of 82 /82

KATA PENGANTAR - UMY

  • Author
    others

  • View
    1

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of KATA PENGANTAR - UMY

Buku Panduan ini diharapkan menjadi rujukan bagi mahasiswa, dosen
maupun tenaga kependidikan dalam penyelenggaraan proses pendidikan di
Program Studi Agroteknologi, sehingga seluruh kegiatan pendidikan dapat
berjalan dengan baik dan lancar. Ucapan terima kasih dan penghargaan
disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan serta
penerbitan buku ini. Semoga buku ini bermanfaat bagi peningkatan kualitas
program pendidikan sarjana di Program Studi Agroteknologi.
Wassalamu’alaikum warohmatullahi wa barokatuh
Ketua Program Studi,
Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT atas terbitnya Panduan
Akademik Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2021. Buku Panduan Akademik ini
diterbitkan untuk memberikan informasi kepada mahasiswa, dosen, tenaga
kependidikan dan seluruh civitas akademika Program Studi Agroteknologi,
serta pihak yang berkepentingan mengenai sejarah, visi, misi, tujuan
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Program Studi Agroteknologi.
Buku panduan akademik ini juga berisi informasi tentang dosen dan tenaga
kependidikan, sistem pendidikan, kurikulum dan deskripsi mata kuliah di
Program Studi Agroteknologi.
C. Selintas Perjalanan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ......................... 7
D. Visi, Misi dan Tujuan UMY............................................................................... 11
F. Visi, Misi dan Tujuan Fakultas Pertanian ........................................................ 14
PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI.................................................................... 15
B. Visi, Misi dan Tujuan Program Studi Agroteknologi ....................................... 15
C. Kompetensi Lulusan Program Studi Agroteknologi ....................................... 16
PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN ......................................................................... 18
B. Ketentuan Perkuliahan .................................................................................... 19
D. Magang Profesi ................................................................................................ 22
G. Pendadaran dan Ujian Skripsi ......................................................................... 23
H. Yudisium ........................................................................................................... 23
A. Struktur Organisasi Program Studi Agroteknologi UMY ................................ 24
B. Pimpinan Fakultas dan Program Studi ............................................................ 25
C. Daftar Nama Dosen Agroteknologi ................................................................. 26
D. Profil Dosen ...................................................................................................... 27
DESKRIPSI MATA KULIAH .................................................................................... 56
pada 8 Dzulhijjah 1330 Hijriyah bertepatan dengan 18 November 1912
Miladiyah. Perkataan “Muhammadiyah” dinisbahkan kepada nama
Muhammad, Nabi dan Rasul akhir zaman. Penisbahan itu dimaksudkan guna
mengikuti jejak perjuangan Rasulullah untuk kemudian melanjutkan risalah
dakwahnya dalam kehidupan umat manusia, khususnya di Tanah Air
Indonesia. Karenanya Muhammadiyah sebagaimana dirumuskan dalam
Anggaran Dasar hasil muktamar ke-41 tahun 1985 menyatakan jatidirinya
sebagai Gerakan Islam dan Dakwah Amar Makruf Nahi Munkar, beraqidah
Islam bersumber pada Al-Quran dan Sunnah.
Pada awal berdirinya Muhammadiyah merumusk an tujuan, yaitu
menyebarluaskan pengajaran Nabi Muhammad SAW kepada penduduk
bumiputera di Yogyakarta serta memajukan agama Islam kepada anggota-
anggotanya. Sesuai dengan perkembangan Muhammadiyah yang menyebar
ke luar Yogyakarta bahkan ke luar Pulau Jawa, rumusan tujuan
Muhammadiyah mengalami perubahan redaksional hingga lima kali. Pada
tahun 1959, yakni hasil muktamar ke-34, tujuan Muhammadiyah
dirumuskan sebagai berikut: “Maksud dan tujuan Muhammadiyah ialah
menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud
masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”. Pada mukatamar ke-41 tahun
1984 di Surakarta, tujuan Muhammadiyah mengalami perubahan
redaksional kembali, yang selengkapnya dirumuskan sebagai berikut:
“Maksud dan tujuan persyarikatan ialah menegakkan dan menjungjung
tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat utama, adil dan makmur
yang diridhai Allah SWT.”
paham tentang Islam yang dipelajari, dihayati, dipahami dan diamalkannya,
yang oleh K.H. A.R. Fakhruddin dikatakan sebagai Islam yang bergerak dan
menggerakkan kehidupan. K.H. Ahmad Dahlan dikatakan oleh para ahli
sebagai pencari kebenaran sejati, yang selalugelisah menyaksikan keadaan
di sekitarnya yang dipandangnya tidak sesuai dengan jiwa ajaran Islam.
2
kebodohan dan kemiskinan, termasuk dalam kehidupan keagamaan.
Sedangkan Bangsa Indonesia berada dalam cengkeraman penjajahan.
Kondisi objektif itu semakin memberikan dorongan bagi K.H. Ahmad Dahlan
untuk melakukan perubahan atas keadaan yang buruk itu. Dengan
menengok pada khasanah gerakan pembaharuan di dunia Islam, K.H.
Ahmad Dahlan kemudian mewujudkan dorongan it uke dalam cita-cita
membangun sebuah gerakan Islam yang mampu memperbaharui
kehidupan umat dan masyarakat. Dengan didorong oleh sementara
koleganya, maka K.H. Ahmad Dahlan kemudian mendirikan
Muhammadiyah.
Islam maupun bangsa Indonesia dibelakang hari diakui telah memberikan
sumbangan yang sangat berharga. Muhammadiyah telah mempersegar
paham keagamaan di lingkungan umat Islam sehingga mampu mendobrak
kebekuan dan menawarkan tajdid atau pembaharuan yang dilakukan
Muhammadiyah melalui pembaharuan di bidang pendidikan Islam, dengan
memperkenalkan sistem pendidikan modern. Gerakan pembaharuan juga
diwujudkan ke dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan semangat
keagamaan Muhammadiyah melakukan advokasi sosial dengan
pengentasan keterbelakangan umat, sehingga para ahli menyatakan bahwa
Muhammadiyah melalui gerakan pembaharuannya telah berhasil
membangun generasi terpelajar muslim yang mampu menghadapi zaman
baru dengan kepribadian yang kokoh, sekaligus membangun masyarakat
baru yang bercorak kekotaan. Pada titik ini Muhammadiyah dinilai sebagai
suatu gerakan kebudayaan yang mampu melakukan perubahan di
lingkungan umat maupun masyarakat yang berskala jangka panjang, untuk
membedakannya dari gerakan politik seperti yang ditempuh oleh Syarikat
Islam.
dapat dikategorikan ke dalam empat kelompok, yakni (1) Membersihkan
Islam di Indonesia dari pengaruh dan kebiasaan bukan Islam; (2) Reformulasi
doktrin Islam dengan pandangan alam pikiran modern; (3) Reformulasi
ajaran dan pendidikan Islam; dan, (4) Mempertahankan Islam dari pengaruh
3
sebagai gerakan tajdid atau gerakan pembaharuan.
Dengan watak dasar dari kesejarahan yang dilaluinya,
Muhammadiyah sebagai gerakan Islam kemudian merumuskan atau
mendefinisikan dirinya sebagai “gerakan Islam dan Dakwah Amar Ma’ruf
Bahi Munkar, beraqidah Islam dan bersumber pada Al-Quran dan Sunnah,
bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat utama, adil dan
makmuir yang diridhai Allah SWT., guna melaksanakan fungsi dan misi
manusia sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi”. Rumusan
pendirian Muhammadiyah ini merupakan pernyataan diri dalam upaya
mengembangkan gerakan di tengah tantangan jaman, gerakan
Muhammadiyah sejak awal kelahiran sampai perkembangannya
dikemudian hari tentu tidak sesederhana sebagai pernyataan jatidiri
Muhammadiyah secara verbal itu.
yang diwahyukan kepada para rasul-Nya sejak Nabi Adam samapi Nabi
terakhir Muhaamd SAW., merupakan hidayah dan rakhmat bagi seluruh
umat manusia sepanjang masa dan menjamin kesejahteraan hidup material
dan spiritual, duniawi dan ukhrowi. Islam yang diwahyukan kepada Nabi
Muhammad SAW, dan tercantum dalam Al-Quran dan Sunnah yang shahih
sebagai mata rantai dari ajaran Islam yang diwahyukan kepada Rasul-rasul
Allah sebelumnya adalah agama Allah yang terakhir dan paripurna (Q.S. Al-
Maidah: 3) serta diridhoi Allah (Q.S. Ali Imran: 19) yang berisi perintah-
perintah, larangan-larangan dan petunjuk-petunjuk bagi umat manusia
untuk keselamtan hidup di dunia dan akhirat, sebagai agama Allah yang haq
(Q.S. Al-Araf: 158).
Islam yang haq dan paripurna itu adalah pedoman hidup umat
manusia (Q.S. Al-Baqarah:2) yang wajib didakwahkan oleh para pemeluk-
Nya disepanjang waktu dan tempat sebagai fungsi kerisalahan (Q.S. Al-
Maidah:67) dan kerahmatan (Q.S. Al-Anbiya:107) dengan cara menyeru
kepada iman dan Islam, menaruh pada yang ma’ruf dan mencegah hal yang
munkar (Q.S. Ali Imran: 104 dan 110), sehingga umat manusia senantiasa
berada dalam jalan Allah yang diridhai-Nya (Q.S. Yusuf:108). Dengan jalan
dakwah itu diharapkan tercapai masyarakat utama yang dicita-citakan, yakni
4
suatu kualitas umat yang terbaik atau Khairan Ummah (Q.S. Ali Imran: 110)
dan Ummatan Wasathan yang menjadi saksi bagi kehidupan umat manusia
sejagat (Q.S. Al-Baqarah: 148) sebagaimana dicontohkan dalam zaman
Rasulullah SAW.
kabar gembira (tabsyir) dan peringatan (tandhir) bagi para pemeluknya yang
harus diimani/diyakini sepenuh hati, dipahami dengan benar dan diamalkan
dengan sungguh-sungguh dalam seluruh lapangan kehiudpan, baik yang
menyangkut hubungan manusia dengan Allah (maupun dengan sesame
amnesia) jasmani dan rokhani, material dan spiritual, intelektual dan moral,
individu dan sosial/kolektif, serta dunia dan akhirat sehingga Islam benar-
benar menjadi sistem kehidupan yang utuh dan kaffah.
Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam mendasarkan diri pada
Al-Quran dan Sunnah Rasul dengan menggunakan akal pikiran sesuai
dengan jiwa ajaran Islam, dengan bekerja keras untuk terlaksananya ajaran-
ajaran Islam yang meliputi aqidah, ibadah, akhlaq dan muamalat duniawiyah
dalam kehidupan. Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa
Indonesia yang telah mendapat karunia Allah barupa tanah air yang
mempunyai sumber-sumber kekayaan, kemerdekaan bangsa dan negara
Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, untuk
berusaha Bersama-sama menjadikan suatu negara yang adil dan makmur
dan diridhai Allah SWT, “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur”.
Dengan demikian, misi utama kelahiran dan perjuangan
Muhammadiyah ialah mendakwahkan Islam yang paripurna berdasarkan
sumbernya yang murni (Al-Quran dan As-Sunnah) dan dengan
mengembangkan ijtihad dalam kehidupan umat manusia sehingga menjadi
“rahmatan lil alamin”.
hingga tahun 1922 dimana saat itu masih menggunakan sistem
permusyawaratan rapat tahunan. Pada rapat tahun ke-11, Pemimpin
Muhammadiyah dipegang oleh K.H. Ibrahim yang kemudian memimpin
Muhammadiyah hingga tahun 1934. Rapat Tahunan itu sendiri kemudian
5
berubah menajdi Konggres Tahunan pada tahun 1926 yang dikemudian hari
berubah menjadi Mukatamar tiga tahunan dan akhirnya seperti saat ini
menjadi Muktamar lima tahunan.
B. Misi Pendidikan Muhammadiyah
Muhammadiyah merupakan salah satu dari bentuk dan jenis Amal Usaha
Persyarikatan, yang struktur kelembagaannya bersifat formal, berjenjang
dari tingkat pendidikan dasar sampai perguruan tinggi. Adapun bentuk, jenis
dan tingkat pendidikan Muhammadiyah itu pada hakikatnya merupakan
perwujudan dari pengembangan misi Muhammadiyah khususnya dalam
bidang pendidikan, yang terkait secara substansial dengan pendidikan Islam
yang berlandaskan Al-Quran dan Sunnah sebagaimana menjadi paham
agama dalam Muhammadiyah, maupun secara kesejahteraan terkait pula
dengan gagasan-gagasan dasar K.H. Ahmad Dahlan dalam merintis dan
membangun pendidikan Muhammadiyah.
keprihatinan pendiri Muhammadiyah yang berkaitan dengan (1) Ajaran
Islam dilaksanakan tidak secara murni bersumber pada Al-Quran dan
Sunnah, melainkan tercampur dengan praktik-praktik syirik, bid’ah dan
khurafat; (2) Lembaga-lembaga pendidikan Islam tidak lagi dapat memenuhi
tuntutan jaman akibat dari pengaruh luar; dan (3) Keadaan umat Islam yang
sangat menyedihkan dalam bidang sosial, ekonomi, politik, kultural, sebagai
akibat dari penjajahan. Sehingga Muhammadiyah memiliki komitmen untuk
(1) Mengembalikan amal dan perjuangan umat Islam pada sumber Al-Quran
dan Hadits yang shahih, serta bersih dari syirik, bid’ah dan khurafat; (2)
Menafsirkan ajaran-ajaran Islam dengan alam pikiran modern; (3)
Mempengaruhi sistem pendidikan Islam secara modern susuai dengan
kehendak dan kemajuan zaman; dan (4) Membebaskan umat dari ikatan-
ikatan tradisionalisme, konservatifisme, sikap taklid dan formalism yang
membelenggu kehidupan umat (Wahid, dlam Rais 1985;13)
K.H. Ahmad Dahlan merintis usaha pengembangan sistem
pendidikan Islam modern yang kemudian menjadi alam pikiran umat Islam
di belakang hari, karena melihat dualisme pendidikan yang diterapkan di
6
pondok pesantren di lingkungan umat Islam yang tradisional dan terisolasi
dari perkembangan jaman, dipihak lain terdapat sistem pendidikan Barat
yang diselenggarakan pemerintah colonial Belanda yang sekuler yang sejak
tahun 1817 melarang agama diajarkan di seklah-sekolah pemerintah
kolonial.
mengembangkan pendidikan Islam yang dapat melahirkan (1) Manusia yang
alim dalam ilmu agama, (2) Berpandangan luas, dengan memiliki ilmu
pengetahuan umum, dan (3) Siap berjuang mengabdi untuk kegiatan
Muhammadiyah dalam menyantuni nilai-nilai keutamaan pada masyarakat
(Rosyidi, 1984:49).
Yogyakarta
tengah Kota Yogyakarta karena didorong kesadaran dan tanggung jawab
yang mendalam bahwasanya pendidikan termasuk pendidikan tinggi pada
hakekatnya merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia.
Diawali dengan diskusi-diskusi kecil oleh sekelompok kecil aktivis
Muhammadiyah yang mengambil tempat di Madrasah Mu’alimin
Muhammadiyah, kemudian dikembangkan ditengah-tengah forum tokoh-
tokoh cendekiawan Muhammadiyah yang sifatnya lebih luas, maka akhirnya
disimpulkan bahwa sudah dipandang perlu segera didirikan Universitas
Muhammadiyah di kota perjuangan sekaligus kota kelahiran
Muhammadiyah untuk pertama kalinya. Semua ini kemudian disampaikan
pada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY. Berdasarkan keputusan hasil
musyawarah Muhammadiyah Wilayah DIY, Pimpinan Wilayah
Muhammadiyah DIY mengeluarkan Surat Keterangan Nomor A-
1/01.E/PW/1981, tanggal 26 Maret tentang berdirinya Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta. Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan
Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor E/1/1996/1982, tentang
Pengelolaan UMY, maka UMY pembinaannya berada di bawah Pimpinan
Pusat Muhammadiyah.
Pada tahun berdirinya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
berkantor di Jl. KHA. Dahlan No. 107 Yogyakarta, sedang kegiatan kuliah
masih menumpang di SPG Muhammadiyah I Yogyakarta yang terletak di Jl.
Kapten Tendean Yogyakarta.
Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah V pada waktu berdirinya maka Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta digabungkan dengan Institut Keguruan dan
Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Yogyakarta yang telah berdiri lebih
dahulu. Baru pada tahun 1982 Kopertis Wilayah V memperkenalkan
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta berdiri sendiri. Dan selanjutnya
mulai tahun 1984 semua kegiatan kesekretariatan dan perkuliahan
diselenggarakan di Jl. HOS. Cokroaminoto No. 17 Yogyakarta.
8
menyelenggarakan kegiatan akademiknya pada tahun 1981/1982 dengan
membuka lima fakultas yaitu:
2. Fakultas Ekonomi, Jurusan Manajemen
3. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Hubungan
Internasional
Pada Tahun Akademik 1984/1985 membuka Fakultas baru yaitu
Fakultas Pertanian dengan jrurusan Budidaya Pertanian dan Jurusan Sosial
Ekonomi Pertanian, kemudian Tahun Akademik 1987/1988 memebuka
Fakultas Tarbiyah. Selanjutnya Tahun Akademik 1991/1992
mengembangkan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan membuka
jurusan baru yaitu Ilmu Pemerintahan, diikuti Tahun Akademik 1992/1993
membuka jurusan Akuntansi pada Fakultas Ekonomi dan Teknik Elektro
pada Fakultas Teknik. Pada Tahun Akademik 1993/1994 dibuka Fakultas
Kedokteran dengan jrursan Kedokteran Umum dan Tahun Akademik
1995/1996 membuka Jurusan Teknik Mesin pada Fakultas Teknik.
Pada tanggal 17 Agustus 1995 dimulailah pembangunan kampus
terpadu UMY dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Umum PP
Muhammadiyah (Bapak KH AR Fakhrudin), yang sekarang diabadikan
menjadi nama Gedung kembar (AR Fakhrudin A dan B) dan mulai digunakan
untuk kegiatan administrasi dan perkuliahan pada tanggal 19 Agustus 1997.
Pada Tahun Akademik 1996/1997 UMY kembali membuka jurusan baru
yaitu Jurusan Ilmu Komunikasi pada Fakultas Isipol.
Untuk pembangunan fisik berikutnya, pada akhir tahun 1997
membangungedung C (Plaza) dan pada Tahun Akademik 1998/1999
membuka Program Studi Syari’ah (Muamalah) pada Fakultas Agama Islam
serta Tahun Akademik 1999/2000 membuka Program Studi Ekonomi
Pembangunan pada Fakultas Ekonomi dan Ilmu Keperawatan pada Fakultas
Kedokteran.
9
Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasaran
dan Manajemen Keuangan.
yaitu pada 1999 berupa gedung D (Perpustakaan), dilanjutkan tahun 2000
membangun gedung E (Ki Bagus Hadikusumo). Pada tahun 2002 dibangun
gedung F (Nyi Maesaroh Hilal), selanjutnya pada tahun 2004 membangun
gedung Laboratorium (Kedokteran, Pertanian dan Teknik) dan
pembangunan Masjid Kampus (KHA Dahlan).
Pada Tahun Akademik 2004/2005 membuka Program Studi
Kedokteran Gigi pada Fakultas Kedokteran, serta mulai 2006 membuka
Konsentrasi baru pada program Magister Manajemen yaitu Manajemen
Publik dan Manajemen Pendidikan, selanjutnya pada Tahun Akademik
2006/2007 mendapat ijin/keputusan dari Direktorat Jenderal Pendidikan
Agama Islam Departemen Agama untuk menyelenggarakan Program Doktor
(S3) dengan Program Studi Psikologi Pendidikan Islam dan Politik Islam.
