Karya Tulis

  • View
    804

  • Download
    13

Embed Size (px)

Text of Karya Tulis

ANALISIS UNSUR INTRINSIK NOVEL HARRY POTTER AND THE GOBLET OF FIRE KARYA J.K. ROWLINGNama : Anisa Permatasari Kelas : IX B

Karya Tulis Ini Disusun Guna Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mengikuti Ujian Praktik Bahasa Indonesia di SMP Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru

YAYASAN PESANTREN ISLAM AL AZHAR

SMP ISLAM AL AZHAR 1 KEBAYORAN BARUFEBRUARI 2009

KATA PENGANTARPuji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT dan shalawat serta salam penulis ucapkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan karya tulis ini. Karya tulis ini berjudul Analisis Unsur Intrinsik Novel Harry Potter and The Goblet of Fire Karya J.K. Rowling. Tujuan dibuatnya karya tulis ini adalah karena ini merupakan salah satu peryaratan dalam mengikuti ujian praktik Bahasa Indonesia kelas IX SMP Islam Al Azhar 1 Jakarta. Dukungan dan bimbingan telah banyak diberikan oleh berbagai pihak kepada penulis. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada : 1. Drs. H. Sobirin HS. selaku kepala sekolah SMPI Al Azhar 1 yang telah memberikan kesempatan pada murid murid kelas 9 untuk terus berkarya. 2. Rujiman, S.pd. selaku guru Bahasa Indonesia kelas IX yang telah membimbing penulis dalam menyusun karya tulis ini. 3. Drs. Syaiful Anwar selaku wali kelas IX B yang telah memberikan motivasi kepada penulis untuk menyelesaikan karya tulis ini tepat waktu. 4. Kedua Orang tua penulis yang telah mendukung dan memberikan fasilitas kepada penulis untuk menyelesaikan karya tulis ini. 5. Teman teman penulis yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan karya tulis ini serta semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah mendukung penulis dalam menyelesaikan karya tulis tepat waktu.

Penulis menyadari bahwa karya tulis ini sangat jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca. Semoga karya tulis ini bermanfaat bagi pembaca.

Jakarta, 7 Februari 2009

Anisa Permatasari

DAFTAR ISIHALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Perumusan Masalah 1.3. Tujuan Penulisan 1.4. Metode Penulisan 1.5. Manfaat penulisan 1.6. Sistematika Penulisan Bab II PEMBAHASAN 2.1. Hakikat unsur intrinsik 2.2. Hakikat novel 2.3. Sinopsis 2.4. Analisis intrinsik novel 2.4.1. 2.4.2. 2.4.3. 2.4.4. 2.4.5. 2.4.6. BAB III PENUTUP Tema Alur Sudut pandang Latar Penokohan Amanat

3.1 Kesimpulan 3.2 Saran DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Zaman sekarang mencari pengetahuan tidaklah hanya dengan menggunakan buku. Kita juga bisa mencarinya menggunakan internet yang bisa diakses di mana pun dan kapan pun kita berada. Di zaman ini, menemukan anak yang suka membaca tidaklah mudah. Karena mungkin menurut mereka membaca itu kurang praktis dan membuang waktu. Padahal membaca itu tidaklah seburuk yang mereka kira. Dengan membaca kita bisa menemukan berbagai pengetahuan. Dalam karya tulis ini, penulis mengangkat novel Harry Potter and The Goblet of Fire karya J.K. Rowling. Harry Potter merupakan novel seri. Harry Potter and The Goblet of Fire atau Harry Potter dan Piala Api adalah seri keempat dari tujuh seri. Karena novel fantasi ini cukup sukses, novel ini pun sudah di filmkan. Novel ini bercerita tentang rencana Voldemort untuk membunuh Harry Potter yang yatim-piatu. Harry bersekolah di sekolah penyihir yang terletak di Inggris, yaitu Hogwarts. Ia mempunyai sahabat yang satu asrama dengannya yaitu Ron dan Hermione. Ia juga sering berhubungan dengan walinya, Sirius yang dituduh telah, melakukan pembunuhan. Pada tahun itu Hogwarts menjadi tuan rumah dalam Turnamen Triwizad. Dan ia pun menjadi salah satu pesertanya. Padahal ia sama sekali tidak memasukkan

namanya ke dalam Piala Api. Ternyata yang memasukkan namanya adalah Barty Crouch junior yang menyamar menjadi Mad-Eye Moody. Barty adalah salah satu pendukung setia Voldemort atau biasa disebut Pelahap Maut. Penulis memilih novel ini, karena menurut penulis novel sangatlah menarik untuk dibaca. Selain seru, novel ini juga menegangkan. Kejadian kejadian yang ada pun sangatlah tidak terduga.

1.2. Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah, maka masalah dalam karya tulis ini dirumuskan sebagai berikut :1. Apa tema yang diangkat dalam novel Harry Potter and The Goblet of Fire karya

J.K. Rowling ?2. Bagaimana alur yang digunakan dalam novel Harry Potter and The Goblet of Fire

karya J.K. Rowling ?3. Apa sudut pandang yang digunakan dalam novel Harry Potter and The Goblet of

Fire karya J.K. Rowling ?4. Bagaimana latar yang digunakan dalam novel Harry Potter and The Goblet of

Fire karya J.K. Rowling ?5. Bagaimana penokohan dalam novel Harry Potter and The Goblet of Fire karya

J.K. Rowling ?6. Apa saja amanat yang terdapat novel Harry Potter and The Goblet of Fire karya

J.K. Rowling ?

1.3. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan karya tulis ini adalah sebagai berikut :1. Mengetahui tema dalam novel Harry Potter and The Goblet of Fire karya J.K.

