of 17/17
SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA Kecerdasan Buatan dan Sistem Pakar Definisi Kecerdasan Buatan Sistem Pakar Database Pengetahuan (Knowledge Base) Penalar (Inference Engine) Bahasa Pemrograman Sistem Pakar (Development Engine) deden08m.com 1

Kecerdasan Buatan dan Sistem Pakar · SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA Kecerdasan Buatan dan Sistem Pakar Definisi Kecerdasan Buatan Sistem Pakar ... menampilkan perilaku yang dianggap

  • View
    23

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Kecerdasan Buatan dan Sistem Pakar · SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA Kecerdasan Buatan dan Sistem Pakar...

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Kecerdasan Buatan dan Sistem Pakar

    Definisi Kecerdasan Buatan

    Sistem Pakar

    Database Pengetahuan (Knowledge Base)

    Penalar (Inference Engine)

    Bahasa Pemrograman Sistem Pakar (Development Engine)

    deden08m.com 1

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Definisi Kecerdasan Buatan

    Kecerdasan buatan (Artifical Intellegence/AI) adalah aktifitaspenyediaan mesin seperti komputer yang memiliki kemampuanmenampilkan perilaku yang dianggap cerdas seperti yang terjadi padamanusia

    Penerapan AI dalam bidang bisnis dikenal sebagai sistem pakar (expert system)

    AI bukan merupakan terobosan baru dalam teknologi komputer. Cikalbakal AI mulai ada dua tahun setelah General Electric memasangkomputer pertama aplikasi bisnis pada tahun 1956

    deden08m.com 2

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    PerangkatKeras AI

    Belajar

    Bahasa Alamiah

    Sistem Pakar

    Robot

    Sistem Persepsi

    (Pendengaran dan

    Penglihatan)

    Jaringan Syaraf

    KecerdasanBuatan

    Bidang-bidang kecerdasan buatan

    deden08m.com 3

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Sistem pakar sangat serupa dengan SPK dalam hal keduanyamemberikan dukungan sangat tinggi terhadap pemecahan masalahpemakainya. Namun, kedua sistem CBIS itu berbeda dalam dua hal:

    Perbedaan Pertama - SPK menunjukan kebiasaan, gaya kemampuan,atau rutinitas manajer dalam menghadapi setiap permasalahan yangharus dipecahkan

    Perbedaan kedua - Antara sistem pakar dan SPK adalah kemampuansistem pakar untuk menjelaskan alur penalarannya sampai timbulpemecahan tertentu

    deden08m.com 4

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Sistem Pakar

    User

    Knowledge

    base

    Sistem Pakar

    Instruksi Solusi dan Pengetahuan

    Informasi Penjelasan

    Problem

    domain

    Expert dan Knowledge

    engineer

    Development

    engine

    User

    Interface

    Inference engine

    deden08m.com 5

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    User interface (penghubung antara sistem pakar dengan pemakai) -memungkinkan pemakai untuk berinteraksi dengan sistem pakar. Bisadalam bentuk layar monitor, mouse dan keyboard

    Knowledge base (database pengetahuan) - menyimpan pengetahuanuntuk masalah-masalah tertentu yang akan diselesaikan

    Inference engine (Penalar) - memberikan kemampuan menalar yangmenafsirkan isi database pengetahuan (knowledge base)

    Development engine (Bahasa pemrograman) yang digunakan olehpara pakar dan analisis sistem dalam membuat sistem pakar

    deden08m.com 6

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Input Sistem Pakar

    Manajer dapat menggunakan empat cara memasukan data/informasi, yaitu melalui:

    Menu - Misalnya seperti menu yang terdapat dalam aplikasi excel atau lotus123

    Perintah (commands) - seperti perintah yang terdapat pada DBMS umumnya

    seperti foxpro, clipper, Dbase V. Sebagai contoh misalnya LIST FILES ON A:

    LIKE PAYROLL.*)

    Bahasa alamiah (natural language) - seperti bahasa-bahasa yang digunakan pada bahasa generasi keempat (4GL) seperti SQL : SELECT NAMA FROM KARYAWAN dan lain-lain, WHO ARE THE EMPLOYEES IN OUR NEW OFFICE WITH A COLLEGE EDUCATION

    deden08m.com 7

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Sistem pakar dirancang untuk memberikan saran pemecahan masalah.Pemecahan masalah yang ditawarkan dilengkapi dengan penjelasan.Ada dua jenis penjelasan:

    Output Sistem Pakar

    Penjelasan atas pertanyaan - Manajer mungkin memerlukanpenjelasan saat sistem pakar melakukan penalaran

    Penjelasan atas pemecahan masalah - Setelah sistem pakarmemberikan suatu pemecahan masalah, manajer dapat memintapenjelasan bagaimana pemecahan masalah tersebut didapat

    deden08m.com 8

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Database Pengetahuan (Knowledge Base)