Pembangunan gedung baru dilanjutkan dengan merehabilitasi
gedung empat lantai di kampus I Jl, HOS Cokroaminoto 17 menjadi Rumah
Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan yang sekanjutnya diberi nama Asri Medical
Center (AMC), dilanjutkan tahun 2008 membangun Sportorium dan tahun
2009 dengan membangun Student Center sebagai pusat kegiatan
mahasiswa.
Direktorat Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Nasional untuk
membuka Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Farmasi, Teknik
Informatika dan Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan. Bertambahnya
program studi baru di Fakultas Kedokteran yaitu Program Studi Farmasi
mengilhami diubahnya nama Fakultas Kedokteran menjadi Fakultas
Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK).
Alhamdulillah pada Tahun Akademik 2011/2012 turun ijin dari
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan untuk pembukaan program studi baru yaitu Program STudi
Pendidikan Bahasa Arab, dan pada Tahun Akademik 2012/2013 turun ijin
untuk pembvukaan Program STudi Magister Ilmu Keperawatan, Pendidkan
10
jumlah program studi baru di bidang pendidikan bahsa mengilhami
dibukanya Fakultas Pendidikan Bahasa (FPB) dan sejak Tahun Akademik
2012/2013 ketiga program studi pendidikan Bahasa yaitu Program Studi
Bahasa Inggris, Pendidikan Bahsa Arab dan Pendidikan Bahasa Jepang
dikelola oleh Fakultas Pendidikan Bahasa.
Selain yang telah disebutkan di atas, pada Tahun Akademik
2012/2013 pula, telah dibuka Program Vokasi (Diploma 3) meliputi Program
Studi Teknik Mesin Otomotif dan Manufaktur, Teknik Elektromedik dan
AKuntansi Terapan sebagai tindak lanjut peleburan (Akuisisi) Politeknik
Muhammadioyah Yogyakarta (PMY) ke dalam manajemen Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dan pada Tahun Akademik 2013/2014
mendapat persetujuan dari Ditjen Dikti untuk membuka Program Studi Ilmu
Hukum jenjang S2/Mageister dan Program Studi Profesi Akuntansi.
11
Visi
umat.
Misi
nilai kemanusiaan dan peradaban.
menyejahterakan dan mencerdaskan umat.
menghargai keragaman budaya.
masyarakat secara profesional.
beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia, berwawasan dan
berkemampuan tinggi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tujuan
mampu mengamalkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan
teknologi serta berguna bagi umat, bangsa dan kemanusiaan.
12
pengetahuan dan Teknologi yang dijiwai oleh nilai kemanusiaan,
akhlakul karimah dan etika yang bersumber pada ajaran Islam serta
memupuk ke-Ikhlasan, melaksanakan amar ma'ruf nahi
munkar yang relevan dengan kebutuhan pembangunan bangsa.
2. Menghasilkan penelitian dan karya ilmiah yang menjadi rujukan
pada tingkat nasional dan internasional.
3. Menghasilkan penelitian dan karya Ilmiah yang menjadi rujuan
pada tingkat nasional dan internasional.
4. Mengembangkan kehidupan masyarakat akademik yang ditopang
oleh nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi kebenaran, keadilan,
kejujuran, kesungguhan dan tanggap terhaddap perubahan.
5. Menciptakan iklim akademik yang dapat menumbuhkan
pemikiran-pemikiran terbuka, kritis-konstruktif dan inovatif.
6. Menyediakan sistem layanan yang memuaskan bagi pemangku
kepentingan/stakeholders.
diakses oleh pergururan tinggi, lembaga-lembaga pemerintah
swasta, industri, dan masyarakat luas untuk mendudkung upaya-
upaya pengembangan bidang agama Islam, sosial, ekonomi, politik,
hukum, teknologi, kesehatan dan budaya di Indonesia.
8. Mengembangkan jaringan kerjasama dengan berbagai institusi
nasional maupun internasional untuk memajukan pendidikan,
penelitian, manajemen dan pelayanan.
sosial.
13
Sejarah Fakultas Pertanian UMY bermula dari terbitnya peraturan
bahwa berdirinya sebuah Universitas disyaratkan terdiri dari minimal 2
Fakultas eksakta. Persyaratan ini bagi UMY yang telah berdiri sejak 1 Maret
1981 tidak dipandang sebagai hambatan. Beberapa tokoh UMY yang
memang berlatar belakang Pendidikan pertanian, antara lain Ir. H.M. Dasron
Hamid, M.Sc., Ir. Margono Partididjojo, Dr. Ir. H. Supriyanto N., M.Sc. dan
Dr. Ir. Muhyidin Mawardi, M.Eng. segera mempersiapkan berdirinya
Fakultas Pertanian. Setelah dipersiapkan cukup matang, berdirilah Fakultas
Pertanian UMY yang mengasuh satu jurusan yaitu Budidaya Pertanian dan
mulai menerima mahasiswa baru pada bulan Juli 1984. Dalam
perkembangannya, Fakultas Pertanian menambah satu jurusan yaitu
Jurursan Sosial Ekonomi Pertanian dan mulai menerima mahasiswa baru
pada tahun 1986.
upayanya mampu mengejar ketertinggalannya sehingga pada tahun 1987
mendapat status TERDAFTAR melalui Surat Keputusan Mendikbud Nomor:
04/27/0/1987, tertanggal 23 Juli 1987 untuk Jurusan Budidaya Pertanian
dan Sosial Ekonomi Pertanian. Pada tahun 1992 melalui Surat Keputusan
Dirjen Dikti No. 12/DIKTI/Kep/1992, tanggal 9 Maret 1992 Jurusan Budidaya
Pertanian maupun Sosial Ekonomi Pertanian mengalami peningkatan status
menjadi DIAKUI. Berkat kerjasama yang baik dan kerja keras dari seluruh
civitas akademika maka pada tahun 1995 kedua Jurrusan di Fakultas
Pertanian UMY mendapat status DISAMAKAN dengan diterbitkan Surat
Keputusan Dirjen DIkti No. 66/DIKTI/KOP/1995. Selanjutnya dengan telah
bekerjanya Badan Akreditasi Nasioanal Perguruan Tinggi (BAN-PT) melalui
evaluasi dan penilaian yang ketat maka pada tahun 1997 Jurursan – Program
Studi Agronomi dan Program Studi Agrobisnis Fakultas Pertanian UMY
mendapatkan status TERAKREDITASI dengan peringklat “B” berdasarkan
Surat Keputusan Mendikbud Tahun 2003 No. VI/S1/IV/2003. Pada tahun
2008, dengan mendasarkan pada Surat Keputusan Dirjen DIkti Depdiknas
No. 163 Tahun 2007 tentang penataan dan kodifikasi Program Studi pada
Pendidikan Tinggi, maka dilakukan penyesuaian nama program studi di
14
Agroteknologi dan Jurusan – Program Studi Agribisnis.
F. Visi, Misi dan Tujuan Fakultas Pertanian
Visi
pengetahuan dan teknologi bidang pertanian berlandaskan nilai-nilai Islam
tahun 2025 se Asia Tenggara
Misi
2. Mengembangkan penelitian bidang pertanian berbasis kearifan
lokal sebagai sumber pembelajaran dan pengembangan ilmu
pengetahuan
berbasis riset dan teknologi
ilmu pengetahuan dan teknologi bidang pertanian, berakhlaq
mulia, mempunyai wawasan luas, percaya diri dan mandiri serta
mampu bersaing di pasar global
Tujuan
professional di bidang pertanian yang mampu bersaing di pasar
global
pembelajaran, pemecahan permasalahan dalam pemberdayaan
masyarakat dan pengembangan IPTEK.
Program Studi Agroteknologi berdiri pada tanggal 1 Maret 1981,
dengan nama Jurusan Budidaya Pertanian. Pada tanggal 23 Juli 1987,
Jurusan Budidaya Pertanian mendapatkan status TERDAFTAR pada tahun
1987, DIAKUI pada tahun 1992 dan DISAMAKAN pada tahun 1995.
Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Dikti Depdiknas No. 163 Tahun 2007
tentang penataan dan kodifikasi Program Studi pada Pendidikan Tinggi,
maka dilakukan penyesuaian nama program studi, maka Program Studi
Agronomi berubah nama menjadi Program Studi Agroteknologi. Tahun
2013, Program Studi Agroteknologi mendapatkan Akreditasi “A”, lalu proses
akreditasi dilakukan kembali pada tahun 2018 terhadap Program Studi
Agroteknologi dan kembali mendapatkan hasil TERAKREDITASI dengan
peringkat “Unggul A” melalui Surat Keputusan BAN PT No. 1778/SK/BAN-
PT/Akred/S/VII/2018.
Visi
yang berwawasan internasional serta memiliki keunggulan ilmu
pengetahuan dan teknologi pertanian sebagai implementasi keIslaman dan
ketaqwaan.
Misi
bertumpu pada kompetensi keilmuan dan teknologi
2. Mengembangkan penelitian dan pengembangan keilmuan dan
teknologi bidang budidaya pertanian
sebagai perwujudan keimanan dan ketakwaan
16
melalui kerjasama di bidang Pendidikan, penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat.
teknologi budidaya pertanian dalam mewujudkan pertanian yang
berkelanjutan berdasar pada kearifan lokal, kompetitif di pasar
kerja serta memiliki nilai-nilai Islam
2. Menghasilkan produk dan teknologi budidaya pertanian sebagai
hasil penelitian untuk pengembangan pendidikan dan pengabdian
masyarakat yang berwawasan internasional.
Kompetensi Utama
mengelola system produksi tanaman baik secara modern maupun
mengangkat kearifan local serta mampu berinovasi dalam praktek
bisnis;
berkelanjutan;
4. Kemampuan merancang dan melaksanakan penelitian serta
menginterpretasikan data secara professional;
berkehidupan bermasyarakat.
IPTEK Pertanian;
bisnis pertanian;
menerapkan teknologi guna mengatasi masalah lingkungan;
4. Kemampuan mengembangkan agribisnis tanaman industry,
tanaman pangan dan hortikultura.