Rowling.2. Mengetahui alur yang digunakan dalam novel Harry Potter and The Goblet of

Fire karya J.K. Rowling.3. Mengetahui sudut pandang yang digunakan dalam novel Harry Potter and The

Goblet of Fire karya J.K. Rowling.4. Mengetahui latar yang digunakan dalam novel Harry Potter and The Goblet of

Fire karya J.K. Rowling.5. Mengetahui penokohan dalam novel Harry Potter and The Goblet of Fire karya

J.K. Rowling.6. Mengetahui amanat dalam novel Harry Potter and The Goblet of Fire karya J.K.

Rowling.

1.4. Metode Penulisan

Metode penulisan yang dipakai dalam menyusun karya tulis ini adalah studi pustaka dengan membaca novel Harry Potter and The Goblet of Fire karya J.K. Rowling.

1.5. Manfaat Penulisan Adapun manfaat dalam penulisan karya tulis ini adalah sebagai berikut : a. Bagi pembaca sastra Manfaat penulisan karya tulis ini bagi par pembaca adalah dapat mengetahui unsur unsur yang membangun novel Harry Potter and The Goblet of Fire karya J.K. Rowling sehingga dapat mempermudah para pembaca untuk memahami isi novel tersebut. b. Bagi murid Manfaat penulisan karya tulis ini bagi murid adalah supaya murid bisa lebih memahami apa itu unsur intrinsik dan hal apa saja yang membangunnya. c. Bagi guru Bahasa Indonesia Manfaat bagi guru Bahasa Indonesia adalah untuk digunakan sebagai media pembelajaran.

1.6. Sistematika Penulisan Karya tulis ini disusun dengan sistematika sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Perumusan Masalah 1.3. Tujuan Penulisan 1.4. Metode Penulisan 1.5. Manfaat penulisan 1.6. Sistematika Penulisan Bab II PEMBAHASAN 2.1. Hakikat unsur intrinsik 2.2. Hakikat novel 2.3. Sinopsis 2.4. Analisis unsur intrinsik 2.4.1. 2.4.2. 2.4.3. 2.4.4. 2.4.5. 2.4.6. Tema Alur Sudut pandang Latar Penokohan Amanat

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan 3.2 Saran DAFTAR PUSTAKA

BAB II PEMBAHASAN

2.1. Hakikat unsur intrinsik

Sebuah karya sastra tidak mungkin berdiri sendiri tanpa adanya unsur unsur yang membangun. Unsur unsur tersebut bisa berasal dari dalam, bisa juga berasal dari luar. Unsur unsur yang membangun karya sastra dan berasal dari dalam disebut unsur intrinsik. Adapun unsur intrinsik karya sastra terdiri atas : a. Tema Tema adalah ide dasar yang dijadikan titik tolak pengarang dalam menyusun sebuah cerita. b. Alur Alur adalah rangkaian cerita yang dibentuk oleh tahapan tahapan peristiwa sehingga membentuk suatu cerita yang melibatkan para tokoh dalam cerita. Alur dibedakan menjadi :1. Alur maju, yaitu alur yang disusun berdasarkan urutan waktu dan peristiwa awal

cerita sampai selesai.2. Alur mundur (flashback) yaitu alur yang disusun berdasarkan urutan waktu yang

sudah berlalu baru kemudian ke masa kini.3. Alur campuran, yaitu alur yang menceritakan tentang masa lalu dan masa kini.

Atau bisa juga disebut sebagai gabungan antara alur mundur dan alur maju. Disebutkan diatas bahwa alur terdiri dari beberapa tahapan. Tahapan tahapan tersebut adalah : 1. Tahap perkenalan yang berisi cerita tentang pengenalan tokoh dan pelukisan latar.

2. Tahap pemunculan konflik yaitu tahap awal mulanya terjadi sebuah konflik. 3. Tahap peningkatan konflik yaitu tahap meningkatnya konflik yang telah muncul. 4. Tahap klimaks yaitu tahap puncak dari sebuah konflik yang telah muncul. 5. Tahap penyelesaian yaitu tahap penyelesaian atas konflik yang terjadi.

c. Sudut pandang Sudut pandang adalah bagaimana cara pengarang menempatkan dirinya dalam cerita. Sudut pandang terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu : 1. Orang pertama pelaku utama. Dalam jenis ini sang pengarang-lah yang menjadi tokoh utama dan menjelaskan tentang dirinya. 2. Orang pertama pelaku sampingan. Dalam jenis ini sang pengarang menceritakan tentang tokoh sampingan yang bertalian dengan si pengarang. Sesekali terdapat peristiwa yang menyangkut tentang dirinya sebagai tokoh pendamping. 3. Orang ketiga yang terlibat dalam cerita. Dalam jenis ini sang pengarang bertindak sebagai pengamat dan terlibat dalam cerita. 4. Orang ketiga yang berada di luar cerita. Dalam jenis ini sang pengarang hanya menjadi narator dan tidak terlibat dalam cerita namun mengetahui ia serba tahu. d. Latar Latar adalah penggambaran tempat, waktu, suasana, keadaan alam, dan terjadinya peristiwa. e. Penokohan

Penokohan adalah cara pengarang melukiskan tokoh tokoh yang terdapat dalam cerita. Penokohan terbagi menjadi 2, yaitu : 1. Cara analitik, yaitu penggambaran tokoh secara langsung. 2. Cara dramatik, yaitu penggambaran tokoh secara tidak langsung, tetapi melalui hal hal lain, seperti kearifan pelaku, lingkungan, peletakan barang dalam rumah, dialog antar tokoh, dan sebagainya. f. Amanat Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca untuk