    Knowledge Base berisi fakta-fakta yang menggambarkan areapermasalahan dan teknik bagaimana fakta-fakta tersebut dapat sesuaiatau cocok satu-sama lain secara logis

    Aturan menentukan apa yang harus dilakukan dalam situasi tertentu,dan terdiri dari dua bagian: yaitu kondisi yang mungkin benar mungkintidak dan tindakan yang harus diambil jika kondisinya benar

    deden08m.com 9

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Kesimpulan

    Kesimpulan Kesimpulan

    BuktiBukti Bukti Bukti

    Bukti Bukti Bukti Bukti

    Perangkat aturan yang menghasilkan kesimpulan akhir

    Jaringan Aturan

    deden08m.com 10

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Penalar (Inference Engine)

    Inference engine adalah bagian dari sistem pakar yang melakukanpenalaran terhadap isi database pengetahuan (knowledge base)berdasarkan urutan tertentu

    Penalaran maju disebut juga sebagai forward chaining. Padapenalaran ini aturan-aturan diuji satu demi satu dalam urutan tertentu.Caranya dilakukan dengan memasukan suatu aturan ke dalamseperangkat aturan berdasarkan urutan tertentu, atau dapat juga suatuurutan lain yang ditentukan oleh pemakai. Ketika satu aturan diuji,sistem pakar berusaha mengevaluasi apakah kondisinya benar atausalah

    deden08m.com 11

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Aturan 1

    IF M THEN E

    T

    Aturan 3

    Aturan 6

    T

    Aturan 5

    Aturan 4

    IF B OR DTHEN K T

    Aturan 7

    IF K AND LTHEN N T

    Aturan 10

    IF E THEN L

    T

    Aturan 8

    IF (F AND H)OR JTHEN M

    T

    Aturan 9

    IF M THEN O

    T

    Aturan 11

    IF N OR OTHEN P T

    Aturan 12

    Putaran ke 1

    Putaran ke 2

    Putaran ke 3

    Aturan 2

    IF I THEN J

    F

    IF K THEN F

    T

    IF C THEN D

    F

    IF A THEN B

    T

    Proses penalaran maju

    deden08m.com 12

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Keterangan:

    IF K AND L THEN N

    IF MTHEN O

    Jika N atau OMaka P

    Aturan 10 Masalah

    Aturan 11Sub masalah

    Penalaran ini disebut sebagai backward chaining, penalar akanmemilih aturan dan menganggapnya sebagai masalah yang harus dipecahkan

    Penalaran Mundur

    Masalah dan submasalah

    deden08m.com 13

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Keterangan:

    IF B OR DTHEN K

    IF ETHEN L

    IF K AND LTHEN N

    IF N OR OTHEN P

    Aturan 7

    Aturan 10

    Aturan 8 Aturan 12

    Masalah

    Sub Masalah

    Submasalah menjadi masalah baru

    deden08m.com 14

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Bahasa Pemrograman Sistem Pakar

    Sistem pakar dapat dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman apa pun, namun yang paling banyak digunakan adalah Lisp dan Prolog

    Salah satu sistem pakar pertama kali adalah Mycin yang dibuat olehEdward Shortliffe dan Stanley Cohen dari Universitas Stanford denganbantuan seorang ahli kedokteran bernama Stantone Axline, Mycindibuat saat itu untuk mendiagnosa penyakit menular tertentu

    Knowledge engineer (seperti sistem analis) adalah orang yang merancang sistem pakar bersama dengan satu atau beberapa orang pakar

    deden08m.com 15

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Mempelajari

    permasalahan

    Menentukan Perangkat aturan

    Menggunakan

    sistem

    Melakukan

    pengujian

    pemakai

    Menentukan masalah

    Menguji prototipe sistem

    Membuat interface

    Memelihara sistem

    Langkah 2

    Langkah 4

    Langkah 1

    Langkah 6

    Langkah 7

    Langkah 6

    Langkah 5

    Langkah 3

    Analis Sistem Pakar Pemakai

    Perlu dirancang

    ulang

    Perlu dirancang

    ulang

    Metode prototyping dalam pengembangan sistem pakar

    deden08m.com 16

  • SISTEM PAKAR DEDEN MULYANA

    Keuntungan Sistem pakar yaitu, dengan sistem pakar diharapkanmanajer dapat membuat keputusan lebih baik

    Ada dua ciri sistem pakar yang membatasi kemampuannya:

    � Sistem pakar tidak dapat menangani pengetahuan yang tidak konsisten

    � Sistem pakar tak dapat menerapkan penilaian dan intuisi yang kita kenal

    sebagai unsur penting dari pemecahan masalah

    Kendala besar dalam menerapkan sistem pakar dalam masalah bisnisadalah struktur masalahnya. Agar sistem pakar dapat digunakan,masalah harus sangat terstruktur dan kita melihat bahwa sebagianbesar masalah bisnis cocok dengan bentuk ini

    deden08m.com 17