3. Mampu hidup beragama, berbangsa dan bernegara;
4. Mampu mengembangkan potensi/keahliannya dalam bidang kerja;
5. Mampu mengembangkan potensi/keahliannya dalam hidup
bermasyarakat.
18
Semester (SKS). SKS adalah suatu sistem penghargaan terhadap beban studi,
tenaga pengajar dan penyelenggaraan program pendidikan dalam suatu
jenjang pendidikan yang menggunakan satuan terkecil yang disebut kredit
dalam tiap semester yang setara dengan 12-16 minggu sesuai dengan
ketentuan dalam Kepmendiknas No. 232/U/2000, Kepmendiknas Nomor
045/U/2002, PP No. 19 Th. 2005 dan PP No. 17 Th. 2010. Sistem ini memiliki
ciri-ciri sebagai berikut:
1. Setiap mata kuliah diberi harga yang dinamakan bobot kredit.
2. Bobot kredit setiap mata kuliah dapat berlainan.
3. Bobot kredit masing-masing mata kuliah ditentukan atas dasar
usaha penyelesaian tugas-tugas yang dinyatakan dalam program
perkuliahan, praktikum, kerja lapangan maupun tugas lainnya.
Penetapan bobot kredit setiap mata kuliah didasarkan atas
perhitungan kegiatan akademik tatap muka, kegiatan akademik terstruktur,
dan kegiatan akademik mandiri. Satu satuan kredit semester (1 SKS) setara
dengan 50 menit kegiatan tatap muka, 60 menit kegiatan akademik
terstruktur, dan 60 menit kegiatan akademik mandiri. Bobot kredit
praktikum di laboratorium untuk 1 sks sebanyak 2-3 jam per minggu selama
satu semester. Bobot kredit praktikum kerja lapangan dan yang sejenis
untuk bobot satu sks dalam beban tugas di lapangan sebanyak 4-5 jam per
minggu selama satu semester.
dan kegiatan akademik sejenisnya sesuai dengan rencana studi secara tertib
dan teratur menurut ketentuan yang berlaku. Perkuliahan diselenggarakan
dengan sistem Satuan Kredit Semester (SKS), untuk program Sarjana (S1)
sekurang-kurangnya 144 SKS dan sebanyak-banyaknya 160 SKS dijadwalkan
untuk 8 semester dan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 8 semester
dan selama-lamanya 10 semester setelah pendidikan menengah.
Perkuliahan dilaksanakan pada semester ganjil dan semester genap yang
terdiri atas 14 sampai 16 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya
untuk setiap semester.
2. Kegiatan Perkuliahan
praktikum dan kerja lapangan.
menguasai teori, konsep dan prinsip suati bidang studi.
c. Perkuliahan praktikum adalah perkuliahan yang sifatnya
menghasilkan teori dalam situasi dan kondisi yang terbatas,
misalnya di laboratorium, kelas, workshop dan sebagainya.
d. Kuliah kerja lapangan adalah perkuliahan yang sifatnya
mengaplikasikan teori dalam bentuk praktik kerja di lapangan.
e. Perkuliahan terdiri dari kegiatan tatap muka, terstruktur dan
mandiri.
dan mahasiswa saling berkomunikasi secara langsung berupa
ceramah, diskusi, tanya jawab, seminar atau kegiatan akademik
lainnya.
g. Kegiatan terstruktur adalah kegiatan belajar di luar jam terjadwal,
mahasiswa melaksanakan tugas dari dan dalam pengawasan dosen
yang berupa tugas-tugas pekerjaan rumah, penulisan laporan,
penulisan makalah, penelitian atau kegiatan lain yang sejenis.
h. Kegiatan mandiri adalah kegitan belajar yang diatur oleh
mahasiswa sendiri untuk memperkaya pengetahuannya dalam
20
perpustakaan, wawancara dengan narasumber atau kegiatan
lainnya yang sejenis.
3. Tata Tertib
lain yang diselenggarakan fakultas sesuai dengan kalender
akademik.
b. Mahasiswa yang tidak hadir pada suatu kegiatan akademik atau
perkuliahan wajib menyampaikan surat pemberitahuan tentang
alasan ketidakhadirannya.
75% kecuali karena ada hal lain yang berada di luar
kemampuannya.
jadwal yang telah ditentukan, dosen wajib memberitahu
mahasiswa dan mengusahakan waktu lain sebagai pengganti.
e. Setiap mengikuti kegiatan akademik mahasiswa diwajibkan
memiliki/membawa Kartu Mahasiswa Aktif.
mahasiswa yang menempuh bagian akhir dari program pendidikan S-1.
Program ini bersifat wajib bagi semua mahasiswa, karena universitas
mempercayai bahwa program ini mampu mendorong empati mahasiswa
dan dapat memberikan sumbangan bagi penyelesaian persoalan yang ada
di masyarakat. Dengan belajar Bersama-sama masyarakat, akan banyak hal
baru yang ditemui mahasiswa.
inilah yang diharapkan tercipta dan menjadikan program ini menjadi
program yang menyenangkan dan mempunyai manfaat yang signifikan bagi
mahasiswa, universitas, masyarakat dan stakeholder. Bagi universitas
kegiatan pembelajaran yang unik ini akan dapat terdokumentasi dengan
baik dalam laporan dan akan menjadi bahan pembelajaran dosen di kelas.
Inilah yang menjadi nilai tambah bagi kehidupan akademik di kampus.
Pengabdian masyarakat berbasis riset mendapatkan bentuknya yang nyata
dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Program ini juga merupakan wujud nyata
peran mitra (industry maupun pemerintas daerah) dalam membantu
menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat.
masyarakat yang ingin mandiri secara ekonomi maupun sosial. Program KKN
mensyaratkan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa berperan
aktif dalam mengetahui permasalahan yang ada, nahkan sebelum mereka
terjun selama 1 hingga 2,5 bulan di tengah-tengah masyarakat. Konsep
“working with community” telah menggantikan konsep “working for the
community”. Syarat, ketentuan dan pelaksanaan KKN diatur tersendiri di
bawah kewenangan Lembaga Pengembangan Penelitian, Publikasi dan
Masyarakat (LP3M).
yaitu di suatu perusahaan atau instansi dalam rangka meningkatkan
pengetahuan dan ketrampilan. Tujuan Magang profesi adalah memberikan
tambahan wawasan tentang kegiatan pertanian di lapangan yang
sesungguhnya dan meningkatkan kualitas lulusan dalam hal
pengalaman/keterampilan kerja serta menumbuhkembangkan komitmen
kemasyarakatan melalui proses Learning by Doing.
Model magang profesi ada dua yaitu model kolektif dan model
mandiri. Model kolektif adalah peserta bersifat kelompok (didasarkan pada
lokasi), ditempatkan pada lokasi yang sama (bisa khusus satu jurusan dan
campuran), tempat, waktu dan jumlah peserta ditentukan oleh fakultas.
Fakultas menyediakan informasi lengkap tentang keadaan lokasi, pondokan
dan living cost serta perizinannya. Model magang profesi mandiri adalah
pesertanya bersifat perorangan (boleh berkelompok), peserta berhak
menentukan lokasi sendiri dengan catatan tidak dilokasi magang profesi
model kolektif. Waktu dan jumlah peserta magang profesi model mandiri
ditentukan sendiri. Fakultas membantu dalam hal administrasi dan
perizinan. Peserta terlebih dahulu melakukan survey lokasi, untuk
mengetahui kelayakan lokasi magang profesi. Komisi magang berhak
menolak lokasi magang yang diajukan peserta apabila dinyatakan tidak
layak.
Remidial In Process, yaitu dilakukan selama masa perkuliahan berlangsung
untuk memperbaiki ujian kompetensi yang belum lulus. Yang kedua Remidi
Terstruktur, dilakukan diakhir semester dengan mendaftar ke Tata Usaha
Program Studi Agroteknologi UMY.
Skripsi adalah karya tulis akhir formal yang merupakan hasil dari
sebuah penelitian ilmiah oleh mahasiswa yang ditempuh dengan
tatacaradan prosedur tertentu yang ditentukan oleh masing-masing
fakultas.
1. Ketentuan Ujian Pendadaran
3. Membayar biaya ujian skripsi dan pendadaran.
4. Telah bebas teori.
6. Menyerahkan foto copy Kartu Mahasiswa Aktif.
7. Lulus Baca Tulis Al Qur’an (BTAQ) yang dibuktikan dengan
sertifikat Syahadah dari LPPI.
berupa Yudisium yang berfungsi menyampaikan berita kelulusan kepada
setiap mahasiswa yang telah memenuhi ketentuan. Yudisium dilaksanakan
paling lambat satu bulan sebelum pelaksanaan wisuda.
