak berhentiFENITOIN ( 15 20 mg/kg IV) Kecepatan < 50mg/mnt

    Kejang tak berhentiKejang berhenti

    FENOBARBITAL : 12 jam kemudian (10-20 mg/kg im) maintenance sampai panas turun ( 5 7 mg/kg/hr )

    Kejang tidak berhenti : PICU Kejang berhenti : 12 jam kemudian maintenance : 3-4 mg/kg im

  • HAL-HAL PENTINGSEBAGIAN BESAR PROGNOSIS ANAK DENGAN KEJANG DEMAM (KD) ADALAH BAIK, RISIKO MENDAPATKAN EPILEPSI RENDAH

    MAKIN MUDA UMUR ANAK MENGALAMI KD PERTAMA, MAKIN BESAR BERULANGNYA KD

  • HAL-HAL PENTING

    MENINGITIS HARUS DISINGKIRKAN, DAPAT SECARA KLINIS MAUPUN DISERTAI PUNGSI LUMBAL

    PENGOBATAN TIDAK MENGURANGI RISIKO EPILEPSI, BAHKAN MEMILIKI RISIKO EFEK SAMPING

  • HAL-HAL PENTING

    DIAGNOSTIK LAB BUKAN HAL RUTIN, PEMERIKSAAN PENCITRAAN NEUROLOGIK SANGAT JARANG DIINDIKASIKAN

    PERAN GENETIS ? MASIH TERUS DITELITI

  • KESIMPULANKD PROGNOSIS BAIKRISIKO EPILEPSI KECILPENGOBATAN KD TIDAK CEGAH EPILEPSI TUJUAN PENGOBATAN CEGAH REKURENSIPENGOBATAN : DIAZEPAM (IV, REKTAL)