KBLI Industri Manufaktur

Embed Size (px)

Text of KBLI Industri Manufaktur

  • KATEGORI/KODE JUDUL - DESKRIPSI

    Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 7

    II. KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA INDUSTRI PENGOLAHAN

    C INDUSTRI PENGOLAHAN Kategori ini meliputi kegiatan ekonomi/lapangan usaha di bidang perubahan secara kimia atau fisik dari bahan, unsur atau komponen menjadi produk baru. Bahan baku industri pengolahan berasal dari produk pertanian, kehutanan, perikanan, pertambangan atau penggalian seperti produk dari kegiatan industri pengolahan lainnya. Perubahan, pembaharuan atau rekonstruksi yang pokok dari barang secara umum diperlakukan sebagai industri pengolahan. Unit industri engolahan digambarkan sebagai pabrik, mesin atau peralatan yang khusus digerakkan dengan mesin dan tangan. Termasuk kategori industri pengolahan di sini adalah unit yang mengubah bahan menjadi produk baru dengan menggunakan tangan, kegiatan maklon atau kegiatan penjualan produk yang dibuat di tempat yang sama di mana produk tersebut dijual dan unit yang melakukan pengolahan bahan-bahan dari pihak lain atas dasar kontrak

    10

    INDUSTRI MAKANAN Golongan pokok ini mencakup pengolahan produk pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi makanan dan juga mencakup produk setengah jadi yang tidak secara langsung menjadi produk makanan tetapi nilainya dapat lebih besar atau lebih kecil. Golongan pokok ini terdiri dari kegiatan yang berhubungan dengan berbagai macam produk makanan. Produksi dapat dilakukan atas usaha sendiri atau oleh pihak lain. Beberapa kegiatan dianggap sebagai industri pengolahan walaupun kegiatannya adalah perdagangan eceran dari produk yang dihasilkan sendiri. Tetapi ketika pengolahan yang dilakukan adalah minimal dan tidak menyebabkan suatu perubahan nyata, unit tersebut diklasifikasikan dalam perdagangan besar dan eceran (Kategori G).

    101

    INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN DAGING Golongan ini mencakup operasi rumah potong hewan yang berkaitan dengan pemotongan hewan, pengulitan atau pengemasan daging. Golongan ini juga mencakup produksi hasil

  • KATEGORI/KODE JUDUL - DESKRIPSI

    8 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI)

    sampingan binatang, minyak babi dan lemak lainnya yang dapat dimakan yang berasal dari binatang, wol, bulu binatang termasuk bulu burung. Golongan ini tidak mencakup kegiatan pengolahan daging menjadi makanan, perdagangan besar dan pengemasan daging.

    1011 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS Subgolongan ini mencakup : - Kegiatan operasional rumah potong hewan, yang berkaitan

    dengankegiatan pemotongan, pengulitan, pemberihan dan pengepakan daging, sepertidaging sapi, babi, biri-biri, kelinci, domba, unta dan daging segar lainnya bukan unggas

    Subgolongan ini juga mencakup : - Pemotongan dan pengolahan paus di darat atau di kapal

    khusus - Produksi kulit jangat dari tempat pemotongan hewan

    termasuk fellmongery - Pengolahan sisaan atau isi perut hewan (offal) - Produksi pulled wol - Produksi bulu Subgolongan ini tidak mencakup : - Industri pengolahan daging olahan yang didinginkan dan

    masakan unggas, lihat 1075 - Industri pengolahan sop yang berisi daging, lihat 1079 - Perdagangan besar daging, lihat 4632 - Pengemasan/pengepakan daging atas dasr balas jasa atau

    kontrak, lihat 8292

    1012 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS Subgolongan ini mencakup : - Kegiatan operasional rumah potong unggas dan pengepakan

    daging unggas - Pemrosesan sisa atau isi perut unggas (offal) - Produksi bulu Subgolongan ini tidak mencakup : - Industri pengolahan daging olahan yang didinginkan dan

    masakan unggas, lihat 1075 - Industri pengolahan sop yang berisi daging, lihat 1079 - Perdagangan besar daging, lihat 4632

  • KATEGORI/KODE JUDUL - DESKRIPSI

    Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 9

    - Pengemasan daging, lihat 8292

    10120 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup Kegiatan operasional rumah potong unggas dan pengepakan daging unggas, termasuk kegiatan pengurusan hasil sampingan, seperti pemrosesan sisa atau kotoran unggas, pementangan kulit, penyortiran bulu dan pembersihan lemak. Pemotongan yang dilakukan oleh pedagang dimasukkan dalam golongan 462, 472 dan 478. Kegiatan pemotongan hewan yang tidak dapat dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dalam golongan 014.