Ketentuan Yudisium:
2. Telah menempuh seluruh mata kuliah.
3. Telah lulus ujian skripsi dan pendadaran.
4. Nilai D maksimal 36 SKS (25%).
5. Menyerahkan foto copy Kartu Mahasiswa Aktif.
24
A. Struktur Organisasi Program Studi Agroteknologi UMY
25
No JABATAN NAMA
2 Wakil Dekan 1
5 Ketua Program Studi Innaka Ageng Rineksane, S.P., M.P., Ph.D.
6 Sekretaris Program Studi Dina Wahyu Trisnawati, S.P., M.Agr., Ph.D.
7 Koordinator
No NAMA JABATAN
1 Innaka Ageng Rineksane., S.P., M.P., Ph.D Ketua Program Studi
2 Dina Wahyu Trisnawati, S.P., M.Agr., Ph.D Sekretaris Program Studi
3 Genesiska, S.Si., M.Sc. Koordinator Laboratorium
4 Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P. Dosen
5 Ir. Agung Astuti, M.Si. Dosen
6 Ir. Agus Nugroho Setiawan, M.P. Dosen
7 Ir. Sarjiyah, M.S. Dosen
8 Ir. Titiek Widyastuti, M.S. Dosen
9 Dr. Ir. Gatot Supangkat, M.P. Dosen
10 Ir. Indira Prabasari, Ph.D. Dosen
11 Dr. Lis Noer Aini, SP.,M.Si. Dosen
12 Ir. Hariyono, M.P. Dosen
13 Ir. Mulyono, M.P. Dosen
14 Ir. Nafi Ananda Utama, M.S Dosen
15 Ir. Sukuriyati Susilo Dewi, M.S. Dosen
16 Ir. Bambang Heri Isnawan, M.P. Dosen
17 Etty Handayani, S.P., M.Si. Dosen
18 Chandra Kurnia Setiawan, S.P., M.Sc. Dosen
19 Taufiq Hidayat, S.P., M.Sc. Dosen
20 Dr. Ihsan Nurkomar, S.P. Dosen
21 Dr. Siti Nur Aisyah, S.P. Dosen
27
Nama Innaka Ageng Rineksane, S.P., M.P. PhD Surel [email protected] NIK 19721012200004 133 050 NIDN 0512107201 ID Sinta 5973428
Mata Kuliah Yang Diampu
4. Teknik Isolasi dan Perbanyakan Agensia Hayati
5. Teknik Produksi dan Formulasi Biofarming
6. Bahasa Inggris 7 (Pertanian)
7. Kultur in vitro
8. Budidaya Tanaman Hortikultura
9. Zat Pengatur Tumbuh
28
Nama Dina Wahyu Trisnawati, SP. M.Agr. Ph.D Surel [email protected] , - NIK 19831201201604 133061 NIDN 0501128302 ID Sinta 5984393
Mata Kuliah Yang Diampu
2. Proteksi Tanaman
7. Teknik Produksi dan Formulasi Biofarming
8. Organisme Pengganggu Tanaman
9. Diagnosis Penyakit Tanaman
Pendidikan
Jenjang Prodi Universitas S1 Hama dan Penyakit Tanaman Universitas Gadjah Mada
S2 Ilmu Pertanian Yamagata University, Jepang S3 Ilmu Pertanian Iwate University, Jepang
29
Mata Kuliah Yang Diampu
S2 Bioteknologi Pertanian Chiayi University, Taiwan
30
Nama Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P. Surel [email protected] NIK 19601120 198903 1 001 NIDN 0020116001 ID Sinta 5974112
Mata Kuliah Yang Diampu
2. Metode Ilmiah
3. Ilmu Tanah
4. Problematika Agroekosistem
5. Manajemen SDA
6. Metode Penelitian
8. Pengelolaan Limbah Pertanian
10. Pengelolaan Lahan Marjinal
Pendidikan
S3 Ilmu Tanah Universitas Padjadjaran
31
Nama Ir. Agung Astuti, M.Si. Surel [email protected] NIK 19620923199303 133 017 NIDN 0523096201 ID Sinta 5986099
Mata Kuliah Yang Diampu
5. Teknik Produksi dan Formulasi Biofarming
6. Metode Penelitian
7. Bioteknologi Pertanian
32
Mata Kuliah Yang Diampu
2. Agroekologi
4. Budidaya Tanaman Perkebunan
6. Organisme Pengganggu Tanaman
33
Nama Ir. Sarjiyah, M.S Surel [email protected] , - NIK 19610918 199103 2 001 NIDN 0018096102 ID Sinta 5988213
Mata Kuliah Yang Diampu
2. Fisiologi Tanaman
5. Budidaya Tanaman Perkebunan
7. Tanaman Obat
S2 Ilmu Pertanian Universitas Gadjah Mada
34
Nama Ir. Titiek Widyastuti, M.S. Surel [email protected] , - NIK 19580512 198603 2 001 NIDN 012055801 ID Sinta 5973427
Mata Kuliah Yang Diampu
2. Ekosistem dalam Perspektif Al-Qur'an
3. Teknologi Budidaya Tanaman
5. Fisiologi Pascapanen
7. Tanaman Obat
S2 Ilmu Pertanian Universitas Gadjah Mada
35
Nama Dr. Ir. Gatot Supangkat, M.P. Surel [email protected] NIK 19621023 199103 1 003 NIDN 0023106201 ID Sinta 6002005
Mata Kuliah Yang Diampu
4. Iklim dalam Perspektif Al-Qur'an
5. Fisiologi Tanaman
7. Aplikasi Manajemen Agribisnis
Pendidikan Jenjang Prodi Universitas S1 Agronomi Universitas Gadjah Mada S2 Agronomi Universitas Gadjah Mada S3 Ilmu Lingkungan Universitas Gadjah Mada
36
Mata Kuliah Yang Diampu
Pendidikan Jenjang Prodi Universitas S1 Teknologi Pengolahan
Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada
S2 Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada S3 Botany The University of Melbourne,
Australia
37
Nama Dr. Lis Noer Aini, S.P., M.Si. Surel [email protected] NIK 19730724200004 133 051 NIDN 0524077301 ID Sinta 5984409
Mata Kuliah Yang Diampu
5. Pengelolaan Lanskap
Pendidikan
38
Nama Ir. Hariyono, MP. Surel [email protected] NIK 19650330 199409 133 002 NIDN 0030036501 ID Sinta 5984400
Mata Kuliah Yang Diampu
1. Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan
2. Teknologi Budidaya Tanaman
Pendidikan
S2 Agronomi Universitas Gadjah Mada
39
Nama Ir. Mulyono, M.P. Surel [email protected] NIK 19600608 198903 1 002 NIDN 0008066002 ID Sinta -
Mata Kuliah Yang Diampu
4. Tata Guna dan Evaluasi Lahan
5. Mekanisasi Pertanian
40
Nama Ir. H. Nafi Ananda Utama, M.S. Surel [email protected] NIK 19610831198610 133 002 NIDN 0531086101 ID Sinta 5988251
Mata Kuliah Yang Diampu
2. Teknologi Pascapanen
3. Fisiologi Pascapanen
5. Budidaya Tanaman Hortikultur
41
Mata Kuliah Yang Diampu
4. Teknologi Pascapanen
5. Mekanisasi Pertanian
6. Pertanian Perkotaan
42
Nama Ir. Bambang Heri Isnawan, M.P. Surel [email protected] NIK 19650814 199409 133 021 NIDN 0514086501 ID Sinta 5988240
Mata Kuliah Yang Diampu
3. Informatika Pertanian dalam Tatanan Global
4. Desain Lanskap
6. Aplikasi Manajemen Agribisnis
7. Zat Pengatur Tumbuh
S2 Agronomi Universitas Gadjah Mada
43
Nama Etty Handayani, S.P., M.Si. Surel [email protected] NIK 19730624199804 133 047 NIDN 0524067301 ID Sinta -
Mata Kuliah Yang Diampu
S2 Bioteknologi Universitas Gadjah Mada
44
Mata Kuliah Yang Diampu
2. Teknologi Pascapanen
3. Fisiologi Pascapanen
5. Analisis Produk Pasca Panen
Pendidikan
45
Mata Kuliah Yang Diampu
2. Teknik Isolasi dan Perbanyakan Agensia Hayati
3. Teknik Formulasi dan Produksi Biofarming
4. Proteksi Tanaman
6. Statistik
46
[email protected] NIK 19910508201810 133 067 NIDN 0508059101 ID Sinta 6678116
Mata Kuliah Yang Diampu
Pendidikan
S3 Entomologi Institut Pertanian Bogor
47
Nama Dr. Siti Nur Aisyah, S.P. Surel [email protected] NIK 19891026201810 133 068 NIDN 0526108902 ID Sinta -
Mata Kuliah Yang Diampu
2. Teknik Formulasi dan Produksi Biofarming
3. Proteksi Tanaman
48
: Sarwono : 19661205199511100216 : [email protected] : SMA : Tata Usaha Jurusan
Nama NIK Email Pendidikan Laboratorium
: Sumarsih : 19730615201404100338 : [email protected] : SMT Industri : Biokimia Agrobioteknologi
Nama NIK Email Pendidikan Laboratorium
: Yuli Antoro : 19690715198811100063 : [email protected] : SMT Pertanian : Tanah dan Pupuk Arsitektur Lanskap
Nama NIK Email Pendidikan Laboratorium
: Harini Budi Praptiwi : 19660127201504100341 : [email protected] : SMA Jurusan IPA : Kultur In Vitro
49
: Tri Hartanto, S.P. : 206428 : [email protected] : Sarjana : Produksi Tanaman II
Nama NIK Email Pendidikan Laboratorium
: Teguh Utomo, S.P : 206429 : [email protected] : Sarjana : Proteksi Tanaman
50
N0 KODE
2 KL 211 ICT 3 2/1
3 KL 313
5 KL 312 Kemuhammadiyahan 2 2/0
6 KU 413 Bahasa Indonesia 2 2/0
7
11 KU127 Kewirausahaan 2 2/0
23
51
2 KU 121 Fisiologi Tanaman 4 2/2
3 KU 122 Ilmu Tanah 3 2/1
4 KU 124
6 KL 122 Bahasa Inggris 2 1 1/0
7 KU 126 Agroekologi 3 2/1
8 KU 123 Teknologi Bahan Tanam 4 2/2
24
2 KU 232
5 KU 135 Manajemen SDA 3 2/1
6 KU 342 Teknologi Pascapanen 4 3/1
52
24
5 KL 144 Bahasa Inggris 4 1 1/0
6 KP 352
8 KL 664 Bioenergi 2 2/0
23
4
22
Pertanian 4 3/1
2 KU 562
Kapita Selekta Budidaya
Tanaman 4 3/1
3 KP 464
5 MK Pilihan 4
21
2 KL 667 Tanaman Obat 2 2/0
3 KL 668 Pengelolaan Lanskap 2 2/0
4 KL 669
6 KL 671
11 KL 676
55
8
AL ISLAM
Deskripsi Mata Kuliah Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah
kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan
bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang
lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu
berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang berbuat kerusakan (QS Al-Qashash (77). Demikianlah
Allah memberikan petunjuk bagi manusia. Allah memberikan hak kepada
manusia untuk mengelola alam, namun tentu harus sesuai dengan syariat
Islam dan tidak boleh melakukan perusakan. Mata kuliah Ekosistem dalam
Perspektif Alqur'an diberikan agar mahasiswa mencapai kompetensi dasar
yaitu memahami hakekat alam semesta diciptakan, amanah manusia
sebagai khalifah di bumi dan pelestarian lingkungan untuk keberlangsungan
kehidupan (hardskill) dan mahasiswa mempunyai kemampuan belajar
sepanjang hayat dan mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam
kehidupan sehari-hari (softskill). Dalam mata kuliah ini akan dibahas tentang
hakekat penciptaan alam semesta, manusia sebagai khalifah, manusia dan
lingkungan hidup, kerusakan dan pelestarian lingkungan, serta upaya
pengelolaan lingkungan dalam perspektif islam.
BUDIDAYA PERTANIAN DALAM PERSPEKTIF AL QUR’AN
Bumi dan semua isi yang berada di dalamnya pada hakekatnya diciptakan
Allah untuk manusia. Allah mempersilahkan kepada umat manusia untuk
mengambil manfaat dan mendayagunakan hasil alam (termasuk
tumbuhan) dengan sebaik-baiknya demi kemakmuran dan
kemaslahatan. Allah telah menjadikan di bumi ini tempat yang sesuai untuk
dibuat ladang dan dijadikanNya kebun-kebun untuk pertanian. Allah juga
menurunkan air agar tanaman yang dibudidayakannya tumbuh subur
dan supaya manusia memperoleh rezeki dari hasil tanaman yang
diusahakannya.
Pertanian merupakan pondasi utama dari kehidupan. Bidang pertanian
menjadi salah satu dari sekian lahan pekerjaan halal yang diutamakan dalam
Islam, sehingga kegiatan pertanian merupakan salah satu pekerjaan yang
57
oleh masyarakat, sebagai mata pencahariannya. Seiring dengan berjalannya
waktu, serta perkembangan ilmu dan teknologi, pertanian terus
berkembang.
Al Qur’an adalah sebuah kitab yang berisikan petunjuk, pedoman, juga
mengandung penjelasan atau keterangan. Al Qur’an mengandung keajaiban
ilmiah, kandungan ilmiah yang terdapat dalam Al Qur’an memungkinkan
bagi ilmuwan untuk mengkaji lebih lanjut.
EKOSISTEM DALAM PERSPEKTIF AL QUR’AN
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu
(kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu
dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain)
sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu
berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang berbuat kerusakan (QS Al-Qashash (77). Demikianlah
Allah memberikan petunjuk bagi manusia. Allah memberikan hak kepada
manusia untuk mengelola alam, namun tentu harus sesuai dengan syariat
Islam dan tidak boleh melakukan perusakan.
Mata kuliah Ekosistem dalam Perspektif Alqur’an diberikan agar mahasiswa
mencapai kompetensi dasar yaitu memahami hakekat alam semesta
diciptakan, amanah manusia sebagai khalifah di bumi dan pelestarian
lingkungan untuk keberlangsungan kehidupan (hardskill) dan mahasiswa
mempunyai kemampuan belajar sepanjang hayat dan
mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-
hari (softskill). Dalam mata kuliah ini akan dibahas tentang hakekat
penciptaan alam semesta, manusia sebagai khalifah, manusia dan
lingkungan hidup, kerusakan dan pelestarian lingkungan, serta upaya
pengelolaan lingkungan dalam perspektif islam.
IKLIM DALAM PERSPEKTIF AL QUR’AN
Matakuliah Iklim Dalam Perspektif Al-Qur'an merupakan kegiatan
pembelajaran yang terdiri dari kegiatan pengajaran tatap muka di kelas dan
kegiatan psikomotorik di laboratorium/lapangan dengan beban 2 SKS.
Secara panjang lebar, matakuliah ini dilengkapi dengan internalisasi nilai-
58
berbagai faktor dan kondisi munculnya fenomena iklim di bumi, kedudukan
bumi di dalam Sistem Galaksi dan pengaruhnya terhadap munculnya
komponen iklim, serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman.
Dengan demikian, matakuliah Klimatologi dapat memberikan bekal
pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa, bahwasanya untuk
mendapatkan produk tanaman yang menguntungkan, iklim menjadi salah
satu gatra (aspect) penentu keberhasilan usaha pertanian.
KEMUHAMMADIYAHAN
keindonesiaan dan dunia Islam.
ideologis Muhammadiyah.
dan menjelaskan kontribusinya dalam menyelesaikan berbagai
persoalan keummatan dan kebangsaan.
melaksanakannya.
menyelesaikan masalah. Kompetensi matakuliah: Mahasiswa mampu
menganalisis permasalahan secara komprehensif dan memberikan
rekomendasi penyelesaian masalah (hardskill), serta berani mengemukakan
pendapat, kritis dan mampu bekerja dalam tim (softskill).
PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
ini menjelaskan tentang landasan dan tujuan Pendidikan Pancasila,
pertumbuhan kebangsaan Indonesia, sistem ketatanegaraan RI, dinamika
59
negara.
revolusi teknologi dan informasi. Perubahan akibat revolusi ini telah terlihat
dimana-mana. Era informasi telah merubah hampir seluruh aspek
kehidupan manusia. Era informasi juga ditunjukkan dengan adanya derajat
kelekatan teknologi informasi pada kehidupan sehari-hari, derajat
konektivitas serta jumlah dan ketersediaan informasi yang ada di
masyarakat. Manusia benar-benar telah dikelilingi dengan teknologi
informasi bahkan sangat tergantung dengan teknologi informasi dalam
aktivitasnya. Teknologi informasi telah membuat sebuah peradaban baru. Di
era informasi, sangat banyak sumber informasi yang dapat dipilih untuk
dipelajari dan digunakan sebagai pertimbangan pengambilan keputusan
atau peningkatan kinerja. Pada semua bidang pekerjaan, saat untuk menjadi “melek” di bidang
manajemen dan teknologi informasi harus segera dimulai sejak saat ini.
Siapapun yang ingin berhasil dalam bisnis memerlukan pengetahuan,
ketrampilan dan kemampuan khusus. Knowledge workers yang dapat
secara efektif bekerja dengan memanfaatkan dan menghasilkan informasi
akan dapat “bertahan” di era digital ini. Kehadiran komputer merupakan
penyebab utama beralihnya era industrialisasi menuju era informasi.
Kecanggihan, kekuatan dan ukuran komputer dengan segala perangkat
keras dan perangkat lunaknya, merupakan 3 kecenderungan penting yang
mendorong berlangsungnya perkembangan dan integrasi antara komputer
dan teknologi informasi dalam setiap aspek kehidupan.
Program pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi dirancang
untuk mencapai kompetensi dasar mahasiswa memahami arah
pengembangan era informasi, mampu memanfaatkan komputer sebagai
perangkat teknologi informasi, serta memanfaatkan teknologi informasi
pada bidang pertanian dan masyarakat. Topik-topik utama dalam mata
kuliah ini adalah:
60
3. Telekomunikasi
KEWIRAUSAHAAN
mahasiswa, dengan penjelasan secara teori dan diskusi kasus pelaku
wirausaha.
Bahasa Indonesia merupakan mata kuliah wajib, yang mempelajari tentang
peulisan dan penyajian karya ilmiah dengan bahasa Indonesia yang baik dan
benar. Kuliah diberikan dalam bentuk 12 kali tatap muka di kelas dengan
media presentasi LCD dan diskusi, pembahasan tugas on line di kelas, demo
produk-produk karya ilmiah (makalah, skripsi, jurnal, poster, prosiding dl),
praktek penulisan dengan teknik yang menarik, penugasan secara bertahap
hingga terbentuk suatu makalah dan dipresentasikan pada 4 pertemuan
terakhir.
pengganggu tanaman (opt) yang meliputi gulma, hama dan penyakit
tanaman. Dalam kuliah dibicarakan tentang kedudukan opt dalam budidaya
tanaman, macam dan karakter masing–masing opt, klasifikasi,
perkembangbiakan dan penyebaran yang semuanya menjadi dasar
pengendalian. Kuliah dilakukan dalam bentuk tatap muka dan online–
learning dengan team teaching. Kuliah tatap muka dan praktikum dilakukan
1 kali pertemuan setiap minggu. Bahan kuliah (diktat atau modul), tugas –
tugas serta forum diskusi dapat diikuti dalam pertemuan mingguan melalui
fasilitas e–learning.
senyawa kimia dalam tanaman yaitu karbohidrat, lipid, asam amino, protein,
enzim, asam nukleat, DNA/RNA, vitamin, serta hormon. Kegiatan belajar
dilakukan melalui perkuliahan dan praktek di laboratorium.
61
Produksi tanaman di permukaan bumi ini selalu menyertakan tanah sebagai
bagian penting modal dasar pertanian. Peran tanah sebagai modal dasar
sangatlah jelas, karena hampir sebagian air dan unsur yang dibutuhkan
tanaman diserap lewat akar. Proses serapan ini membutuhkan suatu situs
interaksi antara permukaan tanah dan permukaan akar. Sehingga sangatlah
jelas bahwasanya dalam proses panjang produksi tanaman, tanah berfungsi
sebagai lumbung air dan hara, dan secara ekonomis dan kepentingan
regional/nasional penyediaan produk tanaman, tanah belum belum dapat
digantikan oleh komponen produksi tanaman lain.
Kaitan yang mudah dipahami adalah produksi tanaman lebih banyak
ditentukan oleh produktivitas tanah (sejauh mana tanah dapat memberikan
daya dukung kpd proses metabolisme tanaman). Tanah adalah suatu
bentukan alam yang berada di permukaan bumi, yang merupakan hasil
proses kait mengait dan khas antara beberapa faktor pembentuk tanah
(Bahan Induk, Iklim, Vegetasi/Organisme, Relief/Kemiringan dan Waktu).
Interaksi kelima faktor inilah akan sangat menentukan kualitas tanah. Oleh
karena itu mempelajari proses pembentukan, perkembangan dan sifat-sifat
tanah menjadi mutlak dilakukan oleh semua pihak yang menginginkan tanah
sebagai pendukung keberhasilan pertanaman yang diusahakan.