    1013 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS Subgolongan ini mencakup : - Produksi daging beku dalam bentuk carcase - Produksi daging beku yang telah dipotong - Produksi daging beku dalam porsi tersendiri - Produksi daging yang dikeringkan, daging yang diasinkan

    atau daging yang diasapkan - Produksi produk-produk daging, seperti sosis, salami,

    puding, "andovillettes", saveloy, bologna, patc, rillet, daging ham

    Subgolongan ini juga mencakup : - Pengolahan daging ikan paus di darat atau di kapal khusus

    Subgolongan ini tidak mencakup : - Industri pengolahan daging olahan yang didinginkan dan

    masakan unggas,lihat 1075 - Industri pengolahan sop yang berisi daging, lihat 1079 - Perdagangan besar daging, lihat 4630 - Pengemasan daging, lihat 8292

    10130

    INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan produk daging dan daging unggas dengan cara pengalengan, pengasapan, penggaraman, pembekuan, pemanisan dan sebagainya. Kegiatannya mencakup produksi daging beku dalam bentuk carcase, produksi daging beku yang telah

  • KATEGORI/KODE JUDUL - DESKRIPSI

    10 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI)

    dipotong, produksi daging beku dalam porsi tersendiri, produksi daging yang dikeringkan, daging yang diasinkan atau daging yang diasapkan, produksi produk-produk daging, seperti sosis, salami, puding, "andovillettes", saveloy, bologna, patc, rillet, daging ham, produksi kaldu dan pasta daging. Termasuk kegiatan pengolahan daging paus di darat atau di kapal khusus.

    102 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR Golongan ini mencakup pengolahan dan pengawetan ikan dengan menggunakan bermacam cara. Golongan ini juga mencakup produksi tepung ikan baik untuk konsumsi manusia atau bukan, makanan binatang, pengolahan ganggang laut dan kegiatan kapal yang hanya berkaitan dengan pengolahan dan pengawetan ikan. Golongan ini tidak mencakup pengolahan makanan dari ikan, pengolahan paus di daratan atau kapal khusus, produksi minyak dan lemak yang bahan bakunya berasal dari laut

    1021

    INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN PRODUK IKAN Subgolongan ini mencakup : - Pengolahan dan pengawetan ikan, seperti pembekuan,

    pengeringan, pengasapan, pengasinan, pencelupan kedalam air asin -Produksi hasil ikan, seperti ikan yang dimasak, ikan fillet, telur ikan, caviar, pengganti caviar

    - Kegiatan kapal yang digunakan hanya untuk pengolahan dan pengawetan ikan dan biota air lainnya dalam hal ini tidak termasuk pengalengannya

    - Produksi tepung ikan untuk konsumsi manusia dan makanan hewan

    - Produksi daging dan bagian dari ikan bukan untuk konsumsi manusia

    10211

    INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses penggaraman/ pengeringan, seperti ikan tembang asin dan ikan teri asin.

    10212

    INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pengasapan/

  • KATEGORI/KODE JUDUL - DESKRIPSI

    Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 11

    pemanggangan seperti ikan bandeng asap dan julung-julung asap. Kegiatan pengasapan/pemanggangan ikan yang tidak dapat dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dalam golongan 031 dan 032

    10213

    INDUSTRI PEMBEKUAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pembekuan, seperti ikan bandeng beku, ikan tuna/cakalang beku dan kakap beku. Kegiatan pembekuan ikan yang tidak dapat dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dalam golongan 031 dan 032. Kegiatan ini tidak termasuk usaha pendinginan ikan dengan es yang dimaksud untuk mempertahankan kesegaran ikan tersebut.

    10214

    INDUSTRI PEMINDANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pemindangan, seperti pindang bandeng dan pindang tongkol. Kegiatan pemindangan ikan yang tidak dapat dipisahkan dari usaha penangkapan/ budidaya dimasukkan dalam golongan 031 dan 032.

    10215

    INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses peragian/fermentasi. Kegiatan peragian/fermentasi ikan yang tidak dapat dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dalam golongan 031 dan 032.

    10216

    INDUSTRI PEREDUKSI/EKSTRAKSI IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses reduksi/ekstraksi. Kegiatan pereduksi/ekstraksi ikan yang tidak dapat dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dalam golongan 031 dan 032.

    10217

    INDUSTRI BERBASIS SURIMI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pelumatan daging ikan/penggilingan/pencampuran bahan tambahan/pengukusan.

  • KATEGORI/KODE JUDUL - DESK