AGROEKOLOGI
berbagai komponen baik manusia, hewan, tumbuhan maupun komponen
tak hidup. Untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya, manusia
memanfaatkan lahan pertanian dengan memanfaatkan teknologi. Tuntutan
berbagai kebutuhan menyebabkan manusia mengeksploitasi pertanian di
atas kemampunannya sehingga sistem pertanian mengalami kerusakan. Hal
ini terjadi sebagai akibat kurangnya pemahaman dan internalisasi konsep
pertanian berkelanjutan pada diri pelaku pertanian, termasuk
mahasiswa. Pembelajaran Agroekologi secara umum bertujuan untuk
mendapatkan program pembelajaran yang efektif dan efisien berbasis
mahasiswa dan bermuatan soft skills dengan metode dan media
pembelajaran yang sesuai untuk mencapai kompetensi dasar mata kuliah,
62
pertanian berkelanjutan (Sustainable Agriculture). Secara khusus mata
kuliah ini akan memberikan wawasan dan pengalaman tentang ekosistem
pertanian, pertanian berkelanjutan, keanekaragaman dan aspek social
pertanian berkelanjutan (kognitif), memberikan ketrampilan bagi
mahasiswa dalam mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan
agroekologi dan menerapkan berbagai bentuk teknologi pertanian
berkelanjutan (psikomotorik),dan memberikan motivasi dan contoh kepada
mahasiswa untuk mengelola pertanian sesuai kaidah kealaman menuju
sistem pertanian berkelanjutan (afektif).
Mata kuliah Fisiologi Tanaman merupakan mata kuliah dasar yang akan
membahas bagaimana proses fisiologi terjadi dalam tubuh tanaman
mulai penyerapan air dan unsur hara oleh akar tanaman, transpirasi,
proses metabolisme(fotosintesis dan respirasi). Serta proses tumbuh dan
berkembangnya tanaman.
unggul, metode/cara perbanyakan tanaman dan proses sertifikasi bahan
tanam. Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu
menerapkan IPTEKS di bidang teknologi bahan tanam untuk mendapatkan
bahan tanam yang berkualitas.
menyiapkan mahasiswa agar menguasai metode dan teknologi budidaya
tanaman yang efektif dari prapoduksi, produksi, panen hingga pasca panen)
dalam sistem pertanian berkelanjutan baik secara modern maupun
mengangkat kearifan lokal untuk mendukung perancangan, pengelolaan
dan inovasi serta penerapan bisnis pertanian
Kuliah ini bertujuan agar mahasiswa:
63
di Indonesia, Sistem Produksi, Macam-macam sistem
budidaya Tanaman secara konvensional dan modern, dan Sistem
Pertanian Berkelanjutan , maupun mengangkat kearifan lokal
2. Menguasai Pembibitan, Persiapan Lahan, Kesuburan tanah Aspek
Mekanisasi pada Teknologi Budiaya Tanaman , Panen, Pasca panen
primer
produksi tanaman potensi dan kendala, budidaya/proses produksi:
varietas unggul, strategi pemeliharaan, strategi peningkatan produksi,
dan panen.
(Pengendalian Hama Penyakit dan Gulma Terpadu) pada Tanaman.
PROBLEMATIKA AGROEKOSISTEM
Pertanian adalah sistem sarana penghasil biomassa (bahan pangan, sandang
dan papan) yang secara luas dipengaruhi oleh kondisi kualitas lingkungan di
tempat tanaman tersebut tumbuh. AGROEKOSISTEM adalah ekosistem yang
dibutuhkan dalam proses produksi biomassa. AGROEKOSISTEM juga dapat
diartikan sebagai populasi tanaman dan binatang yang saling berinteraksi
dalam lingkungan fisik, kimia dan biologi yang dapat menghasilkan sumber
pangan, serat-seratan, bahan bakar dan bentuk produk biomassa lain yang
dapat diproses lebih lenjut oleh manusia. Elemen utama dalam
agroekosistem adalah daya tahan, kemerataan dan keberlanjutan
ekosistem dalam suatu proses produksi. Penurunan kualitas agroekosistem
baik yang disebabkan oleh kesalahan kebijakan, rendahnya tingkat
pengetahuan petani, kerusakan lingkungan baik yang disebabkan manusia
maupun bencana alam merupakan PROBLEMATIKA AGROEKOSISTEM yang
harus dimasukkan dalam setiap rencana pembangunan suatu daerah. Oleh
karena itu, pembangunan dalam perspektif agroekosistem dan negara
agraris (seperti Indonesia) akan selalu berupaya menghubungkan antara
lingkungan, budaya, ekonomi, tipe sosial dan model pertanian setempat.
64
Mata Kuliah ini membahas tentang berbagai problematika yang terjadi
dalam hubungan antara air, tanah dan tanaman. Problematika yang akan
dibahas meliputi:
3. Problematika Serapan dan Transport Unsur Hara
4. Problematika Pengelolaan Air
berpengaruh pada kualitas buah dan sayuran serta memahami bagaimana
mempertahankan kualitas buah dan sayur selama masa pasca
panen. Faktor-faktor tersebut meliputi Fisiologis, Biokimia, Perubahan fisik
dan komposisi selama pemasakan dan pematangan. Memahami prosedur
pemanenan, penyiapan, pengemasan, pengangkutan dan penyimpanan
dalam hubungannya dengan prinsip-prinsip biologi dan kebutuhan
komoditas.
memberikan kemampuan melakukan identifikasi, analisis, perumusan dan
penyelesaian masalah dalam rekayasa budidaya tanaman yang
berkelanjutan. Pembelajaran akan dilakukan menggunakan strategi
Problem Based Learning, dengan studi kasus yang disiapkan atau
diidentifikasi melalui observasi lapangan. Penyelesaian masalah dilakukan
dengan analsisis permasalahan dalam diskusi kelompok, penyusunan paper
dan bahan presentasi, presentasi dan diskusi serta review oleh Dosen
Pendamping.
fisik maupun non-fisik) yang berguna bagi manusia. Sumberdaya alam fisik
biasanya berhubungan dengan sesuatu kebutuhan manusia guna
memenuhi hajat hidup manusia, sedangkan sumberdaya alam non-fisik
berkaitan dengan kualitas hidup manusia secara bathiniyah, suasana
65
kejiwaan dan karsa manusia. Batas-batas pemahaman sumberdaya alam
berasal dari kemampuan cipta, karsa dan karya suatu peradaban. Boleh jadi
pada masa lalu materi yang berada dalam biosfer tidak/belum diketahui
manfaatnya, dan belum menjadi sumberdaya alam, tetapi dengan semakin
tingginya tuntutan manusia terhadap layanan alam, dan kemajuan cipta,
karsa dan karya manusia, materi tersebut menjadi bermanfaat bagi
manusia, dan dengan demikian berubah menjadi sumberdaya alam.
Matakuliah Manajemen Sumberdaya Alam bertujuan untuk mengantarkan
mahasiswa memahami arti penting sumberdaya alam bagi manusia dan
keberlanjutan hidup manusia, serta memahami konsep dasar pengelolaan
sumberdaya alam agar dicapai keseimbangan ekologis di dalam biosfer.
TEKNOLOGI PASCAPANEN
padahasil pertanian setelah dipanen untuk perlindungan, konservasi,
pengolahan, pengemasan, distribusi, pemasaran, dan pemanfaatan untuk
memenuhi kebutuhan panga- dan gizi masyarakat. Teknologi Pasca Panen
perlu dikembangkan sejalan dengan kebutuhan masyarakat untuk
merangsang produksi pertanian; mencegah kerugian pasca panen,
meningkatkan gizi danmenambah nilai produk. Mata Kuliah Teknologi Pasca
panen dirancang dengan tujuan agar mahasiswa mampu menerapkan
Teknologi penanganan pasca panen hasil pertanian baik buah, sayuran
maupun serealia untuk mempersiapkan produk yang sesuai dengan
kebutuhan pasar.
STATISTIK PERTANIAN
dan penelitian percobaan, metode survei dan metode percobaan dalam
penelitian pertanian, macam distribusi data dan analisis data, problem
data dan carra mengatasinya. dan metode analisis statistika dalam analisis
data penelitian percobaan atau dikenal dengan Perancangan Percobaan,
terdiri ata Rancangan Lingkungan (CRD dan RCBD), serta Rancangan
perlakuan (Faktor Tunggal dan Faktorial Design); Macam-macam Uji lanjut
dan perbandingan kelompok (Kontras Ortogonal). Di akhir perkuliahan
diampaikan Bagaimana melakukan Interpretasi Data Penelitian.
66
langkah perencanaan lanskap secara berkelanjutan dan kelestariannya.
Kompetensi yang akan dicapai pada matakuliah ini mahasiswa mampu
melakukan analisis terhadap tapak dan lanskap serta penerapannya
dalam perencanaan lanskap yang fungsional. Untuk memenuhi kompetensi
tersebut, hardskills yang akan dicapai oleh mahasiswa adalah mampu
menganalisis bentuk, karakter dan potensi lanskap dan mampu
merencanakan lanskap keberlanjutan. Sedangkan softskills yang akan
dicapai oleh mahasiswa adalah Kemampuan berkomunikasi untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat; Kemampuan mengaktualisasikan
potensi diri untuk bekerjasama; dan Kemampuan mengimplementasikan
nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
TEKNOLOGI ISOLASI DAN PERBANYAKAN AGENSIA HAYATI
Merupakan mata kuliah untuk menyiapkan mahasiswa agar menguasai
teknologi Isolasi Perbanyakan Agensia hayati untuk mengkaji penerapan
bioteknologi dibidang aktivitas industri dan bisnis pertanian. Mata kuliah ini
mempelajari tentang metode dan teknik Isolasi Perbanyakan Agensia hayati
yang digunakan pada produksi pupuk hayati, biopestisida atau ketahanan
tanaman. Untuk mempelajari matakuliah ini mahasiswa harus memiliki
pemahaman tentang prinsip – prinsip pengelolaan mikroorganisme, sumber
daya lahan dan hayati. Mata kuliah ini sangat penting untuk mengenalkan
teknologi di bidang pasca panen dan sangat bermanfaat untuk
mengimplementasikan dan mengembangkan usaha inovatif bidang
teknologi budidaya tanaman dalam pertanian berkelanjutan dan bisnis
produk pertanian.
Mata Kuliah Teknik Formulasi Dan Produksi Biofarming mempelajari teknik
formulasi agensia hayati sebagai pupuk hayati dan biopestisida komersial.
Selain itu juga membahas cara memproduksi pupuk hayati dan biopestisida
yang digunakan dalam industri dan bisnis pertanian.
67
Mata kuliah ini menjelaskan tentang prinsip dasar kegiatan ilmiah, persiapan
dan penyusunan proposal penelitian sampai cara penulisan laporan
penelitian serta penulisan ilmiah lainnya.
INFORMATIKA PERTANIAN DALAM TATANAN GLOBAL
Informatika Pertanian Tatanan Global adalah mata kuliah 3 sks dengan 1 kali
tatap muka seminggu (2 sesi) termasuk tugas dan diskusi serta Quiz. Mata
kuliah ini akan memberikan pemahaman terhadap pertanian presisi dengan
teknologi pendukungnya seperti GPS Global Positioning Sistem, GIS Sistem
Informasi Geografis dan VRT (Variable Rate Technology). Pertanian presisi
merupakan konsep pengelolaan pertanian yang didasarkan pada observasi,
pengukuran serta tanggapan terhadap keberagaman lahan.
BIOENERGI DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN
mahasiswa menguasai metode yang dipakai dalam memanfaatkan biomasa
sebagai sumber energi dan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan.
Topik yang diberikan dalam mata kuliah ini mulai dari pengantar tentang
energi baru terbarukan sampai dengan asesmen projek bioenergi yang
berkelanjutan. Untuk bisa mengikuti mata kuliah dengan baik, maka
mahasiswa harus memahami proses biokimia, penanganan limbah dan
agroekosistem.
mahasiswa tentang ragam, metode dan proses kegiatan mendesain tapak
dan lanskap untuk menghasilkan tapak dan lanskap yang fungsional dan
estetik serta dapat mewujudkan kenyamanan dan keindahan serta
keberlanjutan tapak. Matakuliah ini merupakan matakuliah yang proses
pembelajarannya bermuatan softskills yang mengharuskan mahasiswa
mampu mencapai kompetensi yang dibebankan. Kompetensi yang
diharapkan dapat dicapai oleh mahasiswa adalah Mahasiswa mampu
membuat desain lanskap yang fungsional dan berkelanjutan. Hardskills yang
harus dikuasai adalah mampu membuat sketsa dan menentukan elemen
68
softskills yang diharapkan dapat dilakukan oleh mahasiswa adalah
Kemampuan berkomunikasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat;
Keberanian memulai, melaksanakan & mengembangkan inovasi bidang
produksi tanaman dalam pertanian berkelanjutan; Kemampuan
mengimplementasikan nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
TATA GUNA DAN EVALUASI LAHAN
Lahan secara geografis didefinisikan sebagai area spesifik di permukaan
bumi yang secara rasional menggambarkan sistem biosfer termasuk
atmosfer di atasnya dan situasi geologis yang ada di bawahnya termasuk
kondisi hidrologi, populasi flora dan fauna yang ada. Dalam arti luas, lahan
merupakan bentang alam yang ada di permukaan bumi termasuk hasil
kreasi dan aktivitas manusia.
limbah, dampak limbah, perencanaan sistem pengelolaan limbah,
minimisasi limbah, penanganan, penampungan, dan pengangkutan limbah,
teknologi pengolahan limbah, serta teknik dan inovasi pemanfaatan limbah
dalam bidang pertanian.
BUDIDAYA TANAMAN PERKEBUNAN
yang dalam pemanfaatannya memerlukan penanganan industri
(pengolahan). Selain itu juga dibahas prospek, kedudukan dan penting
tanaman industri bagi perekonomian nasional. Jumlah tanaman industri
yang dikembangkan sebenarnya sangat banyak, namun karena
keterbatasan waktu, maka kajiannya terbatas pada beberapa tanaman
industri yang sudah berkembang jauh seperti karet, kelapa sawit, kopi,
kakao, teh dan lada.
Kuliah manajemen agribisnis tanaman pangan membahas tentang agribisnis
dan aspek pengembangannya, survei pasar dan teknologi budidaya
69
pangan. Manajemen produksi tanaman pangan terdiri atas tanaman: padi-
padian, kacang-kacangan, dan ubi-ubian, beserta perkembangan
bioteknologi tanaman pangan.
Manajemen Agribisnis Hortikultura merupakan mata kuliah dengan bobot
sks 2/1 dengan dengan satu kali tatap muka per minggu, yang meliputi
pembelajaran, presentasi dan diskusi, pembuatan proposal block grand.
Tatap muka di kelas dilakukan sebanyak 14 kali dengan masing-masing
pertemuan selama 100 menit. Evaluasi terhadap hasil pembelajaran
dilakukan, diskusi, presentasi dan proposal block grand.
Dalam kuliah ini akan dibahas tentang konsep dasar Survey pasar,
Managemen finansial, dan tanaman hortikultura sebagai komoditi yang
dipilih, pembuatan proposal block grand.
KAPITA SELEKTA BUDIDAYA TANAMAN
(mengelola) dan memanfaatkan bumi dan isinya. Budidaya tanaman bukan
hanya masalah bercocok tanam tetapi berhubungan dengan peradaban.
Sistem pertanian mengalami dinamika seiring dengan peradaban manusia.
Pertanian (produksi tanaman) merupakan sebuah system, di dalamnya
terdapat banyak komponen yang saling berinteraksi dan mempengaruhi.
Input pertanian diproses menjadi output (produk) pertanian. Dalam
pertumbuhan dan perkebangannya, tanaman dipengaruhi oleh banyak
factor baik dari dalam tanaman maupun dari lingkungan. Oleh karena itu,
agar tanamannya dapat tumbuh berkembang dan menghasilkan dengan
baik, manusia melakukan modifikasi mulai dari penyiapan lahan, penyiapan
bahan tanam, penanaman dan sistem pertanaman, pemeliharaan, serta
panen dan paska panen.
KAPITA SELEKTA PRODUKSI PERTANIAN
kompleksitas produksi pertanian, mulai dari peraruran perundang-
undangan, kebijakan pemerintah, hingga ke analisis SWOT dari produksi
pertanian. Bagaimana potensi dari konsep pertanian berkelanjutan juga
70
metode analisis SWOT di dalam kelas.
PROJEK MANAJEMEN AGRIBISNIS
Kuliah diselenggarakan dengan tatap muka, praktik dan diskusi hasil praktik
selama satu semester. Pada bagian tatap muka diberikan teori tentang
agribisnis terutama untuk komoditas hortikultura yang meliputi
perencanaan produksi, analisis finansial dan pemasaran. Selain itu, juga
diadakan kuliah dosen tamu dari praktisi agribisnis dan perbankan. Kegiatan
praktik diselenggarakan di laboratorium untuk anlaisis finansial dan
lapangan untuk praktik budidayanya. Kuliah ini akan diakhiri dengan
presentasi hasil percobaan tiap kelompok dalam bentuk profil usaha yang
meliputi perencanaan produksi, analisis finansial dan pemasaran serta
evaluasi dari realisasinya
dapat membuat rencana, mengambil keputusan dan mengaplikasikan usaha
dalam bidang agribisnis.
BAHASA INGGRIS PERTANIAN
menguasai Bahasa Inggris dalam berkarir. Secara khusus, kompetensi
hardskill yang diharapkan adalah mahasiswa mampu menguasai Bahasa
Inggris dalam bidang pertanian. Kompetensi softskill yang diharapkan yaitu
kemampuan berkomunikasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,
kemampuan belajar sepanjang hayat dan kemampuan
mengimplementasikan nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Selama
mengikuti mata kuliah ini mahasiswa mempelajari manfaat Bahasa Inggris di
bidang Pertanian, presentasi dalam Bahasa Inggris, menyusun intisari jurnal
internasional untuk presentasi, menulis abstrak dalam Bahasa Inggris serta
menulis jurnal dalam Bahasa Inggris.
71
Workshop metopen terdiri dari 4 kegiatan utama, yaitu (1) Filosofi
Penelitian, (2) Teknis Penulisan Skripsi, (3) Bimbingan Proposal, (4) Analisis
Data
Magang profesi merupakan kegiatan yang dilakukan di lapangan yaitu di
suatu perusahaan atau instansi dalam rangka meningkatkan pengetahuan
dan ketrampilan. Tujuan Magang profesi adalah memberikan tambahan
wawasan tentang kegiatan pertanian di lapangan yang sesungguhnya dan
meningkatkan kualitas lulusan dalam hal pengalaman/keterampilan kerja
serta menumbuhkembangkan komitmen kemasyarakatan melalui proses
Learning by Doing.
Model magang profesi ada dua yaitu model kolektif dan model mandiri.
Model kolektif adalah peserta bersifat kelompok (didasarkan pada lokasi),
ditempatkan pada lokasi yang sama (bisa khusus satu jurusan dan
campuran), tempat, waktu dan jumlah peserta ditentukan oleh fakultas.
Fakultas menyediakan informasi lengkap tentang keadaan lokasi, pondokan
dan living cost serta perizinannya. Model magang profesi mandiri adalah
pesertanya bersifat perorangan (boleh berkelompok), peserta berhak
menentukan lokasi sendiri dengan catatan tidak dilokasi magang profesi
model kolektif. Waktu dan jumlah peserta magang profesi model
mandiri ditentukan sendiri. Fakultas membantu dalam hal administrasi dan
perizinan. Peserta terlebih dahulu melakukan survey lokasi, untuk
mengetahui kelayakan lokasi magang profesi. Komisi magang berhak
menolak lokasi magang yang diajukan peserta apabila dinyatakan tidak
layak.
72
LAMPIRAN
73
74
75
76